GARUT – Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Garut terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan. Langkah tersebut diwujudkan melalui pembentukan Pengurus Anak Cabang (PAC) IKA PMII yang digelar di salah satu kafe di Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Ketua IKA PMII Kabupaten Garut, Nurul Mubin, mengatakan pembentukan PAC merupakan amanat organisasi yang harus dilaksanakan oleh setiap kepengurusan IKA PMII di daerah. Tujuannya agar para alumni PMII yang tersebar di berbagai wilayah dapat terorganisasi dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Pembentukan PAC ini merupakan tugas organisasi dari PB IKA PMII. Setiap kepengurusan di daerah harus membentuk kepengurusan hingga tingkat kecamatan agar seluruh alumni bisa terkonsolidasikan sampai ke daerah, bahkan ke desa-desa,” ujar Nurul Mubin, Jumat (31/7/2026).
Ia menyebutkan, hingga saat ini IKA PMII Garut telah berhasil membentuk sekitar 30 PAC dari total 42 kecamatan di Kabupaten Garut. Capaian tersebut telah mencapai sekitar 80 persen dari target yang ditetapkan.
“Alhamdulillah hari ini sudah terbentuk sekitar 30 PAC. Mudah-mudahan pada bulan Agustus seluruh kepengurusan di 42 kecamatan sudah selesai terbentuk,” katanya.
Menurut Nurul, pembentukan PAC bukan sekadar melengkapi struktur organisasi, melainkan menjadi wadah mempererat silaturahmi dan memperkuat konsolidasi antarsesama alumni PMII yang kini berkiprah di berbagai bidang profesi.
Ia menegaskan, semangat perjuangan kader PMII tidak berhenti ketika telah menyelesaikan masa aktif di organisasi kemahasiswaan. Sebagai alumni, mereka tetap memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.
“Sebagai alumni pergerakan, kami ingin tetap bersilaturahmi, berkonsolidasi, dan terus konsen terhadap berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat, khususnya di tingkat kecamatan dan desa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Nurul menegaskan bahwa salah satu fokus utama IKA PMII Garut ke depan adalah memperkuat fungsi kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, terutama dalam aspek pengelolaan keuangan publik.
Menurutnya, tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Dalam momentum pembentukan PAC ini, selain mempererat silaturahmi dan konsolidasi organisasi, kami juga ingin terus menjalankan fungsi sosial kontrol terhadap keberlangsungan pemerintahan daerah. Kami berharap tata kelola keuangan daerah dapat berjalan secara akuntabel, transparan, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan. Pengelolaan keuangan yang baik akan melahirkan pemerintahan yang baik pula,” tegasnya.
Ia berharap, dengan terbentuknya kepengurusan IKA PMII di seluruh kecamatan, jaringan alumni dapat semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mengawal pembangunan serta mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.



















Discussion about this post