• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 24, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Hujan Mengguyur, Empat Penambang Emas Tewas di Lubang, Tiga Mahasiwa Tewas di Gua

Redaksi oleh Redaksi
23 Desember 2019
di Kabar Peristiwa
A A
0
Petugas mengevakuasi salah satu jenazah mahasiswa Unsika Karawang. (*)

Petugas mengevakuasi salah satu jenazah mahasiswa Unsika Karawang. (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Hujan deras akhir-akhir ini telah mengakibatkan korban nyawa. Di Karawang, Jawa Barat, tiga mahasiswa Unsika (Universitas Singa Perbangsa Karawang) tewas di gua yang mendadak tertutup air. Kemudian di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, empat penambang emas juga tewas akibat gua tempat mereka menambang roboh akibat guyuran hujan.

Di Karawang, tiga mahasiswa yang tewas adalah mahasiswa pencinta alam dari Unsika. Mereka tewas setelah terjebak di Goa Lele, Kampung Tanah Beureum, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Mereka adalah Erisya Rifania (20), mahasiswa Fakultas Keguruan yang berasal dari Kampung Parungtangjung, Cicadas, Bogor. Kemudian, Alief Rindu Arrafa (18) masih mahasiswa Fakultas Keguruan yang berasal dari Griya Parungpanjang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Korban ketiga adalah Ainan Fatmatuzzaroh (19), mahasiswa Fakultas Kesehatan yang berasal dari Desa Bojanegara, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara.

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

Ketiganya terjebak di goa saat melaksanakan kegiatan mahasiswa pecinta alam (mapala). Dugaan sementara, ketika para korban berada di gua, tiba-tiba hujan deras mengguyur dan air hujan masuk ke gua. Akibatnya, ketiganya tewas karena kekurangan oksigen.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah mengatakan, kegiatan pendidikan lanjutan mapala dilakukan pada Minggu (22/12/2019). Pihak SAR Bandung mendapat laporan adanya mahasiswa yang terjebak di gua sekitar pukul 21.00.

Berbekal laporan itu, tim rescue langsung diterjunkan ke lokasi.

Jumlah mahasiswa yang terjebak di goa semuanya ada tujuh orang, yakni Erisa Rifana, Alief Rindu Arrafa, Ainan Fatmatuzzaroh, Dimas Rizki Kurniawan, Hipni Zuhaepi, dan M Ihsan Nurrahman, serta satu anggota rescue Mapala Unsika Evo Rahmat Yulistiadi. Tiga di antaranya pingsan dan kemudian meninggal, yakni Erisa Rifan yang dievakuasi Tim SAR Gabungan pukul 04.25 WIB, Alief Rindu dievakuasi sekira pukul 05.30 WIB, dan Ainan Fatimatuzahro dievakuasi pukul 06.00 WIB.

Baca Juga  Irjen Pol Gatot Eddy Pramono Ditunjuk Jadi Wakapolri

“Saat dievakuasi, ketiganya dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Deden.

Empat penambang tewas

Sementara di Jambi, empat orang penambang tewas setelah gua tempatnya menambang roboh pada Sabtu (21/12/2019).

Keempatnya berhasil ditemukan tim SAR dibantu aparat Polri dan TNI yang melakukan pencarian sejak Minggu (22/12/2019) hingga Senin pagi (23/12/2019).

Gua tambang emas yang roboh tersebut berada di pingiran Desa Pulau Baru, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin. Satu orang berhasil ditemukan beberapa saat setelah gua roboh, sementara tiga orang lainnya ditemukan pada Senin dinihari (23/12/2019),

Kepala Kantor BASARNAS Jambi Ibnu Harris Al Hussain, mengatakan, dengan temuan yang dilakukan Tim SAR dan aparat lainnya, berarti jumlah korban penambang meninggal yang dievakuasi sudah empat orang.

“Satu orang ditemukan warga pada hari kejadian Sabtu sore,” jelasnya.

Hingga Senin siang ini, Tim SAR dibantu aparat dan masyarakat masih terus melakukan pencarian. Dikabarkan, jumlah penambang yang tertimbun ada enam orang dan yang sudah ditemukan empat orang. Dengan demikian, masih ada dua korban lagi yang masih tertimbun.

“Kami terpaksa melakukan pencarian dengan menggunakan alat berat, soalnya timbunan tanah sangat tebal,” ujar Ibnu.

Keenam korban tersebut, Yusuf (37) warga setempat, dan lima lainnya warga Pati Jawa Tengah.

Pihak Tim SAR masih melakukan identifikasi terhadap para korban tewas yang sudah ditemukan. (Ref)

Tags: tambang emas
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

20 Tahun Tak Bertemu, Aktivis ProDem Gelar Temu Kangen. “Revolusi Belum Selesai Bung”

Post Selanjutnya

Di Luar Dugaan, Zulkifli Zaini Ditunjuk Jadi Dirut PLN

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

11 Mei 2026

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

1 Mei 2026

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

28 April 2026
Doni Salmanan/IG

Aset Doni Salmanan Laku Rp13,4 Miliar, Kejari Pastikan Masuk Kas Negara

10 April 2026
Plastik mahal/lambe turah

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Dalam Negeri Melonjak Tajam

6 April 2026

Pemerintah Batasi Program MBG Hanya di Hari Sekolah Demi Efektivitas

5 April 2026
Post Selanjutnya
Zulkifli Zaini. (*)

Di Luar Dugaan, Zulkifli Zaini Ditunjuk Jadi Dirut PLN

Febri Diansyah

Rencananya Febri Diansyah Tak akan Lagi Jadi Jubir KPK, Ini Alasannya

Discussion about this post

KabarTerbaru

Festival Cisadane Tak Boleh Sekadar Seremonial, Komisi III DPRD Tangerang Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

23 Juli 2026

Bupati Garut Apresiasi Kiprah KNPI, Dorong Pemuda Perkuat Kontribusi untuk Masyarakat

23 Juli 2026

Bupati Garut Terima Audiensi BPSK, Perkuat Sinergi Perlindungan Konsumen

23 Juli 2026
Dok.Foto: istimewa

Presiden Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia, Target Bangun 10 Kampus untuk Cetak Pemimpin Nasional

23 Juli 2026
Anggota DPRD Jabar H Aceng Malki hadiri Perhelatan Gebyar Pesona Budaya Garut di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (25/4/2026).

Peringati Harlah KNPI ke-53, H. Aceng Malki Dorong Pemuda Garut Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

23 Juli 2026
Dok.Foto: Istimewa

Modus Kredit Miliaran Terbongkar, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta, Dwi Febri Endaryanto Akan dilaporkan ke Polisi

23 Juli 2026
SDN 1 Sukanagara Viral karena Sarang Kelelawar, DPRD Garut Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan

Viral Kelas Dipenuhi Kotoran Kelelawar, Yuda Puja Turnawan Turun Langsung ke SDN 1 Sukanagara

23 Juli 2026
Dok.Foto: Istimewa

Kuasa Hukum Nancy: Video Pengakuan Rizki Irwansyah Tak Sesuai Fakta, Gugatan Rp11 Miliar Tetap Berjalan

23 Juli 2026

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

23 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com