• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Maret 19, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Harga Masker Melejit, Pasien Kronis Menjerit

Redaksi oleh Redaksi
6 Maret 2020
di Kabar Peristiwa
A A
0
ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Tony Samosir mendesak agar pemerintah lebih serius menangani persoalan masker yang langka di pasaran dan harga yang selangit. Hal ini sangat memberatkan masyarakat secara umum, khususnya para pasien dengan penyakit kronis dan berkebutuhan khusus.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Ada tidak ada wabah virus corona, kami penyintas gagal ginjal (pasien cuci darah) khususnya yang menggunakan terapi cuci darah lewat perut dan transplantasi ginjal sangat memerlukan masker setiap harinya. Setiap hari, kami bisa menggunakan sekitar lima masker secara bergantian. Bila prosedur ini kami langgar akan berakibat rentan terkena infeksi oleh bakteri atau virus apa pun,” ungkap pasien gagal ginjal yang sudah transplantasi itu, Kamis (5/2/2020).

RelatedPosts

Sadis, Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras. Teriak Kepanasan dan Mata Dioperasi

KontraS Desak Polisi Usut Tuntas Teror Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah, Pemprov Jabar Buka Hotline Darurat untuk Warganya

Menurutnya, sebelum virus corona masuk ke Indonesia, para pasien tersebut sudah menjerit karena langka dan mahalnya harga masker. Apalagi saat ini harga semakin tidak terkendali.

“Setiap hari pasien cuci darah lewat perut (CAPD) membutuhkan masker minimal sebanyak lima buah. Ketika memasukan cairan dialisis ke rongga perut (rongga peritoneum) lewat kateter dan mengeluarkan cairan hasil proses dialisis, si pasien harus memakai masker untuk mencegah infeksi. Begitu juga pasien transplantasi ginjal, mereka ini sangat rendah daya tahan tubuhnya. Sangat mudah tertular penyakit infeksius” jelasnya.

Tony membeberkan, banyak anggota KPCDI sekarang harus mengeluarkan uang lebih banyak lagi untuk membeli masker, yang semula hanya Rp 5 ribu per hari menjadi 10 kali lipat harganya bahkan lebih.

Baca Juga  Menteri Mukhtarudin dan Gubernur Dedi Mulyadi Siapkan Strategi Baru bagi Pekerja Migran Indonesia Asal Jabar Dari ART ke Tenaga Terampil

“Dulu kami beli masker di harga 20 ribu per box. Sekarang mencapai ratusan ribu rupiah. Gak masuk akal. Jumlah pengeluaran harian untuk masker sebesar itu sangat berat buat kami. Selain seumur hidup, biaya lainnya sebagai penyintas gagal ginjal yang tidak dicover BPJS Kesehatan sangat banyak,” ujarnya.

“Kalau kami tidak memakai masker karena tak punya duit, resikonya rentan terkena infeksi. Bila terinfeksi sama saja akan membunuh kami sebelum virus corona menyerang kami,” tegasnya lagi.

Tony Samosir berharap para penegak hukum melakukan razia terhadap penimbun masker. Meminta pemerintah menjamin peningkatkan produksi masker dan mengatur harga agar tetap stabil.

“Kami juga mendesak khususnya kepada Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Propinsi dan Kota agar membagikan masker secara gratis kepada para penderita penyakit kronis dan berkebutuhan khusus, dimana mereka memiliki daya tahan tubuh yang rendah dan rentan tertular penyakit infeksi,” tuntutnya. (Has)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Kabar Gembira, WNI ABK Diamond Princess Sembuh dari Corona

Post Selanjutnya

Busyro Muqoddas: RUU Omnibus Law Ciptaker Beri Ruang Kapitalisme Liar

RelatedPosts

YLBHI dan sejumlah koalisi masyarakat sipil menggelar konferensi pers soal penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Sadis, Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras. Teriak Kepanasan dan Mata Dioperasi

13 Maret 2026
Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus (baju gelap) dalam sebuah aksi di Hotel Fairmont

KontraS Desak Polisi Usut Tuntas Teror Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

13 Maret 2026
Israel Serang Iran, Ledakan Bikin Warga Berlarian (via REUTERS/WANA)

Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah, Pemprov Jabar Buka Hotline Darurat untuk Warganya

4 Maret 2026
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia/esdm

Pertalite Tetap Aman, Pemerintah Belum Rencanakan Kenaikan BBM Subsidi

4 Maret 2026
Penjemputan belasan pekerja hiburan asal Jabar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kepolisian Daerah (Polda) Jabar di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 12 orang pekerja diduga kuat menjadi korban TPPO. /Dok. Polda Jabar/

Pemprov Jabar Dampingi 12 Warga Korban Dugaan TPPO di NTT

25 Februari 2026

Tragedi Siswa SD di NTT, Kemensos Turunkan Tim Asesmen dan Perkuat DTKS

6 Februari 2026
Post Selanjutnya
Busyro Muqoddas. (*)

Busyro Muqoddas: RUU Omnibus Law Ciptaker Beri Ruang Kapitalisme Liar

Masinton Pasaribu, anggota DPR RI dari PDI P sedang ngobrol santai dengan warga. (Foto: Dok. Masinton Pasaribu)

Kecuali Sakit, Masinton Larang Keluarga Pakai Masker

Discussion about this post

KabarTerbaru

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

19 Maret 2026

Momen Prabowo-Megawati Bertemu di Istana Merdeka Jelang Idulfitri 1447 H

19 Maret 2026
Foto : Istimewa

Forum Sipil: Meski Libatkan Oknum TNI, Kasus Air Keras Aktivis KontraS Harus Diproses di Hukum Sipil

19 Maret 2026

Arus Mudik Garut Terus Meningkat, Kasatlantas: One Way Situasional Prioritaskan Keselamatan

19 Maret 2026

Mensesneg Sampaikan Arahan Presiden: Kabinet Diminta Rayakan Lebaran Tak Berlebihan

19 Maret 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Pesan Nyepi KPK: Korupsi Berawal Dari Gagal Menahan Diri

19 Maret 2026

Seskab Teddy Pastikan KA Kerakyatan: Tarif Turun, Layanan Mudik 2026 Meningkat

19 Maret 2026
Ketua Umum SBSI 92, Sunarti, (Foto: Istimewa)

SBSI 92 Soroti Dampak Konflik Global, Sunarti: Waspadai Hoaks yang Picu Perpecahan

19 Maret 2026

Eskalasi Konflik Timur Tengah Memanas, Mensesneg: Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Di-hold

18 Maret 2026

Seskab Teddy Pastikan KA Kerakyatan: Tarif Turun, Layanan Mudik 2026 Meningkat

19 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjalanan Karier Brigjen TNI Dwi Sasongko, Penerima Adhi Makayasa1998 Butuh 16 Tahun Raih Pangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditutup Sepihak, Pengelola Balong Cafe Gugat Pemilik Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukma Hidayat Kecam Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Singgung Kasus Novel Baswedan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com