• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juli 29, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kesehatan

Waspada Saat Berbuka Puasa, Ini 6 Makanan yang Sebaiknya Dihindari agar Pencernaan Tetap Sehat

Irfan Ardhiyanto oleh Irfan Ardhiyanto
19 Februari 2026
di Kesehatan
A A
0
Foto ilustrasi (Istimewa)

Foto ilustrasi (Istimewa)

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Momen berbuka puasa kerap jadi saat paling ditunggu setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Namun, pilihan makanan saat azan Magrib justru berperan besar terhadap kondisi tubuh hingga malam hari. Bukan cuma soal kenyang, tapi juga soal bagaimana sistem pencernaan kembali bekerja setelah “beristirahat” berjam-jam.

Berdasarkan laporan kesehatan yang dikutip dari Welltech, tubuh secara alami menurunkan produksi enzim pencernaan selama puasa. Kondisi ini membuat saluran cerna berada dalam fase adaptasi. Jika makanan berat langsung dikonsumsi, perut bisa bereaksi dengan keluhan seperti begah, mual, hingga refluks asam lambung.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Karena itu, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak langsung dikonsumsi saat berbuka puasa.

RelatedPosts

Bupati Garut Dorong Klinik Utama Rotinsulu Tingkatkan Sosialisasi Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

Tak Perlu Jauh ke Luar Negeri, Operasi Robotik Kini Bisa Dilakukan di Indonesia, RS Mandaya Puri

Pertama dan Satu-satunya di Asia Tenggara, RS Mandaya Puri Luncurkan Robot Zamenix untuk Penanganan Batu Ginjal Tanpa Sayatan

Makanan yang Perlu Dibatasi Saat Buka Puasa

Makanan Ultra-Proses dan Serba Instan

Welltech mencatat, makanan ultra-proses seperti nugget, sosis, keripik, dan mi instan umumnya tinggi kalori, gula, serta lemak, namun rendah nutrisi penting. Konsumsi makanan jenis ini saat berbuka membuat sistem pencernaan bekerja ekstra keras di saat tubuh belum sepenuhnya siap.

Gorengan dan Makanan Tinggi Lemak

Mengutip Advanced Food Intolerance Labs, makanan yang digoreng dan mengandung lemak tinggi berpotensi memicu peradangan serta memperlambat proses cerna. Dampaknya, perut terasa penuh, mual, bahkan kram setelah berbuka.

Minuman Manis dan Bersoda

Menurut penjelasan yang dirangkum dari Welltech, minuman tinggi gula dapat memicu lonjakan kadar gula darah secara cepat. Setelah itu, gula darah bisa turun drastis dan menyebabkan tubuh lemas, mudah lapar, serta meningkatkan keinginan mengonsumsi makanan manis lainnya.

Baca Juga  Bupati Nina Terus Genjot Vaksinasi, Indramayu Sudah Capai Melebihi Rata-Rata Nasional

Kopi dan Minuman Berkafein

Advanced Food Intolerance Labs juga menyebutkan, kafein yang dikonsumsi saat perut kosong dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memicu iritasi saluran cerna. Efek ini makin kuat jika kopi dikombinasikan dengan gula, krimer, atau sirup.

Sayuran Mentah Berserat Tinggi

Masih merujuk Advanced Food Intolerance Labs, sayuran cruciferous mentah seperti brokoli, kubis, dan kembang kol cenderung sulit dicerna ketika dikonsumsi saat berbuka. Kandungan serat yang tinggi bisa menyebabkan perut kembung dan gas berlebih.

Daging Merah dalam Porsi Besar

Welltech menjelaskan bahwa daging merah memiliki struktur serat yang padat dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Jika langsung dikonsumsi dalam jumlah besar saat berbuka, tubuh akan mengalihkan banyak energi ke sistem pencernaan sehingga memicu rasa begah dan mengantuk.

Kenapa Menu Berbuka Perlu Dipilih dengan Cermat?

Dilansir dari Everyday Health, puasa membantu menurunkan kadar gula darah dan insulin, sekaligus memberi waktu tubuh untuk menggunakan cadangan lemak sebagai energi. Namun, manfaat ini bisa terganggu jika berbuka dilakukan secara berlebihan atau dengan makanan yang terlalu berat.

Ahli kesehatan menyarankan proses gradual reintroduction, yakni mengembalikan asupan makanan secara bertahap agar sistem cerna tidak “kaget”.

Beberapa langkah sederhana yang disarankan:

  • Memulai berbuka dengan air putih atau air kelapa
  • Mengonsumsi protein ringan seperti telur, ikan, atau sup kaldu
  • Menambahkan lemak sehat dalam porsi kecil, seperti alpukat atau ikan berlemak

Kesimpulannya, berbuka puasa sebaiknya tidak dijadikan ajang balas dendam setelah seharian menahan lapar. Tubuh memerlukan transisi yang lembut agar tetap nyaman dan bertenaga hingga malam.

Dengan memilih menu yang tepat sejak awal, puasa tetap lancar, perut aman, dan aktivitas malam hari bisa dijalani tanpa gangguan.

Baca Juga  Muncul Subvarian 'Siluman' Omicron Pemerintah Prediksi Gelombang Baru di Akhir Juli

Tags: asam lambung naik saat puasabuka puasa sehatgangguan pencernaan saat puasakesehatan pencernaanmakanan berlemak saat buka puasamakanan yang dihindari saat buka puasamenu buka puasaminuman manis saat buka puasapencernaan saat puasatips buka puasa sehat
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Hari Kanker Sedunia 2026, SWICC Sediakan 500 Skrining Gratis untuk Deteksi Dini Kanker

Post Selanjutnya

KY-KPK Perkuat Sinergi: Tak Ada Ampun Bagi Hakim Nakal

RelatedPosts

Bupati Garut Dorong Klinik Utama Rotinsulu Tingkatkan Sosialisasi Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

21 Juli 2026

Tak Perlu Jauh ke Luar Negeri, Operasi Robotik Kini Bisa Dilakukan di Indonesia, RS Mandaya Puri

19 Juli 2026

Pertama dan Satu-satunya di Asia Tenggara, RS Mandaya Puri Luncurkan Robot Zamenix untuk Penanganan Batu Ginjal Tanpa Sayatan

20 Juni 2026

Komika Rigen Sembuh dari Batu Ginjal Tanpa Sayatan Berkat Teknologi Robot Zamenix di RS Mandaya Royal Puri

20 Juni 2026
PDPI mengingatkan bahaya sleep apnea yang kerap tak terdiagnosis serta tingginya kasus TB Indonesia yang masih peringkat kedua dunia.

Mendengkur Bisa Picu Stroke! Dokter Paru Soroti Sleep Apnea dan Ancaman TB Resisten Obat

3 Maret 2026
Foto: Istimewa

Hari Kanker Sedunia 2026, SWICC Sediakan 500 Skrining Gratis untuk Deteksi Dini Kanker

19 Februari 2026
Post Selanjutnya
Komisi Yudisial menyambangi Gedung KPK guna memperkuat bersinergi. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KY-KPK Perkuat Sinergi: Tak Ada Ampun Bagi Hakim Nakal

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dimintai keterangan di Gedung Merah Putih KPK (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Perpanjang Cekal Gus Yaqut dan Gus Alex di Kasus Dana Kuota Haji

Discussion about this post

KabarTerbaru

Komunikasi Dasco dan Ikhtiar Menuju Persatuan Nasional

28 Juli 2026

Ratusan Aktivis Lintas Generasi Hadiri Reuni Aktivis ADK SHOW, Ahmad Doli Kurnia Luncurkan Empat Buku

28 Juli 2026

Inspektorat Tangsel Perkuat Budaya Integritas ASN Lewat NGORBIT, Dorong Tata Kelola Pemerintahan Bersih

28 Juli 2026

Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

28 Juli 2026

DCKTR Tangsel Gencarkan Program Biopori Kantor, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos dari Sumbernya

28 Juli 2026

Mundurnya Perry Warjiyo, Ekonom InFast Bestari: Gubernur BI Mendatang Sebaiknya Pro Growth

28 Juli 2026

Kapolres Tangsel Boy Tegaskan AKP Pardiman Tidak Terlibat Kasus Narkoba, Datang ke Mabes Polri Sebagai Saksi

28 Juli 2026

Pascabentrokan Menteng 200 Personel TNI-Polri Disiagakan, Pramono Imbau Warga Tak Terprovokasi

28 Juli 2026

Langit Tepas Papandayan Garut Jadi Panggung Dunia, 13 Negara Meriahkan Festival Layang-Layang Internasional

28 Juli 2026

Resmi, Perry Warjiyo Tinggalkan Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Jalankan Tugas Sementara

27 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Dok.Foto : Bemby/kabariku.com

    Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Minta Kortas Tipikor Polri Dibatalkan, Ini Penjelasan Hasanuddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Dilaporkan, Dwi Febrie Endaryanto Diduga Lakukan Penipuan Berkedok Bridging Financing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual yang Libatkan Oknum Pendeta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakil BP Taskin Iwan Sumule Apresiasi Program Mobil Homecare Bupati Jember, Bakal Jadi Pilot Project Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com