Jakarta,Kabariku.com – Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, memastikan akan turun langsung menindaklanjuti informasi terkait dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di Tokopedia dan TikTok.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi sebenarnya sebelum pemerintah mengambil keputusan atau langkah lanjutan terkait persoalan tersebut.
Dalam keterangannya, dikutip Minggu (5/7/2026), Said Iqbal menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi dari satu pihak.
“Saya sedang mengatur waktu untuk bertemu langsung dengan para pekerja maupun pihak perusahaan. Kita tidak boleh hanya mendengar dari satu sisi. Pemerintah harus mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Said Iqbal.
Menurutnya, sektor ekonomi digital memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan industri manufaktur. Karena itu, setiap persoalan ketenagakerjaan yang muncul di sektor tersebut harus dilihat secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai aspek bisnis dan perkembangan industri digital.
Iqbal menilai penting bagi pemerintah untuk mendengar langsung keterangan dari pekerja, manajemen perusahaan, serta pihak-pihak terkait lainnya agar diperoleh informasi yang akurat dan berimbang.
Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan antara perlindungan hak-hak pekerja dan keberlangsungan usaha di tengah dinamika industri digital yang terus berkembang.
Isu PHK yang disebut-sebut terjadi di Tokopedia dan TikTok belakangan menjadi perhatian publik. Karena itu, pemerintah akan melakukan pendalaman terlebih dahulu sebelum menentukan langkah yang diperlukan guna memastikan kepastian bagi para pekerja maupun perusahaan.
“Kita ingin memastikan semua fakta diperoleh secara lengkap sehingga kebijakan yang diambil nantinya benar-benar tepat dan adil bagi semua pihak,” pungkasnya.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com
















Discussion about this post