Tangerang,Kabariku.com – Pemerintah pusat dan daerah terus memperkuat upaya penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Tangerang. Selain pemadaman darat dan udara, pemerintah juga menyiapkan operasi modifikasi cuaca sebagai langkah percepatan penanggulangan apabila kondisi atmosfer memungkinkan.
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah antisipatif secara nasional untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di berbagai daerah.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, KLH/BPLH telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2026 tentang Kesiapsiagaan dan Antisipasi Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) pada Kondisi Cuaca Panas Ekstrem. Regulasi tersebut menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam memperkuat langkah pencegahan kebakaran selama musim kemarau.
“Kami meminta seluruh pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat langkah-langkah mitigasi agar kebakaran TPA dapat dicegah sejak dini,” ujar Jumhur.
Sementara itu, Deputi Bidang Penanganan Darurat (BNPB), Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Budi Irawan menjelaskan bahwa operasi pemadaman akan terus diperkuat melalui berbagai metode, termasuk modifikasi cuaca.
“Untuk modifikasi cuaca kami masih menunggu terbentuknya awan yang memenuhi syarat. Berdasarkan informasi BMKG, dalam sekitar enam hingga tujuh hari ke depan terdapat potensi awan sehingga akan segera kami manfaatkan. Sementara itu, water bombing tetap dilaksanakan dan pemadaman dari bawah dilakukan menggunakan metode injeksi air ke dalam timbunan sampah,” kata Budi.
Di tingkat daerah, Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, memastikan keselamatan masyarakat dan petugas menjadi prioritas utama selama proses penanganan berlangsung.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Dinas Kesehatan terus melakukan pemantauan terhadap warga terdampak, termasuk mereka yang berada di lokasi pengungsian.
“Sesuai arahan Bapak Menteri, yang utama adalah memastikan keselamatan petugas dan masyarakat. Dinas Kesehatan terus siaga di posko-posko pengungsian sejak hari pertama. Masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan telah ditangani dan sampai saat ini tidak ada yang harus dirujuk ke rumah sakit,” ujarnya.
Pemerintah memastikan penanganan kebakaran akan terus dikawal hingga tuntas. Di saat yang sama, langkah-langkah pencegahan juga diperkuat agar insiden serupa tidak kembali terjadi di berbagai daerah, terutama pada periode cuaca panas ekstrem yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran di kawasan TPA.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com


















Discussion about this post