• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Juli 5, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
5 Juli 2026
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Penulis :
Hasanuddin, SH
Koordinator SIAGA 98

Kabariku – Keberadaan AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah yang masih terlihat mendampingi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, setelah berakhirnya masa jabatan presiden, menarik untuk didiskusikan di ruang publik.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Mayoritas masyarakat tentu menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar, mengingat mantan presiden tetap berhak memperoleh pengamanan.
Di sisi lain, ada pula yang mempertanyakan mengapa personel yang sama tetap mendampingi dalam waktu yang cukup panjang.

RelatedPosts

Potensi Maritim Pangkalpinang jadi Implementasi Peran Pemuda Sebagai Agent Of Change

Watak Integritas Polisi: Kunci Utama Terwujudnya Kemajuan Bangsa

Ketahanan Pangan dan Tugas Pokok Polri

Jika ditelusuri, perjalanan penugasan Syarif bukanlah sesuatu yang baru. Ia mulai bertugas pada tahun 2016 setelah lolos seleksi Asisten Ajudan Presiden yang diselenggarakan Polri. Saat itu ia masih berpangkat Iptu.

Selama hampir delapan tahun, ia mendampingi Presiden Joko Widodo dalam berbagai agenda kenegaraan, mulai dari kunjungan kerja, inspeksi mendadak (sidak), perjalanan dinas, hingga kegiatan kenegaraan lainnya.

Seiring waktu, kariernya di Polri berkembang dari Iptu menjadi AKP, dan kemudian AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah.

Kenaikan pangkat tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier anggota Polri, bukan konsekuensi dari jabatan ajudan.

Ketika masa jabatan Presiden Joko Widodo berakhir pada 20 Oktober 2024, kehadiran Syarif di sekitar Jokowi masih beberapa kali terlihat. Dari sisi hukum, kondisi ini tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

Dari sudut pandang operasional, mempertahankan personel yang telah lama mendampingi mantan presiden memiliki sejumlah kelebihan.

Personel tersebut telah memahami karakter, kebiasaan, pola aktivitas, hingga potensi risiko yang dihadapi orang yang dilindungi. Kondisi ini dapat meningkatkan efektivitas pengamanan karena tidak memerlukan masa adaptasi yang panjang.

Baca Juga  Aktualisasi Kepahlawanan Figur Polri 

Selain itu, hubungan kerja yang telah terbangun selama bertahun-tahun dapat memperlancar koordinasi dalam situasi yang membutuhkan respons cepat.
Namun, di sisi lain, terdapat beberapa hal yang patut menjadi perhatian.

Penugasan yang berlangsung terlalu lama dapat menimbulkan persepsi bahwa seorang anggota Polri lebih melekat kepada individu tertentu daripada kepada institusi.

Persepsi ini belum tentu mencerminkan kondisi yang sebenarnya, tetapi tetap dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap prinsip profesionalisme dan netralitas aparatur negara.

Selain itu, penugasan jangka panjang juga dapat memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme rotasi personel. Dalam organisasi yang profesional, rotasi merupakan bagian dari pembinaan karier, pemerataan pengalaman, dan regenerasi sumber daya manusia.

Jika personel yang sama terus dipertahankan tanpa penjelasan yang memadai, ruang spekulasi di tengah masyarakat dapat semakin terbuka.

Persoalan lainnya adalah aspek transparansi. Meskipun institusi memiliki kewenangan menentukan personel pengamanan, penjelasan yang lebih terbuka mengenai dasar penugasan, mekanisme evaluasi, maupun alasan dipertahankannya personel tertentu dapat membantu mengurangi berbagai asumsi yang berkembang di ruang publik.

Transparansi tidak harus mengungkap informasi yang bersifat rahasia, tetapi cukup menjelaskan bahwa setiap penugasan dilakukan berdasarkan kebutuhan operasional dan prosedur yang berlaku.

Pada akhirnya, perdebatan mengenai AKBP Syarif bukan semata-mata tentang satu orang anggota Polri.

Isu yang lebih penting adalah bagaimana negara menjaga keseimbangan antara kebutuhan pengamanan mantan kepala negara dengan prinsip profesionalisme, akuntabilitas, dan kepercayaan publik.

Selama penugasan dilakukan berdasarkan aturan dan kebutuhan operasional yang sah, keberlanjutan pengamanan merupakan hal yang dapat dipahami.

Namun, keterbukaan informasi yang proporsional tetap penting agar masyarakat memahami bahwa penugasan tersebut merupakan bagian dari sistem kelembagaan, bukan hubungan personal.

Apalagi saat ini Mantan Presiden Joko Widodo secara nyata akan melakukan konsolidasi politik di bawah Partai PSI.

Baca Juga  Polri dan Keadaban Nasional

Hal ini akan menimbulkan berbagai spekulasi dan persepsi politik terhadap hubungan POLRI dengan keberadaan AKBP Syarif ditengah agenda politik Mantan Presiden Joko Widodo.*

Jakarta, 5 Juli 2026

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: ajudan PresidenAKBP Syarif Muhammad Fitriansyahkonsolidasi politikPartai PSIpembinaan karier anggota PolriPresiden ke-7 RI Joko Widodo
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

PSI Bangka Matangkan Kepengurusan, Budiyono: Jokowi Masuk Agenda Kunjungan ke Bangka Belitung

RelatedPosts

Potensi Maritim Pangkalpinang jadi Implementasi Peran Pemuda Sebagai Agent Of Change

3 Juli 2026

Watak Integritas Polisi: Kunci Utama Terwujudnya Kemajuan Bangsa

28 Juni 2026

Ketahanan Pangan dan Tugas Pokok Polri

28 Juni 2026

Buku Bukan Sekadar Kertas: Perpustakaan sebagai Ruang Moderasi Beragama

27 Juni 2026

Moratorium MBG Harus Memberi Kepastian bagi 12.000 SPPG Tahap Persiapan

23 Juni 2026

“Polisi yang Polisi “ Asa Menuju Indonesia Maju

21 Juni 2026

Discussion about this post

KabarTerbaru

Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

5 Juli 2026

PSI Bangka Matangkan Kepengurusan, Budiyono: Jokowi Masuk Agenda Kunjungan ke Bangka Belitung

4 Juli 2026

Promosikan Produk UMKM, PT TIMAH Boyong Mitra Binaan ke Belitung Expo 2026

4 Juli 2026

FPN Bandung Raya Gelar Donor Darah sebagai Wujud Solidaritas Kemanusiaan untuk Palestina

4 Juli 2026
Claudia Desy Erwiena Br Ginting Munthe mencuri perhatian dalam Singing Competition Indomaret Pakuan Regency Bogor (Istimewa)

Claudia Desy Curi Perhatian di Singing Competition Indomaret Bogor, Pilih “Cinta dan Rahasia”

4 Juli 2026

Perusahaan Udang Milik Kaesang Pangarep Terlilit Utang Lebih dari Rp2 Triliun

4 Juli 2026

Lola Nelria Oktavia Pastikan Program BSPS Berjalan Optimal, Warga Garut Segera Tempati Rumah Layak Huni

4 Juli 2026

Cholil Nafis Kritik Konten BEM Psikologi UI soal Homoseksual, Soroti Tanggung Jawab Kampus Bentuk Karakter Mahasiswa

4 Juli 2026

Mardani Ali Sera Soroti Isu PHK Tokopedia, Usul Pemerintah Bentuk Satgas Penanganan PHK

4 Juli 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Sidang TPPU, Mantan Pangdam IV/Diponegoro Diduga Belikan Alphard Rp1,6 Miliar untuk Eks Kowad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potensi Maritim Pangkalpinang jadi Implementasi Peran Pemuda Sebagai Agent Of Change

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Aktif LMI Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HIMAIKA UBB Wujudkan Kepedulian Pesisir Melalui Program Bina Desa Berbasis Citizen Science di Desa Rajik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, Gugat Kejagung Lewat Praperadilan, OC Kaligis Persoalkan Proses Penangkapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mewujudkan Polisi Kelas Dunia: Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK OTT di Kuansing, Amankan 10 Orang dan Sejumlah Barang Bukti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com