• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Mei 15, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Makar sebagai Struktur Cara Berpikir Saiful Mujani

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
11 April 2026
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Arvindo Noviar
Ketua Umum Sukarelawan PRABU

Jakarta, Kabariku – Sebuah forum sosial berhenti menjadi wadah silaturahmi dan diam-diam bersalin-rupa menjadi panggung pertunjukan. Halal bihalal yang semula merawat etika dan mempererat relasi berubah menjadi arena sirkus yang miskin keanggunan dalam kemasan, lengkap dengan tema banal, penonton linglung yang menunggu sensasi, serta pemain yang mengerti bahwa satu kalimat keras tanpa pijakan memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi daripada satu argumen yang disusun dengan disiplin.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Pernyataan yang dilontarkan oleh Saiful Mujani dalam arena itu kehilangan watak intelektualnya sejak pertama kali diucapkan, berubah menjadi bagian dari atraksi yang mengandalkan efek kejut dan emosi dangkal.

RelatedPosts

Tradisi Intelektual Pejabat Publik

Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

Polisi Siber dan Harapan Keberlanjutan Keamanan Bangsa

Kata-kata dilepas seperti properti sulap, dilempar ke udara untuk memancing decak kagum sesaat, berputar tanpa arah yang dapat dipertanggungjawabkan, lalu jatuh sebagai bunyi yang nyaring namun kosong, menyisakan kesan sebagai satu bentuk kedalaman semu, dimana kata-kata dipoles hingga berkilau di permukaan, sementara di dalamnya hanya tersisa dorongan emosi yang gagal menjelma menjadi pikiran.

Seorang intelektual bekerja dengan ukuran yang ketat, dimulai dari ketepatan merumuskan maksud sebelum melangkah pada keberanian menyatakannya.

Pernyataan Saiful Mujani tentang “mengonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Presiden” membuka persoalan yang lebih elementer dari sikap politik itu sendiri.

“Mengonsolidasikan” mengandaikan struktur, arah, dan tujuan; “menjatuhkan” memikul konsekuensi yang melampaui kritik oposisi biasa.

Keduanya disandingkan tanpa penjelasan operasional dan tanpa batas konseptual yang tegas, seolah susunan kata telah cukup menggantikan kerja berpikir.

Pola yang muncul sulit disamarkan, ketergesaan yang digerakkan oleh refleks, jauh dari proses yang matang. Uraian tentang bentuk konsolidasi tidak pernah hadir, kerangka demokrasi yang dirujuk dibiarkan kabur, dan disiplin makna tidak dijaga.

Baca Juga  SIAGA 98 Tolak Seruan 'Gulingkan' Prabowo: Tak Konstitusional, Menyimpang dari Prinsip Demokrasi

Kalimatnya terdengar tegas, rapuh saat disentuh; tampak berani, canggung saat diminta peta jalan. Pernyataan itu berfungsi sebagai umpan wacana yang dilempar untuk memancing respons cepat, lalu membiarkan beban penjelasan terdistribusi ke para pendengar yang mengisinya sesuai hasrat dan prasangka yang telah mereka miliki sebelumnya.

Dalam tradisi intelektual, kekaburan seperti ini menandai gagasan yang belum pernah benar-benar selesai dipikirkan. Kekaburan sekaligus menyediakan ruang aman bagi pembicara untuk menghindari pengujian, karena makna dapat digeser setiap saat tanpa pernah benar-benar dipertanggungjawabkan.

Karl Popper menempatkan kejelasan sebagai syarat agar sebuah pernyataan layak diuji, sebab tanpa itu, sebuah gagasan mudah merosot menjadi rangkaian bunyi yang bergaung di muka gua, nyaring terdengar, namun gagal menjelaskan kedalaman.

Persoalannya bergerak dari isi ke cara bahasa diperlakukan. Pernyataan Saiful Mujani menunjukkan pola yang semakin lazim dalam retorika kontemporer, di mana diksi dipilih karena daya pantulnya di ruang publik, sementara ketepatannya dalam memetakan realitas ditangguhkan.

Kalimat dirancang untuk segera beredar, mengundang reaksi, dan menampilkan ketegasan di permukaan, sementara struktur berpikir yang menopangnya tidak pernah benar-benar diselesaikan.

Dalam pernyataannya, pola bahasa yang digunakan oleh Saiful Mujani bergerak menjauh dari upaya menjelaskan realitas dan condong pada penciptaan kesan yang cukup kuat agar terdengar seperti penjelasan.

Ia mengulang susunan yang sama dalam berbagai tafsir tanpa pernah menambatkan makna pada satu pijakan yang dapat diuji. Jarak antara analisis dan performa menipis hingga keduanya bertukar tempat tanpa disadari.

George Orwell pernah menunjukkan bagaimana bahasa yang kehilangan disiplin dapat membuat sesuatu yang kabur terdengar sebagai kebenaran, cukup dengan memastikan ia terdengar meyakinkan.

Cara bahasa digunakan pada akhirnya menentukan apakah sebuah pernyataan mampu bertahan ketika berhadapan dengan realitas yang tak dapat dielakkan.

Baca Juga  Kisruh Kontrak Pengelolaan Limbah Tambang, Rakyat Menggugat Arogansi Adaro

Pemerintahan Prabowo Subianto berdiri di atas legitimasi yang terbentuk melalui proses yang jelas dan terbuka.

Kualitas semacam itu menuntut kritik yang sepadan, kritik yang lahir dari ketelitian, ketepatan makna, dan kesediaan untuk mempertanggungjawabkan setiap istilah yang digunakan hingga tuntas.

Bagi Saiful Mujani, yang lebih mendesak saat ini adalah meluangkan waktu untuk menuntaskan pikiran sebelum melepaskan kalimat, memastikan setiap istilah memiliki pijakan sebelum beredar di ruang publik, dan menahan diri dari dorongan untuk mempercepat bunyi melebihi kedalaman.

Bagi para pendukungnya, kehati-hatian dalam menyerap dan mengulang pernyataan akan memberi bobot yang lebih tahan uji daripada memproduksi pantulan secara tergesa padahal belum paham sepenuhnya.

Sebab negara hari ini tidak kekurangan suara; yang mulai langka adalah kesediaan untuk berpikir hingga tuntas sebelum memilih untuk bersuara.*

Jakarta, 11 April 2026

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: makarPrabowo-GibranPrabuSaiful Mujani Research and Consulting
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

UPDATE: KPK OTT Bupati Tulungagung, Total 16 Orang diamankan dan Masih Diperiksa

Post Selanjutnya

Gelar Musda 2026, IOF Jawa Barat Fokus pada Estafet Kepemimpinan dan Kelestarian Alam

RelatedPosts

Tradisi Intelektual Pejabat Publik

13 Mei 2026

Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

10 Mei 2026

Polisi Siber dan Harapan Keberlanjutan Keamanan Bangsa

8 Mei 2026

Teddy Indra Wijaya: Diam di Tengah Serangan Politik, Karier Cemerlang Tentara Profesional di Pusat Kekuasaan

8 Mei 2026
Foto Kantor Kompolnas : Istimewa

Cukup Sebagai Mitra Strategis, Kompolnas Tidak Perlu Kewenangan Eksekutorial

3 Mei 2026

Lawan Fitnah, Jaga Agenda Rakyat

3 Mei 2026
Post Selanjutnya

Gelar Musda 2026, IOF Jawa Barat Fokus pada Estafet Kepemimpinan dan Kelestarian Alam

Seskab Teddy: Satgas PKH Selamatkan Aset Negara Rp370 Triliun, Denda Capai Rp31,3 Triliun

Discussion about this post

KabarTerbaru

Asep Edi Suheri Resmi Sandang Pangkat Komjen, Kapolda Metro Jaya Kini Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

15 Mei 2026

Dituntut 18 Tahun dan Rp5,6 Triliun, Nadiem Klaim Tak Bersalah di Kasus Chromebook

14 Mei 2026

Wapres Gibran Dorong Kepala Daerah Aktif Promosikan Destinasi Wisata di Forum BBTF 2026

14 Mei 2026

Penggeledahan di Semarang, KPK Temukan Dugaan “Pengkondisian” Kasus Bea Cukai

14 Mei 2026
Oplus_131072

Apresiasi Satgas PKH, Presiden Prabowo Tekankan Integritas Yudikatif dan Perlindungan Aset Negara

13 Mei 2026
Presiden Prabowo Subianto meminta bunga kredit PNM untuk rakyat kecil dipangkas hingga di bawah 9 persen. (Istimewa)

Presiden Prabowo Perintahkan Bunga PNM Dipangkas di Bawah 9 Persen, Rosan Siap Turunkan Jadi 8 Persen

13 Mei 2026

Tradisi Intelektual Pejabat Publik

13 Mei 2026

Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

13 Mei 2026
GMNI Jakarta dan HMI menggelar aksi meminta transparansi proyek KDMP.(Foto: Istimewa)

GMNI Jakarta-HMI Desak Audit Proyek KDMP, Soroti Dugaan Selisih Anggaran Rp112 Triliun

13 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN 2026 Terkait Tata Kelola MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adhi Makayasa 94 Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Perkuat PPATK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wapres Gibran Dorong Kepala Daerah Aktif Promosikan Destinasi Wisata di Forum BBTF 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerakan Nasional Aktivis ’98 Desak 4 Mahasiswa Trisakti Jadi Pahlawan Nasional Reformasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM MEDIAMASSA.ID

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com