• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Juli 23, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Daerah

Adu Perspektif Dana Desa di APBD Jabar 2026, Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Rudy Gunawan

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
6 April 2026
di Kabar Daerah
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara menanggapi kritik mantan Bupati Garut Rudy Gunawan terkait dugaan pemangkasan anggaran desa dalam draf APBD Jawa Barat 2026.

Kang Dedi Mulyadi (KDM) sapaan akrab Gubernur Jawa Barat menegaskan, kebijakan yang diambil bukanlah pengurangan anggaran, melainkan perubahan skema pengelolaan dengan menitikberatkan pada skala prioritas pembangunan infrastruktur.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Menurut KDM, berdasarkan penelusuran data anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam lima hingga sepuluh tahun terakhir, aliran dana ke Kabupaten Garut setiap tahunnya terbilang besar, bahkan jika diakumulasi mencapai triliunan rupiah.

RelatedPosts

Kasus Pembunuhan Anggota TNI: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru, Total Jadi 7 Orang

FAGAR Bertemu Dirjen GTK, Dorong Percepatan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Kapolda NTT Terima Kunjungan Kakanwil Ditjenpas, Perkuat Sinergi Pengamanan dan Penegakan Hukum

Namun, besarnya anggaran tersebut dinilai belum sebanding dengan kondisi infrastruktur di lapangan.

“Saya melihat data keuangan lima sampai sepuluh tahun ke belakang, ke Kabupaten Garut itu mengalir uang setiap tahun. Kalau diakumulasikan triliunan,” ujar KDM melalui akun di TikTok @kdmfans2029, dikutip Minggu (5/4/2026).

Ia mengungkapkan masih banyak menerima keluhan masyarakat, terutama dari wilayah Garut Selatan, terkait kondisi jalan dan jembatan yang rusak. Kondisi itu, kata Dedi, menjadi dasar perubahan kebijakan dalam penyaluran bantuan keuangan desa.

“Saya terima kasih banget buat Pak Rudy, mantan Bupati Garut yang rajin mengkritik saya. Nuhun banget. Saya banyak menerima komplain dari warga soal jalan butut dan jembatan yang rusak,” katanya.

KDM menegaskan bahwa anggaran desa justru mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan disebut mencapai dua kali lipat. Namun, penggunaannya kini difokuskan pada penyelesaian infrastruktur yang dinilai paling mendesak.

Baca Juga  Cegah Korupsi, Kejagung Minta BPD Perkuat Pengawasan Dana Desa dan Program MBG

“Dana untuk desa bukan dikurangin, tapi ditambah malah dua kali lipat. Kami membatasi skala prioritas untuk menyelesaikan jalan yang jelek di desa secara bertahap,” jelasnya.

Kabupaten Garut, lanjut KDM, menjadi salah satu wilayah prioritas dalam program perbaikan infrastruktur tersebut. Pemerintah provinsi menargetkan tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait kondisi jalan di daerah tersebut.

Meski demikian, KDM juga membuka kemungkinan pengalihan anggaran ke daerah lain apabila kebijakan tersebut tidak mendapat dukungan.

“Kalau keberatan, tidak apa-apa. Kami bisa geser ke kabupaten lain yang lebih membutuhkan,” tegasnya.

Sebelumnya, mantan Bupati Garut Rudy Gunawan melontarkan kritik terhadap kebijakan anggaran desa dalam draf APBD Jawa Barat 2026.

Ia menyoroti adanya penurunan signifikan bantuan keuangan untuk desa, khususnya pada sektor infrastruktur.

Rudy menyebut dana bantuan infrastruktur perdesaan yang sebelumnya mencapai Rp130 juta per desa kini hanya sekitar Rp40 juta. Secara total, alokasi anggaran disebut turun dari Rp55 miliar menjadi Rp15 miliar.

“Dulu ada dana bantuan IP dari provinsi Rp130 juta. Sekarang hanya Rp40 juta. Dari Rp55 miliar turun menjadi Rp15 miliar. Turunnya Rp40 miliar. Nah yang Rp40 miliar itu katanya dulu buat jalan-jalan desa, tapi di APBD-nya juga tidak ada,” ujar Rudy.

Ia menilai penurunan tersebut berpotensi berdampak langsung pada pembangunan di tingkat desa, terutama infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan.

Perdebatan ini menegaskan adanya perbedaan pendekatan dalam pengelolaan anggaran desa di Jawa Barat. Di satu sisi, kritik muncul atas kekhawatiran berkurangnya dukungan langsung ke desa, sementara di sisi lain pemerintah provinsi menekankan penataan ulang prioritas untuk menjawab kebutuhan infrastruktur yang dinilai lebih mendesak. Arah kebijakan ini akan diuji pada implementasinya di lapangan.*

Baca Juga  Sosialisasikan Peraturan Baru, Bupati Garut Ingatkan Pentingnya Kinerja Pegawai Fungsional
Tags: APBD Jabar 2026dana desaGubernur Jabar Dedi MulyadiKang Dedi Mulyadi (KDM)mantan Bupati Garut Rudy GunawanPemkab Garut
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Dalam Negeri Melonjak Tajam

Post Selanjutnya

Mesjid Di Gang Kecil Garut Kota Ini Diresmikan Anggota DPR RI Lola Nelria Oktavia

RelatedPosts

Kasus Pembunuhan Anggota TNI: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru, Total Jadi 7 Orang

22 Juli 2026

FAGAR Bertemu Dirjen GTK, Dorong Percepatan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

22 Juli 2026

Kapolda NTT Terima Kunjungan Kakanwil Ditjenpas, Perkuat Sinergi Pengamanan dan Penegakan Hukum

22 Juli 2026

2.819 PPPK Kota Tangerang Menanti Kepastian TPP, Anggota DPRD Tangerang Tasril Jamal Desak Kemendagri Tak Berlama-lama

21 Juli 2026

Sejak 2024 BNN Kota Tangsel Tak Lagi Tangani Kasus Narkoba, Ini Perubahan Kewenangannya

21 Juli 2026

Yuda Puja Turnawan: Kemandirian Fiskal Jadi Kunci Agar Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Setara UMR

21 Juli 2026
Post Selanjutnya

Mesjid Di Gang Kecil Garut Kota Ini Diresmikan Anggota DPR RI Lola Nelria Oktavia

Bung Fei: Isu Anggaran Desa Jabar 2026 Harus Dibahas Komprehensif, Bukan Polemik

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kasus Pembunuhan Anggota TNI: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru, Total Jadi 7 Orang

22 Juli 2026

SETARA Institute Kritik Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak: “Langkah Koersif dan Inkonstitusional”

22 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

FAGAR Bertemu Dirjen GTK, Dorong Percepatan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

22 Juli 2026

Kapolda NTT Terima Kunjungan Kakanwil Ditjenpas, Perkuat Sinergi Pengamanan dan Penegakan Hukum

22 Juli 2026
Foto: Istimewa

Sandri Rumanama Puji Polri Usut Dugaan Korupsi Kejagung, Dorong Kortas Tipikor Jadi Badan

22 Juli 2026

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

22 Juli 2026

Ekonom Senior Ferry Latuhihin Pertanyakan Sikap S&P Pertahankan Outlook Indonesia Tetap Stabil.

22 Juli 2026

Jalan Nasional di Nias Belum Tuntas, DPD RI Desak Penguatan Anggaran BBPJN Sumut

22 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com