• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 7, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Daerah

Adu Perspektif Dana Desa di APBD Jabar 2026, Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Rudy Gunawan

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
6 April 2026
di Kabar Daerah
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara menanggapi kritik mantan Bupati Garut Rudy Gunawan terkait dugaan pemangkasan anggaran desa dalam draf APBD Jawa Barat 2026.

Kang Dedi Mulyadi (KDM) sapaan akrab Gubernur Jawa Barat menegaskan, kebijakan yang diambil bukanlah pengurangan anggaran, melainkan perubahan skema pengelolaan dengan menitikberatkan pada skala prioritas pembangunan infrastruktur.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Menurut KDM, berdasarkan penelusuran data anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam lima hingga sepuluh tahun terakhir, aliran dana ke Kabupaten Garut setiap tahunnya terbilang besar, bahkan jika diakumulasi mencapai triliunan rupiah.

RelatedPosts

Terkait Penambangan Ilegal Didaerah Penyusuk, Cupat, Teluk Limau dan Semulut Ketua DPD PWRI Babel Angkat Suara

Aktivitas Ponton Isap Produksi Siluman di Laut Cupat Penyusuk Jadi Sorotan Warga

PKBM Laskar Pena Gelar Perpisahan Warga Belajar, Dihadiri Unsur Pemerintah hingga Anggota DPRD Kabupaten Cianjur

Namun, besarnya anggaran tersebut dinilai belum sebanding dengan kondisi infrastruktur di lapangan.

“Saya melihat data keuangan lima sampai sepuluh tahun ke belakang, ke Kabupaten Garut itu mengalir uang setiap tahun. Kalau diakumulasikan triliunan,” ujar KDM melalui akun di TikTok @kdmfans2029, dikutip Minggu (5/4/2026).

Ia mengungkapkan masih banyak menerima keluhan masyarakat, terutama dari wilayah Garut Selatan, terkait kondisi jalan dan jembatan yang rusak. Kondisi itu, kata Dedi, menjadi dasar perubahan kebijakan dalam penyaluran bantuan keuangan desa.

“Saya terima kasih banget buat Pak Rudy, mantan Bupati Garut yang rajin mengkritik saya. Nuhun banget. Saya banyak menerima komplain dari warga soal jalan butut dan jembatan yang rusak,” katanya.

KDM menegaskan bahwa anggaran desa justru mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan disebut mencapai dua kali lipat. Namun, penggunaannya kini difokuskan pada penyelesaian infrastruktur yang dinilai paling mendesak.

Baca Juga  Pemkab Garut Wajib Membantu Janda Duafa yang Tidak Masuk DTSEN

“Dana untuk desa bukan dikurangin, tapi ditambah malah dua kali lipat. Kami membatasi skala prioritas untuk menyelesaikan jalan yang jelek di desa secara bertahap,” jelasnya.

Kabupaten Garut, lanjut KDM, menjadi salah satu wilayah prioritas dalam program perbaikan infrastruktur tersebut. Pemerintah provinsi menargetkan tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait kondisi jalan di daerah tersebut.

Meski demikian, KDM juga membuka kemungkinan pengalihan anggaran ke daerah lain apabila kebijakan tersebut tidak mendapat dukungan.

“Kalau keberatan, tidak apa-apa. Kami bisa geser ke kabupaten lain yang lebih membutuhkan,” tegasnya.

Sebelumnya, mantan Bupati Garut Rudy Gunawan melontarkan kritik terhadap kebijakan anggaran desa dalam draf APBD Jawa Barat 2026.

Ia menyoroti adanya penurunan signifikan bantuan keuangan untuk desa, khususnya pada sektor infrastruktur.

Rudy menyebut dana bantuan infrastruktur perdesaan yang sebelumnya mencapai Rp130 juta per desa kini hanya sekitar Rp40 juta. Secara total, alokasi anggaran disebut turun dari Rp55 miliar menjadi Rp15 miliar.

“Dulu ada dana bantuan IP dari provinsi Rp130 juta. Sekarang hanya Rp40 juta. Dari Rp55 miliar turun menjadi Rp15 miliar. Turunnya Rp40 miliar. Nah yang Rp40 miliar itu katanya dulu buat jalan-jalan desa, tapi di APBD-nya juga tidak ada,” ujar Rudy.

Ia menilai penurunan tersebut berpotensi berdampak langsung pada pembangunan di tingkat desa, terutama infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan.

Perdebatan ini menegaskan adanya perbedaan pendekatan dalam pengelolaan anggaran desa di Jawa Barat. Di satu sisi, kritik muncul atas kekhawatiran berkurangnya dukungan langsung ke desa, sementara di sisi lain pemerintah provinsi menekankan penataan ulang prioritas untuk menjawab kebutuhan infrastruktur yang dinilai lebih mendesak. Arah kebijakan ini akan diuji pada implementasinya di lapangan.*

Baca Juga  Bupati Garut Lantik 21 PNS Jabatan Administrasi Pemkab dan Kukuhkan FKUB Garut

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: APBD Jabar 2026dana desaGubernur Jabar Dedi MulyadiKang Dedi Mulyadi (KDM)mantan Bupati Garut Rudy GunawanPemkab Garut
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Dalam Negeri Melonjak Tajam

Post Selanjutnya

Mesjid Di Gang Kecil Garut Kota Ini Diresmikan Anggota DPR RI Lola Nelria Oktavia

RelatedPosts

Terkait Penambangan Ilegal Didaerah Penyusuk, Cupat, Teluk Limau dan Semulut Ketua DPD PWRI Babel Angkat Suara

7 Juli 2026

Aktivitas Ponton Isap Produksi Siluman di Laut Cupat Penyusuk Jadi Sorotan Warga

7 Juli 2026
PKBM Laskar Pena Cianjur

PKBM Laskar Pena Gelar Perpisahan Warga Belajar, Dihadiri Unsur Pemerintah hingga Anggota DPRD Kabupaten Cianjur

6 Juli 2026

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Pakenjeng Teguhkan Komitmen Polri Mengabdi untuk Masyarakat

6 Juli 2026

Banyak Tak Lolos SPMB SMP Meski Domisili di Sekitar Sekolah Negeri Tujuan, Orang Tua Meradang

6 Juli 2026

Emak Ipi Jubaedah, Janda Duafa Kehilangan Tempat Tinggal, Butuh Kepedulian Banyak Pihak

6 Juli 2026
Post Selanjutnya

Mesjid Di Gang Kecil Garut Kota Ini Diresmikan Anggota DPR RI Lola Nelria Oktavia

Bung Fei: Isu Anggaran Desa Jabar 2026 Harus Dibahas Komprehensif, Bukan Polemik

Discussion about this post

KabarTerbaru

Terkait Penambangan Ilegal Didaerah Penyusuk, Cupat, Teluk Limau dan Semulut Ketua DPD PWRI Babel Angkat Suara

7 Juli 2026

Ubedilah Badrun: Independensi Penegak Hukum Perlu Diperkuat untuk Tingkatkan Kepercayaan Publik 

7 Juli 2026

GMNI DKI Kritik Tata Kelola Koperasi Merah Putih, Usulkan Audit hingga Evaluasi Dana Desa

7 Juli 2026

Menkop Ferry Juliantono : Koperasi Buka Akses Pembiayaan bagi Pengelola Desa Wisata

7 Juli 2026

Drama Amplop ke Raja Juli Terungkap! Ini Kronologi Kasus Bupati Kuansing hingga Uang Dikembalikan

7 Juli 2026
Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., (kanan) Perwira Upacara dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Cikeas, Bogor. (dok. Korsabhara Baharkam Polri)

Sosok Jenderal Humanis Akpol 1995 Ahli Hukum Cybercrime Unpad; Brigjen Pol Mokhamad Ngajib

7 Juli 2026

Jumhur Hidayat : KLH dan BNPB Perkuat Penanganan Kebakaran TPA Rawa Kucing Tangerang, Modifikasi Cuaca Disiapkan

7 Juli 2026

Lahan Ditelantarkan, Pemerintah Kaji Ulang Kerja Sama Pemanfaatan Aset Negara di Kawasan Kemayoran

7 Juli 2026

Menhut Bantah Terbitkan SK Pelepasan Hutan, Raja Juli Beberkan Kronologi Pertemuan dengan Bupati Kuansing

7 Juli 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Sidang TPPU, Mantan Pangdam IV/Diponegoro Diduga Belikan Alphard Rp1,6 Miliar untuk Eks Kowad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Aktif LMI Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potensi Maritim Pangkalpinang jadi Implementasi Peran Pemuda Sebagai Agent Of Change

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Udang Milik Kaesang Pangarep Terlilit Utang Lebih dari Rp2 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HIMAIKA UBB Wujudkan Kepedulian Pesisir Melalui Program Bina Desa Berbasis Citizen Science di Desa Rajik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com