Garut, Kabariku – Anggota DPRD Kabupaten Garut, Yuda Puja Turnawan, mengunjungi Ipit Jubaedah, seorang janda lanjut usia yang menjadi korban kebakaran rumah di Kampung Waspojok RT 01 RW 04, Desa Sirnagalih, Kecamatan Bayongbong, Sabtu (4/7/2026).
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB tersebut menghanguskan rumah milik Ipit Jubaedah sehingga korban kehilangan tempat tinggal beserta harta benda yang dimilikinya.
Yuda mengatakan dirinya mengetahui musibah tersebut saat dalam perjalanan pulang usai mengikuti kegiatan bakti sosial di Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi. Informasi diterimanya dari warga Desa Sirnagalih dan relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kabupaten Garut.
“Saat menerima kabar tersebut, saya langsung bergegas menyempatkan diri menemui Ibu Ipit Jubaedah. Beliau bukan hanya kehilangan harta benda, tetapi juga kehilangan tempat untuk berteduh. Selain memberikan santunan uang dan bingkisan sembako, saya juga berusaha menguatkan hati beliau agar tetap tabah menghadapi musibah ini,” ujar Yuda.
Menurut Yuda, pemerintah daerah perlu bergerak cepat agar korban segera mendapatkan kembali tempat tinggal yang layak. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Garut memprioritaskan pembangunan kembali rumah milik Ipit Jubaedah melalui kolaborasi berbagai pihak.
“Saya berharap Pemkab Garut bisa memprioritaskan pembangunan kembali rumah Ibu Ipit. Pemerintah harus mengoptimalkan kolaborasi pendanaan dari CSR, BAZNAS Garut, dan Disperkim agar rumah beliau dapat segera dibangun kembali,” katanya.
Selain itu, Yuda juga mendorong Pemerintah Desa Sirnagalih untuk memperkuat semangat gotong royong masyarakat dalam membantu proses pemulihan pascakebakaran.
“Gotong royong masyarakat sangat penting. Saya berharap pemerintah desa bersama warga dapat bahu-membahu membantu Ibu Ipit agar beliau kembali memiliki tempat berteduh,” tambahnya.
Yuda mengungkapkan bahwa berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), Ipit Jubaedah saat ini berada pada kategori desil 5. Kondisi tersebut menyebabkan dirinya tidak lagi menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk lansia maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada tahun 2026.
Karena itu, Yuda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.
“Mari kita perkuat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Kehadiran dan bantuan kita, sekecil apa pun, akan sangat berarti bagi mereka yang sedang menghadapi cobaan,” pungkasnya.***
—
Kirim dari Fast Notepad
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com
















Discussion about this post