Jakarta, Kabariku – Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi kinerja Irjen Pol Agus Suryonugroho selama menjabat sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri.
IPW menilai berbagai terobosan yang dilakukan berhasil membawa perubahan signifikan dalam pelayanan publik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul pergantian jabatan Kakorlantas Polri dari Irjen Pol Agus Suryonugroho kepada Irjen Pol Wibowo. Serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam upacara pelantikan di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Ketua Indonesia Police Watch, Sugeng Teguh Santoso, mengatakan kepemimpinan Irjen Agus Suryonugroho telah menghadirkan paradigma baru dalam pelayanan lalu lintas dengan mengedepankan pendekatan yang lebih humanis, profesional, dan berbasis teknologi.
“IPW memberikan apresiasi atas kinerja Irjen Pol Agus Suryonugroho selama mengemban amanah sebagai Kakorlantas Polri. Di bawah kepemimpinannya, wajah pelayanan lalu lintas Polri menunjukkan perubahan yang signifikan dan turut berkontribusi meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” kata Sugeng dalam keterangannya, Minggu (5/7/2026).
Menurut Sugeng, salah satu keberhasilan yang menonjol adalah lahirnya berbagai program pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat, seperti Polantas Menyapa dan Melayani.
“Program Polantas Menyapa dan Melayani mampu membangun komunikasi yang lebih baik antara polisi lalu lintas dengan pengguna jalan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk komunitas pengemudi ojek online,” jelasnya.
Selain itu, transformasi digital di lingkungan Korlantas juga menjadi capaian penting selama kepemimpinan Irjen Agus. Implementasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional Presisi beserta berbagai layanan digital lainnya dinilai telah mendorong sistem penegakan hukum yang lebih modern, transparan, dan profesional.
Sugeng menilai perubahan tersebut turut mengubah pola kerja aparat lalu lintas yang kini lebih mengedepankan edukasi dan pelayanan dibandingkan tindakan represif yang berpotensi menimbulkan kesan menjebak masyarakat.
“Transformasi pelayanan melalui digitalisasi menjadi salah satu capaian penting. Penerapan ETLE Nasional Presisi dan berbagai layanan digital Korlantas telah mendorong penegakan hukum yang lebih transparan, modern, dan profesional,” ujarnya.
IPW juga berpandangan bahwa berbagai pembenahan yang dilakukan Korlantas berkontribusi terhadap meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap Polri. Mengacu pada hasil survei Kompas yang mencatat tingkat kepuasan publik mencapai 82,4 persen, Sugeng menilai program-program yang dijalankan Korlantas menjadi salah satu faktor pendukung capaian tersebut.
Tidak hanya dari sisi pelayanan, perubahan citra polisi lalu lintas juga dinilai semakin positif melalui tagline “Senyum Polantas adalah Marka Utama”.
Menurut IPW, slogan tersebut berhasil mengubah persepsi masyarakat yang sebelumnya cenderung menganggap kehadiran Polisi Lalu Lintas sebagai sesuatu yang menakutkan menjadi sosok pelayan yang memberikan rasa aman, membantu, dan melayani pengguna jalan.
Di bidang operasional, IPW turut memberikan apresiasi atas keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 dan Operasi Ketupat 2026. Meski menghadapi arus mudik dan arus balik yang disebut sebagai salah satu yang terbesar sepanjang sejarah, operasi dinilai berjalan lancar dengan tingkat kemacetan dan gangguan lalu lintas yang dapat diminimalkan.
Keberhasilan serupa juga terlihat pada penyelenggaraan Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru 2025–2026. Berdasarkan catatan yang disampaikan IPW, angka kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan sekitar 7 persen, sementara jumlah korban meninggal dunia menurun hingga 27,12 persen.
Capaian tersebut menunjukkan efektivitas strategi pengamanan, rekayasa lalu lintas, serta pendekatan pelayanan yang diterapkan Korlantas.
Atas berbagai capaian tersebut, Sugeng berharap Kakorlantas Polri yang baru, Irjen Pol Wibowo, dapat melanjutkan sekaligus mengembangkan berbagai inovasi yang telah dibangun pendahulunya.
IPW berharap berbagai inovasi, budaya pelayanan yang humanis, transformasi digital, dan profesionalisme yang telah dibangun selama kepemimpinan Irjen Pol. Agus Suryonugroho dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh Kakorlantas Polri yang baru, Irjen Pol. Wibowo.
“Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Korps Lalu Lintas, akan terus meningkat seiring hadirnya pelayanan yang semakin modern, transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkas Sugeng.*
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com


















Discussion about this post