• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Mei 15, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News Internasional

Deklarasi New York: Peta Jalan Menuju Kemerdekaan Palestina

Yusup Sopian oleh Yusup Sopian
23 September 2025
di Internasional
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) resmi dibuka di Markas Pusat PBB New York, Amerika Serikat pada 9 September 2025 lalu. Dua pekan setelah pembukaan, agenda majelis umum berlanjut pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) PBB yang digelar pada Selasa (22/9/2025) dan Debat Umum Tingkat Tinggi PBB pada Senin (23/9/2025).

Dalam forum internasional terbesar ini, para pemimpin dunia menjajaki solusi atas tantangan global untuk memajukan perdamaian, keamanan, dan pembangunan berkelanjutan, termasuk solusi dua negara sebagai jalan keluar dari konflik Palestina-Israel.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

PBB mengusung Deklarasi New York sebagai resolusi dari permasalahan ini dengan berasaskan pada solusi dua negara. Baca Juga Prancis Resmi Akui Kedaulatan Palestina Jelang Majelis Umum PBB Melansir situs resmi PBB, Deklarasi New York disahkan pada 12 September 2025 lalu sebagai peta jalan dalam upaya merealisasikan kemerdekaan Palestina melalui kebijakan solusi dua negara dalam waktu 15 bulan.

RelatedPosts

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Gunakan “Maung” Karya Anak Bangsa di KTT ASEAN Filipina

Indonesia Jadi Tuan Rumah CPDAP 2026, BNN Gaungkan ‘War on Drugs for Humanity’

Di Forum Indonesia-Jepang, Prabowo Subianto Perkuat Kemitraan dan Transisi Energi Bersih

Sebanyak 142 negara anggota PBB menyetujui pengusungan Deklarasi New York, sementara Israel, Amerika, dan delapan negara lain menolaknya, serta 12 negara abstain. Awal penyusunan Deklarasi New York Hal ini bermula dari Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara.

Kegiatan ini berlangsung di New York dari tanggal 28-30 Juli 2025. Dalam waktu tiga hari tersebut, lebih dari 125 pembicara menyampaikan pidato selama debat umum. Mereka merupakan perwakilan tingkat tinggi dari seluruh dunia, perwakilan organisasi regional dan internasional utama seperti Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC).

Baca Juga  Pemerintah Legalkan Umrah Mandiri untuk Lindungi Jemaah dan Dorong Transparansi Ibadah

Prancis dan Arab Saudi, ketua bersama konferensi tersebut, menyerukan semua Negara Anggota PBB untuk mendukung deklarasi yang mendesak tindakan kolektif untuk mengakhiri perang di Gaza dan mencapai penyelesaian konflik Israel-Palestina yang adil, damai, dan abadi.

Menteri Eropa dan Luar Negeri Prancis Jean Noel Barrot mengatakan, “di saat solusi dua negara semakin terancam, Prancis siap mengakui sepenuhnya Negara Palestina.

“Kala itu, Barrot menyebut Prancis akan mengakui negara Palestina pada September 2025 yang akhirnya terealisasi melalui pernyataan resmi Presiden Prancis Emmanuel Macron pada KTT ke-80 PBB di New York, Selasa (22/9/2025).

Dalam KTT Juli tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan al Saud juga menekankan penderitaan ribuan warga sipil di Gaza akibat pemboman. Sementara itu, pemukiman Israel meluas di Yerusalem dan Tepi Barat untuk mengubah sifat demografi wilayah tersebut. Ia juga menekankan perlunya proses perdamaian yang sejati dan tidak dapat diubah.

“Perdamaian dan keamanan tidak dapat terwujud melalui perampasan hak atau kekerasan,” ujar Faisal.

Perwakilan negara yang hadir dalam konferensi membuat pernyataan bersama yang berjudul Deklarasi New York tentang Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Pelaksanaan Solusi Dua Negara.  Deklarasi ini menguraikan langkah-langkah politik, kemanusiaan, dan keamanan yang akan diambil berdasarkan batas waktu dan tidak dapat diubah kembali. Di dalamnya juga, tercantum langkah-langkah seperti gencatan senjata segera di Gaza, pembebasan semua sandera yang ditawan di sana, dan pembentukan Negara Palestina yang layak dan berdaulat serta dapat berdampingan dengan Israel dalam perdamaian.

Poin utama Deklarasi New York Terdapat dua hal utama yang tercantum dalam Dokumen Deklarasi New York 2025 dengan nomor A/CONF.243/2025/1/Add.1. Pertama, pengakhiran perang di Gaza dan keamanan setelahnya untuk Israel dan Palestina. Dalam poin ini, diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan gencatan senjata permanen, pemulangan sandera dari kedua belah pihak, dan penarikan pasukan Israel dari Gaza dan Tepi Barat.

Baca Juga  Presiden Prabowo Disambut Upacara Kenegaraan di Islamabad, Teguhkan Persahabatan Indonesia-Pakistan

Selanjutnya, jaminan keamanan juga diberlakukan dengan pemberdayaan pasukan keamanan Palestina serta penjagaan wilayah perbatasan. Selain itu, dalam deklarasi juga ditekankan untuk dibukanya pengiriman bantuan kemanusiaan dan kewajiban bagi Israel dalam memfasilitasi penyalurannya ke Gaza.

Rencana rekonstruksi dan pemulihan Gaza dan Tepi Barat dalam hal ini akan dilaksanakan oleh Otoritas Palestina melalui pendanaan yang bersumber dari Dana Perwalian Multi Donor Dana Palestina untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (PFRD).

Kedua, pemberdayaan Negara Palestina yang berdaulat, bersatu dan layak secara ekonomi, hidup berdampingan, dalam damai dan aman dengan Israel. Dalam hal ini, tercantum kebijakan yang mendukung pelaksanaan agenda reformasi Otoritas Palestina menuju Negara Palestina yang layak secara ekonomi.

Selain itu, deklarasi membahas komitmen solusi dua negara dari tindakan sepihak yang ilegal dengan menegakkan hukum internasional.  Untuk memastikan penerapan berkelanjutan atas poin-poin tersebut telah dibentuk suatu mekanisme tindak lanjut internasional.

Dalam hal ini, Ketua Bersama Konferensi (Prancis dan Arab Saudi) serta Kelompok Kerja diberi mandat untuk menindaklanjuti deklarasi, rencana, dan tindakan yang diadopsi dalam konferensi.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Wamenag : Ditjen Pesantren Diharapkan Jadi Kado Hari Santri 2025

Post Selanjutnya

Mendesak Untuk Segera Dilakukan!, Reformasi Parpol dan Sistem Pemilu

RelatedPosts

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Gunakan “Maung” Karya Anak Bangsa di KTT ASEAN Filipina

8 Mei 2026

Indonesia Jadi Tuan Rumah CPDAP 2026, BNN Gaungkan ‘War on Drugs for Humanity’

30 April 2026

Di Forum Indonesia-Jepang, Prabowo Subianto Perkuat Kemitraan dan Transisi Energi Bersih

31 Maret 2026

Presiden Prabowo Disambut Taruna Indonesia di Tokyo, Tegaskan Semangat Belajar dan Pengabdian

30 Maret 2026

BNN Buru Jaringan Narkoba Internasional “Mami”, Gandeng DEA dan Polisi Kamboja

29 Maret 2026

Geo Dipa Energi Terima Hibah di USTDA IPEM 2026, Kembangkan Ekstraksi Litium Panas Bumi

15 Maret 2026
Post Selanjutnya

Mendesak Untuk Segera Dilakukan!, Reformasi Parpol dan Sistem Pemilu

Nadiem Makarim. Foto: Politeknik Negeri Batam

PN Jaksel Jadwalkan Sidang Praperadilan Nadiem Makarim Terkait Kasus Chromebook

Discussion about this post

KabarTerbaru

Dituntut 18 Tahun dan Rp5,6 Triliun, Nadiem Klaim Tak Bersalah di Kasus Chromebook

14 Mei 2026

Wapres Gibran Dorong Kepala Daerah Aktif Promosikan Destinasi Wisata di Forum BBTF 2026

14 Mei 2026

Penggeledahan di Semarang, KPK Temukan Dugaan “Pengkondisian” Kasus Bea Cukai

14 Mei 2026
Oplus_131072

Apresiasi Satgas PKH, Presiden Prabowo Tekankan Integritas Yudikatif dan Perlindungan Aset Negara

13 Mei 2026
Presiden Prabowo Subianto meminta bunga kredit PNM untuk rakyat kecil dipangkas hingga di bawah 9 persen. (Istimewa)

Presiden Prabowo Perintahkan Bunga PNM Dipangkas di Bawah 9 Persen, Rosan Siap Turunkan Jadi 8 Persen

13 Mei 2026

Tradisi Intelektual Pejabat Publik

13 Mei 2026

Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

13 Mei 2026
GMNI Jakarta dan HMI menggelar aksi meminta transparansi proyek KDMP.(Foto: Istimewa)

GMNI Jakarta-HMI Desak Audit Proyek KDMP, Soroti Dugaan Selisih Anggaran Rp112 Triliun

13 Mei 2026

Disaksikan Presiden Prabowo, Kejagung Serahkan Rp10,2 Triliun Hasil Satgas PKH ke Kas Negara

13 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adhi Makayasa 94 Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Perkuat PPATK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN 2026 Terkait Tata Kelola MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerakan Nasional Aktivis ’98 Desak 4 Mahasiswa Trisakti Jadi Pahlawan Nasional Reformasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelarangan Film “Pesta Babi”, YLBHI: Pengangkangan Konstitusi dan Ancam Kebebasan Berekspresi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM MEDIAMASSA.ID

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com