• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Januari 2, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Peristiwa

Ramadhan 2025 Akan Dihiasi Dua Gerhana, Pertanda Apa? Ini Penjelasan Astronominya

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
12 Maret 2025
di Peristiwa
A A
0
Ilustrasi gerhana bulan dan gerhana matahari/Sumber: Instagram @infoastronomy

Ilustrasi gerhana bulan dan gerhana matahari/Sumber: Instagram @infoastronomy

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Ramadhan 2025 akan menjadi bulan yang menarik secara astronomi karena dua fenomena gerhana akan terjadi dalam satu bulan: Gerhana Bulan Total pada 14 Maret 2025 dan Gerhana Matahari Parsial pada 29 Maret 2025.

Meskipun sering dikaitkan dengan berbagai mitos, apa sebenarnya makna ilmiah di balik fenomena gerhana di bulan Ramadhan ini? Simak penjelasan berikut dirangkum dari akun Instagram @infoastronomy, Rabu (12/3).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Gerhana Bulan Total 14 Maret 2025

RelatedPosts

IPW Kecam Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia”, Dinilai Langgar HAM dan Cederai Demokrasi

Epy Kusnandar Preman Pensiun Berpulang: Dari Vonis Tumor Otak hingga Usia 61

Polda Jabar Gagalkan Jaringan Narkoba Golden Triangle: Sita 17,6 Kg Sabu dan 19,5 Kg Ganja

Gerhana Bulan Total hanya terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus, dengan Bumi berada di antara keduanya sehingga menghalangi cahaya Matahari mencapai Bulan.

Namun, meskipun disebut Gerhana Bulan Total, fenomena ini tidak akan terlihat di sebagian besar wilayah Indonesia. Hanya wilayah Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya yang akan kebagian Gerhana Bulan Penumbra, di mana cahaya Bulan akan sedikit meredup.

Gerhana Matahari Parsial 29 Maret 2025

Ramadhan 2025 juga dihiasi Gerhana Matahari. Gerhana ini terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi segaris lurus, dengan Bulan menutupi sebagian atau seluruh cahaya Matahari.

Namun, Gerhana Matahari Parsial pada Ramadhan ini, terjadi 29 Maret 2025, tidak akan terlihat di Indonesia. Wilayah yang beruntung dapat menyaksikannya adalah Eropa, Asia Utara, Afrika Barat Laut, sebagian besar Amerika Utara dan Amerika Selatan bagian utara, serta kawasan Atlantik dan Arktik.

Baca Juga  Kaleidoskop Kabupaten Garut 2021

Gerhana ini akan dimulai pukul 15:50 WIB, mencapai puncaknya pukul 17:47 WIB, dan berakhir pukul 19:43 WIB, dengan durasi total sekitar 3 jam 53 menit.

Sayangnya, meskipun terjadi pada siang hari waktu Indonesia, kita tidak berada dalam jalur gerhana, sehingga tidak bisa menyaksikan fenomena ini.

Gerhana Itu Langka? Tidak Juga!

Banyak orang menganggap gerhana adalah peristiwa langka, padahal faktanya gerhana terjadi cukup sering. Sejak terbentuk sekitar 4 miliar tahun yang lalu, Bumi dan Bulan telah mengalami gerhana berkali-kali dalam setahun. Jadi, meskipun terkesan istimewa, gerhana adalah fenomena alam yang sudah menjadi bagian dari siklus tata surya kita.

Selain itu, tidak ada bukti ilmiah bahwa gerhana dapat menyebabkan gempa, tsunami, atau bencana lainnya. Mitos-mitos yang beredar di media sosial sebaiknya tidak dipercaya tanpa dasar ilmiah.

Gerhana Saat Ramadhan, Pertanda Apa?

Bagi yang bertanya apakah gerhana ini memiliki makna khusus, jawabannya sederhana: tidak ada dampak apa pun selain sebagai penanda waktu. Gerhana Bulan Total pada 14 Maret 2025 menandai pertengahan Ramadhan, sementara Gerhana Matahari Parsial pada 29 Maret 2025 menunjukkan bahwa Lebaran sudah semakin dekat.

Jadi, daripada terjebak dalam mitos atau ketakutan yang tidak berdasar, lebih baik menikmati fenomena langit ini dengan wawasan yang lebih ilmiah. Jangan mudah percaya pada informasi yang menyesatkan tentang gerhana!

Tetap update dengan informasi astronomi dan nikmati keindahan langit Ramadhan 2025 dengan pengetahuan yang benar!***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: gerhanagerhana bulan totalgerhana di bulan RamadhanGerhana MatahariRamadhan 2025
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Empat Anggota Polda Metro Jaya Diberhentikan Tidak Hormat Terkait Kasus Perzinahan dan Penipuan

Post Selanjutnya

SIAGA 98 Singgung Etika Febri Diansyah Gabung dengan Tim Hukum Hasto

RelatedPosts

IPW Kecam Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia”, Dinilai Langgar HAM dan Cederai Demokrasi

24 Desember 2025
Epy Kusnandar, aktor Preman Pensiun, meninggal di usia 61 tahun setelah perjalanan panjang melawan tumor otak.(Ist)

Epy Kusnandar Preman Pensiun Berpulang: Dari Vonis Tumor Otak hingga Usia 61

3 Desember 2025

Polda Jabar Gagalkan Jaringan Narkoba Golden Triangle: Sita 17,6 Kg Sabu dan 19,5 Kg Ganja

17 Oktober 2025

Kepulangan 58 Pekerja Migran Deportasi ke Daerah Asal Difasilitasi BP3MI Kepulauan Riau

4 Oktober 2025
Konpers di Mapolda Metro Jaya Terkait Pengungkapan Hacker Bjorka

Polda Metro Jaya Tangkap WFT Hacker “Bjorka” Klaim Bobol 4,9 Juta Data Nasabah Bank

2 Oktober 2025

Komitmen Tingkatkan Pelindungan Tata Kelola Perikanan Tangkap di Indonesia, Pemerintah dan ILO Bertemu

1 Oktober 2025
Post Selanjutnya
Gedung Merah Putih KPK

SIAGA 98 Singgung Etika Febri Diansyah Gabung dengan Tim Hukum Hasto

JAMPidsus Dilaporkan ke KPK, SIAGA 98: KPK-Kejaksaan Agung Harus Menutup Celah dari Upaya "Corruptor Fight Back"

Discussion about this post

KabarTerbaru

Presiden beserta rombongan terbatas tiba di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Rabu, 31 Desember 2025, pukul 11.20 WIB

Tutup 2025 di Tapsel, Seskab Teddy: Presiden Prabowo Malam Tahun Baru Bersama Warga Terdampak Bencana

1 Januari 2026
Logo resmi BNPB. (Foto: BNPB.go.id)

BNPB Pastikan Pendanaan Operasi Darurat Sumatra Berjalan Akuntabel

1 Januari 2026
lobi gedung Merah Putih KPK (dok Boelan - Kabariku.com)

KPK Intensifkan Penyidikan Kasus Pemerasan Kejari HSU, 15 Saksi Diperiksa di Kalsel

1 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Ruang Konpers Gedung Merah Putih KPK

KPK Rampungkan Penyidikan Suap Perkara MA, Berkas Hasbi Hasan Dilimpahkan ke JPU

31 Desember 2025
Densus 88 (foto: Istimewa)

Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris Jaringan NII dan AD, Sandri Rumanama: Kerja Nyata Pengamanan Nataru

31 Desember 2025
Ketua Garut Indeks Perubahan Strategis (GIPS), Ade Sudrajat

Kejar Tayang Akhir Tahun, GIPS Pertanyakan Progres Proyek Jalan DBH Panas Bumi di Garut

31 Desember 2025

Polemik Helikopter Pribadi Prabowo, SIAGA 98: Perlu Pahami Mekanisme LHKPN

31 Desember 2025

Kejari Garut Rilis Laporan Kinerja Akhir Tahun 2025, Tunjukkan Capaian Signifikan di Berbagai Bidang

31 Desember 2025

Transformasi Pertamina: Tiga Subholding Dilebur, Direksi Baru Disiapkan

31 Desember 2025

Kabar Terpopuler

  • Gedung Mahkamah Agung RI, (Foto: mahkamah agung.go.id)

    MA Siapkan PERMA Perkuat Pengadaan Hakim Pengadilan Tingkat Pertama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat: Negara Masih Berwatak State Crime, Pemberantasan Korupsi Cenderung Simbolik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejar Tayang Akhir Tahun, GIPS Pertanyakan Progres Proyek Jalan DBH Panas Bumi di Garut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris Jaringan NII dan AD, Sandri Rumanama: Kerja Nyata Pengamanan Nataru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Raport 2025, Sandri Rumanama Nilai Kinerja Polri di Bawah Jenderal Listyo Sigit Capai Hasil Positif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com