• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juli 22, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Peristiwa

Ramadhan 2025 Akan Dihiasi Dua Gerhana, Pertanda Apa? Ini Penjelasan Astronominya

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
12 Maret 2025
di Peristiwa
A A
0
Ilustrasi gerhana bulan dan gerhana matahari/Sumber: Instagram @infoastronomy

Ilustrasi gerhana bulan dan gerhana matahari/Sumber: Instagram @infoastronomy

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Ramadhan 2025 akan menjadi bulan yang menarik secara astronomi karena dua fenomena gerhana akan terjadi dalam satu bulan: Gerhana Bulan Total pada 14 Maret 2025 dan Gerhana Matahari Parsial pada 29 Maret 2025.

Meskipun sering dikaitkan dengan berbagai mitos, apa sebenarnya makna ilmiah di balik fenomena gerhana di bulan Ramadhan ini? Simak penjelasan berikut dirangkum dari akun Instagram @infoastronomy, Rabu (12/3).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Gerhana Bulan Total 14 Maret 2025

RelatedPosts

Polresta Tangerang Ringkus Enam Polisi Gadungan Pelaku Penculikan dan Pemerasan

PWI dan IPB Rancang Beasiswa S2 Wartawan, Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Pers

Wajah Pelaku Terekam Jelas CCTV, Motor Mio J B 3320 TRW Raib Digondol Maling di Cipinang Timur

Gerhana Bulan Total hanya terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus, dengan Bumi berada di antara keduanya sehingga menghalangi cahaya Matahari mencapai Bulan.

Namun, meskipun disebut Gerhana Bulan Total, fenomena ini tidak akan terlihat di sebagian besar wilayah Indonesia. Hanya wilayah Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya yang akan kebagian Gerhana Bulan Penumbra, di mana cahaya Bulan akan sedikit meredup.

Gerhana Matahari Parsial 29 Maret 2025

Ramadhan 2025 juga dihiasi Gerhana Matahari. Gerhana ini terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi segaris lurus, dengan Bulan menutupi sebagian atau seluruh cahaya Matahari.

Namun, Gerhana Matahari Parsial pada Ramadhan ini, terjadi 29 Maret 2025, tidak akan terlihat di Indonesia. Wilayah yang beruntung dapat menyaksikannya adalah Eropa, Asia Utara, Afrika Barat Laut, sebagian besar Amerika Utara dan Amerika Selatan bagian utara, serta kawasan Atlantik dan Arktik.

Baca Juga  Helikopter Bell 412 Rombongan Kapolda Jambi Mendarat Darurat di Bukit Tamia, Berikut Penjasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Gerhana ini akan dimulai pukul 15:50 WIB, mencapai puncaknya pukul 17:47 WIB, dan berakhir pukul 19:43 WIB, dengan durasi total sekitar 3 jam 53 menit.

Sayangnya, meskipun terjadi pada siang hari waktu Indonesia, kita tidak berada dalam jalur gerhana, sehingga tidak bisa menyaksikan fenomena ini.

Gerhana Itu Langka? Tidak Juga!

Banyak orang menganggap gerhana adalah peristiwa langka, padahal faktanya gerhana terjadi cukup sering. Sejak terbentuk sekitar 4 miliar tahun yang lalu, Bumi dan Bulan telah mengalami gerhana berkali-kali dalam setahun. Jadi, meskipun terkesan istimewa, gerhana adalah fenomena alam yang sudah menjadi bagian dari siklus tata surya kita.

Selain itu, tidak ada bukti ilmiah bahwa gerhana dapat menyebabkan gempa, tsunami, atau bencana lainnya. Mitos-mitos yang beredar di media sosial sebaiknya tidak dipercaya tanpa dasar ilmiah.

Gerhana Saat Ramadhan, Pertanda Apa?

Bagi yang bertanya apakah gerhana ini memiliki makna khusus, jawabannya sederhana: tidak ada dampak apa pun selain sebagai penanda waktu. Gerhana Bulan Total pada 14 Maret 2025 menandai pertengahan Ramadhan, sementara Gerhana Matahari Parsial pada 29 Maret 2025 menunjukkan bahwa Lebaran sudah semakin dekat.

Jadi, daripada terjebak dalam mitos atau ketakutan yang tidak berdasar, lebih baik menikmati fenomena langit ini dengan wawasan yang lebih ilmiah. Jangan mudah percaya pada informasi yang menyesatkan tentang gerhana!

Tetap update dengan informasi astronomi dan nikmati keindahan langit Ramadhan 2025 dengan pengetahuan yang benar!***

Tags: gerhanagerhana bulan totalgerhana di bulan RamadhanGerhana MatahariRamadhan 2025
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Empat Anggota Polda Metro Jaya Diberhentikan Tidak Hormat Terkait Kasus Perzinahan dan Penipuan

Post Selanjutnya

SIAGA 98 Singgung Etika Febri Diansyah Gabung dengan Tim Hukum Hasto

RelatedPosts

Polresta Tangerang Ringkus Enam Polisi Gadungan Pelaku Penculikan dan Pemerasan

27 Juni 2026

PWI dan IPB Rancang Beasiswa S2 Wartawan, Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Pers

3 Juni 2026
Wajah terduga pelaku curanmor Yamaha Mio J B 3320 TRW terekam jelas CCTV di Cipinang Timur, Jakarta Timur. (CCTV Warga)

Wajah Pelaku Terekam Jelas CCTV, Motor Mio J B 3320 TRW Raib Digondol Maling di Cipinang Timur

1 Juni 2026
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Yusril Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektual di Balik Penyerangan Andrie Yunus

14 Maret 2026
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan mengecam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus di YLBHI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Novel Baswedan: Pelaku Terorganisir dan Biadab

13 Maret 2026
YLBHI dan sejumlah koalisi masyarakat sipil menggelar konferensi pers soal penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Sadis, Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras. Teriak Kepanasan dan Mata Dioperasi

13 Maret 2026
Post Selanjutnya
Gedung Merah Putih KPK

SIAGA 98 Singgung Etika Febri Diansyah Gabung dengan Tim Hukum Hasto

JAMPidsus Dilaporkan ke KPK, SIAGA 98: KPK-Kejaksaan Agung Harus Menutup Celah dari Upaya "Corruptor Fight Back"

Discussion about this post

KabarTerbaru

Muslim Arbi Cium Dugaan Operasi Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Sosok Pejabat Berinisial SS

22 Juli 2026

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

21 Juli 2026

2.819 PPPK Kota Tangerang Menanti Kepastian TPP, Anggota DPRD Tangerang Tasril Jamal Desak Kemendagri Tak Berlama-lama

21 Juli 2026

Sejak 2024 BNN Kota Tangsel Tak Lagi Tangani Kasus Narkoba, Ini Perubahan Kewenangannya

21 Juli 2026
Koalisi Masyarakat Sipil mendesak pemerintah menghentikan pelibatan TNI dalam Program Koperasi Desa Merah Putih (Istimewa)

Koalisi Sipil Desak Hentikan Pelibatan TNI dalam Program KDMP Usai Konflik Berdarah Adonara

21 Juli 2026

Yuda Puja Turnawan: Kemandirian Fiskal Jadi Kunci Agar Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Setara UMR

21 Juli 2026
Foto: Istimewa

16 Tahun Menanti Penyelesaian, Kelompok Tani Bosowa Tuntut Ganti Rugi Lahan 137,5 Hektare kepada PT KPC

21 Juli 2026

Potensi Kebakaran, Pemkot Tangsel Himbau Masyarakat Tidak Melakukan Pembakaran Sampah Secara Terbuka

21 Juli 2026

Bupati Garut Dorong Klinik Utama Rotinsulu Tingkatkan Sosialisasi Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

21 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com