• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Mei 8, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Peristiwa

Ramadhan 2025 Akan Dihiasi Dua Gerhana, Pertanda Apa? Ini Penjelasan Astronominya

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
12 Maret 2025
di Peristiwa
A A
0
Ilustrasi gerhana bulan dan gerhana matahari/Sumber: Instagram @infoastronomy

Ilustrasi gerhana bulan dan gerhana matahari/Sumber: Instagram @infoastronomy

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Ramadhan 2025 akan menjadi bulan yang menarik secara astronomi karena dua fenomena gerhana akan terjadi dalam satu bulan: Gerhana Bulan Total pada 14 Maret 2025 dan Gerhana Matahari Parsial pada 29 Maret 2025.

Meskipun sering dikaitkan dengan berbagai mitos, apa sebenarnya makna ilmiah di balik fenomena gerhana di bulan Ramadhan ini? Simak penjelasan berikut dirangkum dari akun Instagram @infoastronomy, Rabu (12/3).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Gerhana Bulan Total 14 Maret 2025

RelatedPosts

Yusril Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektual di Balik Penyerangan Andrie Yunus

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Novel Baswedan: Pelaku Terorganisir dan Biadab

Sadis, Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras. Teriak Kepanasan dan Mata Dioperasi

Gerhana Bulan Total hanya terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus, dengan Bumi berada di antara keduanya sehingga menghalangi cahaya Matahari mencapai Bulan.

Namun, meskipun disebut Gerhana Bulan Total, fenomena ini tidak akan terlihat di sebagian besar wilayah Indonesia. Hanya wilayah Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya yang akan kebagian Gerhana Bulan Penumbra, di mana cahaya Bulan akan sedikit meredup.

Gerhana Matahari Parsial 29 Maret 2025

Ramadhan 2025 juga dihiasi Gerhana Matahari. Gerhana ini terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi segaris lurus, dengan Bulan menutupi sebagian atau seluruh cahaya Matahari.

Namun, Gerhana Matahari Parsial pada Ramadhan ini, terjadi 29 Maret 2025, tidak akan terlihat di Indonesia. Wilayah yang beruntung dapat menyaksikannya adalah Eropa, Asia Utara, Afrika Barat Laut, sebagian besar Amerika Utara dan Amerika Selatan bagian utara, serta kawasan Atlantik dan Arktik.

Baca Juga  Sejumlah Aktivis, Guru Besar dan Tokoh Masyarakat Mengecam Keras Penganiayaan Terhadap Ade Armando

Gerhana ini akan dimulai pukul 15:50 WIB, mencapai puncaknya pukul 17:47 WIB, dan berakhir pukul 19:43 WIB, dengan durasi total sekitar 3 jam 53 menit.

Sayangnya, meskipun terjadi pada siang hari waktu Indonesia, kita tidak berada dalam jalur gerhana, sehingga tidak bisa menyaksikan fenomena ini.

Gerhana Itu Langka? Tidak Juga!

Banyak orang menganggap gerhana adalah peristiwa langka, padahal faktanya gerhana terjadi cukup sering. Sejak terbentuk sekitar 4 miliar tahun yang lalu, Bumi dan Bulan telah mengalami gerhana berkali-kali dalam setahun. Jadi, meskipun terkesan istimewa, gerhana adalah fenomena alam yang sudah menjadi bagian dari siklus tata surya kita.

Selain itu, tidak ada bukti ilmiah bahwa gerhana dapat menyebabkan gempa, tsunami, atau bencana lainnya. Mitos-mitos yang beredar di media sosial sebaiknya tidak dipercaya tanpa dasar ilmiah.

Gerhana Saat Ramadhan, Pertanda Apa?

Bagi yang bertanya apakah gerhana ini memiliki makna khusus, jawabannya sederhana: tidak ada dampak apa pun selain sebagai penanda waktu. Gerhana Bulan Total pada 14 Maret 2025 menandai pertengahan Ramadhan, sementara Gerhana Matahari Parsial pada 29 Maret 2025 menunjukkan bahwa Lebaran sudah semakin dekat.

Jadi, daripada terjebak dalam mitos atau ketakutan yang tidak berdasar, lebih baik menikmati fenomena langit ini dengan wawasan yang lebih ilmiah. Jangan mudah percaya pada informasi yang menyesatkan tentang gerhana!

Tetap update dengan informasi astronomi dan nikmati keindahan langit Ramadhan 2025 dengan pengetahuan yang benar!***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: gerhanagerhana bulan totalgerhana di bulan RamadhanGerhana MatahariRamadhan 2025
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Empat Anggota Polda Metro Jaya Diberhentikan Tidak Hormat Terkait Kasus Perzinahan dan Penipuan

Post Selanjutnya

SIAGA 98 Singgung Etika Febri Diansyah Gabung dengan Tim Hukum Hasto

RelatedPosts

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Yusril Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektual di Balik Penyerangan Andrie Yunus

14 Maret 2026
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan mengecam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus di YLBHI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Novel Baswedan: Pelaku Terorganisir dan Biadab

13 Maret 2026
YLBHI dan sejumlah koalisi masyarakat sipil menggelar konferensi pers soal penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Sadis, Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras. Teriak Kepanasan dan Mata Dioperasi

13 Maret 2026
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung saat dimintai keterangan terkait insiden mobil ugal-ugalan di Gunung Sahari. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Mobil Ugal-ugalan Tabrak Sejumlah Kendaraan di Gunung Sahari, Warga Kepung Pelaku

26 Februari 2026

KNARA Kecam Kriminalisasi Petani di Konflik Agraria Indragiri Hulu: Kaji Ulang Legalitas HGU

17 Februari 2026

LPSK Kawal Perlindungan Korban Perdagangan Anak Tamansari, 10 Tersangka Diamankan Polisi

16 Februari 2026
Post Selanjutnya
Gedung Merah Putih KPK

SIAGA 98 Singgung Etika Febri Diansyah Gabung dengan Tim Hukum Hasto

JAMPidsus Dilaporkan ke KPK, SIAGA 98: KPK-Kejaksaan Agung Harus Menutup Celah dari Upaya "Corruptor Fight Back"

Discussion about this post

KabarTerbaru

Deklarasi Masyarakat Bulusan untuk melawan ketidak-adilan

Paguyuban Masyarakat Bulusan Sesalkan Putusan PTUN Semarang: Prona Mudah Dibatalkan Pengembang

8 Mei 2026

Gerakan Santri Madura Apresiasi Jenderal Dudung Tunjukan Sikap Negarawan Hadapi Serangan Verbal

8 Mei 2026

Teddy Indra Wijaya: Diam di Tengah Serangan Politik, Karier Cemerlang Tentara Profesional di Pusat Kekuasaan

8 Mei 2026
GP Ansor Jakut ingatkan etika kritik di tengah polemik Rizieq, Dudung, dan pidato Prabowo.(Istimewa)

Polemik Rizieq-Dudung Memanas, GP Ansor Jakut Minta Tokoh Agama Hentikan Narasi Provokatif

7 Mei 2026

Lepas 174 Jemaah Haji Kloter 22, Bupati Garut Minta Untuk Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

7 Mei 2026

Menteri LH Jumhur Dorong Percepatan PSEL Palembang, Target Operasi Oktober 2026

7 Mei 2026
dok Divhum Polri

Kakorlantas Polri Ajak Ojol Jadi Pelopor Keselamatan dalam Program Polantas Menyapa

7 Mei 2026

Hadiri KTT ASEAN ke-48 di Filipina, Presiden Prabowo Dilepas Wapres Gibran di Halim

7 Mei 2026

Pimpin HUT ke-75, Jaksa Agung Tegaskan PERSAJA Hiposentrum Penguatan Kejaksaan Mengawal Stabilitas Nasional

7 Mei 2026

Hadiri KTT ASEAN ke-48 di Filipina, Presiden Prabowo Dilepas Wapres Gibran di Halim

7 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Letjen TNI Agus Widodo jadi Waka BIN, Dirjen Strahan Kemhan diisi Mayjen Bagus Suryadi.(Foto:Kemhan RI)

    Mutasi TNI: Agus Widodo Resmi Jadi Waka BIN, Dirjen Strahan Kini Dijabat Bagus Suryadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Terima Laporan KPRP, Reformasi Polri Masuk Fase Eksekusi hingga 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAUP FHUP Lantik Pengurus, Sayuti Abubakar Tekankan Jejaring dan Pelatihan Lulusan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPW Desak Sidang Etik Penyidik Polres Depok, Dugaan Pemerasan hingga Kriminalisasi Buruh Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • May Day 2026 dan 76 Tahun Hariman Siregar: Elegi Panjang Aktivis di Panggung Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menteri Bahlil Lantik Pejabat Baru ESDM, Perkuat Hilirisasi hingga Transisi Energi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com