• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, April 18, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

75 Tahun Kerjasama Indonesia-Pakistan, Atta Ul Karim Luncurkan Website PakistanIndonesia.com

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
23 Februari 2025
di News
A A
0
Atta UI Karim

Atta UI Karim

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Dalam rangka memperingati 75 tahun hubungan bilateral antara Indonesia dan Pakistan, Atta Ul Karim, Ketua International Creatives Exchange (ICE) dan Founder dari www.pakistanindonesia.com, meluncurkan sebuah website yang bertujuan untuk mempererat kerjasama kedua negara di berbagai sektor. Acara peluncuran yang berlangsung di Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Pusat ini menghadirkan berbagai tokoh penting yang berbicara tentang potensi dan peluang kolaborasi antara Indonesia dan Pakistan.

Atta Ul Karim, yang lahir di Pakistan dan kini menetap di Indonesia, menyatakan bahwa peluncuran website ini adalah bentuk penghargaan terhadap kedua negara yang telah menjadi bagian penting dalam hidupnya.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Website ini merupakan balas budi saya kepada Indonesia dan Pakistan, negara yang sangat berarti bagi saya. Saya berharap situs ini bisa memberikan manfaat di bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, dan pertahanan, yang bisa mempererat hubungan kedua negara,” ujar Atta, Minggu (23/2).

RelatedPosts

BNN dan BRIN Akselerasi Riset Hadapi Ancaman Zat Psikoaktif Baru

SEMMI 70 Tahun: Perkuat Kaderisasi, Serukan Persatuan dan Pengawasan Pembangunan Nasional

PP STN Dukung BGN Tindak SPPG Bermasalah: Momentum Benahi Program MBG

Website www.pakistanindonesia.com akan menjadi platform untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki kedua negara, mulai dari sektor pendidikan, pariwisata, hingga pertahanan. Atta menjelaskan bahwa meskipun saat ini website ini berfokus pada pendidikan, pariwisata, dan pertahanan, ke depannya akan ada tambahan informasi mengenai sektor perdagangan yang juga memiliki potensi besar.

Seiring dengan 75 tahun perjalanan kerjasama Indonesia-Pakistan, hubungan kedua negara terus berkembang, baik dalam aspek diplomasi, ekonomi, maupun keamanan. Pakistan, yang menjadi salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1947, telah lama menjalin hubungan erat dengan Indonesia, terutama dalam kerangka Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Baca Juga  Pertemuan 2+2 RI-Prancis, Menhan Prabowo: Hubungan Pertahanan Saat Ini Terbaik dalam Beberapa Dasawarsa

Peningkatan Kerja Sama Pendidikan dan Pariwisata

Dalam acara peluncuran, hadir pula berbagai narasumber yang memberikan perspektif tentang potensi kolaborasi antara kedua negara. Dr. Sumardiansyah Perdana Kusuma, seorang pendidik dan sejarawan, mengungkapkan bahwa hubungan Indonesia dan Pakistan bukan hanya dimulai pada tahun 1947, tetapi juga telah terjalin sejak abad ke-13, seiring dengan masuknya Islam ke Nusantara.
“Pakistan adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Ini adalah bagian penting dari sejarah kita yang perlu kita jaga dan terus kembangkan,” ujar Dr. Sumardiansyah.

Sektor pendidikan menjadi salah satu area penting dalam kerja sama ini. Dengan adanya website ini, diharapkan akan lebih banyak mahasiswa dari Indonesia yang belajar di Pakistan, dan sebaliknya, lebih banyak mahasiswa Pakistan yang berkesempatan untuk melanjutkan studi di Indonesia. Dr. Sumardiansyah berharap agar Indonesia dapat belajar dari kebijakan pendidikan di Pakistan, di mana pendidikan dasar hingga menengah diberikan secara gratis untuk seluruh warga negara.

Selain itu, sektor pariwisata juga menjadi fokus penting dalam pengembangan hubungan Indonesia-Pakistan. Sean Richard Bangun, dari Asosiasi Kemberin Kembali Berwisata Indonesia, mengatakan bahwa Pakistan memiliki potensi wisata alam yang luar biasa, seperti gunung tertinggi kedua di dunia dan lembah-lembah yang memukau.

“Banyak orang Indonesia belum tahu tentang keindahan Pakistan. Website ini akan menjadi jembatan untuk memperkenalkan potensi pariwisata yang ada di sana,” ujarnya.

Pertahanan dan Kolaborasi Industri Pertahanan

Tidak hanya di bidang pendidikan dan pariwisata, hubungan Indonesia-Pakistan juga semakin erat dalam hal pertahanan dan keamanan. Sugeng Hariyadi, Kasubdit Asia Ditkersin Kementerian Pertahanan, mengungkapkan bahwa hubungan pertahanan kedua negara terus berkembang, termasuk dengan adanya latihan militer bersama.

Baca Juga  Menkeu Ungkap Subsidi dan Kompensasi BBM 60 Persen Dinikmati Crazy Rich

“Kompleksitas geopolitik menjadi tantangan, namun kami yakin bahwa kerjasama ini akan memperkuat stabilitas dan keamanan kawasan,” ujar Sugeng.

Atta Ul Karim juga menambahkan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya berencana untuk menjalin lebih banyak kerjasama dengan lembaga-lembaga pemerintah Indonesia, seperti Kementerian Pendidikan, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Pariwisata.

Harapan ke Depan

Dengan diluncurkannya www.pakistanindonesia.com, diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi kedua negara untuk berkolaborasi dalam berbagai sektor. Atta Ul Karim berharap bahwa website ini tidak hanya memperkenalkan potensi pendidikan, pariwisata, dan pertahanan, tetapi juga memperkenalkan budaya dan perdagangan antara Indonesia dan Pakistan.

“Sebagai bagian dari masyarakat digital, kami ingin memanfaatkan teknologi untuk memperkenalkan kedua negara ini lebih dekat lagi. Melalui website ini, kami berharap dapat meningkatkan kerja sama di berbagai sektor dan membawa manfaat yang besar bagi Indonesia dan Pakistan,” tutup Atta.

Dengan 75 tahun perjalanan hubungan yang telah terjalin, Indonesia dan Pakistan kini melangkah ke arah yang lebih erat dan berkelanjutan, dengan komitmen untuk saling mendukung di berbagai bidang, baik secara bilateral maupun global.

Tentang International Creatives Exchange (ICE):

International Creatives Exchange (ICE) adalah organisasi yang bertujuan untuk menjalin hubungan internasional melalui kolaborasi kreatif di berbagai bidang, termasuk pendidikan, kebudayaan, dan perdagangan. ICE berkomitmen untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Pakistan serta membuka peluang baru untuk kerja sama internasional.(Bem)***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Atta UI KarimIndonesia Pakistan
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Romansa di Panggung Politik: Jejak Cinta Wabup Garut Putri Karlina dan Maula Akbar

Post Selanjutnya

P3KHAM UNS Sodorkan Empat Rekomendasi Perbaikan Kebijakan Keadilan Restoratif

RelatedPosts

dok BNN RI

BNN dan BRIN Akselerasi Riset Hadapi Ancaman Zat Psikoaktif Baru

18 April 2026
Milad ke-70 SEMMI di Jakarta menegaskan pentingnya kaderisasi, kontrol sosial, dan persatuan nasional di tengah tekanan geopolitik global.(Bemby/kabariku.com)

SEMMI 70 Tahun: Perkuat Kaderisasi, Serukan Persatuan dan Pengawasan Pembangunan Nasional

18 April 2026

PP STN Dukung BGN Tindak SPPG Bermasalah: Momentum Benahi Program MBG

17 April 2026

Sekjen PRIMA Gautama Wiranegara: Kebijakan Tahan Harga BBM Jadi “Napas” Rakyat Kecil

17 April 2026

TAUD: Kasus Serangan Air Keras Andrie Yunus Bukan Ranah Peradilan Militer

16 April 2026

DPR-Pemerintah Satu Sikap di MK: Anggaran MBG Konsekuensi Logis dalam Pos Pendidikan

16 April 2026
Post Selanjutnya
Focus Group Discussion Evaluasi Pelaksanaan Restorative Justice Dalam Sistem Peradilan Pidana di Hotel Santika, Yogyakarta, pada Jumat (21/02/2025)

P3KHAM UNS Sodorkan Empat Rekomendasi Perbaikan Kebijakan Keadilan Restoratif

Haidar Alwi

Haidar Alwi: UU Minerba Untuk Mengawal Keadilan Ekonomi dan Kemajuan Pendidikan Nasional

Discussion about this post

KabarTerbaru

Panas Bumi Area Kamojang - Kawah Kareta - dok Kabariku/Boelan

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026
dok BNN RI

BNN dan BRIN Akselerasi Riset Hadapi Ancaman Zat Psikoaktif Baru

18 April 2026
Milad ke-70 SEMMI di Jakarta menegaskan pentingnya kaderisasi, kontrol sosial, dan persatuan nasional di tengah tekanan geopolitik global.(Bemby/kabariku.com)

SEMMI 70 Tahun: Perkuat Kaderisasi, Serukan Persatuan dan Pengawasan Pembangunan Nasional

18 April 2026

Komisi IV Sebut Keterbatasan Fiskal Hambat Pengangkatan PPPK Penuh Waktu, Solusi Fokus pada Kenaikan Gaji

17 April 2026

PP STN Dukung BGN Tindak SPPG Bermasalah: Momentum Benahi Program MBG

17 April 2026

Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya

17 April 2026

Sekjen PRIMA Gautama Wiranegara: Kebijakan Tahan Harga BBM Jadi “Napas” Rakyat Kecil

17 April 2026
Kolase

Sikapi Pemberitaan, H. Haris Kalicman Tekankan Pentingnya Informasi Berimbang

17 April 2026

Seskab Teddy Ungkap Pertemuan Presiden Prabowo dan Dasco di Istana

17 April 2026

Seskab Teddy Ungkap Pertemuan Presiden Prabowo dan Dasco di Istana

17 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Doa hingga Aksi Nyata, Haul Akbar Hidayatul Faizien Sentuh Kebutuhan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Evaluasi Kabinet Prabowo, Pengamat: Reshuffle atau Risiko Turun Kepercayaan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPC PKB Kabupaten Garut Gelar Muscab, Momentun Penting Partai untuk Lakukan Evaluasi Organisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com