• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Januari 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

75 Tahun Kerjasama Indonesia-Pakistan, Atta Ul Karim Luncurkan Website PakistanIndonesia.com

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
23 Februari 2025
di News
A A
0
Atta UI Karim

Atta UI Karim

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Dalam rangka memperingati 75 tahun hubungan bilateral antara Indonesia dan Pakistan, Atta Ul Karim, Ketua International Creatives Exchange (ICE) dan Founder dari www.pakistanindonesia.com, meluncurkan sebuah website yang bertujuan untuk mempererat kerjasama kedua negara di berbagai sektor. Acara peluncuran yang berlangsung di Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Pusat ini menghadirkan berbagai tokoh penting yang berbicara tentang potensi dan peluang kolaborasi antara Indonesia dan Pakistan.

Atta Ul Karim, yang lahir di Pakistan dan kini menetap di Indonesia, menyatakan bahwa peluncuran website ini adalah bentuk penghargaan terhadap kedua negara yang telah menjadi bagian penting dalam hidupnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Website ini merupakan balas budi saya kepada Indonesia dan Pakistan, negara yang sangat berarti bagi saya. Saya berharap situs ini bisa memberikan manfaat di bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, dan pertahanan, yang bisa mempererat hubungan kedua negara,” ujar Atta, Minggu (23/2).

RelatedPosts

1 Abad Panas Bumi Indonesia, ADPPI Usulkan Kawah Kereta Api Jadi National Geothermal Heritage

Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Berlanjut ke Tahap Pembuktian

KPK Periksa Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji

Website www.pakistanindonesia.com akan menjadi platform untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki kedua negara, mulai dari sektor pendidikan, pariwisata, hingga pertahanan. Atta menjelaskan bahwa meskipun saat ini website ini berfokus pada pendidikan, pariwisata, dan pertahanan, ke depannya akan ada tambahan informasi mengenai sektor perdagangan yang juga memiliki potensi besar.

Seiring dengan 75 tahun perjalanan kerjasama Indonesia-Pakistan, hubungan kedua negara terus berkembang, baik dalam aspek diplomasi, ekonomi, maupun keamanan. Pakistan, yang menjadi salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1947, telah lama menjalin hubungan erat dengan Indonesia, terutama dalam kerangka Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Baca Juga  Usai Lepas 848 Siswa PKL, SMKN 2 Garut Diserbu 2000 Pendaftar PPDB

Peningkatan Kerja Sama Pendidikan dan Pariwisata

Dalam acara peluncuran, hadir pula berbagai narasumber yang memberikan perspektif tentang potensi kolaborasi antara kedua negara. Dr. Sumardiansyah Perdana Kusuma, seorang pendidik dan sejarawan, mengungkapkan bahwa hubungan Indonesia dan Pakistan bukan hanya dimulai pada tahun 1947, tetapi juga telah terjalin sejak abad ke-13, seiring dengan masuknya Islam ke Nusantara.
“Pakistan adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Ini adalah bagian penting dari sejarah kita yang perlu kita jaga dan terus kembangkan,” ujar Dr. Sumardiansyah.

Sektor pendidikan menjadi salah satu area penting dalam kerja sama ini. Dengan adanya website ini, diharapkan akan lebih banyak mahasiswa dari Indonesia yang belajar di Pakistan, dan sebaliknya, lebih banyak mahasiswa Pakistan yang berkesempatan untuk melanjutkan studi di Indonesia. Dr. Sumardiansyah berharap agar Indonesia dapat belajar dari kebijakan pendidikan di Pakistan, di mana pendidikan dasar hingga menengah diberikan secara gratis untuk seluruh warga negara.

Selain itu, sektor pariwisata juga menjadi fokus penting dalam pengembangan hubungan Indonesia-Pakistan. Sean Richard Bangun, dari Asosiasi Kemberin Kembali Berwisata Indonesia, mengatakan bahwa Pakistan memiliki potensi wisata alam yang luar biasa, seperti gunung tertinggi kedua di dunia dan lembah-lembah yang memukau.

“Banyak orang Indonesia belum tahu tentang keindahan Pakistan. Website ini akan menjadi jembatan untuk memperkenalkan potensi pariwisata yang ada di sana,” ujarnya.

Pertahanan dan Kolaborasi Industri Pertahanan

Tidak hanya di bidang pendidikan dan pariwisata, hubungan Indonesia-Pakistan juga semakin erat dalam hal pertahanan dan keamanan. Sugeng Hariyadi, Kasubdit Asia Ditkersin Kementerian Pertahanan, mengungkapkan bahwa hubungan pertahanan kedua negara terus berkembang, termasuk dengan adanya latihan militer bersama.

Baca Juga  Polsek Banjarwangi Amankan Pelaku Tindak Pidana Penguasaan Senjata Tajam Tanpa Hak

“Kompleksitas geopolitik menjadi tantangan, namun kami yakin bahwa kerjasama ini akan memperkuat stabilitas dan keamanan kawasan,” ujar Sugeng.

Atta Ul Karim juga menambahkan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya berencana untuk menjalin lebih banyak kerjasama dengan lembaga-lembaga pemerintah Indonesia, seperti Kementerian Pendidikan, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Pariwisata.

Harapan ke Depan

Dengan diluncurkannya www.pakistanindonesia.com, diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi kedua negara untuk berkolaborasi dalam berbagai sektor. Atta Ul Karim berharap bahwa website ini tidak hanya memperkenalkan potensi pendidikan, pariwisata, dan pertahanan, tetapi juga memperkenalkan budaya dan perdagangan antara Indonesia dan Pakistan.

“Sebagai bagian dari masyarakat digital, kami ingin memanfaatkan teknologi untuk memperkenalkan kedua negara ini lebih dekat lagi. Melalui website ini, kami berharap dapat meningkatkan kerja sama di berbagai sektor dan membawa manfaat yang besar bagi Indonesia dan Pakistan,” tutup Atta.

Dengan 75 tahun perjalanan hubungan yang telah terjalin, Indonesia dan Pakistan kini melangkah ke arah yang lebih erat dan berkelanjutan, dengan komitmen untuk saling mendukung di berbagai bidang, baik secara bilateral maupun global.

Tentang International Creatives Exchange (ICE):

International Creatives Exchange (ICE) adalah organisasi yang bertujuan untuk menjalin hubungan internasional melalui kolaborasi kreatif di berbagai bidang, termasuk pendidikan, kebudayaan, dan perdagangan. ICE berkomitmen untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Pakistan serta membuka peluang baru untuk kerja sama internasional.(Bem)***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Atta UI KarimIndonesia Pakistan
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Romansa di Panggung Politik: Jejak Cinta Wabup Garut Putri Karlina dan Maula Akbar

Post Selanjutnya

P3KHAM UNS Sodorkan Empat Rekomendasi Perbaikan Kebijakan Keadilan Restoratif

RelatedPosts

Kawah Kereta Api Kamojang, sumur panas bumi generasi pertama di dunia yang sukses menghasilkan energi panas bumi untuk pembangkit listrik setelah Italia, Amerika dan Jepang

1 Abad Panas Bumi Indonesia, ADPPI Usulkan Kawah Kereta Api Jadi National Geothermal Heritage

12 Januari 2026
Mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Berlanjut ke Tahap Pembuktian

12 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan oleh awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Periksa Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji

12 Januari 2026
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, bersama Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, memimpin pertemuan perdana Menteri Luar Negeri-Menteri Pertahanan (2+2) Indonesia- Türkiye, bersama dengan Menteri Luar Negeri Türkiye, Hakan Fidan, dan Menteri Pertahanan Türkiye, Yaşar Güler, Jumat (9/1/2026)

Menhan Sjafrie: Indonesia-Türkiye Perkuat Kemitraan dari Pertahanan hingga Investasi Energi

11 Januari 2026
Penggerebekan pabrik narkotika golongan I jenis MDMB-4en-Pinaca atau tembakau sintetis di salah satu kawasan perumahan di Tangerang, Banten

BNN Gerebek Pabrik Narkotika MDMB-4en-Pinaca di Tangerang, “Koki” hingga Kurir Diamankan

11 Januari 2026
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana

BGN Tak Wajibkan Susu di MBG, Dadan Hindayana: Prioritaskan Sumber Kalsium Produk Lokal

10 Januari 2026
Post Selanjutnya
Focus Group Discussion Evaluasi Pelaksanaan Restorative Justice Dalam Sistem Peradilan Pidana di Hotel Santika, Yogyakarta, pada Jumat (21/02/2025)

P3KHAM UNS Sodorkan Empat Rekomendasi Perbaikan Kebijakan Keadilan Restoratif

Haidar Alwi

Haidar Alwi: UU Minerba Untuk Mengawal Keadilan Ekonomi dan Kemajuan Pendidikan Nasional

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kawah Kereta Api Kamojang, sumur panas bumi generasi pertama di dunia yang sukses menghasilkan energi panas bumi untuk pembangkit listrik setelah Italia, Amerika dan Jepang

1 Abad Panas Bumi Indonesia, ADPPI Usulkan Kawah Kereta Api Jadi National Geothermal Heritage

12 Januari 2026
Mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Berlanjut ke Tahap Pembuktian

12 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan oleh awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Periksa Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji

12 Januari 2026
Presiden Prabowo pimpin ratas bersama Menteri di Hambalang, Minggu (11/1/2025) (dok. Instagram Sekretariat Kabinet)

Ratas di Hambalang, Seskab Teddy: Revitalisasi Industri Garmen hingga Chip Nasional

12 Januari 2026
Cesar Meylan Pelatih Fisik baru Timnas

PSSI Tunjuk Cesar Meylan sebagai Asisten Pelatih Fisik Timnas Indonesia

12 Januari 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/Pemprov Jabar

Gubernur Jabar Tegaskan Audit Ketat Proyek 2025, Kontraktor Bermutu Rendah Terancam Tak Dibayar Penuh

12 Januari 2026
Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas yang membahas penguatan transformasi industri di sektor tekstil hingga chip otomotif di kediamannya kawasan Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026). (ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet)

Prabowo Matangkan Transformasi Industri Nasional dari Tekstil hingga Chip Otomotif

12 Januari 2026
Konferensi pers penetapan 5 orang tersangka dari 8 orang tertangkap tangan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026 di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Minggu (11/1/2026)

OTT KPP Madya Jakut, KPK Tetapkan Lima Tersangka Suap Pajak Tambang Modus “All In”

12 Januari 2026
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, bersama Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, memimpin pertemuan perdana Menteri Luar Negeri-Menteri Pertahanan (2+2) Indonesia- Türkiye, bersama dengan Menteri Luar Negeri Türkiye, Hakan Fidan, dan Menteri Pertahanan Türkiye, Yaşar Güler, Jumat (9/1/2026)

Menhan Sjafrie: Indonesia-Türkiye Perkuat Kemitraan dari Pertahanan hingga Investasi Energi

11 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, menemui Joko Widodo di Solo saat proses hukum masih berjalan.

    Kasus Ijazah Belum Tuntas, Dua Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Datangi Rumah Jokowi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Penertiban Kawasan Hutan, Transparansi Kinerja Satgas PKH Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung Bupati-Wabup Garut Tertibkan Galian C, Ekspedisi 57: Kebijakan Berani Lindungi Warga dan Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Garut Evaluasi Galian C, Tiga Lokasi di Banyuresmi-Tarogong Kaler Dihentikan Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KUHP Baru Berlaku Januari 2026, Menkum: Disusun 63 Tahun Gantikan Produk Hukum Kolonial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Presiden Prabowo dan Jenderal LB Moerdani di Sekolah Kader Taruna Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com