• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Januari 25, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Artikel

Marhaban Ya Ramadhan

Redaksi oleh Redaksi
10 Maret 2024
di Artikel, Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Dr. Syahganda Nainggolan
Sabang Merauke Circle

Jakarta, Kabariku- Lauren Booth tak tahan menahan kebenciannya terhadap Islam ketika mengunjungi sebuah rumah miskin di Palestina. Sebagai jurnalis dan artis Inggris dia ke sana antara 2008-2009 sebagai aktifis kemanusian dan jurnalis.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ketika Israel melarang dia terbang kembali ke Inggris, sebagai hukuman atas aktivitasnya, dia berkesempatan berinteraksi dengan rakyat Palestina. Di rumah orang miskin tersebutlah Booth marah, karena perempuan yang menerima kunjungan dia sedang berpuasa.

RelatedPosts

Serakahnomic: Ideologi Perampokan Terorganisir atas Nama Pasar

Dolar Naik, Rupiah Tersungkur; Siapa yang Sebenarnya Mengkhianati Ekonomi Nasional?

Revitalisasi Wawasan Nusantara dalam Menjawab Tantangan Disintegrasi dan Krisis Identitas Nasional di Era Globalisasi

Perempuan Palestina yang menerima Booth hidup dalam kemiskinan absolut. Bahkan lebih miskin dari semua orang miskin yang ada di Indonesia. Dia sedang berpuasa. Hanya ada beberapa plastik makanan yang dipersiapkan untuk berbuka dan sedikit air. Booth berpikir kejamnya Tuhan orang-orang Islam, menyuruh orang miskin berpuasa, menahan lapar, padahal sudah kelaparan.

Anehnya bagi Booth, perempuan Palestina itu terus menerus tersenyum dan memberikan makanan kepadanya sebagai tamu. “Kamu adalah tamu, kami harus menghormati tamu”, terang dia ke Booth.

Kemarahan Booth tidak tertahan, sehingga dia menumpahkannya dalam sebuah pertanyaan ke wanita Palestina itu: “Kenapa kamu berpuasa?”.

Perempuan Palestina itu menjawab, “Saya berpuasa untuk mengingat nasib orang-orang miskin”.

Booth akhirnya tak tahan mendengar jawaban itu. Dalam hatinya berbisik, seandainya puasa ini ajaran Islam, maka saya akan memeluk agama Islam.

Akhirnya Laurens Booth, adik ipar Tony Blair, Perdana Menteri Inggris 1997-2007 dan Dewan Penasihat Ibukota Negara Indonesia (IKN), menyatakan masuk Islam pada tahun 2010.

Baca Juga  Pj. Bupati Garut Ajak Masyarakat Saling Menghargai Jika Terjadi Perbedaan Waktu Awal Puasa

Kemiskinan ternyata bukanlah akhir dari kemuliaan hidup. Kisah di Palestina itu menunjukkan bagaimana manusia dapat menjadi seperti “baja”, tahan terhadap penderitaan, hidup dalam kesabaran dan menjunjung tinggi kehormatan hidup. Meski puluhan tahun dijajah Israel, mereka tetap menjadi manusia.

Berbeda dengan di Indonesia. Kemarin malam, Abdul Rasyid, mantan staf khusus Menko Perekonomian era Hatta Rajasa bertemu saya di sebuah cafe di Tebet. Dia menceritakan pengalamannya sebagai caleg partai tertentu, tahun ini di Medan.

Malam sebelum pemilihan umum 14/2/24 lalu, katanya, rakyat bagaikan pengemis menunggu para caleg membagikan uang. Satu keluarga yang dikenalnya, dapat uang Rp. 2,1 juta, untuk 7 pemilih. Artinya satu suara pemilih mendapat 300 ribu rupiah. Ketika keluarga itu ditelpon, mereka sedang liburan di Danau Toba, menghabiskan uang hasil panen Pemilu.

Pasaran suara perorang berkisar 50.000-150.000 rupiah. Jika paket DPR Pusat, Provinsi dan Kabupaten/kota, maka seorang pemilih bisa dapat 150.000-450.000 rupiah. Ada juga yang kebagian 500.000 rupiah per orang.

Rasyid yang menjadi ketua tim saya di 2009, ketika saya caleg dari Golkar, mengatakan tahun ini lebih buruk dari semua tahun Pemilu. Banyak petahana yang tumbang karena tidak memprediksi mahalnya harga “menyuap” rakyat.

Perkataan Rasyid ini sudah dikabarkan Rumahurmuziy alias Romy, tokoh PPP, seminggu lalu. Dia mengatakan politik uang sudah gila-gilaan. Pragmatisme rakyat tidak terkendali lagi. Manusia Indonesia hancur tanpa idealisme artinya tanpa kehormatan.

Hancurnya mentalitas rakyat atau manusia Indonesia saat ini terjadi karena penjezalan bonsosisasi Pemilu. Pragmatisme rakyat muncul karena patriotisme dinihilkan dan “pork barrel politics” (politik gentong babi) diutamakan. Kekuasaan diperebutkan dengan tanpa moral, tanpa cita-cita dan tanpa idealisme. Yang penting menang. Rakyat harus disuap.

Baca Juga  Sukses Digelar Agenda Aksi Menata Ulang Indonesia, Berikut Hasil Kongres Umat Islam Sumatera Utara ke-2

Seratus juta rakyat miskin Indonesia saat ini menjadi manusia hina. Mereka menjadi korban Pemilu. Kecurangan Pemilu yang bersifat TSM (Terstruktur, Sistematis dan Massif), yang berbasis pada iming-iming, seperti uang bansos Rp. 600.000 yang dijanjikan cair sebelum Pilpres itu, ternyata membuat rusak korteks otak, rusak jiwa, rusak mental, dan rusak hati manusia kita.

Penutup

Jiwa manusia adalah pembimbing kehidupannya. Puasa telah membebaskan manusia miskin dari penderitaan lahiriah.

Orang-orang Islam di Palestina, seperti yang mengajari Laurens Booth tentang makna puasa, memperlihatkan bahwa kehormatan hidup tidak luntur karena miskin. Bahkan, ketika mereka sabar dan memiliki keberanian hidup, kemiskinan menjadi bukan persoalan. Mereka dapat menjadi manusia sempurna.

Bangsa Indonesia harus kembali ke ajarannya, khususnya ummat mayoritas Islam. Mereka harus melihat ajaran puasa sebagai jalan menuju manusia terhormat. Mereka harus bebas dari ketakutan atas kemiskinan.

Dan elit-elit bangsa jangan lagi melakukan politisasi kemiskinan, politisasi bansos dan mengkuantifisir kemiskinan menjadi “voters”. Saatnya elit-elit bangsa membimbing rakyat ke arah yang benar, sebuah kemerdekaan hidup dan patriotisme.***

“Selamat datang bulan suci Ramadhan. Marhaban Ya Ramadhan”.

Jakarta, 10 Maret 2024

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Dr. Syahganda NainggolanMarhaban Ya RamadhanRamadan Tahun 1445 Hijriah
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Pj. Bupati Garut Ajak Masyarakat Saling Menghargai Jika Terjadi Perbedaan Waktu Awal Puasa

Post Selanjutnya

Forum Honorer Kabupaten Garut Serukan Pemkab Konsisten Selesaikan Honorer THK 2

RelatedPosts

Serakahnomic: Ideologi Perampokan Terorganisir atas Nama Pasar

24 Januari 2026
Ilustrasi mata uang Dolar (Foto: Istimewa)

Dolar Naik, Rupiah Tersungkur; Siapa yang Sebenarnya Mengkhianati Ekonomi Nasional?

20 Januari 2026

Revitalisasi Wawasan Nusantara dalam Menjawab Tantangan Disintegrasi dan Krisis Identitas Nasional di Era Globalisasi

16 Januari 2026

Mencegah Politisasi Reformasi Polri

7 Januari 2026
Idham Azis kedua dari kanan (disamping Ahmad Dofiri) sesaat setelah Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar audiensi bersama sejumlah organisasi kelompok masyarakat di Lounge Adhi Pradana, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Selasa (18/11)

Aktualisasi Pesan Kapolri Idham Azis

29 November 2025
ilustrasi

Coretax: Digitalisasi Pajak yang Dipaksakan?

28 November 2025
Post Selanjutnya

Forum Honorer Kabupaten Garut Serukan Pemkab Konsisten Selesaikan Honorer THK 2

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1445H Jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024

Discussion about this post

KabarTerbaru

Tak Masuk DTSEN, Lansia Tunanetra di Garut Luput dari Bansos, Yuda Puja Turnawan Turun Tangan

24 Januari 2026

Serakahnomic: Ideologi Perampokan Terorganisir atas Nama Pasar

24 Januari 2026

Pemerintah Cabut Izin 22 Pelanggar Pemanfaatan Kawasan Hutan dan 6 Perusahaan Tambang

24 Januari 2026
Menlu Sugiono memberikan keterangan usai Presiden Prabowo menghadiri WEF di Bad Ragaz, Swiss, Jumat (23/01/2026)

Usai WEF Davos, Indonesia Resmi Gabung Board of Peace untuk Perdamaian Palestina

24 Januari 2026
Potong Tumpeng HUT Megawati Soeharto Putri

Potong Tumpeng HUT Megawati di Tengah Warga Terdampak Longsor, Masyarakat Doakan Kesehatan Kesehatan Ibu Ketum

24 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan soal kasus dana CSR BI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

23 Januari 2026
Warga Purnawirawan TNI AL mendatangi Gedung DPR RI meminta kepastian hukum tanah hunian di Pangkalan Jati, Depok, Jawa Barat (Foto: Istimewa)

Warga Purnawirawan TNI AL Pangkalan Jati Adukan Ketidakpastian Status Tanah ke DPR

23 Januari 2026
Eks Menpora Dito Ariotedjo usai menjalani pemeriksaan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Usai Diperiksa KPK, Dito Ariotedjo Tegaskan Tak Ada Pembahasan Kuota Haji saat Lawatan ke Arab Saudi

23 Januari 2026
Mantan Menpora Dito Ariotedjo, memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan soal kuota haji. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Periksa Eks Menpora Dito Ariotedjo Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji

23 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Asosiasi Industri Plastik Hilir menggelar konferensi pers terkait kebijakan BMAD dan BMTP (Foto: Istimewa)

    Asosiasi Industri Plastik Hilir Soroti Dampak Kebijakan BMAD dan BMTP pada Industri Plastik Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Bermakna di Istana, Presiden Prabowo Terima Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya” Karya Dosen UMJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Unggahan Sandy Harun Mengguncang Publik: Tommy Soeharto Dikabarkan Menikah dengan Artis Ida Iasha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Immanuel Ebenezer Didakwa Pemerasan Rp6,52 Miliar: Sebuah “Tradisi” Pungutan di Kemnaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Benarkan Bupati Pati Sudewo Kena OTT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Advokat hingga Wali Kota, Sayuti Abubakar Masuk Radar Ketua Alumni FHUP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com