• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Maret 5, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Edukasi

Fakultas Pertanian UNIGA Perkenalkan Aqua-Aeroponic dengan Lele di Lahan Perkotaan

Redaksi oleh Redaksi
9 Oktober 2023
di Edukasi, News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Universitas Garut (UNIGA) melaksanakan pengabdian masyarakat di Kelurahan Pataruman bersama ibu-ibu PKK dan dihadiri pula oleh perwakilan dari Kelurahan Pataruman, ketua RW dan Dosen di Fakultas Pertanian Universitas Garut yaitu Novriza Sativa, M.Si., Dr. Hanny Hidayati Nafiah, SP., M.P. dan Ervi Herawati, S.Pt, M.S.

Pengabdian ini mengenai pengenalan sistem Aquaponik dan Pakan Lele. Aquaponik merupakan contoh kerjasama simbiotik di antara ikan, tanaman, dan mikroorganisme dalam lingkungan tertutup.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Pengenalan Aquaponik dan Pakan lele ini dijelaskan oleh Ervi Herawati, S.Pt., M.S., pada saat pelatihan pertama pada tanggal 16 September 2023, lalu.

RelatedPosts

Iran Tolak Negosiasi dengan AS, Tegaskan Siap Terus Berperang

Menlu Sugiono Temui Dubes Iran, Sampaikan Pesan Resmi Presiden Prabowo

Dari Dangdut ke OTT: KPK Bongkar Dugaan Konflik Kepentingan Bupati Pekalongan

Ervi menyampaikan beberapa hal mengenai Aquaponik dan ikan yang digunakan serta program pakan untuk ikan lele mulai dari cara menghitung kebutuhan pakan dan waktu pemberian pakan.

“Ikan yang digunakan dalam pengabdian pada masyarakat ini dipilih ikan lele yang memiliki ketahan yang tinggi terhadap lingkungan, pertumbuhannya yang cepat serta lele merupakan salah satu kebutuhan pangan yang cukup untuk dipertimbangkan. Aquaponik penting disampaikan kepada ibu-ibu PKK karena diharapkan dapat menambah pendapatan ibu-ibu PKK,” jelasnya.

Aquaponik ini, lanjutnya, merupakan sebuah sistem pertanian berkelanjutan yang menggabungkan budidaya ikan (aquaculture) dan budidaya tanaman (hydroponics) dalam satu sistem tertutup.

Air yang digunakan untuk budidaya ikan dalam sistem aquaponik, juga digunakan untuk tumbuh-tumbuhan, dan kotoran ikan yang dikeluarkan mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tanaman.

Kebutuhan pakan yang digunakanpun tergantung pada banyaknya jumlah ikan pada kolam, serta perbedaan usia lele juga mempengaruhi kebutuhan pakan dan Intensitas pemberian pakan,” lanjutnya.

Baca Juga  BPOM Rilis Daftar 13 Produk Kosmetik Berbahaya yang Mengandung Merkuri

Selain itu, Ervi memaparkan mengenai pakan pellet ikan komersial dari mulai pakan starter, pakan Juvenile sampai pakan Pertumbuhan. Selain itu beliau juga memberikan pengetahuan mengenai pakan alternatif dari tumbuhan.

“Pakan ikan lele alternatif dari tumbuhan merupakan salah satu pakan pengganti yang bisa kita olah sendiri sebagai pakan tambahan dalam budidaya ikan lele. Pakan alternatif lele dari tumbuhan ini bertujuan untuk penghematan karena biasanya proses budidaya ikan lele memerlukan pakan yang cukup banyak agar proses pertumbuhan ikan lele menjadi optimal,” paparnya.

Lebih jauh Ervi menjelaskan, daun-daunan dan leguminosa menjadi salah satu bahan alternatif untuk dijadikan sebagai pakan lele seperti daun kangkung, daun pepaya, daun lamtoro, daun turi dan daun gamal, dengan penambahan dedaunan ini bisa menghemat pellet komersil yang digunakan.

Pemeliharaan ikan lele ini akan terus didampingi bersama Fakultas Pertanian UNIGA yang diharapkan kedepannya dapat meningkatkan Indikator Kinerja Utama (IKU) terutama IKU 5 Universitas.

“Saya berharap adanya kegiatan pengabdian hasil kinerja dosen dan mahasiswa baik itu alat tower-aeroponic dan aqua-aeroponic ini dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama di Komplek Pataruman Indah,” Dosen Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi, Novriza Sativa S.Pd., M.Si., menambahkan.

Kegiatan ini juga tidak lepas dari bantuan mahasiswa Agroteknologi yaitu Rizki Rahmat Nurhidayat, Dzidan Mubarok, Alfira Kinanti mahasiswa semester 5, dan Mahasiswa semester 7 yaitu Resa Asyahro Sofyan.

Keikutsertaan mahasiswa dalam pelaksanakan kegiatan baik itu proses pembuatan alat, pelatihan dan pengelolaan terutama aqua-aeroponic dengan ikan lele, ini sesuai IKU 2 dimana mahasiswa mendapatkan pengalaman diluar kampus berupa pelaksanaan magang atau praktikum.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Faperta UnigaKKN Tematik Unigasistem Aquaponik dan Pakan Lele
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Gara-gara Harga Beras Mahal dan Inflasi Tinggi, Mendagri Tito Copot Pj Walikota Cimahi Dikdik Sutarno

Post Selanjutnya

Viral Foto di Lapangan Bulutungkis, Firli Bahuri: When the Corruptor Strike Back

RelatedPosts

Israel Serang Iran, Ledakan Bikin Warga Berlarian (via REUTERS/WANA)

Iran Tolak Negosiasi dengan AS, Tegaskan Siap Terus Berperang

5 Maret 2026

Menlu Sugiono Temui Dubes Iran, Sampaikan Pesan Resmi Presiden Prabowo

5 Maret 2026
KPK menggelar konferensi pers terkait penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Dari Dangdut ke OTT: KPK Bongkar Dugaan Konflik Kepentingan Bupati Pekalongan

4 Maret 2026
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK dengan memakai baju orange tahanan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Diduga Kendalikan “Perusahaan Ibu”, KPK Resmi Tahan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

4 Maret 2026
Majelis Kehormatan Hakim (MKH) tengah menggelar sidang etik di Mahkamah Agung. (Foto: Humas KY)

MA dan KY Pecat Dua Hakim Karena Perselingkuhan

4 Maret 2026
Bus pariwisata membawa rombongan sekitar 11 orang yang terjaring OTT Bupati Pekalongan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Boyong 11 Orang ke Jakarta Terkait OTT Bupati Pekalongan

3 Maret 2026
Post Selanjutnya

Viral Foto di Lapangan Bulutungkis, Firli Bahuri: When the Corruptor Strike Back

Fakultas Pertanian UNIGA Hadirkan Inovasi Tower-Aeroponic untuk Pertanian di Perkotaan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Pastikan MBG 3B Tersalurkan Optimal, Menteri Wihaji Temui Ratusan TPK di Cianjur

5 Maret 2026
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan monitoring langsung terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah Garut bagian selatan Diskominfo Kab. Garut

Pemkab Garut Kaji Dua Opsi Jalur Penghubung Selatan, Usulkan Dukungan ke Pemerintah Pusat

5 Maret 2026
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq/IST

KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp19 Miliar ke Keluarga Bupati Pekalongan dalam Kasus Outsourcing

5 Maret 2026
Gelandang Persib Mack Klok

Marc Klok Minta PERSIB Bangkit dan Fokus Laga Berikutnya Melawan Persik

5 Maret 2026
Israel Serang Iran, Ledakan Bikin Warga Berlarian (via REUTERS/WANA)

Iran Tolak Negosiasi dengan AS, Tegaskan Siap Terus Berperang

5 Maret 2026

Menlu Sugiono Temui Dubes Iran, Sampaikan Pesan Resmi Presiden Prabowo

5 Maret 2026

Dari Dekonstruksi ke Rekonstruksi: Jika Rocky Gerung Masuk Pemerintahan Prabowo Subianto

4 Maret 2026
KPK menggelar konferensi pers terkait penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Dari Dangdut ke OTT: KPK Bongkar Dugaan Konflik Kepentingan Bupati Pekalongan

4 Maret 2026
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK dengan memakai baju orange tahanan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Diduga Kendalikan “Perusahaan Ibu”, KPK Resmi Tahan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

4 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Penyalahgunaan APBDes 2025, Pemdes Mekarjaya Pastikan Tak Ada Temuan Penyimpangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rudal Iran Hancurkan Kantor PM Israel dan Kondisi Netanyahu Belum ditentukan, inilah Faktanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ayo Berpartisipasi! KPK Lelang Mobil dan Barang Branded, Cek Jadwal dan Harga Limitnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 11 Terdakwa Dituntut Bersalah di Perkara Korupsi Pembiayaan Fiktif Telkom

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com