• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Januari 31, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Edukasi

Fakultas Pertanian UNIGA Perkenalkan Aqua-Aeroponic dengan Lele di Lahan Perkotaan

Redaksi oleh Redaksi
9 Oktober 2023
di Edukasi, News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Universitas Garut (UNIGA) melaksanakan pengabdian masyarakat di Kelurahan Pataruman bersama ibu-ibu PKK dan dihadiri pula oleh perwakilan dari Kelurahan Pataruman, ketua RW dan Dosen di Fakultas Pertanian Universitas Garut yaitu Novriza Sativa, M.Si., Dr. Hanny Hidayati Nafiah, SP., M.P. dan Ervi Herawati, S.Pt, M.S.

Pengabdian ini mengenai pengenalan sistem Aquaponik dan Pakan Lele. Aquaponik merupakan contoh kerjasama simbiotik di antara ikan, tanaman, dan mikroorganisme dalam lingkungan tertutup.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pengenalan Aquaponik dan Pakan lele ini dijelaskan oleh Ervi Herawati, S.Pt., M.S., pada saat pelatihan pertama pada tanggal 16 September 2023, lalu.

RelatedPosts

Keadilan Restoratif Ujian Nyata KUHP–KUHAP Baru

Dirut BEI Mundur, Tiga Pimpinan OJK Lepas Jabatan: Tanggung Jawab Moral Demi Pemulihan

Seskab Teddy Terima Wagub Emil Dardak, Bahas Infrastruktur dan Program Prioritas Presiden di Jawa Timur

Ervi menyampaikan beberapa hal mengenai Aquaponik dan ikan yang digunakan serta program pakan untuk ikan lele mulai dari cara menghitung kebutuhan pakan dan waktu pemberian pakan.

“Ikan yang digunakan dalam pengabdian pada masyarakat ini dipilih ikan lele yang memiliki ketahan yang tinggi terhadap lingkungan, pertumbuhannya yang cepat serta lele merupakan salah satu kebutuhan pangan yang cukup untuk dipertimbangkan. Aquaponik penting disampaikan kepada ibu-ibu PKK karena diharapkan dapat menambah pendapatan ibu-ibu PKK,” jelasnya.

Aquaponik ini, lanjutnya, merupakan sebuah sistem pertanian berkelanjutan yang menggabungkan budidaya ikan (aquaculture) dan budidaya tanaman (hydroponics) dalam satu sistem tertutup.

Air yang digunakan untuk budidaya ikan dalam sistem aquaponik, juga digunakan untuk tumbuh-tumbuhan, dan kotoran ikan yang dikeluarkan mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tanaman.

Kebutuhan pakan yang digunakanpun tergantung pada banyaknya jumlah ikan pada kolam, serta perbedaan usia lele juga mempengaruhi kebutuhan pakan dan Intensitas pemberian pakan,” lanjutnya.

Baca Juga  Kopi Toraja dan Dodol Cina Goreng: Perpaduan Rasa Nusantara di Pagi Hari ala Haji Rahmat

Selain itu, Ervi memaparkan mengenai pakan pellet ikan komersial dari mulai pakan starter, pakan Juvenile sampai pakan Pertumbuhan. Selain itu beliau juga memberikan pengetahuan mengenai pakan alternatif dari tumbuhan.

“Pakan ikan lele alternatif dari tumbuhan merupakan salah satu pakan pengganti yang bisa kita olah sendiri sebagai pakan tambahan dalam budidaya ikan lele. Pakan alternatif lele dari tumbuhan ini bertujuan untuk penghematan karena biasanya proses budidaya ikan lele memerlukan pakan yang cukup banyak agar proses pertumbuhan ikan lele menjadi optimal,” paparnya.

Lebih jauh Ervi menjelaskan, daun-daunan dan leguminosa menjadi salah satu bahan alternatif untuk dijadikan sebagai pakan lele seperti daun kangkung, daun pepaya, daun lamtoro, daun turi dan daun gamal, dengan penambahan dedaunan ini bisa menghemat pellet komersil yang digunakan.

Pemeliharaan ikan lele ini akan terus didampingi bersama Fakultas Pertanian UNIGA yang diharapkan kedepannya dapat meningkatkan Indikator Kinerja Utama (IKU) terutama IKU 5 Universitas.

“Saya berharap adanya kegiatan pengabdian hasil kinerja dosen dan mahasiswa baik itu alat tower-aeroponic dan aqua-aeroponic ini dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama di Komplek Pataruman Indah,” Dosen Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi, Novriza Sativa S.Pd., M.Si., menambahkan.

Kegiatan ini juga tidak lepas dari bantuan mahasiswa Agroteknologi yaitu Rizki Rahmat Nurhidayat, Dzidan Mubarok, Alfira Kinanti mahasiswa semester 5, dan Mahasiswa semester 7 yaitu Resa Asyahro Sofyan.

Keikutsertaan mahasiswa dalam pelaksanakan kegiatan baik itu proses pembuatan alat, pelatihan dan pengelolaan terutama aqua-aeroponic dengan ikan lele, ini sesuai IKU 2 dimana mahasiswa mendapatkan pengalaman diluar kampus berupa pelaksanaan magang atau praktikum.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Faperta UnigaKKN Tematik Unigasistem Aquaponik dan Pakan Lele
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Gara-gara Harga Beras Mahal dan Inflasi Tinggi, Mendagri Tito Copot Pj Walikota Cimahi Dikdik Sutarno

Post Selanjutnya

Viral Foto di Lapangan Bulutungkis, Firli Bahuri: When the Corruptor Strike Back

RelatedPosts

Kemenko Kumham Imipas melakukan rapat konsolidasi dengan sejumlah LSM dan peneliti hukum. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Keadilan Restoratif Ujian Nyata KUHP–KUHAP Baru

31 Januari 2026
dok OJK

Dirut BEI Mundur, Tiga Pimpinan OJK Lepas Jabatan: Tanggung Jawab Moral Demi Pemulihan

30 Januari 2026
Seskab Teddy menerima kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Rabu, 28 Januari 2026

Seskab Teddy Terima Wagub Emil Dardak, Bahas Infrastruktur dan Program Prioritas Presiden di Jawa Timur

30 Januari 2026
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati menyoroti keberlanjutan bahan baku, daya saing, dan tantangan ekspor industri furnitur nasional.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati: Negara Perlu Hadir Perkuat Industri Furnitur

30 Januari 2026
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK dan BPK Turun ke Arab Saudi, Nasib Penahanan Gus Yaqut Menunggu Hasil Audit

30 Januari 2026
Eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan penyidik. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

4 Jam Diperiksa KPK, Gus Yaqut Bawa Buku Hitam dan Bungkam Soal Kasus Kuota Haji

30 Januari 2026
Post Selanjutnya

Viral Foto di Lapangan Bulutungkis, Firli Bahuri: When the Corruptor Strike Back

Fakultas Pertanian UNIGA Hadirkan Inovasi Tower-Aeroponic untuk Pertanian di Perkotaan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kemenko Kumham Imipas melakukan rapat konsolidasi dengan sejumlah LSM dan peneliti hukum. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Keadilan Restoratif Ujian Nyata KUHP–KUHAP Baru

31 Januari 2026
dok OJK

Dirut BEI Mundur, Tiga Pimpinan OJK Lepas Jabatan: Tanggung Jawab Moral Demi Pemulihan

30 Januari 2026
Menkeu Purbaya mengungkap alasan Dirut BEI Iman Rachman mundur. Ia menyebut ada kesalahan fatal terkait komunikasi dengan MSCI saat IHSG anjlok.

Inilah Alasan Dirut BEI Mundur, Kata Menkeu Purbaya: Salah Komunikasi dengan MSCI

30 Januari 2026
Seskab Teddy menerima kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Rabu, 28 Januari 2026

Seskab Teddy Terima Wagub Emil Dardak, Bahas Infrastruktur dan Program Prioritas Presiden di Jawa Timur

30 Januari 2026
Mahkamah Konstitusi menolak uji materi batas kewenangan presiden dalam pemberian amnesti dan abolisi karena permohonan dinilai kabur.

MK Tolak Uji Materi Batas Kewenangan Presiden soal Amnesti dan Abolisi

30 Januari 2026
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati menyoroti keberlanjutan bahan baku, daya saing, dan tantangan ekspor industri furnitur nasional.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati: Negara Perlu Hadir Perkuat Industri Furnitur

30 Januari 2026
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK dan BPK Turun ke Arab Saudi, Nasib Penahanan Gus Yaqut Menunggu Hasil Audit

30 Januari 2026
Eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan penyidik. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

4 Jam Diperiksa KPK, Gus Yaqut Bawa Buku Hitam dan Bungkam Soal Kasus Kuota Haji

30 Januari 2026
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas memenuhi panggilan penyidik KPK untuk dimintai keterangan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Yaqut Cholil Qoumas Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

30 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe Nahkodai Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkumpulan Aktivis 98 Soroti Jampidsus: Kasus Korupsi Besar Sekedar Seremonial, Aset Negara Tak Transparan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Bermakna di Istana, Presiden Prabowo Terima Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya” Karya Dosen UMJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inilah Alasan Dirut BEI Mundur, Kata Menkeu Purbaya: Salah Komunikasi dengan MSCI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com