• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, April 30, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Edukasi

Fakultas Pertanian UNIGA Perkenalkan Aqua-Aeroponic dengan Lele di Lahan Perkotaan

Redaksi oleh Redaksi
9 Oktober 2023
di Edukasi, News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Universitas Garut (UNIGA) melaksanakan pengabdian masyarakat di Kelurahan Pataruman bersama ibu-ibu PKK dan dihadiri pula oleh perwakilan dari Kelurahan Pataruman, ketua RW dan Dosen di Fakultas Pertanian Universitas Garut yaitu Novriza Sativa, M.Si., Dr. Hanny Hidayati Nafiah, SP., M.P. dan Ervi Herawati, S.Pt, M.S.

Pengabdian ini mengenai pengenalan sistem Aquaponik dan Pakan Lele. Aquaponik merupakan contoh kerjasama simbiotik di antara ikan, tanaman, dan mikroorganisme dalam lingkungan tertutup.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Pengenalan Aquaponik dan Pakan lele ini dijelaskan oleh Ervi Herawati, S.Pt., M.S., pada saat pelatihan pertama pada tanggal 16 September 2023, lalu.

RelatedPosts

Masa Lalu Diuji Nalar, Rocky Gerung: Jumhur Hidayat Tetap Seorang Intelektual

ADPPI Dorong Percepatan Ekonomi Karbon: Kepemimpinan Jumhur Hidayat Kunci Transisi Energi Hijau

Duka Tabrakan KA di Bekasi Timur: Jurnalis Ditemukan Meninggal, Korban Tewas Capai 15 Orang

Ervi menyampaikan beberapa hal mengenai Aquaponik dan ikan yang digunakan serta program pakan untuk ikan lele mulai dari cara menghitung kebutuhan pakan dan waktu pemberian pakan.

“Ikan yang digunakan dalam pengabdian pada masyarakat ini dipilih ikan lele yang memiliki ketahan yang tinggi terhadap lingkungan, pertumbuhannya yang cepat serta lele merupakan salah satu kebutuhan pangan yang cukup untuk dipertimbangkan. Aquaponik penting disampaikan kepada ibu-ibu PKK karena diharapkan dapat menambah pendapatan ibu-ibu PKK,” jelasnya.

Aquaponik ini, lanjutnya, merupakan sebuah sistem pertanian berkelanjutan yang menggabungkan budidaya ikan (aquaculture) dan budidaya tanaman (hydroponics) dalam satu sistem tertutup.

Air yang digunakan untuk budidaya ikan dalam sistem aquaponik, juga digunakan untuk tumbuh-tumbuhan, dan kotoran ikan yang dikeluarkan mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tanaman.

Kebutuhan pakan yang digunakanpun tergantung pada banyaknya jumlah ikan pada kolam, serta perbedaan usia lele juga mempengaruhi kebutuhan pakan dan Intensitas pemberian pakan,” lanjutnya.

Baca Juga  Mesin Roasting Implementasi Teknologi Pasca Panen Tingkatkan Produktivitas Kelompok Tani Kopi Garut

Selain itu, Ervi memaparkan mengenai pakan pellet ikan komersial dari mulai pakan starter, pakan Juvenile sampai pakan Pertumbuhan. Selain itu beliau juga memberikan pengetahuan mengenai pakan alternatif dari tumbuhan.

“Pakan ikan lele alternatif dari tumbuhan merupakan salah satu pakan pengganti yang bisa kita olah sendiri sebagai pakan tambahan dalam budidaya ikan lele. Pakan alternatif lele dari tumbuhan ini bertujuan untuk penghematan karena biasanya proses budidaya ikan lele memerlukan pakan yang cukup banyak agar proses pertumbuhan ikan lele menjadi optimal,” paparnya.

Lebih jauh Ervi menjelaskan, daun-daunan dan leguminosa menjadi salah satu bahan alternatif untuk dijadikan sebagai pakan lele seperti daun kangkung, daun pepaya, daun lamtoro, daun turi dan daun gamal, dengan penambahan dedaunan ini bisa menghemat pellet komersil yang digunakan.

Pemeliharaan ikan lele ini akan terus didampingi bersama Fakultas Pertanian UNIGA yang diharapkan kedepannya dapat meningkatkan Indikator Kinerja Utama (IKU) terutama IKU 5 Universitas.

“Saya berharap adanya kegiatan pengabdian hasil kinerja dosen dan mahasiswa baik itu alat tower-aeroponic dan aqua-aeroponic ini dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama di Komplek Pataruman Indah,” Dosen Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi, Novriza Sativa S.Pd., M.Si., menambahkan.

Kegiatan ini juga tidak lepas dari bantuan mahasiswa Agroteknologi yaitu Rizki Rahmat Nurhidayat, Dzidan Mubarok, Alfira Kinanti mahasiswa semester 5, dan Mahasiswa semester 7 yaitu Resa Asyahro Sofyan.

Keikutsertaan mahasiswa dalam pelaksanakan kegiatan baik itu proses pembuatan alat, pelatihan dan pengelolaan terutama aqua-aeroponic dengan ikan lele, ini sesuai IKU 2 dimana mahasiswa mendapatkan pengalaman diluar kampus berupa pelaksanaan magang atau praktikum.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Faperta UnigaKKN Tematik Unigasistem Aquaponik dan Pakan Lele
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Gara-gara Harga Beras Mahal dan Inflasi Tinggi, Mendagri Tito Copot Pj Walikota Cimahi Dikdik Sutarno

Post Selanjutnya

Viral Foto di Lapangan Bulutungkis, Firli Bahuri: When the Corruptor Strike Back

RelatedPosts

Masa Lalu Diuji Nalar, Rocky Gerung: Jumhur Hidayat Tetap Seorang Intelektual

29 April 2026

ADPPI Dorong Percepatan Ekonomi Karbon: Kepemimpinan Jumhur Hidayat Kunci Transisi Energi Hijau

29 April 2026
Wartawan Kompas TV Nur Ainia Eka Rahmadhynna meninggal dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur. (Foto: Kompas)

Duka Tabrakan KA di Bekasi Timur: Jurnalis Ditemukan Meninggal, Korban Tewas Capai 15 Orang

28 April 2026
ilustrasi gambar PUKIS

Pascainsiden Bekasi Timur, PUKIS Desak Evaluasi Sistem Perkeretaapian

28 April 2026

Tragedi Kereta Bekasi Timur, FSP BUMN Indonesia Raya: Kelalaian Sistemik, Copot Direksi PT KAI

28 April 2026

Momen Rocky Gerung Salam Komando dengan Seskab Teddy Sempat Bincang soal Etika Kepemimpinan

28 April 2026
Post Selanjutnya

Viral Foto di Lapangan Bulutungkis, Firli Bahuri: When the Corruptor Strike Back

Fakultas Pertanian UNIGA Hadirkan Inovasi Tower-Aeroponic untuk Pertanian di Perkotaan

Discussion about this post

KabarTerbaru

STIAMI Perluas Jejaring Global, Dorong Mahasiswa Berprestasi di Kancah Internasional

29 April 2026

Masa Lalu Diuji Nalar, Rocky Gerung: Jumhur Hidayat Tetap Seorang Intelektual

29 April 2026
Foto bersama

Pemda Garut Dorong Bela Negara Digital dan Parenting untuk Perkuat Karakter Remaja

29 April 2026
ruang konferensi pers Istana Kepresidenan

Menguatkan Komunikasi Istana: Inspirasi Praktik Baik KPK

29 April 2026

ADPPI Dorong Percepatan Ekonomi Karbon: Kepemimpinan Jumhur Hidayat Kunci Transisi Energi Hijau

29 April 2026
Anggota DPRD Jabar H Aceng Malki hadiri Perhelatan Gebyar Pesona Budaya Garut di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (25/4/2026).

Aceng Malki Apresiasi Pembentukan Ditjen Pesantren, Dorong Penguatan Kebijakan hingga Daerah

29 April 2026
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, H. Subhan Fahmi

Wakil Ketua DPRD Garut Apresiasi Pembentukan Ditjen Pesantren, Dorong Penguatan Kebijakan hingga Daerah

29 April 2026
Wartawan Kompas TV Nur Ainia Eka Rahmadhynna meninggal dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur. (Foto: Kompas)

Duka Tabrakan KA di Bekasi Timur: Jurnalis Ditemukan Meninggal, Korban Tewas Capai 15 Orang

28 April 2026
PT Stainless Prima Pipe ekspor 20 ton pipa stainless ke Jerman, Kemendag sebut standar global ketat (Foto:Irfan/kabariku.com)

Tembus Eropa! PT SPP Ekspor 20 Ton Pipa Stainless ke Jerman, Kemendag Soroti Kualitas Baja Dalam Negeri

28 April 2026

Prabowo Respons Cepat Tragedi Kereta Bekasi Timur: Perintahkan Investigasi dan Bangun Flyover

28 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Prabowo Tunjuk Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Berikut Daftar Pejabat yang Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Duka Tabrakan KA di Bekasi Timur: Jurnalis Ditemukan Meninggal, Korban Tewas Capai 15 Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tembus Eropa! PT SPP Ekspor 20 Ton Pipa Stainless ke Jerman, Kemendag Soroti Kualitas Baja Dalam Negeri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muscab PPP Garut Digelar di Pesantren, Momentum Kembali ke Akar Perjuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muscab PPP Garut Diambil Alih DPW, Pembentukan Formatur Ditetapkan di Tengah Aksi Boikot PAC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tragedi Kereta Bekasi Timur, FSP BUMN Indonesia Raya: Kelalaian Sistemik, Copot Direksi PT KAI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com