• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 21, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Kasus Keracunan di Puskesmas, Karnoto Minta Dinkes Evaluasi Menyeluruh Pelaksanaan PMT

Redaksi oleh Redaksi
2 Desember 2021
di Kabar Peristiwa
A A
0
ShareSendShare ShareShare

GARUT, Kabariku- Wakil ketua Komisi 4 DPRD Garut Karnoto, SKep. Msi., sesalkan terjadinya kasus keracunan pada 19 Balita  pasca Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di wilayah kerja Puskesmas Guntur.

“Saya prihatin sekaligus menyesalkan terjadinya kasus keracunan pada peserta pemberian makanan tambahan (PMT) di wilayah kerja Puskesmas Guntur.  Sebagai Faskes, Puskesmas Guntur semestinya terdepan dalam pengolahan dan penyajian makanan yang sehat, higienis dan bergizi,” Jelas Karnoto. Kamis (2/12/2021).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Diberitakan sebelumnya, Puluhan ibu dan balita warga Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut diduga keracunan usai menyantap makanan siap saji dalam Program Peningkatan Asupan Gizi Seimbang dalam rangka percepatan penanggulangan TBC Pada Balita di lingkungan Kelurahan Kota Wetan wilayah UPT Puskesmas Guntur Garut, Senin (30/11/2021).

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

Dijelaskan Karnoto, PMT adalah salah satu program Kemenkes sejak tahun 2011 dalam bentuk pemberian makanan tambahan bagi balita, bumil dan anak sekolah. Sumber pembiayaan dari BOK Puskesmas atau donasi dari berbagai pihak yang tidak mengikat.

“Hari Makan Anak (HMA) biasanya setiap hari sekali selama 90 hari dengan menu makanan berbasis bahan lokal. PMT ditujukan untuk pemulihan anak dengan gizi buruk dan mencegah terjadinya stunting,” jelasnya.

Kasus keracunan makanan bukan kali pertama di Garut, lanjutnya, Tapi beberapa kali pernah terjadi keracunan masal di masyarakat.

“Namun terjadinya kasus keracunan di puskesmas Guntur saat pelaksanaan program PMT menjadi perhatian serius Komisi 4 DPRD Garut,” ujarnya.

Baca Juga  15 ABK Tanker Edricko 3 Bertahan Didalam Kapal di Perairan Cetut, Cibalong Garut Selatan

Dan atas terjadinya kasus keracunan tersebut Karnoto meminta Dinas Kesehatan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanan protap PMT baik di Puskesmas Guntur dan juga di Puskesmas lainnya, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

“Saya meminta Dinas Kesehatan mengevaluasi pelaksanaan  Protap PMT di Puskesmas Guntur  dan juga Puskesmas lainnya agar kejadian serupa tidak terulang kembali dimasa mendatang,” tandas Karnoto.***

*YB_grt

Red/K.101
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Kado Hari Disabilitas Internasional, Presiden Jokowi Lantik Tujuh Komisioner Komisi Nasional Disabilitas

Post Selanjutnya

Tinjau Dampak Banjir Bandang Garut, Pangdam III Siliwangi: “TNI Siap Pulihkan Kembali Sarana Prasana yang Rusak”

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

11 Mei 2026

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

1 Mei 2026

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

28 April 2026
Doni Salmanan/IG

Aset Doni Salmanan Laku Rp13,4 Miliar, Kejari Pastikan Masuk Kas Negara

10 April 2026
Plastik mahal/lambe turah

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Dalam Negeri Melonjak Tajam

6 April 2026

Pemerintah Batasi Program MBG Hanya di Hari Sekolah Demi Efektivitas

5 April 2026
Post Selanjutnya

Tinjau Dampak Banjir Bandang Garut, Pangdam III Siliwangi: "TNI Siap Pulihkan Kembali Sarana Prasana yang Rusak"

Korupsi Desa, Ini Komentar Komisoner KPK

Discussion about this post

KabarTerbaru

Lukman Edy: P2N Jadi Rumah Besar Pengusaha Nahdliyin untuk Perkuat Ekonomi Nasional

21 Juli 2026

Dewan Pers Sesalkan Sikap Hotman Paris, Tegur Pernyataan yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

21 Juli 2026

Ketua AMMI Ali Yusuf : KPK Lebih Netral Tangani Kasus Febrie

21 Juli 2026
Praktisi hukum sekaligus peneliti hukum maritim, Yerikho Manurung,(Istimewa)

Yerikho Manurung Dorong Reformasi Sistem Keselamatan Pelayaran Nasional Berbasis Ekonomi Biru

21 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Viral Dugaan Razia Potong Rambut Berlebihan di Sekolah Belitung, Siswa Jadi Sorotan, Dinas Pendidikan Diminta Bertindak Tegas

20 Juli 2026
Oplus_131072

Masinton Pasaribu Ajak Keluarga Besar PPTSB Bersinergi Bangun Tapanuli Tengah

20 Juli 2026

KPK Tangkap 19 Orang dalam OTT di Lombok Barat, Bupati Ahmad Zaini Dibawa ke Jakarta

20 Juli 2026

OTT KPK, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Ditangkap

20 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Tuduhan Penggelapan dan Penipuan Dr.Andi Kusuma,S.H.M.kn., CTL.,Resmi SP3D

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com