• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juni 19, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

Menuju Hakordia 2026, KPK Gandeng Da Lopez Kemas Kampanye Antikorupsi Lewat Drama Musikal “SIDIK”

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
19 Juni 2026
di Dwi Warna, Kabar Terkini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mencari cara baru untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada masyarakat. Kali ini, lembaga antirasuah tersebut menggandeng kreator konten Jovial dan Andovi da Lopez untuk menghadirkan drama musikal bertajuk “SIDIK”, yang akan dipentaskan pada 4-6 Desember 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2026.

Melalui Direktorat Sosialisasi dan Kampanye (Soskam) Antikorupsi, KPK memanfaatkan seni pertunjukan sebagai medium edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda dan kalangan pecinta teater.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Langkah ini sekaligus menjadi upaya memperluas jangkauan kampanye antikorupsi di luar metode sosialisasi konvensional.

RelatedPosts

Di Atas Mobil Komando Dasco Telepon Nanik: DPR dan Mahasiswa Sepakat Kawal Program MBG dan Efisiensi Anggaran

Komisi III Restui Tambahan Anggaran KPK Rp989 Miliar untuk Perkuat Asset Recovery dan Pencegahan Korupsi

KPK Hentikan Sementara Penyelidikan Dugaan Korupsi MBG, Hormati Proses Hukum di Kejagung

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief, mengatakan proyek musikal tersebut merupakan agenda besar yang telah dipersiapkan sejak 2024. KPK mempelajari berbagai karya kreatif serupa yang dinilai berhasil menyampaikan pesan-pesan sosial kepada publik.

“Proyek ini agenda besar yang telah disiapkan dan digodok sejak 2024, dengan belajar dari berbagai produk kreativitas sejenis yang menginspirasi lembaga,” ujar Amir dalam media briefing di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (18/6).

Menurut Amir, drama musikal dipilih karena mampu menjangkau segmen masyarakat yang selama ini belum tersentuh secara optimal oleh kampanye antikorupsi, seperti komunitas seni dan teater.

KPK berharap pesan yang disampaikan melalui pertunjukan tersebut dapat memicu diskusi publik dan menyebarkan semangat integritas secara lebih luas.

Baca Juga  KPK Panggil Donal Fariz dan Tiga Anak Buah SYL sebagai Saksi Korupsi di Kementan

Untuk merealisasikan proyek ini, KPK bekerja sama dengan Da Lopez Entertainment melalui mekanisme penunjukan langsung yang sesuai dengan Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 5 Tahun 2021.

Pemilihan mitra tersebut didasarkan pada rekam jejak Jovial dan Andovi da Lopez yang sebelumnya sukses menggarap pertunjukan musikal bertema sosial-politik, seperti “DPR Musikal” dan “Polarisasi”.

KPK menilai kolaborasi dengan pekerja seni menjadi bukti bahwa gerakan pemberantasan korupsi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat dan tidak dapat hanya dibebankan kepada institusi penegak hukum semata.

Kisah Penyidik KPK di Balik Layar Penegakan Hukum

Drama musikal “SIDIK” mengangkat kisah seorang penyidik KPK bernama Sidik. Cerita berfokus pada dinamika penanganan perkara korupsi, proses penegakan hukum, hingga sisi kemanusiaan yang dihadapi seorang penyidik dalam kehidupan pribadinya.

Andovi da Lopez menjelaskan bahwa naskah pertunjukan disusun berdasarkan riset mendalam dan wawancara langsung dengan para penyidik KPK.

Pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan cerita yang disajikan tetap autentik dan mampu menggambarkan realitas pekerjaan penyidik secara objektif.

“Berangkat dari rasa penasaran publik mengenai realitas kehidupan seorang penyidik KPK. Mulai dari apa yang dilakukan saat menangani kasus, proses penegakan hukumnya, hingga kehidupan pribadi,” kata Andovi.

Ia menegaskan bahwa cerita tidak mengangkat perkara korupsi yang masih dalam proses hukum. Seluruh inspirasi diambil dari kasus-kasus lama yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah, kemudian dikembangkan menjadi karya fiksi yang dipadukan dengan unsur humor agar tetap menarik dan menghibur penonton.

KPK Pastikan Pengelolaan Anggaran Tetap Akuntabel

Selain fokus pada substansi kampanye, KPK juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pementasan. Amir menjelaskan bahwa dana negara hanya digunakan untuk mendukung pertunjukan non-komersial yang diperuntukkan bagi pegiat pendidikan, penyuluh antikorupsi, serta mitra strategis pencegahan korupsi.

Baca Juga  UNDANGAN! Family Gethering Lintas Angkatan 'Refleksi Akhir Tahun 2022'

Sementara itu, untuk memperluas jangkauan pementasan tanpa menambah beban keuangan negara, Da Lopez Entertainment diberikan ruang untuk menyelenggarakan pertunjukan komersial secara mandiri melalui sistem penjualan tiket elektronik.

“Perencanaan, pengelolaan, dan pertanggungjawaban anggaran tetap akuntabel karena keuangan negara hanya dialokasikan untuk show non-komersial yang dihadiri para mitra pendidikan antikorupsi,” tegas Amir.

Dalam kesempatan yang sama, Jovial da Lopez mengapresiasi kepercayaan yang diberikan KPK kepada para pekerja seni untuk terlibat dalam kampanye antikorupsi.

Menurutnya, kolaborasi semacam ini masih jarang terjadi, padahal seni memiliki kekuatan besar dalam membangun kesadaran publik.

“Menurut saya, kolaborasi seperti ini jarang terjadi. Melalui musikal ini, anak muda diharapkan melihat profesi penegak hukum adalah pekerjaan sangat mulia, yang wajib dilandasi integritas kokoh sebagai pondasi utama,” ujar Jovial.

KPK menilai pendekatan budaya melalui drama musikal menjadi semakin relevan di tengah tantangan integritas yang dihadapi dunia pendidikan saat ini, termasuk dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Melalui “SIDIK”, KPK berharap kampanye antikorupsi tidak berhenti di panggung teater, tetapi dapat direplikasi oleh sanggar sekolah dan komunitas seni di berbagai daerah sehingga nilai kejujuran dan integritas semakin mengakar dalam ekosistem pendidikan nasional.*

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #MerahPutihTegakBerdiridrama musikal SIDIKKomisi Pemberantasan Korupsikreator konten Jovial dan Andovi da LopezMenuju Hakordia 2026Soskam Antikorupsi
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Polemik RUU Polri, Sandri Rumanama Nilai Kritik Soal Pembahasan Tergesa Tak Berdasar

Post Selanjutnya

Sistem Tol Tanpa Henti Masuk Tahap Pengujian, Pemerintah Pastikan Kesiapan Teknologi

RelatedPosts

Di Atas Mobil Komando Dasco Telepon Nanik: DPR dan Mahasiswa Sepakat Kawal Program MBG dan Efisiensi Anggaran

19 Juni 2026

Komisi III Restui Tambahan Anggaran KPK Rp989 Miliar untuk Perkuat Asset Recovery dan Pencegahan Korupsi

19 Juni 2026
KPK menghentikan penyelidikan korupsi MBG karena Kejagung telah menyidik dan menetapkan tersangka.(Istimewa)

KPK Hentikan Sementara Penyelidikan Dugaan Korupsi MBG, Hormati Proses Hukum di Kejagung

18 Juni 2026
KPK menerima putusan 4,5 tahun penjara terhadap Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel dalam kasus korupsi sertifikasi K3.(istimewa)

Usai Noel Divonis, KPK Ungkap Fakta Penting di Balik Putusan Hakim

14 Juni 2026

KPK Pastikan Fitroh Tak Kenal Sony Sonjaya, Minta Publik Waspadai Informasi Menyesatkan

10 Juni 2026

BGN Sterilisasi Usai Pergantian Pimpinan, Aktivitas Kantor Diwarnai Aksi Pengelola SPPG di Pintu Masuk

9 Juni 2026
Post Selanjutnya
Pemerintah mematangkan uji coba MLFF untuk memastikan sistem tol tanpa henti siap diterapkan di Indonesia.(Istimewa)

Sistem Tol Tanpa Henti Masuk Tahap Pengujian, Pemerintah Pastikan Kesiapan Teknologi

Laskar MALARI Progati menyerahkan draft Perppu perlindungan mitra ojol kepada pemerintah.(Irfan/kabariku.com)

3 Minggu Lagi Nasib Driver Ojol Ditentukan, Laskar MALARI Progati Beri Peringatan ke Pemerintah

Discussion about this post

KabarTerbaru

Di Atas Mobil Komando Dasco Telepon Nanik: DPR dan Mahasiswa Sepakat Kawal Program MBG dan Efisiensi Anggaran

19 Juni 2026
Laskar MALARI Progati menyerahkan draft Perppu perlindungan mitra ojol kepada pemerintah.(Irfan/kabariku.com)

3 Minggu Lagi Nasib Driver Ojol Ditentukan, Laskar MALARI Progati Beri Peringatan ke Pemerintah

19 Juni 2026
Pemerintah mematangkan uji coba MLFF untuk memastikan sistem tol tanpa henti siap diterapkan di Indonesia.(Istimewa)

Sistem Tol Tanpa Henti Masuk Tahap Pengujian, Pemerintah Pastikan Kesiapan Teknologi

19 Juni 2026

Menuju Hakordia 2026, KPK Gandeng Da Lopez Kemas Kampanye Antikorupsi Lewat Drama Musikal “SIDIK”

19 Juni 2026
Founder Kontra Narasi Sandri Rumanama menanggapi polemik RUU Polri.(Istimewa)

Polemik RUU Polri, Sandri Rumanama Nilai Kritik Soal Pembahasan Tergesa Tak Berdasar

19 Juni 2026

Razia Stasioner Polsek Pondok Aren Sasar Kejahatan Jalanan dan Balap Liar

19 Juni 2026

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Tersangka Keenam Kasus MBG: Privilege dari Eks Kepala BGN

19 Juni 2026

Kapolres Tangerang Selatan,AKBP Boy Jumalolo Anjangsana Ke Anggota Sakit Menahun di Pamulang

19 Juni 2026

BNN Dapat Dukungan Komisi III, Tambahan Anggaran Rp5,05 Triliun untuk Perang Melawan Narkoba

19 Juni 2026

Mensesneg: Pemerintah Fokus Menjaga Kepercayaan Pasar melalui Deregulasi dan Hilirisasi

16 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketum APKASI Bursah Zarnubi: Jangan Buka CPNS Lagi, Selesaikan Dulu PPPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usai Noel Divonis, KPK Ungkap Fakta Penting di Balik Putusan Hakim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Rakyat Untuk Prabowo: Penolakan MBG dan Kopdes Merupakan Kesesatan Berpikir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bongkar Kasus Korupsi MBG, Kejagung Jangan Berhenti di Ketua Yayasan, Kejar Pemilik Manfaatnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantah Terlibat Penyimpangan Program MBG, Berikut Penjelasan Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com