• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Juli 18, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

Menuju Hakordia 2026, KPK Gandeng Da Lopez Kemas Kampanye Antikorupsi Lewat Drama Musikal “SIDIK”

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
19 Juni 2026
di Dwi Warna, Kabar Terkini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mencari cara baru untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada masyarakat. Kali ini, lembaga antirasuah tersebut menggandeng kreator konten Jovial dan Andovi da Lopez untuk menghadirkan drama musikal bertajuk “SIDIK”, yang akan dipentaskan pada 4-6 Desember 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2026.

Melalui Direktorat Sosialisasi dan Kampanye (Soskam) Antikorupsi, KPK memanfaatkan seni pertunjukan sebagai medium edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda dan kalangan pecinta teater.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Langkah ini sekaligus menjadi upaya memperluas jangkauan kampanye antikorupsi di luar metode sosialisasi konvensional.

RelatedPosts

Pelaporan Gratifikasi Meningkat, KPK: Integritas Penyelenggara Negara Jadi Fondasi Budaya Antikorupsi

Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Pengalihan Kasus Korupsi, SIAGA 98 Dorong Libatkan KPK

Kepala Dinas SDABMBK Resmi Dilaporkan, Jamwas Desak KPK Kembangkan Kasus Ijon

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief, mengatakan proyek musikal tersebut merupakan agenda besar yang telah dipersiapkan sejak 2024. KPK mempelajari berbagai karya kreatif serupa yang dinilai berhasil menyampaikan pesan-pesan sosial kepada publik.

“Proyek ini agenda besar yang telah disiapkan dan digodok sejak 2024, dengan belajar dari berbagai produk kreativitas sejenis yang menginspirasi lembaga,” ujar Amir dalam media briefing di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (18/6).

Menurut Amir, drama musikal dipilih karena mampu menjangkau segmen masyarakat yang selama ini belum tersentuh secara optimal oleh kampanye antikorupsi, seperti komunitas seni dan teater.

KPK berharap pesan yang disampaikan melalui pertunjukan tersebut dapat memicu diskusi publik dan menyebarkan semangat integritas secara lebih luas.

Untuk merealisasikan proyek ini, KPK bekerja sama dengan Da Lopez Entertainment melalui mekanisme penunjukan langsung yang sesuai dengan Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 5 Tahun 2021.

Baca Juga  ACTFFest 2023 ‘Suaramu Suara Kita Suara Nurani’, Ketua KPK Ajak Masyarakat Tolak Jual Beli Suara pada Pemilu

Pemilihan mitra tersebut didasarkan pada rekam jejak Jovial dan Andovi da Lopez yang sebelumnya sukses menggarap pertunjukan musikal bertema sosial-politik, seperti “DPR Musikal” dan “Polarisasi”.

KPK menilai kolaborasi dengan pekerja seni menjadi bukti bahwa gerakan pemberantasan korupsi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat dan tidak dapat hanya dibebankan kepada institusi penegak hukum semata.

Kisah Penyidik KPK di Balik Layar Penegakan Hukum

Drama musikal “SIDIK” mengangkat kisah seorang penyidik KPK bernama Sidik. Cerita berfokus pada dinamika penanganan perkara korupsi, proses penegakan hukum, hingga sisi kemanusiaan yang dihadapi seorang penyidik dalam kehidupan pribadinya.

Andovi da Lopez menjelaskan bahwa naskah pertunjukan disusun berdasarkan riset mendalam dan wawancara langsung dengan para penyidik KPK.

Pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan cerita yang disajikan tetap autentik dan mampu menggambarkan realitas pekerjaan penyidik secara objektif.

“Berangkat dari rasa penasaran publik mengenai realitas kehidupan seorang penyidik KPK. Mulai dari apa yang dilakukan saat menangani kasus, proses penegakan hukumnya, hingga kehidupan pribadi,” kata Andovi.

Ia menegaskan bahwa cerita tidak mengangkat perkara korupsi yang masih dalam proses hukum. Seluruh inspirasi diambil dari kasus-kasus lama yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah, kemudian dikembangkan menjadi karya fiksi yang dipadukan dengan unsur humor agar tetap menarik dan menghibur penonton.

KPK Pastikan Pengelolaan Anggaran Tetap Akuntabel

Selain fokus pada substansi kampanye, KPK juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pementasan. Amir menjelaskan bahwa dana negara hanya digunakan untuk mendukung pertunjukan non-komersial yang diperuntukkan bagi pegiat pendidikan, penyuluh antikorupsi, serta mitra strategis pencegahan korupsi.

Sementara itu, untuk memperluas jangkauan pementasan tanpa menambah beban keuangan negara, Da Lopez Entertainment diberikan ruang untuk menyelenggarakan pertunjukan komersial secara mandiri melalui sistem penjualan tiket elektronik.

Baca Juga  Potret MCSP dan SPI Pekalongan: KPK Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Mitigasi Konflik Kepentingan

“Perencanaan, pengelolaan, dan pertanggungjawaban anggaran tetap akuntabel karena keuangan negara hanya dialokasikan untuk show non-komersial yang dihadiri para mitra pendidikan antikorupsi,” tegas Amir.

Dalam kesempatan yang sama, Jovial da Lopez mengapresiasi kepercayaan yang diberikan KPK kepada para pekerja seni untuk terlibat dalam kampanye antikorupsi.

Menurutnya, kolaborasi semacam ini masih jarang terjadi, padahal seni memiliki kekuatan besar dalam membangun kesadaran publik.

“Menurut saya, kolaborasi seperti ini jarang terjadi. Melalui musikal ini, anak muda diharapkan melihat profesi penegak hukum adalah pekerjaan sangat mulia, yang wajib dilandasi integritas kokoh sebagai pondasi utama,” ujar Jovial.

KPK menilai pendekatan budaya melalui drama musikal menjadi semakin relevan di tengah tantangan integritas yang dihadapi dunia pendidikan saat ini, termasuk dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Melalui “SIDIK”, KPK berharap kampanye antikorupsi tidak berhenti di panggung teater, tetapi dapat direplikasi oleh sanggar sekolah dan komunitas seni di berbagai daerah sehingga nilai kejujuran dan integritas semakin mengakar dalam ekosistem pendidikan nasional.*

Tags: #MerahPutihTegakBerdiridrama musikal SIDIKKomisi Pemberantasan Korupsikreator konten Jovial dan Andovi da LopezMenuju Hakordia 2026Soskam Antikorupsi
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Polemik RUU Polri, Sandri Rumanama Nilai Kritik Soal Pembahasan Tergesa Tak Berdasar

Post Selanjutnya

Sistem Tol Tanpa Henti Masuk Tahap Pengujian, Pemerintah Pastikan Kesiapan Teknologi

RelatedPosts

Pelaporan Gratifikasi Meningkat, KPK: Integritas Penyelenggara Negara Jadi Fondasi Budaya Antikorupsi

18 Juli 2026

Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Pengalihan Kasus Korupsi, SIAGA 98 Dorong Libatkan KPK

15 Juli 2026
Jamwas melaporkan Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi ke Dewas KPK dan KPK. (Istimewa)

Kepala Dinas SDABMBK Resmi Dilaporkan, Jamwas Desak KPK Kembangkan Kasus Ijon

14 Juli 2026

Program MBG Dinilai Investasi Jangka Panjang, Himpunan Mitra Dapur Minta Pengawasan dan Aturan Diperkuat

12 Juli 2026

Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026
Post Selanjutnya
Pemerintah mematangkan uji coba MLFF untuk memastikan sistem tol tanpa henti siap diterapkan di Indonesia.(Istimewa)

Sistem Tol Tanpa Henti Masuk Tahap Pengujian, Pemerintah Pastikan Kesiapan Teknologi

Laskar MALARI Progati menyerahkan draft Perppu perlindungan mitra ojol kepada pemerintah.(Irfan/kabariku.com)

3 Minggu Lagi Nasib Driver Ojol Ditentukan, Laskar MALARI Progati Beri Peringatan ke Pemerintah

Discussion about this post

KabarTerbaru

Oplus_131072

Hotman Paris Ungkap Alasan Bela Febrie Adriansyah: Bukan karena Honor

18 Juli 2026

Perpisahan Sang Arsitek Juara Dunia, Didier Deschamps Targetkan Prancis Peringkat Ketiga di Piala Dunia 2026

18 Juli 2026

Pelaporan Gratifikasi Meningkat, KPK: Integritas Penyelenggara Negara Jadi Fondasi Budaya Antikorupsi

18 Juli 2026

Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri Demi Hapus Kemiskinan

18 Juli 2026

Tim Gabungan Polda Babel-Damkar Berjibaku Padamkan Karhutla Di Pangkalpinang

17 Juli 2026

Beranikah Seluruh Penegak Hukum Periksa Harta Semua Pejabat? Uji Nyata Komitmen Pemberantasan Korupsi

17 Juli 2026

Koramil 04/Cikupa Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Disiplin kepada Siswa Baru SMK Taruna Karya

17 Juli 2026

Menkop Ferry Dialog dengan 10 Asosiasi Desa, Matangkan Operasional Koperasi Merah Putih

17 Juli 2026

Dr. Ismed Inonu Hadiri Forum Dekan AIPKI 2026 dan Pelantikan Pengurus Wilayah I Sumatera, Perkuat Peran FKIK UBB di Tingkat Nasional

17 Juli 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSI Tangsel: Bergabungnya Narji Cagur Jadi Suntikan Semangat bagi Kader

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com