Bandung, Kabariku – Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-92 pada 24 April 2026, Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat tidak hanya menggelar kegiatan seremonial. Di bawah kepemimpinan Subhan Fahmi, organisasi ini menekankan aksi nyata melalui kepedulian lingkungan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi kader.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, GP Ansor menginstruksikan gerakan bersih-bersih sungai di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai sekaligus mendukung program lingkungan pemerintah. Selain itu, aspek fisik dan tradisi keilmuan tetap dijaga melalui kegiatan lomba kitab kuning serta olahraga bela diri, termasuk penyelenggaraan MMA di Tasikmalaya.

Memasuki usia menuju satu abad, GP Ansor Jawa Barat juga mulai memfokuskan diri pada penguatan kemandirian ekonomi kader. Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan peternakan rakyat, seperti budidaya ayam petelur dan ayam pedaging dalam skala kecil maupun rumahan untuk memperkuat ekonomi lokal.
Di sektor pertanian, GP Ansor menjalin kerja sama dengan Leo Farm dari Institut Teknologi Bandung dalam penerapan teknologi pertanian di sejumlah wilayah, yakni Garut, Bandung, Tasikmalaya, dan Cianjur. Selain itu, organisasi ini turut mendukung program ketahanan pangan nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan mendorong keterlibatan kader dalam penyediaan pasokan pangan.
Ketua PW GP Ansor Jawa Barat, Subhan Fahmi, menegaskan bahwa kader Ansor harus mampu mandiri secara ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Ia berharap, dengan berbagai langkah tersebut, Ansor tidak hanya menjaga warisan para pendiri, tetapi juga tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com



















Discussion about this post