• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Mei 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News Nasional

Skema MBG 5 Hari Tunggu Keputusan Prabowo, Fokus Kualitas dan Hemat Anggaran 40 Triliun

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
28 Maret 2026
di Nasional
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Wacana pemerintah untuk memangkas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan terus menjadi sorotan publik. Isu ini menguat seiring pembahasan efisiensi anggaran di tengah tekanan ekonomi global, khususnya akibat lonjakan harga minyak.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa rencana tersebut masih dalam tahap finalisasi dan belum menjadi keputusan resmi pemerintah.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Ia menyebutkan, kebijakan lengkap terkait respons pemerintah terhadap situasi global, termasuk skema MBG, akan diumumkan dalam waktu dekat.

RelatedPosts

Mendes Yandri Dorong Desa Sukseskan Program MBG hingga Koperasi Merah Putih

Pertamina Fasilitasi Kunjungan Edukasi Mahasiswa Peserta M-Fest 2026 ke ORF Muara Karang

Gerakan Santri Madura Apresiasi Jenderal Dudung Tunjukan Sikap Negarawan Hadapi Serangan Verbal

“Sedang kita finalkan,” ujar Prasetyo, dikutip Sabtu (28/3/2026).

Mensesneg menambahkan, pengumuman resmi direncanakan dilakukan pada akhir pekan ini.

Prioritas Tingkatkan Kualitas Layanan dan Efektivitas

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa arah kebijakan MBG ke depan tidak semata berfokus pada pengurangan hari penyaluran. Menurutnya, pemerintah justru memprioritaskan peningkatan kualitas layanan dan efektivitas program pada 2026.

“Tahun 2026 BGN fokus pada peningkatan kualitas sesuai instruksi Presiden dan menjaga efektivitas program,” kata Dadan. Jumat (27/3/2026).

Ia menjelaskan, sistem penyaluran MBG berbasis data penerima manfaat dengan mekanisme distribusi makanan segar siap santap yang dikirim langsung ke lokasi sasaran. Skema distribusi juga disesuaikan dengan kelompok penerima.

Untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, penyaluran dilakukan melalui posyandu atau langsung ke rumah. Sementara itu, anak sekolah menerima MBG di lingkungan sekolah masing-masing, termasuk santri dan peserta didik di lembaga pendidikan keagamaan.

Baca Juga  BGN Pastikan Menu Aman: Kematian Balita Cianjur Tak Terkait Program MBG

Dadan menekankan bahwa khusus untuk siswa, penyaluran MBG bergantung pada kehadiran dan sistem hari belajar di sekolah. Artinya, sekolah dengan sistem lima hari akan menerima MBG lima kali dalam sepekan, sedangkan sekolah enam hari tetap mendapatkan enam kali distribusi.

“Jika libur, maka MBG tidak disalurkan,” tegasnya.

Ia juga menyebut mayoritas sekolah di Indonesia saat ini telah menerapkan sistem lima hari belajar, sehingga pola distribusi MBG secara praktik mengikuti kondisi tersebut.

Senada, Wakil Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menyampaikan bahwa kebijakan pengurangan hari operasional MBG masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah, khususnya dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

“Saat ini Menko Ekonomi sedang menyusun kebijakan. Jika sudah diumumkan resmi, kami akan menyesuaikan,” ujarnya. Ia menambahkan, skema lima hari sejatinya bukan hal baru karena pernah diterapkan sebelumnya.

Opsi Pengurangan Hari Hemat Anggaran Rp40 Triliun

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa opsi pengurangan hari operasional MBG berpotensi menghemat anggaran hingga Rp40 triliun per tahun. Namun, ia menekankan bahwa angka tersebut masih merupakan perhitungan awal.

“Hitungan kasar bisa hemat Rp40 triliun setahun, tapi ini masih awal dan bisa berubah,” kata Purbaya.

Ia menegaskan, usulan efisiensi tersebut berasal dari internal BGN sebagai upaya penyesuaian terhadap kondisi ekonomi global yang bergejolak akibat konflik geopolitik. Meski demikian, kebijakan tersebut belum final dan masih akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan secara resmi.

Dengan demikian, pemerintah memastikan bahwa setiap perubahan dalam program MBG tetap mempertimbangkan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat, tanpa mengorbankan kualitas layanan yang diterima.*

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Kepala BGN Dadan HindayanaMensesneg Prasetyo HadiProgram MBGSkema MBG 5 Hari
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Pemkab Bogor WFH Tiap Jumat, Rudy Susmanto Tekankan Hemat Energi di Tengah Krisis Global

Post Selanjutnya

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

RelatedPosts

Mendes Yandri Dorong Desa Sukseskan Program MBG hingga Koperasi Merah Putih

12 Mei 2026

Pertamina Fasilitasi Kunjungan Edukasi Mahasiswa Peserta M-Fest 2026 ke ORF Muara Karang

10 Mei 2026

Gerakan Santri Madura Apresiasi Jenderal Dudung Tunjukan Sikap Negarawan Hadapi Serangan Verbal

8 Mei 2026

Menteri Bahlil Lantik Pejabat Baru ESDM, Perkuat Hilirisasi hingga Transisi Energi

6 Mei 2026
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman memberikan keterangan pers usai menerima kunjungan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Bina Graha, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (5/5/2026)

Jenderal Dudung Abdurachman Ingatkan Tokoh Bangsa Jaga Persatuan dan Tidak Memprovokasi

5 Mei 2026

May Day 2026 dan 76 Tahun Hariman Siregar: Elegi Panjang Aktivis di Panggung Demokrasi

3 Mei 2026
Post Selanjutnya
ilustrasi

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

dok KPK

KPK Imbau Kepala Daerah Evaluasi Penyalahgunaan Kendaraan Dinas saat Idulfitri 2026

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kepala BGN Resmikan Langsung SPPG Babakan Madang, Target Layani 3.500 Siswa

12 Mei 2026

Polda Jabar Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Titipan dan Kuota Khusus

12 Mei 2026

KPK Luncurkan Buku Panduan Pendidikan Antikorupsi, Dorong Budaya Integritas Sejak Dini

12 Mei 2026

Mendes Yandri Dorong Desa Sukseskan Program MBG hingga Koperasi Merah Putih

12 Mei 2026

Kapolda Jabar Pastikan Situasi Kondusif Usai Kericuhan Suporter Persib vs Persija

12 Mei 2026
Menurut Hasanuddin, kajian tersebut penting dilakukan agar seluruh proses berjalan berdasarkan data, penelitian, dan pertimbangan ilmiah yang objektif.(Doc.ADPPI)

Kajian Panas Bumi Pangrango Dinilai Penting, ADPPI Dukung Langkah Dedi Mulyadi

11 Mei 2026
OSSO dan GKSR menilai kenaikan Parliamentary Threshold hingga 7 persen berpotensi menghilangkan jutaan suara rakyat.(Irfan/kabariku.com)

OSSO Soroti Bahaya Parliamentary Threshold Tinggi, Sebut Jutaan Suara Pemilih Bisa Hilang

11 Mei 2026
Ketua PW STN Jawa Barat Wendy Hartono meminta Kementerian Kehutanan mengkaji ulang alih fungsi Hutan Gunung Sanggabuana menjadi Tahura (Doc.pribadi)

Ketua PW STN Jabar Tolak Alih Fungsi Hutan Gunung Sanggabuana Jadi Tahura

11 Mei 2026

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

11 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Letjen TNI Agus Widodo jadi Waka BIN, Dirjen Strahan Kemhan diisi Mayjen Bagus Suryadi.(Foto:Kemhan RI)

    Mutasi TNI: Agus Widodo Resmi Jadi Waka BIN, Dirjen Strahan Kini Dijabat Bagus Suryadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adhi Makayasa 94 Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Perkuat PPATK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Terima Laporan KPRP, Reformasi Polri Masuk Fase Eksekusi hingga 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Teddy Indra Wijaya: Diam di Tengah Serangan Politik, Karier Cemerlang Tentara Profesional di Pusat Kekuasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menteri Bahlil Lantik Pejabat Baru ESDM, Perkuat Hilirisasi hingga Transisi Energi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM MEDIAMASSA.ID

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com