• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juli 27, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Peristiwa Kriminal

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Novel Baswedan: Pelaku Terorganisir dan Biadab

Ainul Ghurri oleh Ainul Ghurri
13 Maret 2026
di Kriminal, News, Peristiwa
A A
0
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan mengecam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus di YLBHI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Eks Penyidik KPK Novel Baswedan mengecam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus di YLBHI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku— Aktivis hak asasi manusia sekaligus Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis malam (12/3/2026).

Akibat serangan brutal tersebut, Andrie mengalami luka bakar serius hingga 24 persen di tubuhnya dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan, menilai bahwa serangan terhadap Andrie bukanlah aksi spontan, melainkan tindakan yang terorganisir dan direncanakan dengan matang.

RelatedPosts

Dugaan TPPU Eks Jampidsus Dinilai Ujian Besar Penegakan Hukum, Aparat Diminta Usut Tuntas hingga Tindak Pidana Asal

Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

Investor Raksasa Ingin Tanam Ratusan Ribu Mangrove di Indonesia, Jumhur: Mereka Sudah Datangi Pemerintah

Menurut Novel, dari rekaman CCTV yang sempat ia lihat, pelaku menunjukkan pola koordinasi yang mengindikasikan adanya perencanaan dalam serangan tersebut.

“Dari CCTV yang saya perhatikan, saya yakin pelakunya terorganisir. Ada simbol-simbol atau tanda-tanda yang dilakukan di lapangan sehingga ketika menyerang terlihat sangat terkoordinasi,” kata Novel.

Ia menilai, penyiraman air keras ke area wajah merupakan indikasi bahwa pelaku memiliki tujuan serius untuk melukai korban secara permanen, bahkan berpotensi menyebabkan kematian.

“Kalau area wajah terkena air keras, korban bisa mengalami gagal napas bahkan meninggal. Paling tidak pelaku menginginkan cacat permanen. Ini kejahatan yang sangat serius dan biadab,” tandasnya.

Novel juga menuturkan, Andrie dikenal sebagai aktivis yang kritis dan memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu kemanusiaan serta kepentingan masyarakat.

“Yang diserang adalah orang baik. Dia kritis, peduli, dan mencintai negara ini,” ujarnya.

Baca Juga  PERSIB Pilih TVRI Jawa Barat untuk Umumkan Pemain Baru Musim 2025/2026

Ia mendesak agar aparat penegak hukum tidak hanya menangkap pelaku lapangan, tetapi juga mengungkap aktor intelektual di balik serangan tersebut.

“Kita tidak ingin seperti kasus-kasus sebelumnya, di mana hanya pelaku lapangan saja yang tertangkap. Aktor intelektualnya harus dicari dan dihukum seberat-beratnya,” tegas Novel.

Novel menegaskan, serangan terhadap aktivis tidak boleh membuat masyarakat sipil mundur dalam memperjuangkan kepentingan publik.

“Tujuan pelaku untuk membuat kami takut adalah salah besar. Kami tidak takut,” tegasnya.

Novel juga menyebutkan bahwa pihaknya akan mendorong pemerintah, termasuk presiden, untuk memberikan perhatian serius terhadap pengusutan kasus tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhamad Isnur, menyampaikan bahwa kondisi Andrie mulai stabil setelah menjalani operasi, meski pemulihannya masih membutuhkan waktu.

“Sebanyak 24 persen tubuhnya mengalami luka bakar. Alhamdulillah operasi berjalan lancar, tetapi kondisinya belum pulih 100 persen,” kata Isnur.

Isnur juga menegaskan, Koalisi Masyarakat Sipil telah membentuk tim investigasi independen untuk menelusuri kasus tersebut. Menurutnya, terdapat indikasi bahwa Andrie sudah diintai beberapa hari sebelum serangan terjadi.

“Kami menelusuri bahwa Andrie diintai sejak beberapa hari lalu, dari rumahnya, mess-nya, hingga tempat-tempat yang ia kunjungi. Semua terekam CCTV,” ujarnya.

Isnur berpandangan, secara teknis kepolisian seharusnya tidak mengalami kesulitan untuk mengungkap pelaku dan pihak yang berada di balik serangan tersebut.

“Ini bukan soal kemampuan, tapi soal kemauan. Apakah mereka berani mengungkap siapa pelakunya dan siapa yang berada di belakangnya,” kata Isnur.

Koalisi Masyarakat Sipil mendesak Kapolri dan seluruh jajaran kepolisian menggunakan seluruh kemampuan investigasi, termasuk pendekatan ilmiah forensik, untuk mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh.

Selain itu, mereka juga meminta negara menjamin pengobatan Andrie secara maksimal serta memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Baca Juga  Dasco: Danantara Siapkan Skema Perubahan Status Ojol dan Tekan Komisi 8 Persen

Ia juga mengapresiasi solidaritas berbagai organisasi masyarakat sipil yang terus mendukung perjuangan menegakkan keadilan dan melindungi para pembela hak asasi manusia di Indonesia.

Tags: Andrie YunusEks Penyidik KPKKetua YLBHI Muhammad IsnurKontraSnovel baswedanPenyiraman air kerasYLBHI
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Tindak Lanjuti Keluhan Warga di Media Sosial, Wabup Garut Kunjungi Pasar Andir Terkait Stok Gas

Post Selanjutnya

REPDEM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

RelatedPosts

dok Istimewa

Dugaan TPPU Eks Jampidsus Dinilai Ujian Besar Penegakan Hukum, Aparat Diminta Usut Tuntas hingga Tindak Pidana Asal

27 Juli 2026
Dok.Foto : Bemby/kabariku.com

Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

26 Juli 2026

Investor Raksasa Ingin Tanam Ratusan Ribu Mangrove di Indonesia, Jumhur: Mereka Sudah Datangi Pemerintah

26 Juli 2026

Polda NTT Cetak Sejarah, Raih Dua Rekor MURI Lewat Terapi Kesehatan Mental USEFT

26 Juli 2026

Hendardi Soroti Penahanan Febrie di Rutan KPK: “Tidak Otomatis Membuktikan Kejagung Independen”

25 Juli 2026

Musim Kemarau Panjang, DPRD Kota Tangerang Soroti Lambannya Normalisasi Saluran Air

25 Juli 2026
Post Selanjutnya

REPDEM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kepala BNN di CND Vienna, Dorong Strategi Komprehensif Lawan Narkotika dan Penyalahgunaan Vape

Discussion about this post

KabarTerbaru

DPC GMNI Jakarta Timur Desak Polisi Ungkap Fakta Kematian Karumga Eks Jampidsus

27 Juli 2026

Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Ditutup, UMKM Lokal Didorong Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

27 Juli 2026
dok Istimewa

Dugaan TPPU Eks Jampidsus Dinilai Ujian Besar Penegakan Hukum, Aparat Diminta Usut Tuntas hingga Tindak Pidana Asal

27 Juli 2026

Infast Bestari: Kritik Presiden Prabowo terhadap Neoliberalisme Harus Berlanjut ke Reformasi Kebijakan Sosial yang Universal

26 Juli 2026

Muslimat NU Garut Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Parenting, Soroti Ancaman Gadget hingga Judi Online

26 Juli 2026
Dok.Foto ilustrasi: Istimewa

Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual yang Libatkan Oknum Pendeta

26 Juli 2026
Dok.Foto : Bemby/kabariku.com

Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

26 Juli 2026

Investor Raksasa Ingin Tanam Ratusan Ribu Mangrove di Indonesia, Jumhur: Mereka Sudah Datangi Pemerintah

26 Juli 2026

Bupati Masinton Pasaribu Lantik 35 Pejabat Pemkab Tapteng, Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab

26 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Dok.Foto : Bemby/kabariku.com

    Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Minta Kortas Tipikor Polri Dibatalkan, Ini Penjelasan Hasanuddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KDM Sebut Pembagunan Flyover Bojongsoang Solusi Urai Macet Perbatasan Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com