• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Maret 4, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Dari Dekonstruksi ke Rekonstruksi: Jika Rocky Gerung Masuk Pemerintahan Prabowo Subianto

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
4 Maret 2026
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Ditulis oleh :
Hasanuddin, Koordinator SIAGA 98

Kabariku – Di antara lanskap intelektual dan politik Indonesia kontemporer, nama Rocky Gerung menempati posisi yang khas.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Ia bukan sekadar pengamat politik atau komentator kebijakan, melainkan pengkritik dengan pendekatan filosofis-membedah asumsi, menyingkap premis tersembunyi, serta menguji konsistensi logika di balik setiap kebijakan dan pernyataan publik.

RelatedPosts

Gugurnya Ayatullah Khamenei: Alarm Arah Politik Luar Negeri Indonesia

Yayasan Kemala Bhayangkari Bangun SDM Unggul Lewat Sekolah Unggulan dan Program Gizi Nasional

Kontribusi Alumni SMA Taruna Nusantara

Pendekatan kritiknya dapat dilihat bergerak dalam empat horizon sekaligus: epistemologi, etika, metafisika, dan estetika kebijakan.

Pada tataran epistemologis, ia mempertanyakan dasar pengetahuan suatu kebijakan-data apa yang dipakai, asumsi apa yang diterima tanpa diuji, dan narasi mana yang sengaja diproduksi.

Pada level etika, ia menggugat orientasi moral dan keberpihakan kekuasaan-apakah kebijakan berpijak pada keadilan sosial atau sekadar kalkulasi elektoral.

Dalam kerangka metafisika kebijakan, ia menelisik hakikat kekuasaan itu sendiri: untuk siapa ia bekerja, dan nilai apa yang sesungguhnya ia lindungi.

Sementara dalam dimensi estetika, ia menyentuh cara kebijakan itu ditampilkan dan dimaknai publik. Sebab kebijakan bukan hanya soal benar atau salah, tetapi juga tentang bagaimana ia menghadirkan rasa kepantasan, keteraturan, dan harmoni dalam kehidupan bersama.

Estetika dalam politik adalah keselarasan antara substansi dan ekspresi.

Menarik pula mencermati gagasan Prabowo Subianto yang kerap menggunakan terminologi “paradoks” untuk menggambarkan kondisi Indonesia.

Istilah ini bukan sekadar retorika, melainkan cara membaca realitas.

Indonesia digambarkan sebagai negeri yang kaya sumber daya namun masih menghadapi kemiskinan; negara besar dengan potensi global tetapi rentan dalam kedaulatan ekonomi; bangsa religius namun kerap terjebak konflik sosial. Itulah realitas paradoksal.

Baca Juga  Tiba di Tanah Air Usai Kunjungan ke Empat Negara, Presiden Prabowo Disambut Wapres Gibran dan Kabinet Merah Putih

Paradoks berbeda dengan kontradiksi. Kontradiksi adalah dua hal yang saling meniadakan secara logis-jika yang satu benar, yang lain pasti salah. Paradoks tidak demikian. Ia menghadirkan dua kenyataan yang tampak bertentangan, tetapi keduanya nyata dan eksis secara bersamaan. Ia juga bukan sekadar oposisi, sebab oposisi hanya menunjukkan perbedaan posisi. Paradoks justru menuntut kedalaman berpikir: bagaimana dua keadaan yang berlawanan bisa hidup dalam satu struktur realitas yang sama.

Dengan demikian, paradoks dapat disandingkan sebagai cara melihat realitas. Ia mengajak untuk tidak menyederhanakan persoalan menjadi hitam-putih. Realitas paradoksal menuntut pendekatan dialektis-mengakui ketegangan, membaca struktur penyebabnya, lalu merumuskan jalan keluar tanpa menafikan salah satu dimensinya. Dalam konteks kebijakan publik, pendekatan ini membuka ruang bagi solusi yang tidak reaktif, tetapi reflektif.

Di titik inilah kemungkinan pertemuan gagasan antara Prabowo dan Rocky menemukan relevansinya. Rocky, dengan pendekatan dekonstruktifnya, mampu membedah paradoks—mengurai struktur yang membuat kekayaan berdampingan dengan ketimpangan, atau demokrasi berdampingan dengan oligarki.

Sementara Prabowo, dengan visi politiknya, menawarkan orientasi rekonstruktif untuk menjawab paradoks tersebut melalui kebijakan.

Dalam kerangka pembagian peran yang ideal, presiden memiliki gagasan besar dan arah strategis. Di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, ide-ide makro tentang kedaulatan dan kesejahteraan dirumuskan sebagai visi politik.

Rocky Gerung dapat berperan membangun dasar substansi filosofisnya-merumuskan argumen, memperjelas rasionalitas, serta menjelaskan struktur paradoks yang hendak diatasi. Sementara tata kelola teknis menjadi wilayah para menteri dan birokrasi. Diferensiasi ini menjaga keseimbangan antara visi, substansi, dan implementasi.

Secara personal, saya pernah menjadi anak didiknya di Filsafat Universitas Indonesia pada tahun 1999. Dari pengalaman itu, saya melihat adanya benang merah pemikiran antara Prabowo dan Rocky-terutama dalam perhatian terhadap keadilan sosial dan kesejahteraan sebagai legitimasi moral kebijakan. Dalam empat horizon-epistemologi, etika, metafisika, dan estetika-serta dalam cara membaca realitas paradoksal Indonesia, pertemuan itu menemukan kemungkinan sintesisnya.

Baca Juga  Prof. DR. OC Kaligis: "Jebakan Anies Baswedan terhadap Presiden Joko Widodo"

Pada akhirnya, ujian terbesar bukan hanya pada individu, melainkan pada kemampuan kekuasaan membaca paradoks tanpa menyederhanakannya. Sebab realitas Indonesia memang bukan kontradiksi yang bisa dipatahkan dengan satu jawaban tunggal. Ia adalah realitas paradoksal yang menuntut kedalaman berpikir, keberanian moral, dan ketepatan tindakan.

Dari dekonstruksi menuju rekonstruksi, pertanyaannya sederhana: mampukah kekuasaan mengolah paradoks menjadi jalan keluar?.*

Jakarta, 4 Maret 2026

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Dari Dekonstruksi ke RekonstruksiHasanuddin koordinator SIAGA 98Presiden Prabowo SubiantoRocky GerungSimpul Aktivis Angkatan 1998
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Dari Dangdut ke OTT: KPK Bongkar Dugaan Konflik Kepentingan Bupati Pekalongan

RelatedPosts

Gugurnya Ayatullah Khamenei: Alarm Arah Politik Luar Negeri Indonesia

1 Maret 2026

Yayasan Kemala Bhayangkari Bangun SDM Unggul Lewat Sekolah Unggulan dan Program Gizi Nasional

26 Februari 2026
Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) Sugiono, MBA. memberi arahan dan penjelasan mengenai keberadaan SMA Taruna Nusantara Terintegrasi kepada seluruh Orangtua Calon Siswa Kelas X yang diundang hadir pada hari ini, Selasa tgl. 9 Juli 2024 di Balairung Pancasila SMA Taruna Nusantara

Kontribusi Alumni SMA Taruna Nusantara

20 Februari 2026
dok Dispusipda

Garut Tempo Doeloe: Menyibak Jejak Priangan di Masa Kolonial dalam Bingkai Sejarah Swiss van Java

18 Februari 2026

Garut: Dari Duri Semak hingga Identitas Kolektif

18 Februari 2026

IMF Jangan Menggurui Kedaulatan Fiskal Indonesia

16 Februari 2026

Discussion about this post

KabarTerbaru

Dari Dekonstruksi ke Rekonstruksi: Jika Rocky Gerung Masuk Pemerintahan Prabowo Subianto

4 Maret 2026
KPK menggelar konferensi pers terkait penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Dari Dangdut ke OTT: KPK Bongkar Dugaan Konflik Kepentingan Bupati Pekalongan

4 Maret 2026
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK dengan memakai baju orange tahanan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Diduga Kendalikan “Perusahaan Ibu”, KPK Resmi Tahan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

4 Maret 2026
Majelis Kehormatan Hakim (MKH) tengah menggelar sidang etik di Mahkamah Agung. (Foto: Humas KY)

MA dan KY Pecat Dua Hakim Karena Perselingkuhan

4 Maret 2026

Pelantikan PD BKMM-DMI Garut, Dr. Hj Hilma Mimar Ajak Perkuat Ukhuwah dan Kaderisasi Serta Pendataan Majelis Talim

4 Maret 2026

Indonesia Siap Mediasi Konflik Timur Tengah, Menlu Sugiono Sampaikan Arahan Presiden

4 Maret 2026

Ayo Berpartisipasi! KPK Lelang Mobil dan Barang Branded, Cek Jadwal dan Harga Limitnya

4 Maret 2026
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447/2026 M Hijriah dengan mengunjungi Masjid Besar Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, /Diskominfo Kab. Garut

Safari Ramadan di Mekarmukti, Bupati Garut Serukan Syukur dan Doa untuk Muslim di Zona Konflik

4 Maret 2026
Forum Lalu Lintas Garut dibawah koordinasi Satlantas Polres Garut, melaksanakan kegiatan pengecekan jalur sebagai persiapan menjelang musim mudik dan balik Lebaran 2026. /kavargarut.com

H-10 Lebaran, Jalur Mudik di Garut Ditargetkan Rampung dan Siap Dilalui

4 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Penyalahgunaan APBDes 2025, Pemdes Mekarjaya Pastikan Tak Ada Temuan Penyimpangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rudal Iran Hancurkan Kantor PM Israel dan Kondisi Netanyahu Belum ditentukan, inilah Faktanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 11 Terdakwa Dituntut Bersalah di Perkara Korupsi Pembiayaan Fiktif Telkom

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gugurnya Ayatullah Khamenei: Alarm Arah Politik Luar Negeri Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com