• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Juli 19, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Dari Dekonstruksi ke Rekonstruksi: Jika Rocky Gerung Masuk Pemerintahan Prabowo Subianto

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
4 Maret 2026
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Ditulis oleh :
Hasanuddin, Koordinator SIAGA 98

Kabariku – Di antara lanskap intelektual dan politik Indonesia kontemporer, nama Rocky Gerung menempati posisi yang khas.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Ia bukan sekadar pengamat politik atau komentator kebijakan, melainkan pengkritik dengan pendekatan filosofis-membedah asumsi, menyingkap premis tersembunyi, serta menguji konsistensi logika di balik setiap kebijakan dan pernyataan publik.

RelatedPosts

Beranikah Seluruh Penegak Hukum Periksa Harta Semua Pejabat? Uji Nyata Komitmen Pemberantasan Korupsi

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

Ketika Etika Mengalahkan Aturan, Negara Kehilangan Pedoman Bersama

Pendekatan kritiknya dapat dilihat bergerak dalam empat horizon sekaligus: epistemologi, etika, metafisika, dan estetika kebijakan.

Pada tataran epistemologis, ia mempertanyakan dasar pengetahuan suatu kebijakan-data apa yang dipakai, asumsi apa yang diterima tanpa diuji, dan narasi mana yang sengaja diproduksi.

Pada level etika, ia menggugat orientasi moral dan keberpihakan kekuasaan-apakah kebijakan berpijak pada keadilan sosial atau sekadar kalkulasi elektoral.

Dalam kerangka metafisika kebijakan, ia menelisik hakikat kekuasaan itu sendiri: untuk siapa ia bekerja, dan nilai apa yang sesungguhnya ia lindungi.

Sementara dalam dimensi estetika, ia menyentuh cara kebijakan itu ditampilkan dan dimaknai publik. Sebab kebijakan bukan hanya soal benar atau salah, tetapi juga tentang bagaimana ia menghadirkan rasa kepantasan, keteraturan, dan harmoni dalam kehidupan bersama.

Estetika dalam politik adalah keselarasan antara substansi dan ekspresi.

Menarik pula mencermati gagasan Prabowo Subianto yang kerap menggunakan terminologi “paradoks” untuk menggambarkan kondisi Indonesia.

Istilah ini bukan sekadar retorika, melainkan cara membaca realitas.

Indonesia digambarkan sebagai negeri yang kaya sumber daya namun masih menghadapi kemiskinan; negara besar dengan potensi global tetapi rentan dalam kedaulatan ekonomi; bangsa religius namun kerap terjebak konflik sosial. Itulah realitas paradoksal.

Baca Juga  Kenaikan BBM, Skandal Tata Kelola MBG dan Mega Koruptor: Kombinasi Yang Perlu Diwaspadai

Paradoks berbeda dengan kontradiksi. Kontradiksi adalah dua hal yang saling meniadakan secara logis-jika yang satu benar, yang lain pasti salah. Paradoks tidak demikian. Ia menghadirkan dua kenyataan yang tampak bertentangan, tetapi keduanya nyata dan eksis secara bersamaan. Ia juga bukan sekadar oposisi, sebab oposisi hanya menunjukkan perbedaan posisi. Paradoks justru menuntut kedalaman berpikir: bagaimana dua keadaan yang berlawanan bisa hidup dalam satu struktur realitas yang sama.

Dengan demikian, paradoks dapat disandingkan sebagai cara melihat realitas. Ia mengajak untuk tidak menyederhanakan persoalan menjadi hitam-putih. Realitas paradoksal menuntut pendekatan dialektis-mengakui ketegangan, membaca struktur penyebabnya, lalu merumuskan jalan keluar tanpa menafikan salah satu dimensinya. Dalam konteks kebijakan publik, pendekatan ini membuka ruang bagi solusi yang tidak reaktif, tetapi reflektif.

Di titik inilah kemungkinan pertemuan gagasan antara Prabowo dan Rocky menemukan relevansinya. Rocky, dengan pendekatan dekonstruktifnya, mampu membedah paradoks—mengurai struktur yang membuat kekayaan berdampingan dengan ketimpangan, atau demokrasi berdampingan dengan oligarki.

Sementara Prabowo, dengan visi politiknya, menawarkan orientasi rekonstruktif untuk menjawab paradoks tersebut melalui kebijakan.

Dalam kerangka pembagian peran yang ideal, presiden memiliki gagasan besar dan arah strategis. Di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, ide-ide makro tentang kedaulatan dan kesejahteraan dirumuskan sebagai visi politik.

Rocky Gerung dapat berperan membangun dasar substansi filosofisnya-merumuskan argumen, memperjelas rasionalitas, serta menjelaskan struktur paradoks yang hendak diatasi. Sementara tata kelola teknis menjadi wilayah para menteri dan birokrasi. Diferensiasi ini menjaga keseimbangan antara visi, substansi, dan implementasi.

Secara personal, saya pernah menjadi anak didiknya di Filsafat Universitas Indonesia pada tahun 1999. Dari pengalaman itu, saya melihat adanya benang merah pemikiran antara Prabowo dan Rocky-terutama dalam perhatian terhadap keadilan sosial dan kesejahteraan sebagai legitimasi moral kebijakan. Dalam empat horizon-epistemologi, etika, metafisika, dan estetika-serta dalam cara membaca realitas paradoksal Indonesia, pertemuan itu menemukan kemungkinan sintesisnya.

Baca Juga  SIAGA 98 Tekankan Pentingnya Sosialisasi UU TNI Baru oleh DPR RI

Pada akhirnya, ujian terbesar bukan hanya pada individu, melainkan pada kemampuan kekuasaan membaca paradoks tanpa menyederhanakannya. Sebab realitas Indonesia memang bukan kontradiksi yang bisa dipatahkan dengan satu jawaban tunggal. Ia adalah realitas paradoksal yang menuntut kedalaman berpikir, keberanian moral, dan ketepatan tindakan.

Dari dekonstruksi menuju rekonstruksi, pertanyaannya sederhana: mampukah kekuasaan mengolah paradoks menjadi jalan keluar?.*

Jakarta, 4 Maret 2026

Tags: Dari Dekonstruksi ke RekonstruksiHasanuddin koordinator SIAGA 98Presiden Prabowo SubiantoRocky GerungSimpul Aktivis Angkatan 1998
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Dari Dangdut ke OTT: KPK Bongkar Dugaan Konflik Kepentingan Bupati Pekalongan

Post Selanjutnya

Menlu Sugiono Temui Dubes Iran, Sampaikan Pesan Resmi Presiden Prabowo

RelatedPosts

Beranikah Seluruh Penegak Hukum Periksa Harta Semua Pejabat? Uji Nyata Komitmen Pemberantasan Korupsi

17 Juli 2026

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

17 Juli 2026

Ketika Etika Mengalahkan Aturan, Negara Kehilangan Pedoman Bersama

17 Juli 2026

DPR WAJIB SAHKAN UU PERAMPASAN ASET. JANGAN JADIKAN HAM SEBAGAI TAMENG KORUPTOR.

16 Juli 2026

WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

15 Juli 2026
Oplus_131072

Menjaga Kepercayaan dalam Kemitraan Negara: Pelajaran dari Polemik SPPG

15 Juli 2026
Post Selanjutnya

Menlu Sugiono Temui Dubes Iran, Sampaikan Pesan Resmi Presiden Prabowo

Israel Serang Iran, Ledakan Bikin Warga Berlarian (via REUTERS/WANA)

Iran Tolak Negosiasi dengan AS, Tegaskan Siap Terus Berperang

Discussion about this post

KabarTerbaru

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik sebagai Pintu Masuk Korupsi Pasca Pemilu

19 Juli 2026
Gedung Merah Putih KPK

KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Asrul Azis Taba Terkait Penggeledahan Kasus Kuota Haji

18 Juli 2026

NPCI Kota Bogor Perkuat Sinergi dengan Kodim 0606 Matangkan Persiapan Peparda Jabar 2026

18 Juli 2026

Jumhur Hidayat Tegaskan Tak Ada Kompromi, KLH Hentikan Peleburan Aluminium Ilegal di Tangerang

18 Juli 2026

DPD RI Sumut dan LPS Medan Jajaki Kerja Sama Tingkatkan Literasi Keuangan dan Keamanan Menabung

18 Juli 2026

Muhadjir Effendy Hormati Putusan MK soal Izin Tambang Ormas, Muhammadiyah Tunggu Tindak Lanjut Pemerintah

18 Juli 2026

Puncak Liga Askab Istimewa U-19 Sukses Digelar, Ketua Askab PSSI Garut Optimistis Lahirkan Bibit untuk Persigar

18 Juli 2026

LBH SPP Kecam Penertiban di Papandayan, Nilai Pengrusakan Tanaman Petani Langgar Proses Penyelesaian Konflik Agraria

18 Juli 2026

Pemkot Tangerang Ajak Warga Aktif Laporkan Jalan Rusak, 1.024 Titik Sudah Diperbaiki

18 Juli 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSI Tangsel: Bergabungnya Narji Cagur Jadi Suntikan Semangat bagi Kader

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com