• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 14, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News Nasional

1 Abad Panas Bumi Indonesia, ADPPI Usulkan Kawah Kereta Api Jadi National Geothermal Heritage

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
12 Januari 2026
di Nasional
A A
0
Kawah Kereta Api Kamojang, sumur panas bumi generasi pertama di dunia yang sukses menghasilkan energi panas bumi untuk pembangkit listrik setelah Italia, Amerika dan Jepang

Kawah Kereta Api Kamojang, sumur panas bumi generasi pertama di dunia yang sukses menghasilkan energi panas bumi untuk pembangkit listrik setelah Italia, Amerika dan Jepang (dok Kabariku)

ShareSendShare ShareShare

Bandung, Kabariku – Asosiasi Daerah Penghasil Panas Bumi Indonesia (ADPPI) menginisiasi pengusulan Kawah Kereta Api Kamojang sebagai National Geothermal Heritage atau cagar budaya geothermal nasional.

Usulan ini bertepatan dengan 100 tahun pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia, yang dinilai menjadi momentum penting untuk melestarikan sejarah awal pengembangan energi bersih nasional.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Ketua Umum ADPPI, Hasanuddin, mengatakan Kawah Kereta Api Kamojang merupakan sumur panas bumi pertama di Indonesia yang berhasil menghasilkan energi panas bumi sejak era kolonial Hindia Belanda.

RelatedPosts

HUT ke-27 LMND, Agus Jabo Ajak Generasi Muda Jadi Motor Perubahan dan Pengawal Program Presiden

Tinggalkan Open Dumping, Menteri Jumhur Ajak Daerah Bangun Pengelolaan Sampah Modern Berbasis Ekonomi Sirkular

Hendardi: Kejagung Jangan Defensif, Dugaan Intervensi TNI Harus Diusut Tuntas

“Sekarang genap 100 tahun energi geothermal ada di Indonesia. Kami sedang mengusulkan sumur panas bumi pertama di Indonesia yang ada di Kamojang agar ditetapkan sebagai national geothermal heritage,” ujar Hasanuddin, Senin (12/01/2026).

Pemanfaatan energi panas bumi untuk pembangkit listrik di Indonesia dimulai pada 1926, ketika pemerintah Hindia Belanda melakukan pengeboran panas bumi di kawasan Desa Sukalaksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Garut.

Jawa Barat Pusat Panas Bumi Nasional

Kawasan tersebut merupakan bagian dari lapangan geothermal Kamojang, yang membentang di antara jalur Gunung Rakutak (Kabupaten Bandung) dan Gunung Guntur (Garut). Di wilayah ini terdapat berbagai manifestasi geothermal permukaan berupa kawah uap, kolam panas, fumarol, kolam lumpur, dan mata air panas.

Dari lima titik sumur panas bumi yang dibor pada masa itu, hanya satu yang berhasil menghasilkan energi panas bumi secara stabil, yakni sumur Kamojang 3 (KMJ-3) yang kini dikenal sebagai Kawah Kereta Api Kamojang.

Baca Juga  Komitmen Good Mining Practices, Pemerintah Tutup 321 Hektare Tambang Bermasalah

Kawah ini berada di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kamojang, secara administratif masuk wilayah Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.

Hasanuddin menjelaskan, gagasan pengembangan panas bumi di Kamojang sejatinya telah muncul jauh sebelumnya. Pada 1918, seorang teknokrat Belanda mengusulkan pembangunan sumur panas bumi di kawasan tersebut melalui tulisan berjudul Krachtbronnen in Italie yang dimuat dalam majalah Koloniale Studien.

“Usulan tersebut sempat memicu perdebatan panjang sebelum akhirnya direalisasikan melalui eksplorasi pada 1926,” ujar Hasanuddin.

Menurut Hasanuddin, sejarah perkembangan energi panas bumi di Indonesia sangat penting untuk dilestarikan, mengingat potensi panas bumi nasional yang sangat besar namun pemanfaatannya masih relatif terbatas.

“Pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia hingga kini masih terbilang kecil. Padahal potensinya sangat besar. Kebijakan pemerintah juga belum sepenuhnya berpihak pada percepatan pengembangan energi panas bumi,” katanya.

Ia menambahkan, Jawa Barat menjadi provinsi dengan lokasi pemanfaatan panas bumi terbanyak di Indonesia. Beberapa di antaranya berada di Gunung Halimun Salak (Kabupaten Sukabumi), Gunung Wayang Windu dan Kamojang (Kabupaten Bandung), serta Darajat dan Talaga Bodas (Kabupaten Garut).

Selain aspek historis, ADPPI juga menyoroti pengelolaan Kawah Kereta Api Kamojang yang dinilai belum optimal. Saat ini, kawasan tersebut berada di bawah pengelolaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, dengan sebagian pengelolaan wisata diserahkan kepada koperasi.

“Pengelolaannya lebih diarahkan sebagai objek wisata, belum fokus pada nilai sejarah dan perkembangan industri panas bumi. Hari ini kami juga menggelar rapat dengan BBKSDA Jawa Barat untuk membahas pengajuan Kawah Kereta Api sebagai national geothermal heritage,” jelas Hasanuddin.

Kawah Kareta Layak Jadi Cagar Budaya

Ia menilai Kawah Kereta Api Kamojang sangat layak ditetapkan sebagai cagar budaya, sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, yang mensyaratkan usia minimal 50 tahun.

Baca Juga  Mahfud MD Ungkap Empat Agenda Besar Reformasi Polri: Siap Lapor ke Presiden Prabowo

“Kawah Kereta Api kini telah berusia 100 tahun. Ini momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia,” tegasnya.

Hasanuddin juga menyebutkan, Kawah Kereta Api Kamojang merupakan sumur panas bumi generasi pertama di dunia yang sukses menghasilkan energi panas bumi, setelah Italia (1904–1913), Amerika Serikat (1921), dan Jepang (1927).

“Ini sangat penting bagi sejarah ilmu pengetahuan dan pendidikan. Jika tidak dilestarikan, Indonesia bisa kehilangan bukti sejarah teknologi energi yang sangat berharga,” ujarnya.

Penetapan Kawah Kereta Api Kamojang sebagai National Geothermal Heritage diharapkan dapat memberikan pengakuan resmi negara terhadap situs panas bumi pertama di Indonesia, sekaligus menjadikannya pusat pendidikan, riset, dan pengembangan energi panas bumi.

Selain itu, Kamojang juga diharapkan berkembang sebagai destinasi wisata edukasi ilmiah energi baru terbarukan, serta menjadi inspirasi pembangunan energi bersih dan berkelanjutan dalam memperkuat kontribusi Indonesia terhadap transisi energi hijau global.

“Yang paling penting, ini bisa menjadi inspirasi pembangunan energi bersih berkelanjutan dan memperkuat identitas nasional Indonesia dalam kontribusinya pada energi hijau dunia,” pungkas Hasanuddin.***

Baca juga :

Seabad Panas Bumi Kamojang: Tonggak Swasembada Energi Nasional
Kawah Kereta Api Kamojang 3: Situs Panas Bumi Tertua Dunia yang Terlupakan

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: 1 abad KMJ 3Asosiasi Daerah Penghasil Panas Bumi IndonesiaBBKSDA JabarHasanuddin Ketua Umum ADPPIKemenbudKemenhutkementerian ESDMNational Geothermal HeritagePGE area Kamojang Jawa Barat
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Berlanjut ke Tahap Pembuktian

Post Selanjutnya

Tarik-Ulur Sistem Pemilihan, PDI Perjuangan Tegaskan Dukung Pilkada Langsung

RelatedPosts

HUT ke-27 LMND, Agus Jabo Ajak Generasi Muda Jadi Motor Perubahan dan Pengawal Program Presiden

13 Juli 2026

Tinggalkan Open Dumping, Menteri Jumhur Ajak Daerah Bangun Pengelolaan Sampah Modern Berbasis Ekonomi Sirkular

13 Juli 2026

Hendardi: Kejagung Jangan Defensif, Dugaan Intervensi TNI Harus Diusut Tuntas

11 Juli 2026

Habiburokhman: Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas, Pastikan Kasus Febrie Adriansyah Dikawal Hingga Tuntas

11 Juli 2026

Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026
Post Selanjutnya
PDI Perjuangan mempertegas dukungan terhadap Pilkada Langsung di tengah menguatnya wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD. (Istimewa)

Tarik-Ulur Sistem Pemilihan, PDI Perjuangan Tegaskan Dukung Pilkada Langsung

Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dr Tifa dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke Kejaksaan

Polda Metro Limpahkan Berkas Roy Suryo Cs dalam Perkara Ijazah Jokowi ke Kejaksaan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Stok BBM Pertalite Aman, Keluarga Besar APKLI Babel Yakin Pertamina Bekerja Profesional

14 Juli 2026

Dinilai Lebih Efisien, Kebijakan Sewa Mobil Dinas Pemkot Tangsel Bisa Tekan Beban APBD

14 Juli 2026

Kejagung Gandeng KPK, Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Eks Jampidsus

14 Juli 2026

Yusril: Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Jadi Ujian Integritas Penegakan Hukum

14 Juli 2026

Menegaskan Koalisi Prabowo-Jokowi: Ketika Bayang-Bayang Jokowi Tetap Mengiringi Pemerintahan Prabowo

13 Juli 2026

Benyamin Buka Jalan Warga Tangsel Kerja di Luar Negeri, Program Pelatihan hingga Penempatan Resmi Diluncurkan

13 Juli 2026

Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

13 Juli 2026

Kapolri dan Panglima TNI Perkuat Soliditas, Tegaskan Komitmen Jaga Kedaulatan Negara

13 Juli 2026
Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Prof. Dr. Suparji Ahmad, S.H., M.H.,(Istimewa)

Prof Suparji Apresiasi Komitmen Presiden, Kasus Mantan Jampidsus Uji Integritas Hukum

13 Juli 2026

Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

12 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Atlet Renang Pelajar Garut Borong Medali di O2SN Jabar, Kalula Lolos ke Tingkat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diresmikan Sejak November 2025, SPPG Milik Eks Bupati Agus Supriadi Belum Juga Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Branch Manager MNC Bank Cabang MNC Tower,Saidah Amir Sussy Ditahan Polisi, Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bongkar Dugaan Korupsi PLN hingga Asabri, Polri Geledah Cafe dan Money Changer di Cipete

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Tahan Eks Sekjen MPR, Diduga Terima Gratifikasi “Uang Assalamualaikum” Rp30 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com