• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Februari 16, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News Nasional

1 Abad Panas Bumi Indonesia, ADPPI Usulkan Kawah Kereta Api Jadi National Geothermal Heritage

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
12 Januari 2026
di Nasional
A A
0
Kawah Kereta Api Kamojang, sumur panas bumi generasi pertama di dunia yang sukses menghasilkan energi panas bumi untuk pembangkit listrik setelah Italia, Amerika dan Jepang

Kawah Kereta Api Kamojang, sumur panas bumi generasi pertama di dunia yang sukses menghasilkan energi panas bumi untuk pembangkit listrik setelah Italia, Amerika dan Jepang (dok Kabariku)

ShareSendShare ShareShare

Bandung, Kabariku – Asosiasi Daerah Penghasil Panas Bumi Indonesia (ADPPI) menginisiasi pengusulan Kawah Kereta Api Kamojang sebagai National Geothermal Heritage atau cagar budaya geothermal nasional.

Usulan ini bertepatan dengan 100 tahun pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia, yang dinilai menjadi momentum penting untuk melestarikan sejarah awal pengembangan energi bersih nasional.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Ketua Umum ADPPI, Hasanuddin, mengatakan Kawah Kereta Api Kamojang merupakan sumur panas bumi pertama di Indonesia yang berhasil menghasilkan energi panas bumi sejak era kolonial Hindia Belanda.

RelatedPosts

Menaker Terbitkan Aturan WFA Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Berikut Ketentuannya

Mensesneg Apresiasi Peran Media, Tegaskan Pentingnya Informasi Faktual di Era Digital

Terima Wakil Ketua MA Iran, Pemerintah Tegaskan Tak Eksekusi Mati dan Buka Opsi Repatriasi Napi

“Sekarang genap 100 tahun energi geothermal ada di Indonesia. Kami sedang mengusulkan sumur panas bumi pertama di Indonesia yang ada di Kamojang agar ditetapkan sebagai national geothermal heritage,” ujar Hasanuddin, Senin (12/01/2026).

Pemanfaatan energi panas bumi untuk pembangkit listrik di Indonesia dimulai pada 1926, ketika pemerintah Hindia Belanda melakukan pengeboran panas bumi di kawasan Desa Sukalaksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Garut.

Jawa Barat Pusat Panas Bumi Nasional

Kawasan tersebut merupakan bagian dari lapangan geothermal Kamojang, yang membentang di antara jalur Gunung Rakutak (Kabupaten Bandung) dan Gunung Guntur (Garut). Di wilayah ini terdapat berbagai manifestasi geothermal permukaan berupa kawah uap, kolam panas, fumarol, kolam lumpur, dan mata air panas.

Dari lima titik sumur panas bumi yang dibor pada masa itu, hanya satu yang berhasil menghasilkan energi panas bumi secara stabil, yakni sumur Kamojang 3 (KMJ-3) yang kini dikenal sebagai Kawah Kereta Api Kamojang.

Baca Juga  Wisuda UIC 2025: Irjen Pol Andry Wibowo Serukan Revitalisasi Nilai Pancasila dan Patriotisme Digital

Kawah ini berada di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kamojang, secara administratif masuk wilayah Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.

Hasanuddin menjelaskan, gagasan pengembangan panas bumi di Kamojang sejatinya telah muncul jauh sebelumnya. Pada 1918, seorang teknokrat Belanda mengusulkan pembangunan sumur panas bumi di kawasan tersebut melalui tulisan berjudul Krachtbronnen in Italie yang dimuat dalam majalah Koloniale Studien.

“Usulan tersebut sempat memicu perdebatan panjang sebelum akhirnya direalisasikan melalui eksplorasi pada 1926,” ujar Hasanuddin.

Menurut Hasanuddin, sejarah perkembangan energi panas bumi di Indonesia sangat penting untuk dilestarikan, mengingat potensi panas bumi nasional yang sangat besar namun pemanfaatannya masih relatif terbatas.

“Pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia hingga kini masih terbilang kecil. Padahal potensinya sangat besar. Kebijakan pemerintah juga belum sepenuhnya berpihak pada percepatan pengembangan energi panas bumi,” katanya.

Ia menambahkan, Jawa Barat menjadi provinsi dengan lokasi pemanfaatan panas bumi terbanyak di Indonesia. Beberapa di antaranya berada di Gunung Halimun Salak (Kabupaten Sukabumi), Gunung Wayang Windu dan Kamojang (Kabupaten Bandung), serta Darajat dan Talaga Bodas (Kabupaten Garut).

Selain aspek historis, ADPPI juga menyoroti pengelolaan Kawah Kereta Api Kamojang yang dinilai belum optimal. Saat ini, kawasan tersebut berada di bawah pengelolaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, dengan sebagian pengelolaan wisata diserahkan kepada koperasi.

“Pengelolaannya lebih diarahkan sebagai objek wisata, belum fokus pada nilai sejarah dan perkembangan industri panas bumi. Hari ini kami juga menggelar rapat dengan BBKSDA Jawa Barat untuk membahas pengajuan Kawah Kereta Api sebagai national geothermal heritage,” jelas Hasanuddin.

Kawah Kareta Layak Jadi Cagar Budaya

Ia menilai Kawah Kereta Api Kamojang sangat layak ditetapkan sebagai cagar budaya, sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, yang mensyaratkan usia minimal 50 tahun.

Baca Juga  BNN-Universitas Pancasila Perkuat P4GN, Kepala BNN: Kampus Benteng Moral Berbasis Nilai Pancasila

“Kawah Kereta Api kini telah berusia 100 tahun. Ini momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia,” tegasnya.

Hasanuddin juga menyebutkan, Kawah Kereta Api Kamojang merupakan sumur panas bumi generasi pertama di dunia yang sukses menghasilkan energi panas bumi, setelah Italia (1904–1913), Amerika Serikat (1921), dan Jepang (1927).

“Ini sangat penting bagi sejarah ilmu pengetahuan dan pendidikan. Jika tidak dilestarikan, Indonesia bisa kehilangan bukti sejarah teknologi energi yang sangat berharga,” ujarnya.

Penetapan Kawah Kereta Api Kamojang sebagai National Geothermal Heritage diharapkan dapat memberikan pengakuan resmi negara terhadap situs panas bumi pertama di Indonesia, sekaligus menjadikannya pusat pendidikan, riset, dan pengembangan energi panas bumi.

Selain itu, Kamojang juga diharapkan berkembang sebagai destinasi wisata edukasi ilmiah energi baru terbarukan, serta menjadi inspirasi pembangunan energi bersih dan berkelanjutan dalam memperkuat kontribusi Indonesia terhadap transisi energi hijau global.

“Yang paling penting, ini bisa menjadi inspirasi pembangunan energi bersih berkelanjutan dan memperkuat identitas nasional Indonesia dalam kontribusinya pada energi hijau dunia,” pungkas Hasanuddin.***

Baca juga :

Seabad Panas Bumi Kamojang: Tonggak Swasembada Energi Nasional
Kawah Kereta Api Kamojang 3: Situs Panas Bumi Tertua Dunia yang Terlupakan

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: 1 abad KMJ 3Asosiasi Daerah Penghasil Panas Bumi IndonesiaBBKSDA JabarHasanuddin Ketua Umum ADPPIKemenbudKemenhutkementerian ESDMNational Geothermal HeritagePGE area Kamojang Jawa Barat
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Berlanjut ke Tahap Pembuktian

Post Selanjutnya

Tarik-Ulur Sistem Pemilihan, PDI Perjuangan Tegaskan Dukung Pilkada Langsung

RelatedPosts

Menaker Terbitkan Aturan WFA Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Berikut Ketentuannya

15 Februari 2026

Mensesneg Apresiasi Peran Media, Tegaskan Pentingnya Informasi Faktual di Era Digital

14 Februari 2026
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyambut Wakil Ketua MA Iran di Gedung MA (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Terima Wakil Ketua MA Iran, Pemerintah Tegaskan Tak Eksekusi Mati dan Buka Opsi Repatriasi Napi

13 Februari 2026

Rapim Polri 2026: Siap Kawal Inflasi, Ekonomi hingga Koperasi Desa Merah Putih

12 Februari 2026

Reformasi Polri Masuk Tahap Kunci, Prof. Jimly Asshiddiqie: Empat Rekomendasi Siap Diserahkan ke Presiden

9 Februari 2026
Mahkamah Agung telah melantik Deputi Gubernur BI Baru, Thomas Djiwandono. Senin, (9/2/2026). (Foto: tangkapan layar YouTube Bank Indonesia).

MA Resmi Lantik Thomas Djiwandono Sebagai Deputi Gubernur BI

9 Februari 2026
Post Selanjutnya
PDI Perjuangan mempertegas dukungan terhadap Pilkada Langsung di tengah menguatnya wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD. (Istimewa)

Tarik-Ulur Sistem Pemilihan, PDI Perjuangan Tegaskan Dukung Pilkada Langsung

Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dr Tifa dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke Kejaksaan

Polda Metro Limpahkan Berkas Roy Suryo Cs dalam Perkara Ijazah Jokowi ke Kejaksaan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Sugiono Serahkan KTA Gerindra ke Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Gelaran Budaya Kasumedangan

16 Februari 2026

Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

16 Februari 2026

LPSK Kawal Perlindungan Korban Perdagangan Anak Tamansari, 10 Tersangka Diamankan Polisi

16 Februari 2026

IMF Jangan Menggurui Kedaulatan Fiskal Indonesia

16 Februari 2026

BNN – Kemendes Deklarasikan Jawa Timur Bersinar, Perangi Narkoba hingga Pelosok Desa

16 Februari 2026
Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

15 Februari 2026

SPPG Sindanggalih Resmi Beroperasi untuk Penuhi Gizi Ribuan Siswa

15 Februari 2026

Pelita Intan Muda Lantik Pengurus Nasional dan Cabang se-Indonesia: Fokus pada Keikhlasan dan Pendidikan

15 Februari 2026

Tim Sancang Polres Garut Ungkap Jaringan Komplotan Spesialis Pencurian Mobil Pick Up Lintas Daerah

15 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • The Network Defense: Mengapa Kekayaan Epstein Melampaui Uang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Letkol Teddy dan Ikhtiar Meningkatkan Kompetensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com