• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Januari 31, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Kabinet

Wamen Ekraf : Pentingnya Agama dan Kreativitas Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Yusup Sopian oleh Yusup Sopian
15 September 2025
di Kabar Kabinet, News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menghadiri pengukuhan Dewan dan pelantikan Dewan Pengurus Pusat Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (DPP KCBI). Wamen Ekraf Irene menekankan Indonesia sebagai negara yang beragama, berarti negara mengakui 6 agama dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, memberi sambutan pada pengukuhan Dewan dan pelantikan Dewan Pengurus Pusat Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (DPP KCBI), Jakarta, Minggu (14/09/2025).

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Indonesia itu adalah negara beragama. Agama Budha atau agama apapun sebenarnya menebarkan benih-benih kebaikan dan menyebarkan cinta supaya kita jangan terpecah belah. Kita harus menjadi satu karena landasan dari negara Indonesia beragama dan gotong royong menuju Indonesia Emas,” ungkap Wamen Ekraf Irene dalam acara yang berlangsung di Gedung Pusat Niaga, Arena JIExpo Kemayoran, Jakarta pada Minggu, 14 September 2025.

RelatedPosts

Keadilan Restoratif Ujian Nyata KUHP–KUHAP Baru

Dirut BEI Mundur, Tiga Pimpinan OJK Lepas Jabatan: Tanggung Jawab Moral Demi Pemulihan

Seskab Teddy Terima Wagub Emil Dardak, Bahas Infrastruktur dan Program Prioritas Presiden di Jawa Timur

KCBI merupakan wadah para cendekiawan Buddhis untuk merapatkan barisan supaya tercipta bentuk dukungan dan pemberian kontribusi bagi agama Budha yang lebih maju di Indonesia. Selama 31 tahun, KCBI menyebarkan semangat cinta kasih, gotong royong, dan pengabdian bagi bangsa Indonesia yang selaras dengan agenda pembangunan nasional.

Wamen Ekraf Irene pun mengajak Cendekiawan Buddhis untuk menjaga kerukunan bersama satu sama lain, apapun agama yang dianutnya, tetap harus punya rasa saling mencintai. Lebih lanjut, Wamen Ekraf Irene menjelaskan seperti apa ekonomi kreatif menjadi kunci dalam pengembangan diri saat menghadapi berbagai tantangan global terkini. Setelahnya, Wamen Ekraf Irene juga menyebut pentingnya agama dan kreativitas dalam mendorong pertumbuhan dan pembuatan kebijakan ekraf.

Baca Juga  Kapolri Hadiri Kick Off GPM Serentak: Targetkan 1,3 Juta Ton Beras Tersalurkan Optimal Tepat Sasaran

“Ekonomi kreatif muncul sebagai new engine of growth yang memiliki 17 subsektor didalamnya. Ekonomi kreatif akan memetakan ekosistem dengan segala sesuatu rantai nilai didalamnya. Hal ini juga sejalan dengan banyak ajaran-ajaran agama Budha yang selalu menjembatani kebaikan seperti ajaran welas asih dan meditasi untuk mendapat kekuatan energi positif,” ujar Wamen Ekraf Irene.

Acara ini juga dihadiri Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Kementerian Agama Supriyadi yang meyakini KCBI mampu membawa umat Buddha ke arah yang lebih baik.

“Kami menyampaikan selamat dan berharap bahwa KCBI bisa menjadi mitra Pemerintah dalam rangka menerjemahkan isu-isu strategis, baik berkaitan dengan kebangsaan maupun keumatan. Saya percaya dengan keberadaan dewan pakar dan dewan pengurus yang semua memiliki kapasitas baik, tentu bisa kita rumuskan ke depan untuk memiliki satu roadmap yang terukur sehingga kita bisa bergandengan tangan. Semoga umat Budha makin maju berkembang dan makin berkualitas,” kata Supriyadi.

Sementara itu, Ketua Umum KCBI Bhikkhu Dhammavuddho Thera menyampaikan bahwa tekad KCBI akan terus berlandaskan Dharma Agama dan Dharma Negara. Menurutnya, hal ini sebagai bentuk sinergitas untuk keberlangsungan KCBI selama 5 tahun mendatang.

“Semoga dalam 5 tahun mendatang, kita bisa saling bersinergi sehingga kualitas sumber daya manusia umat Budha dapat berkembang tidak hanya di Jakarta, tetapi juga daerah-daerah yang menjadi kantong umat Budha seperti Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Semoga pahala yang kita hasilkan dari KCBI bisa membawa manfaat buat diri dan umat Budha, baik kehidupan sekarang maupun yang akan datang,” ucap Bhante Dhammavuddho.

Selaras dengan pernyataan itu, Dewan Pembina KCBI menegaskan bahwa KCBI harus punya peran aktif dan kontribusi nyata dalam membangun persatuan bangsa. Menurutnya, semangat gotong royong ‘yang kuat membantu yang lemah’ tetap dicetuskan dalam mempererat persatuan bangsa.

Baca Juga  Himpunan Masyarakat Nias Kunjungi DPP PDI Perjuagan, Sampaikan Aspirasi Dukung Bambang Irawan jadi Ketua DPRD Kalteng

“KCBI selalu berjuang untuk persatuan dan kesatuan seperti yang kuat membantu yang lemah. Terlepas dari segala latar belakang, paling penting Indonesia bersatu. Kita harus sadar bahwa kita sebangsa, setanah air, dan sekeluarga sehingga semua pengurus KCBI yang telah dilantik hari ini bisa terus berupaya mengaktualisasi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap Hartati Murdaya sebagai Dewan Pembina KCBI.

Pengukuhan dewan dan pelantikan DPP KCBI masa bakti 2024-2029 mengangkat tema “Cendekiawan Buddhis Indonesia yang Berlandaskan Dharma Agama dan Dharma Negara Menuju Indonesia Emas 2045”. Selain Dewan Pembina, acara juga dihadiri Dewan Kehormatan, Dewan Penyantun, Dewan Pakar, dan perwakilan pengurus KCBI dari beberapa provinsi.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Penerbangan Internasional di Bandara Supadio Mulai Dibuka, Ini Kata Menhub

Post Selanjutnya

Alih Status IAIN Ponorogo Jadi UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Diresmikan Menag

RelatedPosts

Kemenko Kumham Imipas melakukan rapat konsolidasi dengan sejumlah LSM dan peneliti hukum. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Keadilan Restoratif Ujian Nyata KUHP–KUHAP Baru

31 Januari 2026
dok OJK

Dirut BEI Mundur, Tiga Pimpinan OJK Lepas Jabatan: Tanggung Jawab Moral Demi Pemulihan

30 Januari 2026
Seskab Teddy menerima kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Rabu, 28 Januari 2026

Seskab Teddy Terima Wagub Emil Dardak, Bahas Infrastruktur dan Program Prioritas Presiden di Jawa Timur

30 Januari 2026
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati menyoroti keberlanjutan bahan baku, daya saing, dan tantangan ekspor industri furnitur nasional.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati: Negara Perlu Hadir Perkuat Industri Furnitur

30 Januari 2026
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK dan BPK Turun ke Arab Saudi, Nasib Penahanan Gus Yaqut Menunggu Hasil Audit

30 Januari 2026
Eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan penyidik. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

4 Jam Diperiksa KPK, Gus Yaqut Bawa Buku Hitam dan Bungkam Soal Kasus Kuota Haji

30 Januari 2026
Post Selanjutnya

Alih Status IAIN Ponorogo Jadi UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Diresmikan Menag

Dirjen KPM Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya

Video Presiden Tayang di Bioskop, Kemkomdigi: Kanal Komunikasi Publik yang Sah dan Efektif

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kemenko Kumham Imipas melakukan rapat konsolidasi dengan sejumlah LSM dan peneliti hukum. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Keadilan Restoratif Ujian Nyata KUHP–KUHAP Baru

31 Januari 2026
dok OJK

Dirut BEI Mundur, Tiga Pimpinan OJK Lepas Jabatan: Tanggung Jawab Moral Demi Pemulihan

30 Januari 2026
Menkeu Purbaya mengungkap alasan Dirut BEI Iman Rachman mundur. Ia menyebut ada kesalahan fatal terkait komunikasi dengan MSCI saat IHSG anjlok.

Inilah Alasan Dirut BEI Mundur, Kata Menkeu Purbaya: Salah Komunikasi dengan MSCI

30 Januari 2026
Seskab Teddy menerima kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Rabu, 28 Januari 2026

Seskab Teddy Terima Wagub Emil Dardak, Bahas Infrastruktur dan Program Prioritas Presiden di Jawa Timur

30 Januari 2026
Mahkamah Konstitusi menolak uji materi batas kewenangan presiden dalam pemberian amnesti dan abolisi karena permohonan dinilai kabur.

MK Tolak Uji Materi Batas Kewenangan Presiden soal Amnesti dan Abolisi

30 Januari 2026
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati menyoroti keberlanjutan bahan baku, daya saing, dan tantangan ekspor industri furnitur nasional.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati: Negara Perlu Hadir Perkuat Industri Furnitur

30 Januari 2026
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK dan BPK Turun ke Arab Saudi, Nasib Penahanan Gus Yaqut Menunggu Hasil Audit

30 Januari 2026
Eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan penyidik. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

4 Jam Diperiksa KPK, Gus Yaqut Bawa Buku Hitam dan Bungkam Soal Kasus Kuota Haji

30 Januari 2026
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas memenuhi panggilan penyidik KPK untuk dimintai keterangan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Yaqut Cholil Qoumas Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

30 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe Nahkodai Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkumpulan Aktivis 98 Soroti Jampidsus: Kasus Korupsi Besar Sekedar Seremonial, Aset Negara Tak Transparan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Bermakna di Istana, Presiden Prabowo Terima Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya” Karya Dosen UMJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com