Jakarta, Kabariku – Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., kembali menjadi sorotan setelah dipercaya sebagai Perwira Upacara dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Satlat Brimob Cikeas, Bogor.
Upacara yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut menjadi salah satu agenda kenegaraan terbesar Polri pada 2026 dan semakin menegaskan kepercayaan pimpinan institusi terhadap sosok perwira tinggi yang dikenal berpengalaman di bidang reserse, pembinaan masyarakat, dan pengamanan.
Saat ini, Brigjen Mokhamad Ngajib mengemban amanah sebagai Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri di Markas Besar Polri.

Jabatan tersebut diembannya sejak Januari 2025 bersamaan dengan promosi kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi atau Jenderal Bintang Satu.
Memiliki Latar Belakang Akademik yang Kuat
Lahir di Purbalingga, Jawa Tengah, pada 7 Desember 1971, Mokhamad Ngajib merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 atau angkatan Patria Tama.
Selain pendidikan Kepolisian, ia juga menempuh pendidikan tinggi hingga meraih gelar Sarjana Ilmu Kepolisian (S.I.K.), Magister Hukum (M.H.), dan Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Padjadjaran (Unpad) pada Desember 2023.
Disertasinya membahas formulasi kebijakan hukum pidana terhadap kejahatan siber (cybercrime) dan efektivitas penegakan hukum.
Perjalanan karier Brigjen Mokhamad Ngajib dimulai di Sulawesi Selatan. Setelah lulus dari Akpol, ia ditempatkan di Polwiltabes Ujung Pandang (kini Polrestabes Makassar). Pada 1996-1997, ia bertugas sebagai Pamapta Polwiltabes Ujung Pandang.
Kemudian dipercaya menjadi Kanit Reserse Intel Polsekta Panakkukang pada 1997-1998, dan selanjutnya menjabat Kanit VC Serse Polwiltabes Ujung Pandang pada 1998-1999.
Kemampuan kepemimpinannya kemudian mengantarkannya menjadi*Komandan Peleton Taruna (Dantontar) III/1 Akademi Kepolisian pada 1999-2000, sebelum kembali bertugas di bidang reserse di wilayah Jawa.
Pada 2004, Mokhamad Ngajib dipercaya sebagai Kasat Reskrim Polres Sukoharjo. Di tahun yang sama hingga 2007, ia bertugas di jajaran Reserse Kriminal Polwil Banyumas.
Selanjutnya, ia menjabat Kasubbag Reskrim Polwil Surakarta pada 2007-2008, kemudian dipercaya sebagai Wakapolres Sukoharjo pada 2008-2010, dan Wakapolres Cilacap pada 2010-2011.
Kariernya di bidang penegakan hukum terus berkembang. Pada 2011, ia dipercaya sebagai Kasat Narkoba Polrestabes Semarang, kemudian menjabat Kasubdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Jawa Barat selama 2012-2014.
Setelah itu, ia kembali dipercaya sebagai Kasat Narkoba Polrestabes Bandung pada 2014, sebelum mengemban jabatan Kasat Reskrim Polrestabes Bandung pada 2014-2016. Pengalaman operasional tersebut menjadi modal penting ketika ia dipercaya memimpin wilayah.
Pada 2016-2018, Mokhamad Ngajib menjabat Kapolres Sukabumi, kemudian ditarik ke Mabes Polri sebagai Kasubbagnevopswil Baganev Robinops Sops Polri pada 2018-2019.
Kariernya terus menanjak saat dipercaya menjadi Direktur Binmas Polda Sulawesi Tengah pada 2019-2020.
Setahun kemudian, ia dipromosikan sebagai Direktur Samapta Polda Metro Jaya dan menjabat pada periode 2020-2022.
Berdasarkan mutasi Polri, pada 7 Januari 2022, Mokhamad Ngajib dipercaya mengemban jabatan Kapolrestabes Palembang. Selama memimpin ibu kota Provinsi Sumatera Selatan tersebut, ia dikenal aktif memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Dikenal Humanis dan Dekat dengan Masyarakat
Selanjutnya, melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/713/III/KEP/2023 tertanggal 27 Maret 2023, ia dimutasi menjadi Kapolrestabes Makassar, menggantikan Kombes Pol Budhi Haryanto.
Di Makassar, kepemimpinan Brigjen Mokhamad Ngajib mendapat perhatian luas. Ia dikenal mengedepankan pendekatan humanis melalui berbagai program, salah satunya Safari Subuh, yaitu kegiatan rutin mengunjungi masjid-masjid untuk berdialog langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Selain itu, ia beberapa kali menjadi mediator dalam penyelesaian konflik antarkelompok masyarakat maupun persoalan internal kampus, termasuk di lingkungan Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Di sisi lain, ia tetap dikenal tegas dalam penegakan hukum dengan melakukan penindakan terhadap berbagai pelanggaran yang dinilai mengganggu ketertiban umum.
Atas rekam jejak dan kinerjanya, pada Januari 2025 ia dipromosikan menjadi Brigadir Jenderal Polisi sekaligus dipercaya menjabat Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri.
Dalam posisi tersebut, Brigjen Mokhamad Ngajib bertanggung jawab membina fungsi Samapta di seluruh Indonesia, termasuk pengamanan objek vital nasional, patroli, pengendalian massa, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga kesiapsiagaan personel dalam berbagai operasi kepolisian.
Kepercayaan pimpinan Polri terhadap kapasitasnya kembali terlihat ketika ia ditunjuk sebagai Perwira Upacara Hari Bhayangkara ke-80 pada Juli 2026. Penugasan tersebut menjadi salah satu amanah penting dalam agenda kenegaraan Polri yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Satlat Brimob Cikeas, Bogor.
Pengalaman lebih dari tiga dekade di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia, didukung rekam jejak akademik yang kuat serta kepemimpinan yang dikenal humanis namun tegas, Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib menjadi salah satu perwira tinggi Polri yang dipercaya mengemban peran strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada masyarakat di tingkat nasional.*
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com



















Discussion about this post