• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juli 20, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Hukum

Sosok Martua Sitorus, Pemilik Wilmar Group yang Kembalikan Uang Negara Rp11,8 Triliun

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
21 Juni 2025
di Hukum
A A
0
Mrtua Sitorus dan salah satu pabriknya dalam pengolahan sawit

Mrtua Sitorus dan salah satu pabriknya dalam pengolahan sawit

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku –  Nama Martua Sitorus belakangan kembali mencuat setelah Kejaksaan Agung RI menyita uang sebesar Rp11,8 triliun dari Wilmar Group, perusahaan raksasa yang ia dirikan bersama Kuok Khoon Hong.

Penyitaan uang dari perusahaan Martua Sitorus itu merupakan bagian dari pengusutan tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO dan turunannya pada 2022—kasus yang disebut-sebut sebagai salah satu skandal korporasi terbesar dalam sejarah industri kelapa sawit nasional.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Di hadapan media, Kejagung bahkan sempat memamerkan fisik uang sebesar Rp2 triliun, bagian dari total sitaan yang fantastis.

RelatedPosts

KBM UNPAM Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

LBH SPP Kecam Penertiban di Papandayan, Nilai Pengrusakan Tanaman Petani Langgar Proses Penyelesaian Konflik Agraria

Hotman Paris Ungkap Alasan Bela Febrie Adriansyah: Bukan karena Honor

Namun di balik gemerlapnya angka-angka itu, tersembunyi kisah Martua Sitorus seorang anak kampung yang pernah berjualan udang dan menjadi loper koran di Pematang Siantar, Sumatra Utara.

Martua Sitorus, atau Thio Seeng Haap, lahir pada 6 Februari 1960 dalam keluarga sederhana. Ia menamatkan studi di Fakultas Ekonomi Universitas HKBP Nomensen, Medan. Selepas kuliah, ia merintis usaha dagang kecil-kecilan, menjual minyak kelapa sawit—langkah awal yang akan membawanya menuju puncak kejayaan bisnis global.

Takdir mempertemukannya dengan Kuok Khoon Hong, pengusaha asal Malaysia yang merupakan keponakan dari taipan Asia, Robert Kuok. Kolaborasi keduanya melahirkan Wilmar Group pada 1991—nama yang diambil dari penggalan nama mereka: William (nama barat Kuok) dan Martua.

Berawal dari sebidang lahan 7.000 hektare di Sumatera, ekspansi Wilmar berlangsung cepat dan ambisius. Saat ini, perusahaan tersebut memiliki lebih dari 500 pabrik dan beroperasi di lebih dari 50 negara, menjadikannya salah satu pemain utama dalam industri minyak sawit dunia.

Baca Juga  Aturan Baru Terbit, Presiden Pemegang Kekuasaan Tertinggi Pembinaan PNS

Wilmar tak hanya berjaya dalam skala bisnis, tetapi juga mencetak prestasi finansial yang mencengangkan. Pada masa krisis moneter 1998, Wilmar justru tumbuh karena basis ekspornya yang kuat, bahkan mampu memberikan tunjangan khusus kepada karyawan saat banyak perusahaan lain terpaksa melakukan PHK.

Di bawah kepemimpinan Martua sebagai COO dan Kuok sebagai CEO strategis, Wilmar melantai di Bursa Efek Singapura pada 2006 dan terus mengukuhkan posisi sebagai raksasa agribisnis Asia.

Kesuksesan ini membawa Martua ke jajaran elite konglomerat dunia. Menurut Forbes Real-Time Billionaire List per 27 Maret 2025, kekayaan Martua tercatat mencapai USD 3,5 miliar. Sementara versi Forbes Indonesia 2024 menempatkannya di peringkat ke-18 orang terkaya di Tanah Air, dengan estimasi kekayaan sekitar Rp 39 triliun.

Di luar Wilmar, Martua juga melebarkan sayap bisnisnya melalui KPN Corporation, yang bergerak di bidang properti dan manufaktur semen. Ia juga tercatat menjalin kemitraan strategis dengan Grup Adani dari India, mendirikan Adani Wilmar yang fokus pada distribusi produk pangan.

Namun kini, kejayaan itu ternoda. Kasus dugaan korupsi yang melibatkan lima entitas usaha Wilmar Group membuka lembar kelam dalam perjalanan karier Martua.

Kendati pengembalian kerugian negara dalam jumlah besar patut diapresiasi, kasus ini tetap meninggalkan jejak serius dalam sejarah industri sawit Indonesia.

Langkah Martua Sitorus pun kini diuji: apakah kejayaan itu bisa tetap bertahan, atau justru luluh lantak karena kasus ini?***

Tags: Martua Sitorussawit IndonesiaWilmar Group
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Kasus Investasi Fiktip PT Taspen: KPK Sita Dokumen dan Mobil dalam Penggeledahan PT IIM

Post Selanjutnya

Mengenal Wilmar Group: Raksasa Agribisnis Asia yang Terjerat Kasus CPO di Indonesia

RelatedPosts

KBM UNPAM Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

19 Juli 2026

LBH SPP Kecam Penertiban di Papandayan, Nilai Pengrusakan Tanaman Petani Langgar Proses Penyelesaian Konflik Agraria

18 Juli 2026
Oplus_131072

Hotman Paris Ungkap Alasan Bela Febrie Adriansyah: Bukan karena Honor

18 Juli 2026

Hotman Paris Resmi Bela Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Dampingi Pemeriksaan Perdana sebagai Tersangka

17 Juli 2026

YLBHI Persoalkan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Desak KPK Ambil Alih

16 Juli 2026
Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto (Istimewa)

Hari Purwanto Minta Dugaan Fitnah Megawati Diusut, Serukan Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

16 Juli 2026
Post Selanjutnya

Mengenal Wilmar Group: Raksasa Agribisnis Asia yang Terjerat Kasus CPO di Indonesia

Kapuspen TNI Respons Pernyataan Marcella Santoso Soal RUU TNI dan Indonesia Gelap

Discussion about this post

KabarTerbaru

Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

19 Juli 2026

Anak Hotman Paris Kritik Ayahnya Usai Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sebut Pencitraan

19 Juli 2026

Benyamin Ungkap Pemkot Tangsel Catat Penurunan Stunting, Prevalensi 2026 Tinggal 8,2 Persen

19 Juli 2026

KBM UNPAM Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

19 Juli 2026

Tak Perlu Jauh ke Luar Negeri, Operasi Robotik Kini Bisa Dilakukan di Indonesia, RS Mandaya Puri

19 Juli 2026

PPATK Temukan 6.000 ASN Kementerian PU Terindikasi Judi Online, 4.000 Pegawai Diduga Manipulasi Absensi

19 Juli 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik sebagai Pintu Masuk Korupsi Pasca Pemilu

19 Juli 2026
Gedung Merah Putih KPK

KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Asrul Azis Taba Terkait Penggeledahan Kasus Kuota Haji

18 Juli 2026

NPCI Kota Bogor Perkuat Sinergi dengan Kodim 0606 Matangkan Persiapan Peparda Jabar 2026

18 Juli 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSI Tangsel: Bergabungnya Narji Cagur Jadi Suntikan Semangat bagi Kader

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com