• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Januari 26, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Senator ARK Desak Presiden Ambil Alih Polemik Tambang Nikel di Raja Ampat

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
8 Juni 2025
di News
A A
0
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, 
Agustinus R Kambuaya

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Agustinus R Kambuaya

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku –  Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya (ARK) menilai ketidaksinkronan pernyataan antar menteri dalam kabinet Presiden Prabowo terkait persoalan tambang nikel di Raja Ampat menimbulkan kebingungan luas di kalangan masyarakat Papua Barat Daya dan publik Indonesia.

Terkiat hal tersebut, ARK, meminta Presiden turun tangan langsung dan mengambil alih penanganan kasus ini, termasuk mempertimbangkan penutupan aktivitas tambang yang bermasalah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam rilisnya yag diterima redaksi Minggu (8/6), kebingungan ini bermula dari pernyataan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang pada 7 Juni 2024 melakukan kunjungan kerja ke Sorong dan Pulau Gag, lokasi aktivitas tambang nikel.

RelatedPosts

Pemerintah Cabut Izin 22 Pelanggar Pemanfaatan Kawasan Hutan dan 6 Perusahaan Tambang

Usai WEF Davos, Indonesia Resmi Gabung Board of Peace untuk Perdamaian Palestina

KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

Dalam keterangannya kepada media, kata ARK, Bahlil menegaskan bahwa tidak ditemukan masalah lingkungan di Raja Ampat dan menyebut berita-berita soal kerusakan lingkungan sebagai hoaks.

Namun, hanya berselang sehari, pada 8 Juni 2024, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan bahwa setidaknya tiga perusahaan tambang nikel di wilayah tersebut terbukti melakukan pelanggaran lingkungan serius.

Pemerintah, kata Hanif, telah mengambil langkah tegas berupa penghentian sementara seluruh kegiatan tambang perusahaan-perusahaan tersebut.

“Ketidaksinkronan ini sangat mencemaskan. Publik jadi bingung: siapa sebenarnya yang mewakili suara resmi pemerintah? Apakah Menteri ESDM atau Menteri Lingkungan Hidup?” ujar Senator Agustinus.

Menurutnya, perbedaan informasi ini mencerminkan ketidakharmonisan dalam koordinasi antarmenteri, serta membuka ruang terjadinya konflik kepentingan.

Baca Juga  Senator Agustinus R. Kambuaya Dorong Penguatan Empat Pilar Kebangsaan bagi Generasi Papua Barat Daya

“Seharusnya para menteri duduk bersama dalam rapat koordinasi sebelum melakukan kunjungan dan mengeluarkan pernyataan publik, apalagi terkait isu strategis seperti lingkungan dan pertambangan,” tambahnya.

Agustinus juga menyayangkan bahwa pernyataan Bahlil hanya menyoroti Gag Nikel, anak perusahaan BUMN Antam, sementara Menteri LHK dan masyarakat setempat menyoroti keberadaan 4 hingga 5 perusahaan tambang lainnya yang justru menimbulkan dampak kerusakan lebih besar.

Situasi ini tidak hanya membingungkan masyarakat, tetapi juga membuat pemerintah daerah menjadi sasaran kemarahan warga.

“Pemerintah daerah menjadi korban fitnah, cacian, bahkan amukan masyarakat yang kecewa atas ketidaksinkronan fakta dan pernyataan dari pusat,” ujarnya.

Untuk itu, Agustinus mendesak Presiden Prabowo Subianto segera turun tangan dan mengambil alih penanganan persoalan tambang nikel di Raja Ampat.

“Ini bukan sekadar soal tambang, tetapi menyangkut kelestarian kawasan geopark wisata dunia yang merupakan kebanggaan Indonesia. Presiden harus mengambil langkah penyelamatan sebelum semuanya terlambat,” tegas Senator ARK (Bem)***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Agustinus R. KambuayaAnggota DPDRaja Ampattambang nikel
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Bunyi Lengkap Siaran Pers Kementerian Lingkungan Hidup Soal Pelanggaran Kegiatan Pertambangan di Raja Ampat

Post Selanjutnya

Pakar Hukum Pidana Unpar: Putusan PN Batam Soal Kapal MT Arman 114, Preseden Buruk Penegakan Hukum

RelatedPosts

Pemerintah Cabut Izin 22 Pelanggar Pemanfaatan Kawasan Hutan dan 6 Perusahaan Tambang

24 Januari 2026
Menlu Sugiono memberikan keterangan usai Presiden Prabowo menghadiri WEF di Bad Ragaz, Swiss, Jumat (23/01/2026)

Usai WEF Davos, Indonesia Resmi Gabung Board of Peace untuk Perdamaian Palestina

24 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan soal kasus dana CSR BI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

23 Januari 2026
Warga Purnawirawan TNI AL mendatangi Gedung DPR RI meminta kepastian hukum tanah hunian di Pangkalan Jati, Depok, Jawa Barat (Foto: Istimewa)

Warga Purnawirawan TNI AL Pangkalan Jati Adukan Ketidakpastian Status Tanah ke DPR

23 Januari 2026
Eks Menpora Dito Ariotedjo usai menjalani pemeriksaan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Usai Diperiksa KPK, Dito Ariotedjo Tegaskan Tak Ada Pembahasan Kuota Haji saat Lawatan ke Arab Saudi

23 Januari 2026
Mantan Menpora Dito Ariotedjo, memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan soal kuota haji. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Periksa Eks Menpora Dito Ariotedjo Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji

23 Januari 2026
Post Selanjutnya
dok Kejagung

Pakar Hukum Pidana Unpar: Putusan PN Batam Soal Kapal MT Arman 114, Preseden Buruk Penegakan Hukum

Handy Muharram Nataprawira

Handy Muharram Terpilih Jadi Ketum PB HMI-MPO: Gagas “HMI Emas-Indonesia Maju” di Kongres Pekanbaru

Discussion about this post

KabarTerbaru

Tak Masuk DTSEN, Lansia Tunanetra di Garut Luput dari Bansos, Yuda Puja Turnawan Turun Tangan

24 Januari 2026

Serakahnomic: Ideologi Perampokan Terorganisir atas Nama Pasar

24 Januari 2026

Pemerintah Cabut Izin 22 Pelanggar Pemanfaatan Kawasan Hutan dan 6 Perusahaan Tambang

24 Januari 2026
Menlu Sugiono memberikan keterangan usai Presiden Prabowo menghadiri WEF di Bad Ragaz, Swiss, Jumat (23/01/2026)

Usai WEF Davos, Indonesia Resmi Gabung Board of Peace untuk Perdamaian Palestina

24 Januari 2026
Potong Tumpeng HUT Megawati Soeharto Putri

Potong Tumpeng HUT Megawati di Tengah Warga Terdampak Longsor, Masyarakat Doakan Kesehatan Kesehatan Ibu Ketum

24 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan soal kasus dana CSR BI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

23 Januari 2026
Warga Purnawirawan TNI AL mendatangi Gedung DPR RI meminta kepastian hukum tanah hunian di Pangkalan Jati, Depok, Jawa Barat (Foto: Istimewa)

Warga Purnawirawan TNI AL Pangkalan Jati Adukan Ketidakpastian Status Tanah ke DPR

23 Januari 2026
Eks Menpora Dito Ariotedjo usai menjalani pemeriksaan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Usai Diperiksa KPK, Dito Ariotedjo Tegaskan Tak Ada Pembahasan Kuota Haji saat Lawatan ke Arab Saudi

23 Januari 2026
Mantan Menpora Dito Ariotedjo, memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan soal kuota haji. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Periksa Eks Menpora Dito Ariotedjo Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji

23 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Asosiasi Industri Plastik Hilir menggelar konferensi pers terkait kebijakan BMAD dan BMTP (Foto: Istimewa)

    Asosiasi Industri Plastik Hilir Soroti Dampak Kebijakan BMAD dan BMTP pada Industri Plastik Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Bermakna di Istana, Presiden Prabowo Terima Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya” Karya Dosen UMJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Advokat hingga Wali Kota, Sayuti Abubakar Masuk Radar Ketua Alumni FHUP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Unggahan Sandy Harun Mengguncang Publik: Tommy Soeharto Dikabarkan Menikah dengan Artis Ida Iasha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com