• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Januari 26, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Inilah Tanggal Idul Fitri 2025 Menurut Muhammadiyah, PERSIS, NU, dan Pemerintah

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
25 Maret 2025
di News
A A
0
Petugas melakukan pengamatan hilal untuk menetapkan tibanya Idul Fitri 1 Syawal

Petugas melakukan pengamatan hilal untuk menetapkan tibanya Idul Fitri 1 Syawal

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Menjelang akhir Ramadan, umat Islam mulai mencari informasi tentang kapan Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 akan tiba. Penetapan tanggal Idul Fitri di Indonesia umumnya mengacu pada perhitungan dan metode yang digunakan oleh berbagai organisasi Islam serta pemerintah.

Berikut adalah penjelasan mengenai penetapan Idul Fitri 1 Syawal 1446 H menurut Muhammadiyah, Persatuan Islam (PERSIS), Nahdlatul Ulama (NU), dan pemerintah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Muhammadiyah

RelatedPosts

Satgas PKH Pastikan Pencabutan Izin 28 Perusahaan Transparan dan Tanpa Tebang Pilih

Pemerintah Cabut Izin 22 Pelanggar Pemanfaatan Kawasan Hutan dan 6 Perusahaan Tambang

Usai WEF Davos, Indonesia Resmi Gabung Board of Peace untuk Perdamaian Palestina

Organisasi Islam Muhammadiyah telah menetapkan tanggal 1 Syawal 1446 H jauh hari sebelumnya. Keputusan ini diumumkan secara resmi melalui Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1446 Hijriah.

Berdasarkan maklumat tersebut, Idul Fitri 2025 versi Muhammadiyah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Muhammadiyah menetapkan jadwal ini menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, yang berarti bahwa jika bulan telah wujud di atas ufuk saat matahari terbenam, maka keesokan harinya sudah masuk bulan baru.

PERSIS

Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) juga telah menetapkan jadwal Idul Fitri 1446 H sejak Januari 2025. Penetapan ini dilakukan bersamaan dengan penentuan awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah 1446 H.

PP PERSIS menetapkan Idul Fitri berdasarkan metode hisab imkan ru’yah, yang mempertimbangkan kemungkinan visibilitas hilal.

Berdasarkan perhitungan Dewan Hisab dan Rukyat PP PERSIS, ijtima akhir Ramadan terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025, pukul 17:57 WIB. Saat itu, tinggi bulan di Indonesia berkisar antara -3º 06’ hingga -0º 58’, dengan elongasi 1º 03’ hingga 1º 36’.

Baca Juga  JAM-Datun di Komisi III Paparkan Kinerja Strategi 2025: Selamatkan Uang Negara Rp26 Triliun

Karena hilal belum dapat terlihat secara hisab, PP PERSIS menetapkan Idul Fitri 1446 H pada Senin, 31 Maret 2025.

Pemerintah dan NU

Berbeda dengan Muhammadiyah dan PERSIS yang menetapkan jadwal Idul Fitri lebih awal, Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) belum menentukan kapan Idul Fitri 1446 H akan jatuh. Keduanya akan melakukan pengamatan hilal terlebih dahulu sebelum menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Syawal.

Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menyatakan bahwa sidang isbat penetapan Idul Fitri 2025 akan digelar pada Sabtu, 29 Maret 2025, bertepatan dengan 29 Ramadan 1446 H.

“Kami akan menggelar sidang isbat awal Syawal pada 29 Maret 2025. Seperti biasa, sidang isbat selalu digelar pada 29 Syakban untuk menetapkan awal Ramadan, 29 Ramadan untuk menetapkan awal Syawal, dan 29 Zulkaidah untuk menetapkan awal Zulhijah,” jelas Abu Rokhmad dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa, 18 Maret 2024.

Hal yang sama juga dilakukan oleh NU, yang akan melakukan rukyatul hilal (pengamatan hilal) pada 29 Maret 2025 sebagai dasar penetapan tanggal Idul Fitri.

Kesimpulan

Dengan adanya perbedaan metode penentuan awal bulan Syawal, kemungkinan akan terjadi perbedaan tanggal Idul Fitri 2025 antara Muhammadiyah, PERSIS, NU, dan pemerintah. Umat Islam di Indonesia diimbau untuk mengikuti ketetapan yang berlaku di lingkungan masing-masing dengan tetap menjaga ukhuwah Islamiyah dan toleransi antar sesama.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: 2025Idul Fitri 1446 HmuhammadiyahNUPemerintahPersis
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Bareskrim Tengah Dalami CCTV Kasus Teror di Kantor Tempo

Post Selanjutnya

Polri Siagakan Dua Ambulans Udara Selama Arus Mudik

RelatedPosts

Satgas PKH Pastikan Pencabutan Izin 28 Perusahaan Transparan dan Tanpa Tebang Pilih

26 Januari 2026

Pemerintah Cabut Izin 22 Pelanggar Pemanfaatan Kawasan Hutan dan 6 Perusahaan Tambang

24 Januari 2026
Menlu Sugiono memberikan keterangan usai Presiden Prabowo menghadiri WEF di Bad Ragaz, Swiss, Jumat (23/01/2026)

Usai WEF Davos, Indonesia Resmi Gabung Board of Peace untuk Perdamaian Palestina

24 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan soal kasus dana CSR BI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

23 Januari 2026
Warga Purnawirawan TNI AL mendatangi Gedung DPR RI meminta kepastian hukum tanah hunian di Pangkalan Jati, Depok, Jawa Barat (Foto: Istimewa)

Warga Purnawirawan TNI AL Pangkalan Jati Adukan Ketidakpastian Status Tanah ke DPR

23 Januari 2026
Eks Menpora Dito Ariotedjo usai menjalani pemeriksaan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Usai Diperiksa KPK, Dito Ariotedjo Tegaskan Tak Ada Pembahasan Kuota Haji saat Lawatan ke Arab Saudi

23 Januari 2026
Post Selanjutnya
Polri siagakan Ambulans Udara selama arus mudik/Humas Polri

Polri Siagakan Dua Ambulans Udara Selama Arus Mudik

KPK Perkuat Sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta, Wujudkan Tata Kelola yang Bersih

Discussion about this post

KabarTerbaru

Satgas PKH Pastikan Pencabutan Izin 28 Perusahaan Transparan dan Tanpa Tebang Pilih

26 Januari 2026

Tak Masuk DTSEN, Lansia Tunanetra di Garut Luput dari Bansos, Yuda Puja Turnawan Turun Tangan

24 Januari 2026

Serakahnomic: Ideologi Perampokan Terorganisir atas Nama Pasar

24 Januari 2026

Pemerintah Cabut Izin 22 Pelanggar Pemanfaatan Kawasan Hutan dan 6 Perusahaan Tambang

24 Januari 2026
Menlu Sugiono memberikan keterangan usai Presiden Prabowo menghadiri WEF di Bad Ragaz, Swiss, Jumat (23/01/2026)

Usai WEF Davos, Indonesia Resmi Gabung Board of Peace untuk Perdamaian Palestina

24 Januari 2026
Potong Tumpeng HUT Megawati Soeharto Putri

Potong Tumpeng HUT Megawati di Tengah Warga Terdampak Longsor, Masyarakat Doakan Kesehatan Kesehatan Ibu Ketum

24 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan soal kasus dana CSR BI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

23 Januari 2026
Warga Purnawirawan TNI AL mendatangi Gedung DPR RI meminta kepastian hukum tanah hunian di Pangkalan Jati, Depok, Jawa Barat (Foto: Istimewa)

Warga Purnawirawan TNI AL Pangkalan Jati Adukan Ketidakpastian Status Tanah ke DPR

23 Januari 2026
Eks Menpora Dito Ariotedjo usai menjalani pemeriksaan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Usai Diperiksa KPK, Dito Ariotedjo Tegaskan Tak Ada Pembahasan Kuota Haji saat Lawatan ke Arab Saudi

23 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Asosiasi Industri Plastik Hilir menggelar konferensi pers terkait kebijakan BMAD dan BMTP (Foto: Istimewa)

    Asosiasi Industri Plastik Hilir Soroti Dampak Kebijakan BMAD dan BMTP pada Industri Plastik Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Bermakna di Istana, Presiden Prabowo Terima Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya” Karya Dosen UMJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Advokat hingga Wali Kota, Sayuti Abubakar Masuk Radar Ketua Alumni FHUP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Unggahan Sandy Harun Mengguncang Publik: Tommy Soeharto Dikabarkan Menikah dengan Artis Ida Iasha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com