• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Februari 22, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Bangunan Sekolah Rusak Berat, Ratusan Siswa SD Negeri di Cianjur Belajar di Tenda

Redaksi oleh Redaksi
15 Januari 2025
di News
A A
0
Ratusan Siswa SD di Cianjur belajar di Tenda

Akibat bangunan rusak berat, Ratusan Siswa SD di Cianjur belajar di Tenda (kompas.com)

ShareSendShare ShareShare

Kabariku, Cianjur — Ratusan murid sekolah dasar di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpaksa harus menjalani kegiatan belajar mengajar di tenda dan lorong kelas.

Murid SD Negeri Pasirmunding IV, Kecamatan Cibeber, harus belajar dalam kondisi darurat karena ruang kelas mereka rusak akibat gempa bumi yang terjadi dua bulan lalu.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Berdasarkan pantauan Kompas.com, siswa kelas 1 dan 3 belajar di dalam tenda yang didirikan di halaman sekolah, sementara siswa kelas 2 dan 4 belajar di lorong kelas.

RelatedPosts

Menteri Bahlil Ungkap Rencana Tambah Saham Freeport Indonesia dan Perpanjang Kontrak ExxonMobil

Seskab Ungkap Presiden Prabowo Satu-satunya Kepala Negara Gelar Pertemuan Bilateral dengan Trump

Menteri HAM Bertemu Jaksa Agung, Bahas Revisi UU HAM dan Unit Penyidikan Komnas HAM

“Sejak gempa bumi akhir November 2024, ada empat kelas yang harus belajar di luar ruangan. Sebelum mendapat bantuan tenda dari Kementerian, seluruh siswa belajar di pelataran kelas,” ujar Mukdis, salah satu guru di sekolah tersebut, dilansir kabariku.com dari kompas.com, Selasa (14/1/2025).

Mukdis menjelaskan bahwa kondisi belajar seperti ini sangat tidak ideal, terutama dengan cuaca yang saat ini kadang hujan dan angin kencang.

“Belajar jadi kurang kondusif. Tapi mau bagaimana lagi, bangunan sekolah tidak bisa digunakan karena rusak,” ujarnya.

Menurut Mukdis, keputusan untuk menggelar kegiatan belajar di tenda dan lorong kelas dilakukan demi mengutamakan keselamatan siswa dan guru.

“Keselamatan anak-anak dan guru harus menjadi prioritas, sehingga kami terpaksa belajar di tenda dan teras kelas ini, karena kondisi kelas rusak dan membahayakan,” kata dia.

Meski begitu, Mukdis mengaku masih kekurangan tenda untuk menampung jumlah murid yang belajar di luar kelas. Pasalnya, tenda tersebut sempat disekat menjadi tiga lokal kelas darurat, namun kondisinya semakin sempit dan pengap.

Baca Juga  Polisi Ringkus Mahasiswa Pengedar Narkoba di Cianjur, Barbuk 20 Ribu Butir Obat Terlarang?

“Kelas 4 pernah kita berlakukan masuk di jam kedua. Namun, orangtua murid ingin masuk pagi, sehingga terpaksa belajar di luar dan kadang di kelas yang kondisinya rusak itu,” tambahnya.

Sejauh itu, disampaikan Mukdis, pihak sekolah telah melaporkan kondisi ini ke dinas terkait dan sudah ditinjau untuk asesmen.

“Sudah ada yang datang ke sini beberapa kali. Semoga saja bisa secepatnya diperbaiki karena ini kasihan anak-anak belajarnya jadi tidak nyaman,” ucapnya.

Maula (8), salah satu murid kelas 2, berharap bisa belajar di dalam kelas. Dua bulan belajar di lantai kerap membuatnya pegal dan kesemutan karena lantai dingin.

“Iya, mau kayak sekolah lain, ada kelasnya, menulisnya di meja. Kalau belajar di luar, lantainya dingin dan berdebu kalau ada angin,” imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Aripin, menyebut bahwa SD Negeri Pasirmunding IV merupakan satu dari puluhan sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa.

“Untuk diperbaiki tentunya, ya. Namun, kami masih menunggu informasi dan arahan dari pusat, dari BNPB dan Kementerian PUPR terkait rencana perbaikannya,” ungkap Aripin saat dihubungi melalui telepon, Selasa siang.*** (sumber/kabariku)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Bangunan Sekolah RusakBelajar di TendaCianjurSD Negeri Pasirmunding
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Polisi Ringkus Mahasiswa Pengedar Narkoba di Cianjur, Barbuk 20 Ribu Butir Obat Terlarang?

Post Selanjutnya

JAM Pidsus Tahan “RS” Eks Hakim Tinggi Sumsel Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi Ronald Tannur

RelatedPosts

Menteri Bahlil Ungkap Rencana Tambah Saham Freeport Indonesia dan Perpanjang Kontrak ExxonMobil

22 Februari 2026

Seskab Ungkap Presiden Prabowo Satu-satunya Kepala Negara Gelar Pertemuan Bilateral dengan Trump

21 Februari 2026

Menteri HAM Bertemu Jaksa Agung, Bahas Revisi UU HAM dan Unit Penyidikan Komnas HAM

20 Februari 2026
Iwakum menggelar diskusi publik bertajuk "Menakar Batas Hukum Antara Keputusan Bisnis dan Tindak Pidana Korupsi" di Pati Unus, Jakarta Selatan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Pemerintah Klaim Asset Recovery 2025 Capai Rp28,6 Triliun

20 Februari 2026
Foto: Istimewa

Sandri Rumanama Soroti Indonesia Timur: Dari Infrastruktur hingga Kemandirian Ekonomi

20 Februari 2026
Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat Palestina. Bersama negara-negara Muslim lainnya,(Foto:Biro Presiden)

Rapat Perdana Board of Peace, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Perdamaian Gaza

20 Februari 2026
Post Selanjutnya
penahanan RS oknum Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan, Mantan Ketua Pengadilan Negeri Surabaya

JAM Pidsus Tahan "RS" Eks Hakim Tinggi Sumsel Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi Ronald Tannur

Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana memimpin Rakor rencana pembangunan 3 juta rumah

Sekda Garut Pimpin Rakor: Rencana Program 3 Juta Rumah dari Pemerintah Pusat

Discussion about this post

KabarTerbaru

Menteri Bahlil Ungkap Rencana Tambah Saham Freeport Indonesia dan Perpanjang Kontrak ExxonMobil

22 Februari 2026

BNN Luncurkan Call Center 184, Akses Informasi dan Pengaduan Aktif 7×24 Jam

21 Februari 2026

Pemberontakan Tanpa Manifesto: Resensi Film Nocturama (2016)

21 Februari 2026

Seskab Ungkap Presiden Prabowo Satu-satunya Kepala Negara Gelar Pertemuan Bilateral dengan Trump

21 Februari 2026
Marc Klok turun latihan/persib

Marc Klok Makin Bugar, Siap Kembali Perkuat Persib di Putaran Dua

21 Februari 2026
Jadwal Imsakiyah, Freepik

Jadwal Imsakiyah Garut Hari Ini, Sabtu 3 Ramadhan 1447 H

21 Februari 2026
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melantik dan mengambil sumpah 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, yang diselenggarakan di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Jumat (20/2/2026).
(Diskominfo Kab. Garut)

Jabatan Bukan Sekadar Posisi, Bupati Garut Lantik 42 Pejabat Struktural

21 Februari 2026

Menteri HAM Bertemu Jaksa Agung, Bahas Revisi UU HAM dan Unit Penyidikan Komnas HAM

20 Februari 2026
Iwakum menggelar diskusi publik bertajuk "Menakar Batas Hukum Antara Keputusan Bisnis dan Tindak Pidana Korupsi" di Pati Unus, Jakarta Selatan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Pemerintah Klaim Asset Recovery 2025 Capai Rp28,6 Triliun

20 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi batu bara (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

    KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu “Gurita Keluarga” dan Sandi Proyek G1 Mengemuka di Garut, Hasanuddin Nilai Sarat Nuansa Politis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THR ASN, TNI, Polri 2026 Segera Cair Awal Ramadan, Pemerintah Gelontorkan Rp 55 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com