• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Februari 23, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Bangunan Sekolah Rusak Berat, Ratusan Siswa SD Negeri di Cianjur Belajar di Tenda

Redaksi oleh Redaksi
15 Januari 2025
di News
A A
0
Ratusan Siswa SD di Cianjur belajar di Tenda

Akibat bangunan rusak berat, Ratusan Siswa SD di Cianjur belajar di Tenda (kompas.com)

ShareSendShare ShareShare

Kabariku, Cianjur — Ratusan murid sekolah dasar di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpaksa harus menjalani kegiatan belajar mengajar di tenda dan lorong kelas.

Murid SD Negeri Pasirmunding IV, Kecamatan Cibeber, harus belajar dalam kondisi darurat karena ruang kelas mereka rusak akibat gempa bumi yang terjadi dua bulan lalu.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Berdasarkan pantauan Kompas.com, siswa kelas 1 dan 3 belajar di dalam tenda yang didirikan di halaman sekolah, sementara siswa kelas 2 dan 4 belajar di lorong kelas.

RelatedPosts

Menkeu Purbaya Tegaskan soal Alumni LPDP Viral: Dana Dikembalikan, Sanksi Disiapkan

Menkeu Purbaya Perpanjang Rp200 Triliun Tetap di Bank, Likuiditas dan Kredit Terjaga

KPK Hormati Putusan KIP Soal Dokumen TWK, Eks Pegawai Desak Pemulihan Status

“Sejak gempa bumi akhir November 2024, ada empat kelas yang harus belajar di luar ruangan. Sebelum mendapat bantuan tenda dari Kementerian, seluruh siswa belajar di pelataran kelas,” ujar Mukdis, salah satu guru di sekolah tersebut, dilansir kabariku.com dari kompas.com, Selasa (14/1/2025).

Mukdis menjelaskan bahwa kondisi belajar seperti ini sangat tidak ideal, terutama dengan cuaca yang saat ini kadang hujan dan angin kencang.

“Belajar jadi kurang kondusif. Tapi mau bagaimana lagi, bangunan sekolah tidak bisa digunakan karena rusak,” ujarnya.

Menurut Mukdis, keputusan untuk menggelar kegiatan belajar di tenda dan lorong kelas dilakukan demi mengutamakan keselamatan siswa dan guru.

“Keselamatan anak-anak dan guru harus menjadi prioritas, sehingga kami terpaksa belajar di tenda dan teras kelas ini, karena kondisi kelas rusak dan membahayakan,” kata dia.

Meski begitu, Mukdis mengaku masih kekurangan tenda untuk menampung jumlah murid yang belajar di luar kelas. Pasalnya, tenda tersebut sempat disekat menjadi tiga lokal kelas darurat, namun kondisinya semakin sempit dan pengap.

Baca Juga  KORMI Kabupaten Cianjur Masa Bakti 2025-2029 Resmi Dikukuhkan

“Kelas 4 pernah kita berlakukan masuk di jam kedua. Namun, orangtua murid ingin masuk pagi, sehingga terpaksa belajar di luar dan kadang di kelas yang kondisinya rusak itu,” tambahnya.

Sejauh itu, disampaikan Mukdis, pihak sekolah telah melaporkan kondisi ini ke dinas terkait dan sudah ditinjau untuk asesmen.

“Sudah ada yang datang ke sini beberapa kali. Semoga saja bisa secepatnya diperbaiki karena ini kasihan anak-anak belajarnya jadi tidak nyaman,” ucapnya.

Maula (8), salah satu murid kelas 2, berharap bisa belajar di dalam kelas. Dua bulan belajar di lantai kerap membuatnya pegal dan kesemutan karena lantai dingin.

“Iya, mau kayak sekolah lain, ada kelasnya, menulisnya di meja. Kalau belajar di luar, lantainya dingin dan berdebu kalau ada angin,” imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Aripin, menyebut bahwa SD Negeri Pasirmunding IV merupakan satu dari puluhan sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa.

“Untuk diperbaiki tentunya, ya. Namun, kami masih menunggu informasi dan arahan dari pusat, dari BNPB dan Kementerian PUPR terkait rencana perbaikannya,” ungkap Aripin saat dihubungi melalui telepon, Selasa siang.*** (sumber/kabariku)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Bangunan Sekolah RusakBelajar di TendaCianjurSD Negeri Pasirmunding
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Polisi Ringkus Mahasiswa Pengedar Narkoba di Cianjur, Barbuk 20 Ribu Butir Obat Terlarang?

Post Selanjutnya

JAM Pidsus Tahan “RS” Eks Hakim Tinggi Sumsel Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi Ronald Tannur

RelatedPosts

Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya sepakat mengembalikan dana beasiswa beserta bunga usai video viral.

Menkeu Purbaya Tegaskan soal Alumni LPDP Viral: Dana Dikembalikan, Sanksi Disiapkan

23 Februari 2026

Menkeu Purbaya Perpanjang Rp200 Triliun Tetap di Bank, Likuiditas dan Kredit Terjaga

23 Februari 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dimintai keterangan awak media di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Hormati Putusan KIP Soal Dokumen TWK, Eks Pegawai Desak Pemulihan Status

23 Februari 2026

“Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Kakorlantas Polri: Lebaran Makin Berkesan

23 Februari 2026
Gedung Merah Putih KPK, di Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Datangi KPK, Menag Nasaruddin Umar Laporkan Penggunaan Jet Pribadi

23 Februari 2026

Program Sosial Sejalan HAM, Menteri Pigai: Jangan Kaitkan dengan Agenda Pemilu

23 Februari 2026
Post Selanjutnya
penahanan RS oknum Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan, Mantan Ketua Pengadilan Negeri Surabaya

JAM Pidsus Tahan "RS" Eks Hakim Tinggi Sumsel Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi Ronald Tannur

Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana memimpin Rakor rencana pembangunan 3 juta rumah

Sekda Garut Pimpin Rakor: Rencana Program 3 Juta Rumah dari Pemerintah Pusat

Discussion about this post

KabarTerbaru

Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya sepakat mengembalikan dana beasiswa beserta bunga usai video viral.

Menkeu Purbaya Tegaskan soal Alumni LPDP Viral: Dana Dikembalikan, Sanksi Disiapkan

23 Februari 2026

Menkeu Purbaya Perpanjang Rp200 Triliun Tetap di Bank, Likuiditas dan Kredit Terjaga

23 Februari 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dimintai keterangan awak media di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Hormati Putusan KIP Soal Dokumen TWK, Eks Pegawai Desak Pemulihan Status

23 Februari 2026

“Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Kakorlantas Polri: Lebaran Makin Berkesan

23 Februari 2026
Gedung Merah Putih KPK, di Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Datangi KPK, Menag Nasaruddin Umar Laporkan Penggunaan Jet Pribadi

23 Februari 2026

Seskab Teddy: Kerja Sama Dagang RI-AS Tak Hapus Kewajiban Sertifikasi Halal dan Izin BPOM

23 Februari 2026
Wakil Bupati Garut Putri Karlina

Evaluasi Satu Tahun, Wabup Garut Janji Perbaiki Sistem dan Tindak Lanjut Aduan

23 Februari 2026

Program Sosial Sejalan HAM, Menteri Pigai: Jangan Kaitkan dengan Agenda Pemilu

23 Februari 2026
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dan Wakilnya Putri Karlina

Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Garut; Abdusy Syakur Amin-Putri Karlina

23 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi batu bara (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

    KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu “Gurita Keluarga” dan Sandi Proyek G1 Mengemuka di Garut, Hasanuddin Nilai Sarat Nuansa Politis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THR ASN, TNI, Polri 2026 Segera Cair Awal Ramadan, Pemerintah Gelontorkan Rp 55 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garut 213 Tahun: Dewan Adat Ungkap Bukti Historis Baru Soal Nama dan Hari Jadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com