• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juni 22, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai Mulai Petakan Tim untuk Berantas TPPO

Redaksi oleh Redaksi
5 November 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengirim pekerja migran nonprosedural dari sejumlah wilayah di Tanah Air. Hal ini dilakukan Menteri Pigai membuktikan komitmen dan keseriusannya bergerak memberantas tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Pigai menjelaskan berbagai langkah yang sedang dan akan dilakukan lantaran menurutnya, TPPO merupakan kejahatan serius di republik ini.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Pemerintah menjadikan TPPO sebagai salah satu masalah serius bangsa. Oleh karena itulah, Kementerian HAM sedang menyiapkan tim untuk pemberantasan TPPO,” ucap Menteri Pigai, dikutip Selasa (05/11/2024).

RelatedPosts

Soal Rencana Kemendikti Tutup 122 Prodi, Politisi PKS Ungkap Akar Masalah Ada di Kesejahteraan Dosen

Politisi Nasdem Irma Chaniago: PDIP Lebih Bagus Jadi Oposisi di Luar Pemerintah

Wamensos Agus Jabo: Saya Gunakan Jabatan untuk Perjuangkan Rakyat dari Penindasan

“Kita mendorong pencegahan. Salah satunya yang kami mulai juga adalah memantau, mengikuti, dan memotret wilayah-wilayah yang menjadi pusat perdagangan orang,” imbuhnya.

Tim yang dipimpinnya akan menelusuri asal usul daerah korban. Dan salah satu yang menjadi fokus adalah NTT (Nusa Tenggara Timur) terutama di Flores Timur, Pulau Timor, dan Sumba.

Selain itu, Pigai akan melakukan pemetaan aktor. Siapa pelaku trafficking-nya? Kemudian, apakah aktor-aktor yang di dalam negeri ataupun aktor di luar negeri.

“Kami akan memantau paling tidak tiga negara, yakni Arab Saudi, Malaysia, dan Filipina. Tim ini akan memotret kondisi korban TPPO dan melakukan pemetaan aktor. Akan mulai bergerak dalam satu dua bulan kedepan,” terangnya.

Adapun moda transportasi yang biasa digunakan untuk pengiriman pekerja migran juga dipetakan. Pigai mencontohkan, jalur darat, di Kalimantan Utara masuk ke wilayah Sabah, Malaysia. Juga Kalimantan Barat melalui Entikong.

Sementara lewat jalur udara, pemetaan jalur penerbangan ke Asia Timur, ke negara Asia Tenggara, dan Timur Tengah.

Baca Juga  Kawal Program Prioritas Nasional, Wapres Gibran Tinjau MBG dan Kampung Nelayan di Raja Ampat

Untuk transportasi laut, di utara Sulawesi ke arah Filipina, Laut Sulawesi ke Malaysia timur, juga dari Batam masuk ke Singapura dan Malaysia.

“Kami melakukan pemetaan ini secara serius. Ada tim khusus yang kami bentuk. Nanti ada pejabat eselon II yang memimpin. Tim ini akan mengedepankan koordinasi lintas sektor, kemudian koordinasi untuk membantu para aktivis yang bekerja melawan TPPO,” paparnya.

Pigai mengaku sudah lakukan komunikasi dengan Kapolri dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (anggota DPR RI yang juga keponakan Presiden Prabowo Subianto) dari Jaringan Nasional Anti TPPO.

“Aktor TPPO itu mulai dari aktor domestik yang mencari korban untuk dibawa ke luar negeri,” ungkap dia.

Kata Pigai, jika seandainya dalam instansi pemerintah ada oknum yang terlibat, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi dimaksud.

“Dalam waktu dekat saya akan keliling ke hampir semua kementerian. Kami akan membuat nota kesepahaman,” akunya.

Sementara untuk target pemetaan kantung-kantung TPPO, aktor, dan jalur keberangkatan, dalam satu dua bulan ini sudah jalan.

“Terkait penyelesaian TPPO, saya belum punya target kapan bisa selesai karena ini kan persoalan sosial. Namanya kasus ada kemungkinan setiap saat, setiap hari akan muncul. Kita tidak bisa menargetkan kapan selesai, tetapi kita membangun sistemnya untuk meminimalkan dan mencegah kasus ini terjadi,” tuturnya.

Aktor TPPO itu, Pigai menjelaskan, mulai dari aktor domestik yang mencari korban untuk dibawa keluar negeri. Ada juga oknum pengumpul uang.

“Ada bosnya itu. Bosnya itu biasanya ada di lintasan perbatasan, seperti di Batam, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara. Orang-orang itu kemudian menjual ke aktor penggunanya di luar negeri,” bebernya.

“Mereka bertransaksi. Saya ingatkan, terutama yang cari korban, harus hentikan. Kami akan pantau, kami akan pepet. Kalau sampai pelaku-pelaku itu terbukti, pemerintah tidak tinggal diam,” cetusnya.

Baca Juga  Polres Garut Kawal Ketat Distribusi Logistik Pemilukada 2024

Lanjutnya, untuk pengumpulan data ini, jika sudah diketahui, Tim yang dibentuk akan koordinasi dengan PPATK.

“Biasanya mereka transaksi lewat transfer uang. PPATK akan monitor transaksi keuangan mereka,” pungkasnya.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Berantas TPPOMenteri Hak Asasi ManusiaNatalius Pigai
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Himlab Raya Jakarta Apresiasi DPP Nasdem Jadikan Arjan Priadi Ketua DPRD Labuhan Batu

Post Selanjutnya

Kejagung Tetapkan Meirizka Widjaja Ibu Kandung Ronal Tanur Tersangka Kasus Suap

RelatedPosts

Soal Rencana Kemendikti Tutup 122 Prodi, Politisi PKS Ungkap Akar Masalah Ada di Kesejahteraan Dosen

22 Juni 2026

Politisi Nasdem Irma Chaniago: PDIP Lebih Bagus Jadi Oposisi di Luar Pemerintah

22 Juni 2026

Wamensos Agus Jabo: Saya Gunakan Jabatan untuk Perjuangkan Rakyat dari Penindasan

22 Juni 2026

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo : SIM Digital Inovasi Baru Permudah Masyarakat

22 Juni 2026

Polsek Cisauk Salurkan Paket Sembako untuk Mahasiswa Perantau, Wujud Kepedulian HUT Bhayangkara ke-80

22 Juni 2026

Kasus Korupsi IUP Aseng: IPW Ungkap Mantan Kapolda Kalbar Diperiksa Propam

22 Juni 2026
Post Selanjutnya

Kejagung Tetapkan Meirizka Widjaja Ibu Kandung Ronal Tanur Tersangka Kasus Suap

Polres Garut Total Ungkap 19 Kasus Narkoba dengan 23 Tersangka Selama 2 Bulan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Soal Rencana Kemendikti Tutup 122 Prodi, Politisi PKS Ungkap Akar Masalah Ada di Kesejahteraan Dosen

22 Juni 2026

Politisi Nasdem Irma Chaniago: PDIP Lebih Bagus Jadi Oposisi di Luar Pemerintah

22 Juni 2026

Wamensos Agus Jabo: Saya Gunakan Jabatan untuk Perjuangkan Rakyat dari Penindasan

22 Juni 2026

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo : SIM Digital Inovasi Baru Permudah Masyarakat

22 Juni 2026

Polsek Cisauk Salurkan Paket Sembako untuk Mahasiswa Perantau, Wujud Kepedulian HUT Bhayangkara ke-80

22 Juni 2026

Kasus Korupsi IUP Aseng: IPW Ungkap Mantan Kapolda Kalbar Diperiksa Propam

22 Juni 2026

Pengamat: Kembalinya Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode Bisa Ganggu Mimpi Elite Koalisi Jadi Cawapres

22 Juni 2026

Rumah Ibu Minawati Belum Diperbaiki, Yuda Puja Dorong Pemkab Garut Bentuk Forum TJSLP

22 Juni 2026

Suasana Haru Warnai Penamatan dan Kenaikan Kelas Perdana SDK 006 Salulotong

21 Juni 2026

Seskab Teddy dan Kepala BNN Perkuat Sinergi Berantas Narkoba dan Lindungi Generasi Muda

21 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Bongkar Kasus Korupsi MBG, Kejagung Jangan Berhenti di Ketua Yayasan, Kejar Pemilik Manfaatnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tetapkan Glory Harimas Tersangka Keenam Kasus MBG: Privilege dari Eks Kepala BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Rakyat Untuk Prabowo: Penolakan MBG dan Kopdes Merupakan Kesesatan Berpikir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Telepon Nanik, Di Atas Mobil Komando Dasco: DPR dan Mahasiswa Sepakat Kawal Program MBG dan Efisiensi Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIM Digital Berlaku Saat Razia: Begini Cara Membuat dan Perpanjang SIM Lewat Ponsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com