• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Maret 14, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Haidar Alwi Ungkap Sejumlah Alasan Perpanjangan Usia Pensiun TNI dan Polri Layak Didukung

Redaksi oleh Redaksi
1 Juni 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi menilai, perpanjangan usia pensiun TNI dan Polri yang saat ini sedang berproses di DPR layak mendapatkan dukungan dari rakyat Indonesia.

Selain sebagai wujud optimalisasi aset negara dan untuk menyamakan dengan ASN, perpanjangan usia pensiun TNI dan Polri juga sejalan dengan peningkatan angka harapan hidup penduduk Indonesia.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Berdasarkan data BPS, angka harapan hidup penduduk Indonesia pada tahun 2023 adalah 73,93 tahun, lebih tinggi dari angka harapan hidup penduduk dunia yang hanya 73,4 tahun.

RelatedPosts

Yusril Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektual di Balik Penyerangan Andrie Yunus

PDI Perjuangan Desak Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

PRIMA Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Desak Polisi Usut Tuntas

“Peningkatan angka harapan hidup digunakan di banyak negara sebagai dasar untuk memperpanjang usia pensiun,” kata R Haidar Alwi, dikutip Sabtu (01/06/2024).

Merujuk data Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) tahun 2020 yang dikutip dari World Economic Forum, lanjut R Haidar Alwi, usia pensiun di dunia rata-rata adalah 63 tahun. Sedangkan usia pensiun di Indonesia saat ini berkisar antara 58 sampai 60 tahun.

“Setidaknya ada 39 negara di dunia yang usia pensiunnya lebih panjang dari Indonesia, yaitu diatas 60 tahun. Tidak hanya negara maju, tapi juga negara berkembang,” jelas R Haidar Alwi.

Padahal, kata R Haidar Alwi, Indonesia merupakan negara dengan usia pensiun efektif paling tinggi di dunia, yaitu 69 tahun.

Angka tersebut, menurutnya, jauh lebih tinggi dari rata-rata usia pensiun efektif global yang hanya 62 tahun. Usia pensiun efektif mengacu pada rata-rata usia keluar dari angkatan kerja bagi yang berusia 40 tahun atau lebih.

Baca Juga  Haidar Alwi Yakin Prabowo-Gibran Mampu Lanjutkan Tahap Kedua IKN 2024-2029

“Artinya apa? Artinya orang Indonesia jauh lebih produktif dari penduduk negara lain meskipun sudah berusia di atas 60 tahun. Itu data, fakta yang diakui dunia. Bukan katanya-katanya atau asumsi tak berdasar,” tegas R Haidar Alwi.

Oleh karena itu, menurut R Haidar Alwi, adalah sangat berdasar bila usia pensiun TNI dan Polri diperpanjang menjadi 60 tahun atau 62 tahun bagi yang memiliki keahlian khusus atau maksimal 65 tahun bagi pejabat fungsional.

“Dasarnya jelas. Tidak perlu dipermasalahkan karena akan menguntungkan negara. Justru kalau usia pensiunnya diperpendek malah merugikan negara,” pungkas R Haidar Alwi.

Berikut daftar usia pensiun negara-negara di dunia yang dirilis OECD Tahun 2020:

  1. Islandia: 67 tahun,
  2. Israel: 67 tahun,
  3. Norwegia: 67 tahun,
  4. Denmark: 66 tahun,
  5. Jerman: 66 tahun,
  6. Irlandia: 66 tahun,
  7. Belanda: 66 tahun,
  8. Britania Raya: 66 tahun,
  9. Amerika Serikat: 66 tahun,
  10. Argentina: 65 tahun,
  11. Austria: 65 tahun,
  12. Belgia: 65 tahun,
  13. Kanada: 65 tahun,
  14. Chili: 65 tahun,
  15. Finlandia: 65 tahun,
  16. Perancis: 65 tahun,
  17. Hungaria: 65 tahun,
  18. Jepang: 65 tahun,
  19. Meksiko: 65 tahun,
  20. Selandia Baru: 65 tahun,
  21. Polandia: 65 tahun,
  22. Portugal: 65 tahun,
  23. Spanyol: 65 tahun,
  24. Swedia: 65 tahun,
  25. Swiss: 65 tahun,
  26. Ceko: 64 tahun,
  27. Estonia: 64 tahun,
  28. EU Average: 64 tahun,
  29. Latvia: 64 tahun,
  30. Lithuania: 64 tahun,
  31. Slovakia: 63 tahun,
  32. Brazil: 62 tahun,
  33. Kolombia: 62 tahun,
  34. Kosta Rika: 62 tahun,
  35. Yunani: 62 tahun,
  36. Italia: 62 tahun,
  37. Luxemburg: 62 tahun,
  38. Slovenia: 62 tahun,
  39. Korea Selatan: 62 tahun,
  40. Cina: 60 tahun,
  41. Rusia: 60 tahun,
  42. Afrika Selatan: 60 tahun
  43. India: 58 tahun,
  44. Indonesia: 57 tahun,
  45. Turki: 52 tahun,
  46. Arab Saudi: 47 tahun.***

Red/K.103

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Haidar Alwi InstituteOECDOrganisation for Economic Co-operation and Developmentusia pensiun TNI Polri
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Marak Korupsi Pertambangan, Prof. Suparji Ahmad: Butuh Sinergi dan Kolaborasi Seluruh Penegak Hukum

Post Selanjutnya

Harlah Pancasila Tahun 2024 di Dumai, Presiden Jokowi dan Para Menteri Tampilkan Kebhinekaan Budaya

RelatedPosts

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Yusril Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektual di Balik Penyerangan Andrie Yunus

14 Maret 2026

PDI Perjuangan Desak Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026

PRIMA Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Desak Polisi Usut Tuntas

14 Maret 2026

Kepala BNN di CND Vienna, Dorong Strategi Komprehensif Lawan Narkotika dan Penyalahgunaan Vape

13 Maret 2026

REPDEM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

13 Maret 2026
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan mengecam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus di YLBHI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Novel Baswedan: Pelaku Terorganisir dan Biadab

13 Maret 2026
Post Selanjutnya

Harlah Pancasila Tahun 2024 di Dumai, Presiden Jokowi dan Para Menteri Tampilkan Kebhinekaan Budaya

KPU Garut Luncurkan “Garlih Palda” Maskot Pilkada 2024 dengan Desain Babancong

Discussion about this post

KabarTerbaru

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Yusril Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektual di Balik Penyerangan Andrie Yunus

14 Maret 2026

PDI Perjuangan Desak Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026
Masyarakat membeli kebutuhan pokok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Garut di Lapangan Apel Polres Garut, Jumat (13/3/2026).

Polres Garut Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Bantu Warga Selama Ramadhan

14 Maret 2026
**Caption:**
Petugas kepolisian melakukan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas di jalur nasional Kadungora, Kabupaten Garut, pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Jumat (13/3/2026). Arus kendaraan terpantau masih relatif landai dengan situasi lalu lintas yang aman dan lancar.

Operasi Ketupat Lodaya 2026 Dimulai, Lalu Lintas di Jalur Kadungora Masih Lengang

14 Maret 2026

PRIMA Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Desak Polisi Usut Tuntas

14 Maret 2026

Kepala BNN di CND Vienna, Dorong Strategi Komprehensif Lawan Narkotika dan Penyalahgunaan Vape

13 Maret 2026

REPDEM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

13 Maret 2026
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan mengecam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus di YLBHI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Novel Baswedan: Pelaku Terorganisir dan Biadab

13 Maret 2026

Tindak Lanjuti Keluhan Warga di Media Sosial, Wabup Garut Kunjungi Pasar Andir Terkait Stok Gas

13 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dasco dan Prasetyo Hadi Temui Habib Rizieq di Petamburan, Sampaikan Pesan Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JK, Jangan Memancing di Air Keruh!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MTPI Soroti Lambatnya Penyelesaian Perizinan di BKPM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com