• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Februari 24, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Diskop UKM Kabupaten Garut Berdayakan Kaum Difabel Kembangkan Produk UMKM

Redaksi oleh Redaksi
15 Mei 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

_”Membuka Batasan, Membuka Peluang” bagi para kaum difabel di Kabupaten Garut_

Garut, Kabariku- Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Garut menggelar acara Pemberdayaan Usaha Mikro Pembangunan Inklusif Penyandang Disabilitas yang berlangsung di Ballroom Kassiti Fave Hotel, Jalan Raya Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (14/5/2024).

Kepala Diskop UKM Garut, Rizky Ridznurdhin, mengungkapkan tema besar dari pelaksanaan kegiatan hari ini adalah pembangunan inklusif khusus pelaku UKM dengan tagline “Membuka Batasan, Membuka Peluang” bagi para kaum difabel di Kabupaten Garut.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Dimana, menurut Ridzky, seluruh masyarakat terutama kaum difabel memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam aspek kehidupan termasuk ekonomi.

RelatedPosts

Dalami Suap Proyek Kereta, KPK Butuh Keterangan Eks Menhub Budi Karya Sumadi

6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

Anomali BUMN Farmasi: Kimia Farma Disuntik Rp845 Miliar, Indofarma Menanti Kejelasan

“Nah itu tujuan utamanya, jadi temanya itu disitu kita ininya. Sekecil apapun ya produk mereka kita perlu apresiasi, dan perlu kita dorong,” ucapnya.

Ridzky menerangkan, bahwa acara ini dihadiri oleh 30 peserta difabel yang didominasi oleh kaum perempuan. Ia menuturkan, bahwa perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam hal pengembangan serta ekonomi keluarga.

“Jadi itu menjadi pahlawan ketika ini mereka kadang-kadang memiliki beban ganda, satu sisi dia sebagai istri, harus mengurus suami dan anak tapi kadang-kadang mereka juga menjadi tulang punggung ekonomi, makanya penting begitu ya,” tuturnya.

Ia menginginkan, output yang dihasilkan dalam kegiatan ini adalah peningkatan kompetensi bagi para kaum difabel khususnya di bidang pemasaran digital atau digital marketing. Dalam hal ini, Ridzky mengungkapkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Grab.

Baca Juga  Dinamika Pilkada, Menkominfo: Hindari Disinformasi dan Jaga Persatuan

“Bayangkan dengan keterbatasan fisik mereka sebetulnya bisa jualan di online ya, mau makanya saya dorong disitu, kerja sama dengan Grab,” ungkapnya.

Sementara itu, pemateri juga selaku Pendamping UMKM Naik Kelas, Fitria Zakiah, mengungkapkan bahwa platform yang digunakan pada materi digital marketing hari ini adalah WhatsApp dan Facebook, karena kedua platform tersebut sudah banyak digunakan dan familiar di mata masyarakat.

Fitria menyampaikan, bahwa pemberian materi kali ini menggunakan metode interaktif sehingga para peserta dapat aktif berdiskusi mengenai digital marketing.

Sebelumnya, lanjut Fitria, para peserta hanya memasarkan produknya melalui strategi mulut ke mulut. Namun dengan adanya digital marketing saat ini, para peserta dapat memasarkan produknya lebih luas lagi.

“Harapannya para UMKM itu lebih memaksakan diri, memaksakan diri untuk mengikuti jaman karena bagaimana pun kompetitornya ternyata banyak meskipun produk mereka itu anggaplah pasaran tapi mereka punya keunikannya masing-masing,” ujarnya.

Di tempat yang sama, salah satu peserta, Hari Supriatna (33), dari Kampung Panawuan, Kecamatan Tarogong Kidul, mengungkapkan bahwa dirinya memiliki produk makanan dengan merek Tuman KUA (Tukang Makan Keripik Usus Ayam).

“Saya baru berjalan hampir sekitar satu bulan, baru-baru sekarang, karena namanya itu dari sebuah channel juga gitu kang ya, dari channel YouTube, Facebook, dan sekarang ke makanan juga,” ucapnya.

Dalam kegiatan kali ini, dirinya menginginkan adanya informasi mengenai Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Halal. Selain itu, dalam kesempatan ini juga ia mendapatkan edukasi mengenai digital marketing.

“Harapannya mudah-mudahan setelah saya ikut kegiatan hari ini bisa berjalan sesuai dengan harapan saya juga, berjualan saya juga bisa meluas gitu ya, bisa ke berbagai, dan bisa ternikmati lah oleh masyarakat luas juga,” tandasnya.***

Baca Juga  Jaksa Agung RI: Bijak Bermedia Sosial dan Tidak Ada Ruang Berpolitik Praktis Bagi Insan Adhyaksa

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Diskop UKM Kabupaten GarutKaum DifabelMembuka Batasan Membuka PeluangProduk UMKM
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Pemerintah Evaluasi Penyelesaian Capaian Kinerja Proyek Strategis Nasional 2024

Post Selanjutnya

KPK Tahan Dua Tersangka Baru Terkait Proyek Subkontraktor Fiktif PT Amarta Karya

RelatedPosts

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Humas KPK)

Dalami Suap Proyek Kereta, KPK Butuh Keterangan Eks Menhub Budi Karya Sumadi

24 Februari 2026
Para korban Jiwasraya usai mengadu ke Sekretariat Negara RI. (Foto: Dok. Pribadi)

6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

24 Februari 2026

Anomali BUMN Farmasi: Kimia Farma Disuntik Rp845 Miliar, Indofarma Menanti Kejelasan

24 Februari 2026

Dasco Minta Impor 105 Ribu Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih Ditunda

24 Februari 2026
Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya sepakat mengembalikan dana beasiswa beserta bunga usai video viral.

Menkeu Purbaya Tegaskan soal Alumni LPDP Viral: Dana Dikembalikan, Sanksi Disiapkan

23 Februari 2026

Menkeu Purbaya Perpanjang Rp200 Triliun Tetap di Bank, Likuiditas dan Kredit Terjaga

23 Februari 2026
Post Selanjutnya

KPK Tahan Dua Tersangka Baru Terkait Proyek Subkontraktor Fiktif PT Amarta Karya

PP Muhammadiyah Surati Presiden Jokowi Terkait Pembentukan Pansel Calon Pimpinan KPK

Discussion about this post

KabarTerbaru

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Humas KPK)

Dalami Suap Proyek Kereta, KPK Butuh Keterangan Eks Menhub Budi Karya Sumadi

24 Februari 2026
Para korban Jiwasraya usai mengadu ke Sekretariat Negara RI. (Foto: Dok. Pribadi)

6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

24 Februari 2026

Menolak Ajakan Balap Berujung Penganiayaan, Team Sancang Satreskrim Polres Garut Amankan Dua Pelaku

24 Februari 2026

Satresnarkoba Polres Garut Ungkap Peredaran Sabu

24 Februari 2026

Anomali BUMN Farmasi: Kimia Farma Disuntik Rp845 Miliar, Indofarma Menanti Kejelasan

24 Februari 2026

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Bupati Garut Evaluasi Pengelolaan Wisata Pantai Santolo

24 Februari 2026

Dasco Minta Impor 105 Ribu Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih Ditunda

24 Februari 2026
Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya sepakat mengembalikan dana beasiswa beserta bunga usai video viral.

Menkeu Purbaya Tegaskan soal Alumni LPDP Viral: Dana Dikembalikan, Sanksi Disiapkan

23 Februari 2026

Menkeu Purbaya Perpanjang Rp200 Triliun Tetap di Bank, Likuiditas dan Kredit Terjaga

23 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi batu bara (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

    KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu “Gurita Keluarga” dan Sandi Proyek G1 Mengemuka di Garut, Hasanuddin Nilai Sarat Nuansa Politis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THR ASN, TNI, Polri 2026 Segera Cair Awal Ramadan, Pemerintah Gelontorkan Rp 55 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garut 213 Tahun: Dewan Adat Ungkap Bukti Historis Baru Soal Nama dan Hari Jadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com