• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 21, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Hasanuddin: Presiden Jokowi Saatnya Minta Hasto Kristiyanto Menduduki Jabatan Menpan RB

Redaksi oleh Redaksi
7 Juli 2022
di Kabar Terkini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Koordinator SIAGA 98, Hasanuddin, berpendapat Hasto Kristiyanto layak menjadi Menpan RB menggantikan Tjahyo Kumolo.

Hasto adalah politisi yang berhasil melanjutkan kesekjenan di PDI Perjuangan setelah Tjohyo Kumolo diangkat menjadi Mendagri 2015.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Sepeninggal Tjohyo Kumola sebagai Sekjen PDI Perjuangan, Hasto berhasil membantu Ketua Umum Megawati Soekarnopoetri memenangkan kembali Pemilu 2019, baik legislatif maupun presiden.

RelatedPosts

Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Pengalihan Kasus Korupsi, SIAGA 98 Dorong Libatkan KPK

Program MBG Dinilai Investasi Jangka Panjang, Himpunan Mitra Dapur Minta Pengawasan dan Aturan Diperkuat

“Namun, Hasto adalah sosok politisi yang tidak ambius kekuasaan dan Loyalis tulen Megawati, yang sulit meninggalkan posisinya saat ini,” terang Hasanuddin.

Terbukti selama hampir 2 periode sejak 2014-2019 dan 2019 hingga kini, Hasto tidak menduduki jabatan publik, baik di legislatif maupun pemerintahan.

Hasanuddin berpendapat sudah saatnya Hasto menduduki posisi di pemerintahan Jokowi.

Hasanuddin yang juga Mantan Bendahara Umum DPN Repdem di Era Masinton Pasaribu menyebut, bahwa Hasto Kristiyanto tidak mungkin mengajukan dirinya, kecuali diminta oleh Presiden Jokowi.

“Hasto adalah sosok yang mengabdikan dirinya di partai dan membantu Ketua Umum, kecuali jika diminta oleh Presiden Jokowi untuk kepentingan memperkuat pemerintahan sepeninggal Tjahyo Kumolo,” tuturnya.

“Dan memang sudah saatnya Hasto membantu Kabinet Jokowi yang memang hubungan Hasto-Jokowi sangat dekat,” tutup Hasanuddin.***

Berikut Biodata Hasto Krostiyanto

Ir. Hasto Kristiyanto, MM., merupakan mantan anggota DPR RI periode 2004-2009 dari fraksi PDI Perjuangan. Saat itu, dia duduk di Komisi VI yang menangani permasalahan seputar Perdagangan, Perindustrian, Investasi dan Koperasi.

Hasto Kristiyanto yang lahir Yogyakarta pada tanggal 7 Juli 1966 ini sudah tertarik dengan dunia politik sejak masih duduk di bangku SMA.

Baca Juga  Pasca Rumah Dijarah, Sri Mulyani Ajak Publik Jaga Demokrasi dan Bangun Indonesia Tanpa Anarki

Setelah menyelesaikan sekolahnya di SMA de Britto, Hasto melanjutkan studinya di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Pada tahun 1991, Hasto berhasil menyelesaikan kuliahnya dan lulus dengan gelar insinyur.

Selama berstatus mahasiswa, Hasto mulai aktif mengikuti kegiatan organisasi, dia bahkan sempat menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UGM.

Dari sinilah, Hasto semakin mantap untuk terjun ke kancah politik. Hasto mengakui, bahwa niatnya yang bulat untuk terjun ke dunia politik.

Bersama PDI Perjuangan, Hasto kemudian terpilih untuk menjadi anggota DPR RI untuk periode 2004-2009 dari daerah pemilihan Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek, Jawa Timur.

Sewaktu menjadi anggota DPR, Hasto menolak beberapa RUU. Di antaranya, RUU Free Trade Zone Kawasan Batam. Dibalik RUU itu, menurutnya, terdapat kepentingan perusahaan-perusahaan besar yang ingin berinvestasi di wilayah itu. Namun, RUU tetap diproses hingga menjadi Undang-Undang.

Bagi Hasto menjadi politikus politisi adalah jalan pengorbanan. Ia menjadi pengajar dan motivator di internal partai.

Dalam seminggu, ia menghabiskan lima hari untuk partai, sehari untuk keluarga, dan sisanya bersama rekan-rekannya.

Menurut Hasto, politisi memang diukur dari keputusan yang diambil. Dalam keputusan itu, harus ada keberpihakan, khususnya pada mereka yang dimiskinkan oleh sistem yang tidak adil.

Pendidikan Hasto Kristiyanto:
SD Gentan Yogya (1972-1979)
SMP Negeri Gentang Yogya (1979-1982)
SMA Kolese De Brito Yogyakarta (1982-1985)
Fakultas Teknik UGM Yogyakarta (1985-1991)
Prasetya Mulya Business School, Jakarta, (1997-2000)

Karir Hasto Kristiyanto
Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UGM (1987-1989);
Project Manager Departemen marketing PT Rekayasa Industri (1992-2002);
Procject Director PT Prada Nusa Perkasa (2003-2004);
wakil sekretaris Bidang II Media Massa dan Penggalangan DPP PDI Perjuangan (2002-2003);
Wakil Sekretaris Bidang Penggalangan dan Pembinanan (2006-2010);
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Komisi VI;
Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan;
Koordinator juru bicara Tim pemenangan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla, 2014;
Tim Transisi Pemerintah bentukan Presiden Jokowi, 2014;
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, 2015-2020.

Baca Juga  Politisi Konyol Dalam Wacana Sistem Pemilu Proporsional Terbuka dan Tertutup
Red/K.000
Tags: Hasanuddin. Koordinator SIAGA '98Hasto KristiyantoKetum PDI Perjuangan Megawati SoekarnopoetriPDI PerjuanganPresiden Jokowi
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Aksi Free Style Tim Sancang dan Satlantas Polres Garut Meriahkan Puncak Peringatan HUT Bhayangkara ke 76

Post Selanjutnya

Penyelewengan Dana Donasi ACT, PMPRI: Ciprat Air di Dulang Kena Muka Sendiri

RelatedPosts

Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

19 Juli 2026

Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Pengalihan Kasus Korupsi, SIAGA 98 Dorong Libatkan KPK

15 Juli 2026

Program MBG Dinilai Investasi Jangka Panjang, Himpunan Mitra Dapur Minta Pengawasan dan Aturan Diperkuat

12 Juli 2026

Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Rachmat Gobel Meninggal Dunia dan Inilah Jejak Kariernya

10 Juli 2026
Post Selanjutnya

Penyelewengan Dana Donasi ACT, PMPRI: Ciprat Air di Dulang Kena Muka Sendiri

Meriahkan G20 ACWG, KPK 'Nobar' Film Antikorupsi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Koalisi Masyarakat Sipil mendesak pemerintah menghentikan pelibatan TNI dalam Program Koperasi Desa Merah Putih (Istimewa)

Koalisi Sipil Desak Hentikan Pelibatan TNI dalam Program KDMP Usai Konflik Berdarah Adonara

21 Juli 2026

Yuda Puja Turnawan: Kemandirian Fiskal Jadi Kunci Agar Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Setara UMR

21 Juli 2026
Foto: Istimewa

16 Tahun Menanti Penyelesaian, Kelompok Tani Bosowa Tuntut Ganti Rugi Lahan 137,5 Hektare kepada PT KPC

21 Juli 2026

Potensi Kebakaran, Pemkot Tangsel Himbau Masyarakat Tidak Melakukan Pembakaran Sampah Secara Terbuka

21 Juli 2026

Bupati Garut Dorong Klinik Utama Rotinsulu Tingkatkan Sosialisasi Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

21 Juli 2026

Kejari Tangsel Setor Uang Rampasan Negara Rp14,2 Miliar dari Perkara Pinjol

21 Juli 2026

Retakan Bernegara Mulai Terlihat

21 Juli 2026

Rahasia Negara dan Kedewasaan Publik

21 Juli 2026

Lukman Edy: P2N Jadi Rumah Besar Pengusaha Nahdliyin untuk Perkuat Ekonomi Nasional

21 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Tuduhan Penggelapan dan Penipuan Dr.Andi Kusuma,S.H.M.kn., CTL.,Resmi SP3D

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com