• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 14, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Isu Kebangkitan PKI dalam Diskusi

Redaksi oleh Redaksi
18 Juli 2020
di Kabar Peristiwa
A A
0
Ilham Yunda memandu acara diskusi yang digelar KOMNAS RIM, Sabtu (18/7/2020).

Ilham Yunda memandu acara diskusi yang digelar KOMNAS RIM, Sabtu (18/7/2020).

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Pengamat intelejen dan pertahanan, Suripto, menuturkan, saat ini ada isu bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) bangkit kembali. Namun Suripto menilai isu ini ditujukan untuk tujuan dan sasaran tertentu.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Ia pun menceritakan, tahun 1972 ia sempat datang ke Pulau Buru tempat anggota PKI dan simpatisannya ditahan. Dari pengamatannya, sekitar 90% tahanan politik tidak paham politik.

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

“Kebanyakan dari mereka terbawa suasana dan menjadi korban perseteruan elit. Jadi hanya 10 persen saja yang sadar ideologi,” paparnya dalam diskusi publik bertema “Antara Isu Kebangkitan Komunis, Masa Depan Umat Islam dan Kedaulatan Bangsa Indonesia”, Sabtu (18/7/2020).

Diskusi digelar oleh Komite Nasional Rakyat Indonesia Menggugat (KOMNAS RIM) di Salemba, Jakarta ini dengan moderator Ihlam Yunda (Sekjend KOMNAS RIM).

Selain menghadirkan Suripto sebagai pembicara, juga menghadirkan Effendi Saman (Advokat dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum Nusantara/LBHN) serta Syaefudin Simon (Mantan Redaktur Republika dan Penulis Buku 1000 hari PKI Mencekam Yogya).

Dari perhitungan Suripto, dari 7 juta anggota PKI saat itu, ada sekitar 200.000 keturunannya yang masih berusia di 2 hingga 12 tahun.

“Ketika konflik 1965 meletus, mereka banyak diasuh oleh yayasan Katolik yang saat ini tersebar di parlemen, pengusaha, pegawai eselon I dan II dan usia mereka saat ini adalah berusuia 45-50 tahunan,” jelas Suripto.

Menurutnya, anak-anak PKI ini kini sudah menjadi borjuis dan bukan kaum proletar lagi. Oleh karena itu, Suripto menyatakan, jangan-jangan kebangkitan PKI sengaja dihembuskan oleh pihak tertentu.

Baca Juga  Ilham Yunda : Komnas RIM Mendukung Penuh ProDEM Menggugat UU 2/2020

“Yang jadi pertanyaan siapa yang menggulirkan isu ini, apakah tujuan untuk nasional atau Internasional?”

Suripto menambahkan, isu itu bisa saja dihembuskan karena ada destabilisasi oleh negara luar yang mengincar kekayaan Indonesia.

“Negara tersebut tak ingin Indonesia aman dan ingin selalu bermasalah sehingga tak bisa maju,” ujarnya.

Sementara Syaifudin Simon mengatakan, kesalahan terbesar PKI karena mereka bentrok dengan agama, terutama umat Islam. Padahal, lanjutnya, seandainya tak mengungkit soal agama, maka PKI tak akan ada masalah.

“Sementara kesalahan berikutnya karena terlalu anarkis, dan lebih menonjolkan atheismenya,” ujarnya.

Syaifudin mengatakan, penonjolan atheisme ini menjadi pembeda PKI dengan partai komunis di negara lain.

“Sejarah mencatat hampir semua negara Amerika Latin punya partai komunis, akan tetapi komunisme di Indonesia itu beda sekali karena terlalu menonjolkan atheismenya,” paparnya.

Sedangkan Effendi Saman menyebut, munculnya kebangkitan PKI merupakan pengalihan isu karena kegagalan dalam mengurus negara.

“Apakah kaum muda saat ini mampu memahami kebangkitan PKI, jangan jauh-jauh kita harus segera membangkitkan perut rakyat yang kelaparan, ” jelas Effendi Saman.

Effendi menegaskan, inti persoalan saat ini Corona dan substansinya adalah soal kesalahan dalam pengelolaan keuangan negara.

“Penggunaan dana corona Rp 900 triliun, dan punya hak imunitas agar tidak terkena hukum perdata dan pidana. Ini kan lelucon. Makanya kami sedang mengugat di MK,” ujar Effendi.

Effendi pun mengkritik Menkeu Sri Mulyani yang baru saja mengumumkan bahwa 7 bank akan kolaps. Effendi menegaskan, harusnya yang dibela orang miskin, bukan kaum kapitalis.

“Kenapa Bendahara Negara ini lebih membela para kaum kapitalis, apakah agar dapat stimulus dari pemerintah, ungkapnya. (Has)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Komnas RIM
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

12 Nama Calon Komisioner Kompolnas Sudah di Tangan Presiden, Inilah Daftarnya

Post Selanjutnya

Tak Lagi di Bawah Kemenkopolhukam, BIN Kini Langsung di Bawah Presiden

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

11 Mei 2026

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

1 Mei 2026

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

28 April 2026
Doni Salmanan/IG

Aset Doni Salmanan Laku Rp13,4 Miliar, Kejari Pastikan Masuk Kas Negara

10 April 2026
Plastik mahal/lambe turah

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Dalam Negeri Melonjak Tajam

6 April 2026

Pemerintah Batasi Program MBG Hanya di Hari Sekolah Demi Efektivitas

5 April 2026
Post Selanjutnya
Markas Badan Intelejen Negara (BIN).

Tak Lagi di Bawah Kemenkopolhukam, BIN Kini Langsung di Bawah Presiden

Peneliti LSI Skolastika Meitrisya Aprodite mempresentasikan hasil survei lembaganya tentang popularitas dan elektabilitas para kandidata di Pilkada Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. (*)

LSI: Masyarakat Ogan Ilir Masih Ingin Dipimpin Ilyas Panji Alam

Discussion about this post

KabarTerbaru

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Desak Disdik Segera Data Siswa yang Belum Dapat Sekolah, Optimalkan Penempatan ke Swasta

14 Juli 2026
Jamwas melaporkan Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi ke Dewas KPK dan KPK. (Istimewa)

Kepala Dinas SDABMBK Resmi Dilaporkan, Jamwas Desak KPK Kembangkan Kasus Ijon

14 Juli 2026
Foto Ilustrasi : Istimewa

Kuasa Hukum Nancy Ancam Laporkan Dwi Febri jika Kesaksiannya Terbukti Palsu 

14 Juli 2026

ISPA Akibat Asap TPA Jatiwaringin Nol, Dinkes Kabupaten Tangerang: 398 Warga Sudah Sembuh

14 Juli 2026

Stok BBM Pertalite Aman, Keluarga Besar APKLI Babel Yakin Pertamina Bekerja Profesional

14 Juli 2026

Dinilai Lebih Efisien, Kebijakan Sewa Mobil Dinas Pemkot Tangsel Bisa Tekan Beban APBD

14 Juli 2026

Kejagung Gandeng KPK, Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Eks Jampidsus

14 Juli 2026

Yusril: Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Jadi Ujian Integritas Penegakan Hukum

14 Juli 2026

Menegaskan Koalisi Prabowo-Jokowi: Ketika Bayang-Bayang Jokowi Tetap Mengiringi Pemerintahan Prabowo

13 Juli 2026

Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

12 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Atlet Renang Pelajar Garut Borong Medali di O2SN Jabar, Kalula Lolos ke Tingkat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diresmikan Sejak November 2025, SPPG Milik Eks Bupati Agus Supriadi Belum Juga Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Branch Manager MNC Bank Cabang MNC Tower,Saidah Amir Sussy Ditahan Polisi, Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bongkar Dugaan Korupsi PLN hingga Asabri, Polri Geledah Cafe dan Money Changer di Cipete

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Tahan Eks Sekjen MPR, Diduga Terima Gratifikasi “Uang Assalamualaikum” Rp30 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com