• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Januari 27, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Garuda Jangan Sampai Diopinikan Bobrok untuk Kepentingan Kelompok

Redaksi oleh Redaksi
12 Desember 2019
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Oleh : Bandot DM (Kordinator Forum Diskusi Kebangkitan Indonesia)

KABARIKU – Hari-hari ini, medsos hiruk pikuk oleh kegaduhan di Garuda Indonesia Airways (GIA). Kegaduhan yang dipicu sepeda dan moge antik misterius di pesawat airbus yang terbang ferry dari pabriknya di Eropa ke Tangerang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Di luar kebiasaan, ternyata pemeriksaan cukai di fasilitas bengkel milik Garuda berlangsung serius dan detail. Mungkin saja, maksud pesawat dibawa langsung ke fasilitas tersebut untuk menghindari bea cukai. Bisa jadi, selama ini praktiknya seperti itu.

RelatedPosts

Serakahnomic: Ideologi Perampokan Terorganisir atas Nama Pasar

Dolar Naik, Rupiah Tersungkur; Siapa yang Sebenarnya Mengkhianati Ekonomi Nasional?

Revitalisasi Wawasan Nusantara dalam Menjawab Tantangan Disintegrasi dan Krisis Identitas Nasional di Era Globalisasi

Menkeu ada baiknya audit juga prosedur pemeriksaan cukai di fasilitas non publik.

Penerbangan ferry yang dimaksud untuk mengantar pesawat pesanan Garuda itu, berisi penumpang terpilih saja. Tak heran, ketika humas Bea Cukai mengumumkan menemukan ada barang “tak terdaftar” di lambung burung baja tersebut, publik pun gempar.

Bandot DM

Kegemparan pertama akibat tebak menebak siapa pemilik barang-barang “semi haram” itu, sementara kegemparan kedua adalah akibat keberanian yang tidak biasa oleh para bea cukai.

Bea cukai langsung mengumumkan ke publik, padahal mestinya sudah bisa ditebak siapa pemilik barang barang tersebut. Sekali lagi, karena ini penerbangan terbatas, jadi sangat mudah menebaknya.

Walhal, selama beberapa hari publik gaduh dengan peristiwa ini. Di medsos, kehidupan pribadi Direktur Utama Garuda Indonesia dikorek tuntas (terlepas dari akurasinya) mulai dari soal apel upacara yang dianggap wujud megalomania, kerugian maskapai, keluhan karyawan akibat pelanggaran jam kerja dan skema penggajian, hingga soal perselingkuhan.

Baca Juga  Tragedi Kanjuruhan dan Rendahnya Budaya Malu Bangsa Kita

Di sisi lain, Menteri BUMN dan Menteri Keuangan pun seolah menikmati kegaduhan dengan menambah bumbu-bumbu penyedap.

Menteri BUMN Erick Thohir membuat konfrensi pers mengungkap ini, tanpa langsung tunjuk hidung tetapi memberi clue kalau ini kerjaan direksi. Pun direksi diminta mundur sebelum diungkap.

Menkeu Sri Mulyani pun senada, tanpa menuntaskan proses klarifikasi anak buahnya ikutan bikin rilis. Padahal, status barang selundupan dan penyelundupnya belum jelas.

Tak lama berselang, Menteri BUMN menyatakan pihaknya memutuskan untuk mencopot Dirut Garuda Ari Askhara. Kegaduhan baru pun terjadi. Kabarnya AA akan melawan.

Erick Thohir pun seperti lupa, sebagai BUMN Garuda, sudah bukan lagi persero tetapi perusahaan terbuka (TBK). Pencopotan direksi mesti melalui RUPS/RUPS-LB.

Mungkin, ia menganalogikan Garuda dengan Pertamina yang Persero. Sebelumnya, pun di Pertamina narasi kegaduhan mengemuka saat Basuki Tjahja Purnama diwacanakan akan menjadi Direktur Utama Pertamina (kemudian resmi menjadi Komisaris Utama).

Menteri BUMN tidak segera meredakan kegaduhan tersebut, namun seolah menikmati.

Jika, narasi kegaduhan ini kemudian dijadikan modus dalam mengganti atau menaruh posisi tertentu di BUMN maka hal ini kan memprihatinkan, cenderung mencemaskan.

Terhadap kasus Garuda Indonesia, mestinya Erick bisa secara elegan meminta Sri Mulyani menuntaskan pemeriksaan terhadap penyelundup di Ferry Flight Airbus miliki Garuda sekaligus langsung menetapkan tersangka.

Kemudian, meminta pemegang saham (mayoritas dipegang pemerintah) segera menggelar RUPS-LB untuk merombak total direksi. Karena konon, ini dikerjakan secara bersama-sama direksi lain.

Erick Thohir mestinya menyadari, sejumlah BUMN (termasuk Garuda) dalam kondisi merugi dan bleeding. Recoverynya sangat tergantung pada kepercayaan publik. Ditambah, sejumlah kasus korupsi masih tersimpan apik di laci KPK.

Jika kondisi ini terus dimainkan oleh Erick Thohir, menilik latar belakang bisnisnya yang kerap mengakuisisi perusahaan sakit dengan harga murah lalu direcovery untuk dijual mahal, jangan sampai kita memiliki kecurigaan bahwa Erick akan memperlakukan BUMN tertentu dengan cara demikian. Diopinikan bobrok sebobroknya untuk kemudian nanti sahamnya dibeli murah oleh kelompoknya.

Baca Juga  80 Tahun Usia Kemerdekaan Dan Mimpi Pejuang Serta Para Pendiri Bangsa

Lalu, dia tampil sebagai pahlawan yang melakukan recovery dengan menyuntik PMN. Padahal setelah perusahaan BUMM tersebut sehat dan harga sahamnya moncer lagi, kelompoknyalah yang mendulang keuntungan terbesar.

Kita berupaya yakin, Presiden Jokowi menaruh Erick Thohir di posisi Menteri BUMN karena talenta dan kemampuannya dalam mengobati perusahaan sakit.

Kini, dia bisa mulai bekerja untuk menunjukkan kepada rakyat Indonesia bahwa keputusan Jokowi memilihnya adalah langkah tepat.

Jangan sampai justru rakyat menjadi saksi kalau dia ternyata hanya bekerja untuk kelompoknya saja. (*)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Garuda
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Taufan Damanik: Komnas HAM Tak Berubah Sikap, Tetap Tolak Hukuman Mati

Post Selanjutnya

Mendikbud Luncurkan “Merdeka Belajar”, UN Dihapus Zonasi Dilonggarkan

RelatedPosts

Serakahnomic: Ideologi Perampokan Terorganisir atas Nama Pasar

24 Januari 2026
Ilustrasi mata uang Dolar (Foto: Istimewa)

Dolar Naik, Rupiah Tersungkur; Siapa yang Sebenarnya Mengkhianati Ekonomi Nasional?

20 Januari 2026

Revitalisasi Wawasan Nusantara dalam Menjawab Tantangan Disintegrasi dan Krisis Identitas Nasional di Era Globalisasi

16 Januari 2026

Mencegah Politisasi Reformasi Polri

7 Januari 2026
Idham Azis kedua dari kanan (disamping Ahmad Dofiri) sesaat setelah Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar audiensi bersama sejumlah organisasi kelompok masyarakat di Lounge Adhi Pradana, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Selasa (18/11)

Aktualisasi Pesan Kapolri Idham Azis

29 November 2025
ilustrasi

Coretax: Digitalisasi Pajak yang Dipaksakan?

28 November 2025
Post Selanjutnya
Mendikbud Nadiem Makarim

Mendikbud Luncurkan "Merdeka Belajar", UN Dihapus Zonasi Dilonggarkan

BPPRI Tanamkan Anti Radikalisme pada Ustadz dan Ustadzah Diniyah

Discussion about this post

KabarTerbaru

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra saat beraudiensi dengan MGBKI terkait kolegium Kedokteran. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Pemerintah Telaah Aturan Kolegium Kedokteran, Yusril: Ada Indikasi Tumpang Tindih Regulasi

27 Januari 2026

Reses di Cisompet, Wakil Ketua DPRD Garut Serap Aspirasi Pengalihan Dana Desa hingga Pembangunan Jalan

27 Januari 2026
Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten Garut menyampaikan kampanye anti kekerasan terhadap perempuan dan anak dan STOP KABUR

DPPKBPPPA Garut Edukasi Pelajar soal Kekerasan dan Perlindungan Anak di MA Al-Musaddadiyah

27 Januari 2026
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Rotasi 85 Perwira Polri Januari 2026, Irjen Achmad Kartiko Jabat Kepala Lemdiklat

27 Januari 2026
Haidar Alwi Institut menilai pengawasan propaganda asing di ruang digital mendesak untuk menghadapi perang informasi, tanpa membungkam kebebasan pers.

HAI Nilai Pengawasan Propaganda Asing Mendesak, Kebebasan Pers Diminta Tetap Dijaga

26 Januari 2026
Gus Alex saat dimintai keterangan terkait kasus kuota haji di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Usai Diperiksa KPK, Gus Alex Bungkam Soal Kasus Kuota Haji

26 Januari 2026
Eks Wamenaker RI Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel saat dimintai keterangan awak media di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Noel Wanti-wanti Menkeu Purbaya: Ada Bandit-bandit Merasa Terganggu

26 Januari 2026
Rona Fortuna HS, dari Perkumpulan Aktivis 98 (tengah) dalam diskusi publik di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Perkumpulan Aktivis 98 Soroti Jampidsus: Kasus Korupsi Besar Sekedar Seremonial, Aset Negara Tak Transparan

26 Januari 2026
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Humas Kemenkumham Imipas)

WNI Masuk Militer Asing, Yusril: Tidak Otomatis Kehilangan Kewarganegaraan

26 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Dosen UMJ sekaligus Ahli Linguistik Forensik, Dr. J. Anhar Rabi Hamsah Tis’ah, M.Pd., bersama Presiden & Mendiktisaintek di Istana Negara

    Momen Bermakna di Istana, Presiden Prabowo Terima Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya” Karya Dosen UMJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Advokat hingga Wali Kota, Sayuti Abubakar Masuk Radar Ketua Alumni FHUP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asosiasi Industri Plastik Hilir Soroti Dampak Kebijakan BMAD dan BMTP pada Industri Plastik Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Unggahan Sandy Harun Mengguncang Publik: Tommy Soeharto Dikabarkan Menikah dengan Artis Ida Iasha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com