• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juni 26, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

20 Tahun Tak Bertemu, Aktivis ProDem Gelar Temu Kangen. “Revolusi Belum Selesai Bung”

Redaksi oleh Redaksi
23 Desember 2019
di Kabar Peristiwa
A A
0
Temu kangen aktivis ProDem (Foto: aartreya.com

Temu kangen aktivis ProDem (Foto: aartreya.com

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Ratusan mantan aktivis mahasiswa era 80-an dan 98 yang tergabung dalam ProDem, menggelar acara temu kangen di rumah makan, Jalan Malabar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (22/12/2019). Hadir dalam kegiatan itu selain aktvis asal Kota Bogor, juga aktivis dari Jabodetabek, Bandung, Riau, dan Medan.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Dasar aktivis, acara temu kangen pun diberi tema cukup provokatif: “Revolusi Belum Selesai, Bung”. Tema itu sengaja diambil untuk menunjukkan bahwa meski usia tak lagi muda, namun peserta temu kangen masih tetap memiliki semangat menyala untuk melanjutkan pergerakan, menyuarakan kebenaran membela kepentingan masyarakat.

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

Kegiatan temu kangen atau reuni, sekaligus untuk mengenang empat aktivis Bogor yang telah tutup usia. Mereka adalah Darwin Jamal (Mantan Dosen Universitas Pakuan), Imral Gusti (Aktivis Bogor/ Kalteng), Dido (Aktivis Universitas Pakuan), Hery Zulmi (Mantan Anggota DPRD Lubukpakam) dan Didit (Aktivis Prodem Surabaya).

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Dedi Ekadibrata (aktivis Universitas Pakuan, pernah ditahan di era Seoharto saat membela petani Cijayanti, Bogor), Sunandar dan Hendrik Dikson Sirait (pernah ditahan era Soeharto saat aksi FAMI di DPR), Indro Cahyono (Dema ITB, pernah ditahan era Suharto), Eki Tarigan (aktivis Universitas Kertanegara), Adi Rianda (aktivis FPPHR) hingga Anto Kusumayuda (aktivis Universitas Nasional/ aktivis Pijar, pernah diburu di masa Suharto).

Gelaran acara yang dipandu Dedi Ekadibrata tersebut, diisi dengan testimoni beberapa penggerak mahasiswa pada era Orde Baru untuk mengenang keempat rekannya yang sudah tiada.

Baca Juga  Indonesia Tindaklanjuti Laporan Eksploitasi ABK WNI oleh Kru Kapal China Hingga Meninggal

“Seorang Darwin, tak sekedar teman, tapi juga saudara batin. Ia tak pernah memperlihatkan keluh kesahnya melewati hidup, meski dalam kondisi sulit, bertempat tinggal di Bandung. Dan, ia tetap peduli, rela berkorban yang dimiliki demi jalannya perjuangan, juga untuk teman juangnya,” kata Marlin, sembari membacakan puisinya.

Meski usia tak lagi muda, juga rambut para aktivis 80-an dan 98 yang hadir, sudah memutih. Namun, semangatnya tetap meledak-ledak, dalam komitmennya melanjutkan membangun gerakan.

“Kita dulu, nyaris setiap hari dekat dengan bahaya. Setiap kemanapun pergi, kerap kali diikuti intel atau aparat. Bahkan, kita termasuk orang-orang yang diburu di masa Soeharto. Maklum, saat pra reformasi, demokrasi dikebiri. Penjara, diculik atau kematian, seringkali jadi pilihan. Meski pilihan pahit, itu tetap kita lakukan dengan mengadvokasi rakyat, dimulai dari petani, hingga buruh. Saat ini, diantara kita ada yang masuk dalam kekuasaan. Tapi, masih banyak yang diluar kekuasaan. Meski begitu, semangat ideologis bersaudara tak pernah putus. Kita tetap konsisten dengan pergerakan,” tukas Fery Aryanto yang juga eks aktivis mahasiswa Universitas Pakuan.

Ungkapan rasa kangen diantara para aktivis itu sangat terasa. Betapa tidak, beberapa diantaranya ada yang lebih 20 tahun tidak pernah bertemu. Dan, salah satu aktivis yang kerap melakukan pendampingan petani, Adi Rianda meski tak lagi kuat berjalan karena sakit stroke dan duduk di kursi roda, tetap bersemangat datang di gelaran diskusi.

“Setelah 20 tahun lebih ada yang diantara kita tidak pernah bertemu, forum ini seperti mengembalikan ingatan kami ke masa lalu, bahwa pembelaan terhadap yang tertindas itu tak boleh berhenti. Harus tetap bangkit, dan bergerak. Empat rekan kami sudah tiada, dan satu kawan kami, Adi Rianda kini sakit stroke. Tapi, kami memiliki kekayaan bernama semangat serta persaudaraan. Dan, itu akan terus kami jaga,” pungkas aktivis FPPHR, Dedi Kurniawan atau yang akrab disapa Kang Cimot. (Has)

Baca Juga  Kritik Jenderal Berujung Teror: YLBHI Siap Dampingi ASN Kemenkeu dan Beri Bantuan Hukum

Dari : aartreya.com, judul asli: 20 Tahun Tak Bertemu, Aktivis Prodem 80-an dan 98 Gelar Temu Kangen

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Temu Kangen
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Peringati Hari Ibu, PDI Perjuangan Garut Bagikan Bingkisan kepada Ribuan Emak-emak

Post Selanjutnya

Hujan Mengguyur, Empat Penambang Emas Tewas di Lubang, Tiga Mahasiwa Tewas di Gua

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

11 Mei 2026

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

1 Mei 2026

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

28 April 2026
Doni Salmanan/IG

Aset Doni Salmanan Laku Rp13,4 Miliar, Kejari Pastikan Masuk Kas Negara

10 April 2026
Plastik mahal/lambe turah

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Dalam Negeri Melonjak Tajam

6 April 2026

Pemerintah Batasi Program MBG Hanya di Hari Sekolah Demi Efektivitas

5 April 2026
Post Selanjutnya
Petugas mengevakuasi salah satu jenazah mahasiswa Unsika Karawang. (*)

Hujan Mengguyur, Empat Penambang Emas Tewas di Lubang, Tiga Mahasiwa Tewas di Gua

Zulkifli Zaini. (*)

Di Luar Dugaan, Zulkifli Zaini Ditunjuk Jadi Dirut PLN

Discussion about this post

KabarTerbaru

Presiden Prabowo Terima Kapolri di Istana Merdeka, Bahas Kamtibmas dan Agenda Hari Bhayangkara 2026

25 Juni 2026

Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Skema KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Siap Dijalankan

25 Juni 2026

Mendag Tinjau Pasar Manis Banyumas, Pastikan Pasokan Aman dan Harga Bahan Pokok Terkendali

25 Juni 2026

Mewujudkan Polisi Kelas Dunia: Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80

25 Juni 2026
Aliansi Mahasiswa Jakarta melaporkan dugaan penyimpangan Program KDMP senilai Rp59,23 triliun ke KPK.(Istimewa)

GMNI dan PMII Laporkan Dugaan Penyimpangan Program KDMP Rp59,23 Triliun ke KPK

25 Juni 2026

Soroti Turunnya IHSG, InFast Bestari: Terjadi Fenomena De-Couple dalam Ekonomi Riil dan Pasar Saham

25 Juni 2026

Yuk Ikut Voting! Pertama Kalinya Pemerintah Libatkan Publik Pilih Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

25 Juni 2026

Imbas Kenaikan Harga Gas Industri , Bahlil Ungkap Pemerintah Sedang Cari Solusi untuk Cegah PHK Massal

25 Juni 2026

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Usulkan Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta Per Bulan

25 Juni 2026

Presiden Prabowo Terima Kapolri di Istana Merdeka, Bahas Kamtibmas dan Agenda Hari Bhayangkara 2026

25 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Mewujudkan Polisi Kelas Dunia: Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Metro Jaya Tegaskan Minta Pihak UBK Buktikan Pengakuan Oknum Polisi Terkait Dana Rp20 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Loyalis Jokowi Murka Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Muncul Seruan Gibran Lawan Prabowo di 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bongkar Kasus Korupsi MBG, Kejagung Jangan Berhenti di Ketua Yayasan, Kejar Pemilik Manfaatnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kajian Rutin Disnakertrans Garut Dirangkai Pelepasan Purna Tugas Amin Hendrayana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tetapkan Glory Harimas Tersangka Keenam Kasus MBG: Privilege dari Eks Kepala BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Alasan Kejagung Tolak Status Justice Collaborator Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com