• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Juni 25, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Corona dan Pelajaran dari Yuval Noah Harari, Catatan Garda Sembiring

Redaksi oleh Redaksi
23 Maret 2020
di Opini
A A
0
Garda Sembiring. (*)

Garda Sembiring. (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Sambil menjalani masa karantina mandiri setelah sekitar 2 minggu lalu mengalami gejala demam berkepanjangan dan batuk-batuk kering, saya sungguh merasa beruntung setidaknya atas dua hal.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Pertama, semenjak hari pertama hingga kini saya tidak pernah mengalami kesulitan pernapasan. Yang kedua, adalah karena kemarin saya bisa merampungkan penerjemahan artikel Yuval Noah Harari yang menurut saya sedemikian penting dan kontekstual di tengah-tengah wabah, pandemi global yang kembali dialami dunia manusia.

RelatedPosts

Moratorium MBG Harus Memberi Kepastian bagi 12.000 SPPG Tahap Persiapan

“Polisi yang Polisi “ Asa Menuju Indonesia Maju

Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

Mengapa sedemikian penting? Karena wabah pandemik yang menimpa dunia manusia kali tidak saja membuat publik terperangah, tapi juga membuat bingung para pakar khusususya di bidang virologi, epidemiologi, imunologi, maupun para pakar keilmuan lainnya. Permasalahannya kebingungan ini tidak sekadar di level akademis: entah di laboratorium ataupun di ruang-ruang kelas belaka, kebingungan serupa agaknya tengah terjadi juga di kalangan para pengambil kebijakan di seantero dunia.

Yang paling menyedihkan adalah ketika para pengambil kebijakan gagal paham ihwal akar permasalahan krisis ini.

Jika akar permasalahannya saja gagal dipahami, bagaimana pula kita bisa berharap muncul strategi dan mitigasi yang akurat untuk menjinakkan krisis?

Dalam karyanya kali ini Harari menyentak kesadaran para pembacanya–setidaknya saya | penerjemah teks ini–untuk terbangun dari kenaifan menimbang wabah, entah di level manapun juga: outbreak , epidemik ataupun pandemik.

Wabah epidemik maupun berskala pandemik bukanlah pengalaman baru bagi spesies manusia. Sejak Blackdeath ( Great Bubonic Plague | Pestilence ) atau sampar di abad Pertengahan yang membantai total seperempat populasi dunia manusia ketika itu, sampai cacar ( Smallpox ) di abad ke-16 maupun Ebola di abad ke-20 (dan kembali meletus di Afrika Barat tahun 2013-2014), spesies manusia telah belajar banyak tentang cara menanggulangi wabah. Salah-satu tonggak terpenting keberhasilan manusia adalah pada pemberantasan cacar secara total di tahun 1979. Untuk rinciannya jauh lebih nyaman dibaca dari artikel ini sendiri.

Baca Juga  100 Rumah Sakit Ditetapkan Sebagai Rujukan Virus Corona, Inilah Daftarnya

Seorang kawan bertanya, apakah yang paling menarik atau membetot perhatian saya dari karya Harari terbaru?

Saya menemukan beberapa simpulan yang begitu sederhana namun menyentak, sebagaimana dikutipkan di bawah ini.

“Satu hal terpenting yang kiranya harus disadari publik luas berkenaan dengan epidemi semacam ini, adalah bahwa penyebaran epidemi di negara mana pun sesungguhnya membahayakan segenap spesies manusia”.

“Dalam perang melawan virus, (umat) manusia perlu menjaga garis demarkasi dengan ketat. Tapi bukanlah garis perbatasan antar negara, melainkan perbatasan di antara dunia manusia dengan dunia virus”.

“Di seantero planet bumi ini tak terhitung banyaknya jumlah virus dan beragam virus baru terus-menerus berkembang melalui mutasi genetik. Garis demarkasi yang memisahkan dunia virus ini dengan dunia manusia melintas secara tidak kasat mata di dalam tubuh tiap insan manusia. Jika virus berbahaya tersebut berhasil menembus perbatasan ini di mana pun juga di permukaan bumi ini, seekor virus ini akan membahayakan segenap spesies manusia”.

Demikian sekelumit teaser , simpulan lebih utuh kiranya bisa didapatkan setelah kawan-kawan membaca tuntas artikel ini.
Demikianlah pendapat saya.

Pondok Cina, 23 Maret 2020. (*)

Garda Sembiring, Dirut EpisCom Nusantara dan Aktivis 90-an

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: coronaEpisCom
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Pemerintah Mulai Sebar Obat Choloroquine ke Rumah Sakit Rujukan Penanganan Corona

Post Selanjutnya

Dua Petani Tewas Akibat Konflik dengan Perkebunan, KNPA Ajukan Lima Tuntutan

RelatedPosts

Moratorium MBG Harus Memberi Kepastian bagi 12.000 SPPG Tahap Persiapan

23 Juni 2026

“Polisi yang Polisi “ Asa Menuju Indonesia Maju

21 Juni 2026

Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

18 Juni 2026

MBG sebagai Sirkuit Ekonomi Lokal dan Kerakyatan

17 Juni 2026

Sikap Bijak Lembaga Maupun Pemerintah Tidak Melulu Menimpakan Kesalahan Kepada Masyarakat

14 Juni 2026
ilustrasi

Kenaikan BBM, Skandal Tata Kelola MBG dan Mega Koruptor: Kombinasi Yang Perlu Diwaspadai

12 Juni 2026
Post Selanjutnya

Dua Petani Tewas Akibat Konflik dengan Perkebunan, KNPA Ajukan Lima Tuntutan

Pemerintah Berikan Insentif untuk Tenaga Medis Tanggap Darurat Covid-19

Discussion about this post

KabarTerbaru

Mitra MBG Layangkan Ultimatum ke BGN, Beri Waktu 2×24 Jam untuk Cabut SE 12/2026

24 Juni 2026

Dua Peserta Latsarmil Wafat, Politisi PDIP Ida Nurlaela Minta Evaluasi Menyeluruh Program SPPI Calon Manajer KDMP

24 Juni 2026
Oplus_131072

Benyamin Wacanakan Pendidikan Informal Gratis untuk Perluas Akses Belajar Warga Tidak Mampu

24 Juni 2026

Soal Isu Awasi Gibran, Gerindra Ungkap Potensi Pecah Belah di Internal Pemerintah

24 Juni 2026

Roy Suryo dan dr. Tifa Tak Ditahan, IPW Ungkap Sejumlah Kejanggalan dalam Penanganan Perkara

24 Juni 2026

Diplomasi Sepak Bola Iran di Tengah Ketegangan Politik Iran-AS

24 Juni 2026
Oplus_131072

Kejagung Tegaskan Tidak Semua Tindak Pidana di Sidangkan, Kasus Pencurian Sendal Jepit Bisa Lewat RJ

24 Juni 2026

Pemkot Tangsel Siapkan Bantuan Pendidikan di 94 Sekolah Swasta Ajaran 2026/2027

24 Juni 2026
Penangguhan penahanan Roy Suryo dan dr Tifa memicu kemarahan loyalis Jokowi dalam konferensi pers, Selasa (23/06) di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Loyalis Jokowi Murka Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Muncul Seruan Gibran Lawan Prabowo di 2029

24 Juni 2026

Prabowo di Munas dan Konbes NU 2026: Ulama dan Umara Harus Bersatu Demi Kepentingan Rakyat

24 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Bongkar Kasus Korupsi MBG, Kejagung Jangan Berhenti di Ketua Yayasan, Kejar Pemilik Manfaatnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tetapkan Glory Harimas Tersangka Keenam Kasus MBG: Privilege dari Eks Kepala BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Metro Jaya Tegaskan Minta Pihak UBK Buktikan Pengakuan Oknum Polisi Terkait Dana Rp20 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Telepon Nanik, Di Atas Mobil Komando Dasco: DPR dan Mahasiswa Sepakat Kawal Program MBG dan Efisiensi Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Loyalis Jokowi Murka Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Muncul Seruan Gibran Lawan Prabowo di 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kajian Rutin Disnakertrans Garut Dirangkai Pelepasan Purna Tugas Amin Hendrayana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com