• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Mei 13, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Catatan Komisaris

Mewaspadai Politics of Fear dan Pentingnya Persatuan Nasional Dalam Menghadapi Krisis di Kawasan Timur Tengah

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
10 Maret 2026
di Catatan Komisaris
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Hasanuddin
Koordinator SIAGA 98

Jakarta, Kabariku – Di tengah ketidakpastian global, istilah “politics of fear” atau politik ketakutan sering muncul sebagai strategi untuk memengaruhi opini publik.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Politik ketakutan bekerja dengan menekankan ancaman, memperbesar risiko, dan menimbulkan kepanikan kolektif agar masyarakat merasa harus tunduk atau memilih jalur tertentu.

RelatedPosts

Bahaya Konflik Timur Tengah dan Perlindungan Terhadap Keselamatan Presiden Prabowo Subianto

Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya: Gizi sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

Mesin Birokrasi dan Pilot Kepemimpinan: Menelisik Objektivitas dalam Pemerintahan Daerah Kabupaten Garut

Politics of Fear merusak kohesi sosial, menimbulkan polarisasi, dan melemahkan ketahanan nasional dan bertujuan destabilitas politik nasional.

Dan tentu saja ada pihak-pihak tertentu untuk tujuan politik melakukan hal ini.

Indonesia, sebagai negara demokratis dengan populasi yang besar dan heterogen, rentan terhadap dampak politik ketakutan.

Narasi berlebihan tentang krisis global, konflik internasional, atau ancaman ekonomi yang tidak proporsional dapat memicu keresahan, menghambat produktivitas, dan menimbulkan fragmentasi sosial.

Jika dibiarkan, politik ketakutan bukan hanya mengganggu stabilitas domestik, tetapi juga melemahkan posisi diplomatik Indonesia di panggung global.

Di sinilah persatuan nasional menjadi kunci. Persatuan nasional bukan sekadar slogan, tetapi fondasi bagi ketahanan politik, sosial, dan ekonomi. Ketika masyarakat mampu menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok, politik ketakutan kehilangan daya tariknya.

Persatuan nasional memungkinkan negara menghadapi krisis global dengan kepala dingin, menjaga stabilitas, dan mengambil peluang strategis.

Pandangan ini juga diperkuat oleh pernyataan Sufmi Dasco Ahmad di Bandung, yang menekankan bahwa perbedaan pandangan adalah bagian dari demokrasi, namun harus tetap diimbangi dengan semangat kebangsaan. Kritik dan gagasan yang konstruktif harus diarahkan untuk memperkuat kepentingan nasional, bukan memicu perpecahan.

Baca Juga  KPK Hormati Rehabilitasi Presiden di Kasus ASDP, SIAGA 98: Langkah Berani dan Luar Biasa

Sejarah Indonesia menunjukkan bahwa setiap kali bangsa ini menghadapi tekanan eksternal atau krisis global, soliditas nasional menjadi faktor penentu keberhasilan.

Dari krisis ekonomi hingga dinamika geopolitik, kemampuan untuk bersatu, menjaga dialog yang sehat, dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau kelompok selalu menjadi kunci daya tahan bangsa.

Dengan memahami politics of fear dan memperkuat persatuan nasional, Indonesia dapat menghindari kepanikan yang merugikan stabilitas domestik, mempertahankan ruang publik yang sehat dan dialog yang konstruktif, dan memanfaatkan peluang ekonomi dan diplomatik dari perubahan geopolitik global serta Memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang stabil dan dihormati di kancah internasional.

Bangsa Indonesia harus meyakini bahwa persatuan nasional adalah perisai terbaik melawan politik ketakutan, sekaligus modal strategis untuk menghadapi tantangan global.

Dengan kepala dingin, strategi yang rasional, dan solidaritas yang kuat, Indonesia mampu menavigasi ketidakpastian dunia dan menegaskan posisinya sebagai negara yang kokoh, mandiri, dan berpengaruh di tingkat global.*

Jakarta, 10 Maret 2026

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Hasanuddin koordinator SIAGA 98krisis kawasan timur tengahPersatuan NasionalPolitics of FearSimpul Aktivis Angkatan 1998
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Anggaran MBG di APBN 2026 Digugat ke MK, Koalisi Sipil Soroti Dasar Hukumnya

Post Selanjutnya

Ramadhan Peduli di Depok: Forkom BEM/DEMA PTAI Satukan Mahasiswa dan Santri, Santuni Anak Yatim

RelatedPosts

Bahaya Konflik Timur Tengah dan Perlindungan Terhadap Keselamatan Presiden Prabowo Subianto

2 Maret 2026

Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya: Gizi sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

26 Februari 2026

Mesin Birokrasi dan Pilot Kepemimpinan: Menelisik Objektivitas dalam Pemerintahan Daerah Kabupaten Garut

24 Februari 2026
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dan Wakilnya Putri Karlina

Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Garut; Abdusy Syakur Amin-Putri Karlina

23 Februari 2026
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di gedung DPR

Setelah Sufmi Dasco, Kini Teddy Indra Wijaya di “Operasi Podcast Bocor Alus Politik”

19 Oktober 2025
Presiden Prabowo Subianto inspeksi pasukan dalam upacara HUT ke-80 “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju” di kawasan Silang Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025).

Setelah Jenderal Sudirman, Prabowo Menjadi Tokoh Panutan di TNI: Selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia

5 Oktober 2025
Post Selanjutnya
Forkom BEM/DEMA PTAI menggelar Ramadhan Peduli di Depok dengan buka puasa bersama dan santunan anak yatim.(Ist)

Ramadhan Peduli di Depok: Forkom BEM/DEMA PTAI Satukan Mahasiswa dan Santri, Santuni Anak Yatim

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

OTT di Berbagai Daerah Jadi Alarm, KPK Dorong Penguatan Sistem Mitigasi Korupsi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Oplus_131072

Apresiasi Satgas PKH, Presiden Prabowo Tekankan Integritas Yudikatif dan Perlindungan Aset Negara

13 Mei 2026
Presiden Prabowo Subianto meminta bunga kredit PNM untuk rakyat kecil dipangkas hingga di bawah 9 persen. (Istimewa)

Presiden Prabowo Perintahkan Bunga PNM Dipangkas di Bawah 9 Persen, Rosan Siap Turunkan Jadi 8 Persen

13 Mei 2026

Tradisi Intelektual Pejabat Publik

13 Mei 2026

Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

13 Mei 2026
GMNI Jakarta dan HMI menggelar aksi meminta transparansi proyek KDMP.(Foto: Istimewa)

GMNI Jakarta-HMI Desak Audit Proyek KDMP, Soroti Dugaan Selisih Anggaran Rp112 Triliun

13 Mei 2026

Disaksikan Presiden Prabowo, Kejagung Serahkan Rp10,2 Triliun Hasil Satgas PKH ke Kas Negara

13 Mei 2026

Pelarangan Film “Pesta Babi”, YLBHI: Pengangkangan Konstitusi dan Ancam Kebebasan Berekspresi

13 Mei 2026

BNN Gandeng PT Gyokai Indonesia, Program “Paksa Sarjana” Reintegrasi Sosial Pascarehabilitasi

13 Mei 2026

Soliditas Bhara Daksa, Akpol 1991 Warnai Kepemimpinan Polri hingga Level Kewilayahan

13 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Sekretaris Utama PPATK, Alberd Teddy Benhard Sianipar saat berpangkat Brigjen Pol

    Adhi Makayasa 94 Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Perkuat PPATK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mutasi TNI: Agus Widodo Resmi Jadi Waka BIN, Dirjen Strahan Kini Dijabat Bagus Suryadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Teddy Indra Wijaya: Diam di Tengah Serangan Politik, Karier Cemerlang Tentara Profesional di Pusat Kekuasaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN 2026 Terkait Tata Kelola MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMNI Jakarta Timur Mengawal Keadilan bagi Debitur Panin Bank yang Diduga Dirugikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM MEDIAMASSA.ID

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com