• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Juli 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Penyebaran Covid-19 di Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah, Bupati Garut: ‘Sudah Sepenuhnya Terkendali’

Redaksi oleh Redaksi
28 Agustus 2021
di Kabar Terkini, Kesehatan
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Kasus penyebaran Covid-19 di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Arqam Muhammadiyah Garut saat ini sudah terkendali sepenuhnya. Para santri yang sebelumnya terpapar Covid-19 kini sudah berangsur membaik bahkan banyak yang sudah sembuh.

Bupati Garut, H. Rudy Gunawan, S.H., M.H., MP. mengatakan “Alhamdulillah penanganan kasus penyebaran Covid-19 di lingkungan Pesantren Darul Arqam sudah sepenuhnya terkendali. Begitupun penanganan terhadap para santri yang terpapar”. Jumat (27/08/2021).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Rudy menjelaskan, Tracking dan tracing pun sudah dilakukan menyusul adanya puluhan santri Popes Darul Arqam yang terpapar Covid-19.

RelatedPosts

Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

Rachmat Gobel Meninggal Dunia dan Inilah Jejak Kariernya

“Hasilnya, tidak terjadi penambahan, jumlah santri yang terpapar yakni masih tetap 73 orang,” ungkapnya.

Menurut Rudy Para santri yang sebelumnya dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, sudah langsung di isolasi dan mendapatkan penanganan.

“Sebagian besar dari mereka kini sudah membaik dan sembuh sehingga dipastikan Senin besok sudah bisa pulang,” jelasnya.

Diakui Rudy, Munculnya klaster penyebaran Covid-19 di Ponpes Darul Arqam ini sempat membuatnya begitu khawatir. Hal ini dikarenakan Kabupaten Garut baru beberapa hari dinyatakan turun ke level 2 setelah sebelumnya berstatus level 4.

“Khawatir juga ya pada awalnya, karena kita baru saja turun, ke level 2 malah muncul klaster di Pesantern Darul Arqam. Untung saja semuanya cepat tertangani sehingga kini para santri sudah mulai membaik bahkan sudah ada yang sembuh dan akan segera dipulangkan dari tempat isolasi terpusat,” ucapnya.

Sementara, pihak Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah menyampaikan terkait penyebaran Covid-19 yang terjadi di lingkungan pesantren, saat ini kondisi di lingkungan pesantren membaik dalam keadaan kondusif dengan tetap menjalankan prokes Covid-19.

Baca Juga  Tim Intelijen Kejati Papua Barat Berhasil Mengamankan Faldri Iriawan Buronan Tindak Pidana Pemilu 2024

“Kondisi santri saat ini secara keseluruhan dalam keadaan sehat walafiat. Adapun santri putra 9 orang yang diisolasi di pondok setelah melaksanakan masa isolasi dan karantina mulai tanggal 8 Agustus sudah dapat beraktivitas seperti biasa”.

Kepala Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah Garut, H. Ayi Mukhtar, menjelaskan, sebelumnya ada 53 santri yang menjalani isolasi secara terpusat pada gelombang 1 yakni tanggal 18 Agustus 2021. Pada gelombang kedua, tanggal 20 Agustus 2021, kembali ada 11 santri yang menjalani isolasi terpadu.

“Untuk saat ini seluruh santri yang menjalani isoalsi terpadu itu terpantau dalam keadaan sehat dan dalam penanganan tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Garut,” jelasnya.

Diperkirakan setelah menghabiskan masa isolasi selama 10-14 hari, sekitar tanggal 28 Agustus 2021 – 1 September 2021, sudah dapat kembali pondok dan beraktivitas seperti biasanya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Garut, Dr. H. Asep Surachman SKM. MKM., mengatakan santri yang terpapar didominasi oleh santri putra. Yang terpapar seluruhnya santri 73 orang.

H. Asep menjelaskan awalnya mula puluhan santri terpapar Covid-19 adalah ketika santri mulai masuk pesantren.

“Santri yang masuk membawa tes usap antigen negatif namun pihak sekolah tidak percaya begitu saja dan melakukan screening test, dokter yang memeriksa menyatakan tidak ada yang positif,” ucapnya.

Namun setelah dua hari seluruh santri masuk, setelah di cek ada santri yang mengeluh hilang penciuman. “Otomatis kita melakukan Contact Tracing, dikejar siapa kontak eratnya dengan yang positif, ketahuan banyak (73 orang),” ucapnya.

Ada banyak kemungkinan, jelas H. Asep, penyebaran virus Covid-19 bisa masuk ke wilayah pesantren karena dihuni oleh santri dari berbagai daerah atau karyawan yang biasa keluar masuk pesantren.

Baca Juga  Perkuat Karakter Pancasilais Aparatur Negara, BNN - BPIP Bersinergi

“Ada banyak kemungkinan penyebarannya bisa lewat karyawan atau petugas lainnya yang keluar masuk. Saat ini kebanyakan santri yang terpapar memiliki gejala ringan dan ada juga yang tidak bergejala,” ungkapnya.

Saat ini Dinas Kesehatan sedang menyasar pemeriksaan ke berbagai pesantren di Garut serta untuk memastikan tempat karantina di pesantren memadai agar  bisa menekan penyebaran Covid-19. (*)

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: P2P Dinkes GarutPemkab GarutPenanganan Covid-19Ponpes Drul Arqam MuhammadiyahSatgas Covid-19
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Dukungan ‘Corporate Social Responsibility’ Bank BJB Andil dalam Gebyar Vaksin Jabar Juara 2021

Post Selanjutnya

Jabar Rentan Resiko Covid-19, Presiden Jokowi Apresiasi Gebyar Vaksinasi Wantannas

RelatedPosts

Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Rachmat Gobel Meninggal Dunia dan Inilah Jejak Kariernya

10 Juli 2026

Ucapan Ulang Tahun yang Menjadi Polemik

8 Juli 2026

“Jangan Jadikan Hukum sebagai Alat Politik”, SIAGA 98: Semoga Jokowi dan Polri Mendengar Pesan Presiden Prabowo

3 Juli 2026
dok KPK

Harun Masiku Masih Buron Sejak 2020, KPK Sediakan Kanal Pengaduan untuk Informasi 5 DPO Korupsi

2 Juli 2026
Post Selanjutnya

Jabar Rentan Resiko Covid-19, Presiden Jokowi Apresiasi Gebyar Vaksinasi Wantannas

BNPB Melepas Mobil Masker untuk Mendukung Penguatan Prokes serta Bantuan 2 Unit Mesin PCR dan 1,5 Juta Masker di Wilayah Aceh

Discussion about this post

KabarTerbaru

Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

12 Juli 2026

Rudi Margono: Jamwas yang Pernah Pimpin Tim Supervisi BLBI KPK, Kini Jadi Plt Jampidsus

11 Juli 2026

Hendardi: Kejagung Jangan Defensif, Dugaan Intervensi TNI Harus Diusut Tuntas

11 Juli 2026

Habiburokhman: Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas, Pastikan Kasus Febrie Adriansyah Dikawal Hingga Tuntas

11 Juli 2026

Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Jumat Berbagi, Polres Tangsel Bersama Bhayangkari Hadir Berbagi Kebahagiaan untuk Masyarakat

11 Juli 2026

Operasi Brantas Jaya 2026 Berhasil, Polsek Cisauk Ringkus Residivis Curanmor

11 Juli 2026

Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Bus Sekolah Gratis Tangsel Dipastikan Tetap Beroperasi hingga Akhir 2026, Pemkot Tambah Anggaran Rp400 Juta

11 Juli 2026

Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

12 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Atlet Renang Pelajar Garut Borong Medali di O2SN Jabar, Kalula Lolos ke Tingkat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diresmikan Sejak November 2025, SPPG Milik Eks Bupati Agus Supriadi Belum Juga Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Branch Manager MNC Bank Cabang MNC Tower,Saidah Amir Sussy Ditahan Polisi, Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosok Jenderal Humanis Akpol 1995 Ahli Hukum Cybercrime Unpad; Brigjen Pol Mokhamad Ngajib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bongkar Dugaan Korupsi PLN hingga Asabri, Polri Geledah Cafe dan Money Changer di Cipete

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Udang Milik Kaesang Pangarep Terlilit Utang Lebih dari Rp2 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com