• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Agustus 9, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Keluarga Garda Terdepan Pastikan Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka, Terapkan 5 SIAP dan Penuhi Gizi Anak

Redaksi oleh Redaksi
19 September 2021
di News, Pendidikan
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melalui Plt. Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat, Indra Gunawan, S.K.M., M.A. menyampaikan pentingnya peran seluruh pihak terutama keluarga sebagai garda terdepan dalam mempersiapkan proses pembelajaran tatap muka (PTM) pada anak. Hal ini dilakukan dengan memastikan diterapkannya 5 SIAP dan terpenuhinya gizi anak dengan baik, demi menjaga imunitas anak agar terhindar dari infeksi penyakit termasuk Covid-19.

“Keluarga memiliki peran sangat penting dalam mempersiapkan proses pembelajaran tatap muka pada anak yang sudah mulai dilakukan saat ini, mengingat pengasuhan anak dimulai dari keluarga. Untuk membuat anak-anak kita lebih siap menjalani pembelajaran tatap muka, terdapat 5 (lima) SIAP yang harus kita pastikan dan terapkan, yaitu SIAP anak, SIAP keluarga, SIAP satuan pendidikan (sekolah), SIAP infrastruktur, serta SIAP pemerintah daerah dan masyarakat,” ungkap Indra dalam acara Webinar Orang Tua dengan tema ‘Keluarga Sebagai Garda Terdepan mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka’ yang dilaksanakan secara virtual.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Indra menegaskan 5 SIAP perlu dijadikan pedoman dalam melakukan uji coba pembelajaran tatap muka, dan harus benar-benar disiapkan, terutama oleh keluarga sebagai pilar utama dalam menyiapkan dan menerapkan protokol kesehatan pada anak.

RelatedPosts

Pasca Ricuh, Penambang Kembali Datangi STP PT Timah untuk Jual Bijih Timah

Ini 3 PO Box Pengaduan MBG Dibuka untuk Internal, Mitra dan Masyarakat, Langsung Diawasi Kepala BGN

Mengintagrasikan Layanan BRT dan Kereta Di Surabaya

“Peran ibu dan ayah sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak sangatlah penting dalam menekankan anak untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat saat pelaksanaan PTM di sekolah, seperti tidak melepas masker selama di sekolah, menjaga jarak, sering mencuci tangan, dan lainnya,” ujar Indra.

Baca Juga  6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

Indra juga menambahkan pentingnya memenuhi gizi anak agar tercukupi untuk menjaga imunitas tubuh sehingga anak lebih tahan dan tidak mudah terpapar penyakit, termasuk Covid-19.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek), Nadiem Makarim, B.A., M.B.A. mengungkapkan masih banyak orangtua yang memiliki kekhawatiran saat anak-anaknya harus melakukan PTM terbatas. Merespons hal tersebut, Menteri Nadiem menyampaikan bahwa orangtua harus mempertimbangkan kebutuhan anak-anaknya dalam mengejar ketertinggalan pembelajaran, mengingat sistem pembelajaran online di masa pandemi ini, menyebabkan anak tidak dapat belajar secara optimal bahkan menurunnya capaian belajar mereka.

“Sebagai orangtua tentu kita tidak ingin hal itu terjadi dan berdampak secara permanen pada anak, sebab proses pembelajaran sekarang menentukan kehidupan mereka di masa depan. Untuk itulah kita harus prioritaskan kesehatan dan keselamatan peserta didik, guru, pegawai sekolah, dan keluarganya dalam persiapan pelaksanakan PTM terbatas. Dukungan bapak ibu semua sangat kami butuhkan agar PTM terbatas dapat berlangsung aman, nyaman, dan optimal,” jelas Menteri Nadiem.

Menteri Nadiem menjelaskan saat ini lebih dari 100 ribu sekolah di Indonesia melaksanakan PTM terbatas sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 (empat) Menteri. “Di dalam aturan tersebut kami mewajibkan sekolah memenuh daftar periksa kesiapan dan menekankan izin orangtua sebagai syarat utama anak-anak kembali ke sekolah. Mari kita persiapan dan laksanan PTM sebaik mungkin untuk mewujudkan merdeka belajar,” pungkas Menteri Nadiem.

Sementara itu, Psikolog Keluarga, Rosdiana Setyaningrum, MPsi. MHPEd., menyampaikan beberapa hal yang dapat orangtua lakukan untuk mengurangi keresahan hati mereka saat anak akan memulai PTM, di antaranya yaitu dengan menambah pengetahuan terkait apa saja fungsi sekolah di samping untuk mencari ilmu, seperti tempat anak bersosialisasi, belajar menghormati aturan, berorganisasi, tempat anak belajar mini kehidupan di masa yang akan datang.

Baca Juga  Polda Metro Jaya Temukan Satu dari Tiga Warga Hilang Pascademonstrasi, KontraS Buka Hotline Aduan

Rosdiana juga menyampaikan, pentingnya persiapan orangtua dengan membangun komunikasi bersama anak, saling mengungkapkan kekhawatiran bersama untuk kemudian dicari titik tengahnya.

“Selain itu, yang terpenting orangtua juga harus melatih dan membiasakan anak untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan menerapkan pola hidup sehat di sekolah,” tambah Rosdiana.

Pakar Gizi sekaligus Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan FKM Universitas Indonesia,  Ir. Ahmad Syafiq, M.Sc, Phd., menyoroti pentingnya pemenuhan gizi yang cukup bagi anak guna menjaga imunitas tubuh mereka saat akan menjalankan PTM.

“Saat anak sudah mulai melakukan PTM, tentu imunitas tubuh mereka harus dijaga dengan baik, yaitu dengan konsumsi makanan yang bergizi seimbang dan beragam sesuai kebutuhan tubuh anak, tidak berlebihan dan tidak kekurangan,” jelas Ahmad.

Ahmad juga menjelaskan pentingnya mengonsumsi susu setiap hari bagi anak karena merupakan sumber energi yang mendukung pertumbuhan serta turut mencegah stunting pada anak. Selain itu, melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, membantu pekerjaan di rumah, bersepeda, berjemur, karena memberikan manfaat bagi mental, jasmani, dan kesehatan tubuh anak.

Pakar Edukasi sekaligus Direktur Smart Learning and Character Center (SLCC) PGRI, Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA., menjelaskan bahwa anak-anak generasi Z memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda dengan generasi pendahulunya. Hal ini disebabkan karena mereka tumbuh bersama perangkat gadget dan aplikasi digital yang terus berkembang.

Untuk itu, diperlukan cara mendidik dan mengasuh dengan menyesuaikan kondisi anak, misalnya dengan menjadi teman bagi mereka baik di rumah maupun di sekolah; tidak menggurui dan mendampingi anak dalam situasi apapun; dan bangun komunikasi yang menyenangkan agar mereka merasa nyaman.

“Jadilah orangtua, guru yang tidak mudah baper (bawa perasaan) dan memahami bahasa sehari-sehari anak yang unik, serta terkesan to the point; banyak berkomunikasi dengan anak menggunakan gambar via perangkat dan aplikasi digital; ikuti akun media sosial anak dengan tidak ikut berkomentar di akunnya; meminta anak untuk mengajari tren yang terjadi saat ini; sekali-kali bermain game dengan anak dan ungkapkan rasa empati pada mereka; serta berikan yang terbaik bagi anak tanpa mengharapkan balasan kembali dari mereka,” tutup Eko.

Baca Juga  PGRI, NU dan Muhammadiyah Ramai-ramai Keluar dari POP Kemendikbud, Ini Alasannya

Siaran Pers BIRO HUKUM DAN HUMAS
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Red/K.000
Tags: 5 SIAPKemen PPPAKemendikbudPGRIPsikolog KeluargaPTMSLCC
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Hari Pertama Jabat Ketua DPW PPP Jakarta, Haji Lulung Terima Kader-Kader GMPI

Post Selanjutnya

Open Recruitment PT KAI, Berikut Persyaratan dan Formasi yang Dibutuhkan

RelatedPosts

Pasca Ricuh, Penambang Kembali Datangi STP PT Timah untuk Jual Bijih Timah

9 Agustus 2026

Ini 3 PO Box Pengaduan MBG Dibuka untuk Internal, Mitra dan Masyarakat, Langsung Diawasi Kepala BGN

9 Agustus 2026

Mengintagrasikan Layanan BRT dan Kereta Di Surabaya

8 Agustus 2026

Dari Buku Ajar hingga Budaya Membaca, Presiden Prabowo Perkuat Fondasi SDM Indonesia

8 Agustus 2026
Dok.Foto : Istimewa

Hormati Bulan Kemerdekaan! Sekjen PATRA Ingatkan Ojol Tak Terpancing Isu

8 Agustus 2026

Febrie Adriansyah Kembali ke Rutan KPK Usai Diperiksa Tim 9 Kejagung sebagai Tersangka dan Saksi TPPU

8 Agustus 2026
Post Selanjutnya

Open Recruitment PT KAI, Berikut Persyaratan dan Formasi yang Dibutuhkan

Presiden Jokowi Hadiri MEF dalam Pembahasan Energi dan Perubahan Iklim Skala Global

Discussion about this post

KabarTerbaru

YONIF TP 845/KSATRIA SATAM DAN KODIM 0414/BELITUNG AMBIL ANDIL DALAM PENGAMANAN AKSI UNJUK RASA DI PT TIMAH BELITUNG TIMUR

9 Agustus 2026

Pasca Ricuh, Penambang Kembali Datangi STP PT Timah untuk Jual Bijih Timah

9 Agustus 2026

Penangkapan Dua Warga Cimahi, YLBHI: Hukum Pidana Jangan Jadi Alat Melindungi Kekuasaan dari Kritik

9 Agustus 2026

Ini 3 PO Box Pengaduan MBG Dibuka untuk Internal, Mitra dan Masyarakat, Langsung Diawasi Kepala BGN

9 Agustus 2026

Yuda Puja Turnawan Soroti Janda Rentan yang Belum Mendapat PKH dan Sembako Reguler

9 Agustus 2026

Abdul Rokib Laporkan Dugaan Persekusi ke Polres Garut, Sebut Dikerumuni Puluhan Orang dan Dipaksa ke Polsek

8 Agustus 2026

Mengintagrasikan Layanan BRT dan Kereta Di Surabaya

8 Agustus 2026

Dari Buku Ajar hingga Budaya Membaca, Presiden Prabowo Perkuat Fondasi SDM Indonesia

8 Agustus 2026

STN Jabar Desak Pemerintah Batalkan Pembangunan Yonif TP 322 di Atas Lahan Kelola Warga Mekargalih

8 Agustus 2026

Presiden Prabowo Terima Laporan Program Strategis TNI hingga Persiapan HUT ke-81 RI

7 Agustus 2026

Kabar Terpopuler

  • Dok.Foto:Istimewa

    Mabes Polri Bungkam soal Masa Aktif Wakapolri, Status Komjen Dedi Prasetyo Masih Jadi Tanda Tanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perebutan Presidium KAHMI Jabar Dinilai Jadi Momentum Perkuat Jalan KDM Menuju Pilpres 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Abdul Rokib Laporkan Dugaan Persekusi ke Polres Garut, Sebut Dikerumuni Puluhan Orang dan Dipaksa ke Polsek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Publik Pertanyakan Pelayanan SPBU 24.331.148 Kurau, BBM untuk Warga Disebut Habis, Diduga Pengerit Tetap Dilayani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Agus Muttaqien Alfaz Siap Pimpin MW KAHMI Jabar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komjak RI Koordinasi Kemenko Polkam Kawal Penanganan Kasus Korupsi dan TPPU Mantan Jampidsus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dasco Instruksikan Kader Kawal Program Prabowo dan Perangi Hoaks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com