• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Agustus 11, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News Internasional

Forum London Climate Action Week: Menteri Jumhur Dorong Tata Kelola Biodiversity Credits Berintegritas

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
27 Juni 2026
di Internasional
A A
0
ShareSendShare ShareShare

London, Kabariku – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memimpin Delegasi Republik Indonesia dalam menyampaikan posisi resmi pemerintah mengenai tata kelola pasar keanekaragaman hayati (biodiversity credits) internasional pada forum tingkat tinggi Making Nature Credits Market Work in Asia and the Pacific dalam rangkaian London Climate Action Week 2026 yang berlangsung di London, Inggris, pada 22-26 Juni 2026.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Moh Jumhur Hidayat memaparkan cetak biru instrumen ekonomi lingkungan nasional yang menempatkan prinsip keadilan, transparansi, dan inklusivitas sebagai fondasi utama dalam pengembangan pasar kredit keanekaragaman hayati.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

RelatedPosts

Produk Pangan Indonesia Raih Potensi Transaksi Rp89,5 Miliar di Food Taipei Mega Show 2026

Diplomasi Sepak Bola Iran di Tengah Ketegangan Politik Iran-AS

Produk Halal Unggulan Indonesia Unjuk Gigi di Halal Expo Canada 2026

Dalam pidatonya, Menteri Jumhur menegaskan bahwa keberhasilan pasar keanekaragaman hayati global tidak hanya ditentukan oleh mekanisme pendanaan, tetapi juga oleh manfaat nyata yang diterima masyarakat yang selama ini menjaga ekosistem.

“Izinkan saya menegaskan bahwa fondasi utama dari kredit keanekaragaman hayati yang sukses adalah pemberian manfaat yang adil dan merata bagi komunitas lokal dan masyarakat adat yang melakukan kerja keras nyata dalam konservasi di lapangan,” ujar Menteri Jumhur.

Menurutnya, langkah strategis yang dipimpin KLH/BPLH merupakan bagian dari upaya Indonesia menjawab tantangan tata kelola instrumen ekonomi hijau global sekaligus memastikan pasar keanekaragaman hayati berkembang dengan integritas sosial yang kuat.

Kehadiran Delegasi Indonesia dalam forum tersebut merupakan tindak lanjut atas undangan khusus dari Co-Chairs International Advisory Panel on Biodiversity Credits (IAPB), Dame Amelia Fawcett dan Sylvie Goulard.

Bagi KLH/BPLH, undangan tersebut menjadi pengakuan bahwa instrumen ekonomi lingkungan yang tengah dikembangkan Indonesia dinilai memiliki fondasi yang kuat dan berpotensi menjadi acuan (benchmark) bagi negara-negara di kawasan Asia-Pasifik.

Baca Juga  Tinggalkan Open Dumping, Menteri Jumhur Ajak Daerah Bangun Pengelolaan Sampah Modern Berbasis Ekonomi Sirkular

Dame Amelia Fawcett menilai Indonesia memiliki posisi strategis dalam membangun arsitektur pendanaan alam dunia.

“Apa yang tengah dilakukan oleh Indonesia memiliki dampak yang sangat krusial dan melampaui batas-batas negaranya. Langkah maju yang diambil oleh Pemerintah Indonesia bersama Satuan Tugas Kredit Keanekaragaman Hayati dalam merancang pasar berintegritas tinggi dan inklusif yang mampu memobilisasi pendanaan baru dan tambahan bagi alam serta para penjaganya harus menjadi model yang patut dicontoh oleh negara lain, baik di tingkat regional maupun global,” kata Amelia.

Ia juga menekankan pentingnya peran Indonesia dalam menjaga stabilitas iklim global.

“Terumbu karang, hutan tropis, dan hutan bakau di Indonesia menyimpan kekayaan alam yang paling tidak tergantikan di planet ini. Kredit alam dapat menjadi instrumen krusial untuk melestarikan ekosistem yang kaya tersebut. IAPB mendukung kerja penting ini sebagai Mitra Pengetahuan (Knowledge Partner) bagi Satuan Tugas Indonesia, dan kami berharap dapat terus bekerja sama secara erat dengan Indonesia menuju COP17 CBD dan seterusnya,” ujarnya.

Sebagai salah satu negara dengan modal alam (natural capital) terbesar di dunia, Indonesia melalui koordinasi KLH/BPLH mendorong agar kontribusi ekologis negara-negara penyedia jasa lingkungan memperoleh pengakuan dan penilaian yang adil dalam mekanisme pasar global.

Saat ini, KLH/BPLH tengah menyusun skema multi-kredit progresif yang tidak hanya mengukur luas tutupan hutan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi terhadap keberadaan flora dan fauna endemik.

Melalui pendekatan tersebut, upaya perlindungan habitat satwa langka seperti harimau dan orangutan akan menjadi bagian dari valuasi ekonomi dalam pasar ekosistem.

Dalam menjalankan peran sebagai leading sector, KLH/BPLH mengoordinasikan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Pertanian, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bappenas, sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, hingga perwakilan masyarakat adat.

Baca Juga  Wakil Ketua DPR RI: Dunia Internasional Harus Bertindak Nyata untuk Kemerdekaan Palestina

Sebagai bentuk kepemimpinan Indonesia di tingkat regional, Menteri Jumhur juga menginisiasi pembentukan Asia-Pacific Roundtable on Biodiversity Credits.

Forum tersebut diproyeksikan menjadi wadah kerja sama negara-negara Asia-Pasifik untuk menyelaraskan regulasi, berbagi keahlian teknis, serta memperkuat posisi kawasan dalam pembentukan pasar kredit keanekaragaman hayati global.

Menutup pidatonya, Menteri Jumhur mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan instrumen ekonomi lingkungan sebagai sarana menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian alam.

“Kini saatnya bagi ekonomi kita untuk akhirnya berinvestasi kembali pada alam. Mari kita bekerja sama untuk memastikan bahwa kredit keanekaragaman hayati melampaui sekadar instrumen keuangan dan menjadi kekuatan nyata bagi kebangkitan ekologi dan kesejahteraan manusia,”* pungkasnya.*

Tags: Biodiversity Credits BerintegritasJumhur Hidayat Menteri LHKLH/BPLHLondon Climate Action Week 2026Making Nature Credits Market Work in Asia and the Pacificstabilitas iklim global
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Polres Tangerang Selatan Gelar Tournament E-Sport Kapolres Tangerang Selatan Cup 2026 Menuju Kapolri Cup 2026

Post Selanjutnya

Jakarta Film Commission Diluncurkan, Wagub Rano: Wujudkan Jakarta sebagai Kota Sinema

RelatedPosts

Produk Pangan Indonesia Raih Potensi Transaksi Rp89,5 Miliar di Food Taipei Mega Show 2026

2 Juli 2026

Diplomasi Sepak Bola Iran di Tengah Ketegangan Politik Iran-AS

24 Juni 2026

Produk Halal Unggulan Indonesia Unjuk Gigi di Halal Expo Canada 2026

20 Juni 2026

Sholeh Basyari CSIIS: Satu Abad Setelah Turki Usmani Runtuh, Iran Meneguhkan Kembali Kekuatan Islam di Panggung Global

19 Juni 2026

Irjen Andry Wibowo Wakili Kapolri Hadiri Pearls in Policing 2026 di Den Haag, Bahas Tantangan dan Stabilitas Keamanan Global

18 Juni 2026

Prabowo dan Macron Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis, Bahas IEU-CEPA hingga Pertahanan

30 Mei 2026
Post Selanjutnya

Jakarta Film Commission Diluncurkan, Wagub Rano: Wujudkan Jakarta sebagai Kota Sinema

MA Perkuat Layanan Hukum Gratis bagi Masyarakat Rentan melalui Reformasi dan Modernisasi Peradilan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kawal Panji Kembali Sekolah, Yuda Puja Turnawan Dorong Kolaborasi Tangani Anak Putus Sekolah

11 Agustus 2026

Cegah Stunting Makin Parah, Tangsel Intervensi 60 Anak di Serpong Selama 56 Hari

11 Agustus 2026
Dok.Foto: Istimewa

Intip 3 Surpres Istana ke DPR, Siapa Saja yang Diusulkan Presiden Prabowo?

10 Agustus 2026

Jejak Tata Kelola MBG Didalami: Kejagung Periksa 16 Saksi dari Tenaga Ahli BGN, Mitra hingga Yayasan

10 Agustus 2026

Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan

10 Agustus 2026
Dok.Foto: Istimewa

Presiden Prabowo Belum Reshuffle Kabinet, Kursi Wamenimipas dan Wamentan Masih Kosong

10 Agustus 2026

AI Makin Canggih, Diskominfo Tangsel Ingatkan Warga Waspadai Hoaks dan Deepfake

10 Agustus 2026

Kader PSI jadi Korban Dugaan ‘Permainan’ Oknum PLN: Listrik Rumah Diputus-Disuruh Bayar Denda Belasan Juta

10 Agustus 2026
Dok.Foto: Istimewa

Ada Isu Strategis Jelang 17 Agustus, Dasco Gelar Rapat Polkam, Pesan Panglima TNI Jadi Sorotan

10 Agustus 2026

Presiden Prabowo Terima Laporan Program Strategis TNI hingga Persiapan HUT ke-81 RI

7 Agustus 2026

Kabar Terpopuler

  • Dok.Foto:Istimewa

    Mabes Polri Bungkam soal Masa Aktif Wakapolri, Status Komjen Dedi Prasetyo Masih Jadi Tanda Tanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perebutan Presidium KAHMI Jabar Dinilai Jadi Momentum Perkuat Jalan KDM Menuju Pilpres 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Abdul Rokib Laporkan Dugaan Persekusi ke Polres Garut, Sebut Dikerumuni Puluhan Orang dan Dipaksa ke Polsek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kader PSI jadi Korban Dugaan ‘Permainan’ Oknum PLN: Listrik Rumah Diputus-Disuruh Bayar Denda Belasan Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Agus Muttaqien Alfaz Siap Pimpin MW KAHMI Jabar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komjak RI Koordinasi Kemenko Polkam Kawal Penanganan Kasus Korupsi dan TPPU Mantan Jampidsus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Revitalisasi Pasar Baru Garut Kian Mengemuka, Transparansi Proyek Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com