• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juni 8, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News Nasional

Kasus Demi Kasus Menguji Program Strategis Nasional: Kepercayaan Publik Dipertaruhkan

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
8 Juni 2026
di Nasional
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Keberhasilan berbagai Program Strategis Nasional (PSN) yang tengah dijalankan pemerintah dinilai tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran maupun capaian pembangunan fisik, tetapi juga ditentukan oleh tingkat kepercayaan publik terhadap penyelenggara negara.

Pengamat Kebijakan Publik Fajar Alamsyah mengatakan, integritas, transparansi, dan akuntabilitas harus menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan setiap program pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara optimal dan berkelanjutan.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Indonesia saat ini tengah memasuki fase pembangunan yang sangat menentukan. Berbagai Program Strategis Nasional diluncurkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ketahanan pangan, memperluas akses layanan kesehatan, hingga mewujudkan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Fajar dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).

RelatedPosts

Informasi Penghentian Sementara Program MBG adalah Hoaks, Berikut Penjelasan BGN

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Menteri Jumhur Serukan Aksi Nyata Hadapi Krisis Iklim

Diterpa Isu Penghentian Operasional, BGN Tegaskan MBG Tetap Berjalan di Seluruh Indonesia

Menurutnya, berbagai program seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pembangunan perumahan rakyat, hilirisasi industri, swasembada pangan, hingga program pemberdayaan masyarakat merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam mempersiapkan fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Secara konsep, lanjut Fajar, program-program tersebut layak diapresiasi karena menunjukkan kehadiran negara dalam menjawab berbagai persoalan mendasar yang selama ini dihadapi masyarakat, mulai dari persoalan gizi, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.

Namun, ia mengingatkan bahwa di balik berbagai harapan besar tersebut terdapat faktor krusial yang akan menentukan keberhasilannya, yakni kepercayaan publik.

“Kepercayaan publik adalah modal yang tidak dapat dibeli dengan anggaran sebesar apa pun. Kepercayaan dibangun melalui konsistensi, integritas, keterbukaan, dan kemampuan negara menunjukkan bahwa setiap kebijakan benar-benar dijalankan untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.

Baca Juga  Tokoh dan Ormas Islam Dukung Presiden Prabowo Perjuangkan Palestina di Board of Peace

Fajar menilai, ketika kepercayaan masyarakat kuat, dukungan terhadap program pemerintah akan meningkat. Sebaliknya, apabila kepercayaan mulai terkikis, program yang baik sekalipun berpotensi menghadapi hambatan dalam implementasinya.

Ia menyoroti berbagai kasus yang belakangan menjadi perhatian publik sebagai pengingat bahwa tantangan pembangunan tidak hanya berkaitan dengan perencanaan dan pendanaan, tetapi juga menyangkut tata kelola, pengawasan, dan akuntabilitas.

Menurutnya, sorotan terhadap sejumlah program maupun institusi publik akibat dugaan penyimpangan dan lemahnya pengawasan harus menjadi alarm bagi seluruh penyelenggara negara.

“Yang dipertaruhkan bukan hanya keberhasilan sebuah program, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara secara keseluruhan,” katanya.

Fajar menilai Indonesia sebenarnya tidak kekurangan regulasi dan instrumen pengawasan. Negara telah memiliki sistem hukum, lembaga pengawas, auditor negara, serta berbagai mekanisme pengendalian yang relatif lengkap.

Meski demikian, pengalaman selama ini menunjukkan bahwa kuatnya regulasi tidak selalu diikuti dengan pelaksanaan yang efektif. Ketika pengawasan melemah dan integritas tidak menjadi budaya kerja, ruang terjadinya penyimpangan akan tetap terbuka.

Karena itu, ia menegaskan bahwa keberhasilan Program Strategis Nasional tidak boleh hanya diukur dari besarnya anggaran yang terserap atau jumlah proyek yang berhasil direalisasikan.

“Keberhasilan juga harus diukur dari kualitas tata kelola, tingkat transparansi, efektivitas pengawasan, serta manfaat nyata yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Fajar menjelaskan, masyarakat saat ini semakin kritis dan menuntut keterbukaan dalam pelaksanaan setiap program pemerintah.

“Publik tidak hanya ingin melihat laporan keberhasilan, tetapi juga ingin mengetahui bagaimana anggaran digunakan, bagaimana program dijalankan, siapa yang bertanggung jawab, dan sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” jelasnya.

Menurutnya, tuntutan tersebut merupakan bagian dari hak masyarakat untuk mengawasi jalannya pemerintahan yang demokratis dan akuntabel.

Baca Juga  Kopdes Merah Putih Diluncurkan, Wamensos: Wujud Negara Hadir di Desa Lewat Koperasi Modern

Dalam konteks tersebut, transparansi harus menjadi prinsip utama dalam setiap Program Strategis Nasional. Pemerintah juga perlu membuka ruang yang luas bagi pengawasan publik melalui keterlibatan akademisi, media, organisasi masyarakat sipil, serta masyarakat umum.

“Keterlibatan berbagai elemen masyarakat harus dipandang sebagai kekuatan untuk memperbaiki kualitas kebijakan, bukan sebagai ancaman,” ujarnya.

Selain transparansi, Fajar menekankan pentingnya memperkuat akuntabilitas di seluruh lini pelaksanaan program. Setiap pejabat publik dan pelaksana kebijakan harus memahami bahwa jabatan merupakan amanah yang wajib dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Ia menambahkan, ketika terjadi kesalahan maupun penyimpangan, negara harus menunjukkan keberanian untuk melakukan evaluasi dan penegakan hukum secara objektif guna menjaga kepercayaan publik.

Di tengah berbagai tantangan global, ketidakpastian ekonomi, dan tuntutan pembangunan yang semakin kompleks, Fajar menilai Indonesia membutuhkan fondasi yang kokoh untuk melangkah maju. Fondasi tersebut bukan hanya berupa kekuatan anggaran dan sumber daya alam, tetapi juga kepercayaan rakyat kepada negara.

“Keberhasilan Program Strategis Nasional tidak hanya diukur dari proyek yang selesai atau target yang tercapai. Keberhasilan sesungguhnya adalah ketika rakyat percaya bahwa setiap kebijakan dijalankan dengan jujur, transparan, dan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat. Karena kepercayaan publik adalah aset terbesar yang dimiliki sebuah bangsa,” pungkas Fajar.*

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: kepercayaan publikKoperasi Desa/Kelurahan Merah Putihmbg dikorupsipengamat kebijakan publikProgram strategis nasionalSekolah Rakyat
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Muhammad Athayatul Hilmi Terpilih Pimpin IPNU PK MTs Nurul Huda Masa Khidmat 2026-2027

RelatedPosts

Informasi Penghentian Sementara Program MBG adalah Hoaks, Berikut Penjelasan BGN

7 Juni 2026

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Menteri Jumhur Serukan Aksi Nyata Hadapi Krisis Iklim

6 Juni 2026

Diterpa Isu Penghentian Operasional, BGN Tegaskan MBG Tetap Berjalan di Seluruh Indonesia

6 Juni 2026

Presiden Prabowo: Makan Bergizi Gratis adalah Program Sakral, Jangan Dijadikan Ladang Korupsi

5 Juni 2026

BGN Evaluasi dan Benahi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kelompok Prioritas

5 Juni 2026

Pembekalan Lemhannas 2026, Wapres Gibran Minta Birokrasi Adaptif dan Bebas Ego Sektoral

3 Juni 2026

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kasus Demi Kasus Menguji Program Strategis Nasional: Kepercayaan Publik Dipertaruhkan

8 Juni 2026

Muhammad Athayatul Hilmi Terpilih Pimpin IPNU PK MTs Nurul Huda Masa Khidmat 2026-2027

8 Juni 2026
Motor JVX GT-dok.Emmo

Kejagung Tak Berhenti di Tersangka, Kawan Indonesia: Telusuri Aliran Dana Pengadaan Motor Listrik BGN Rp1 Triliun

8 Juni 2026
KPK_Lelang_kabariku_dwiwarna

KPK Lelang 108 Aset Rampasan Korupsi pada 18 Juni, Ada iPhone Rp200 Ribuan hingga Properti Miliaran

8 Juni 2026

Mengapa Dasco Tetap di DPR Saat Kursi Kabinet Terbuka Lebar?

7 Juni 2026
dok KPK

Ruang Kelas, Ruang Integritas: KPK Ingatkan SPMB 2026/2027 Bebas Titipan dan Pungli

7 Juni 2026

Korupsi MBG adalah Laku Nista

7 Juni 2026

20 Lembaga Lingkungan Siap Sukseskan Usulan Raperda Inisatif Pengelolaan Mata Air

7 Juni 2026

IPW Ungkap Propam Polri Periksa Eks Kapolda Kalbar Pipit Rismanto Terkait Kasus Korupsi Tambang

7 Juni 2026

Komitmen Berantas Korupsi, Pemerintah Optimalkan Pengawasan Kementerian dan Lembaga

6 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Kejagung menahan Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya sehari setelah dicopot Presiden Prabowo.(Istimewa)

    Terbongkar! Alasan di Balik Pencopotan Dadan Hindayana Sebelum Akhirnya Ditahan Kejagung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FSP BUMN IRA Desak Danantara Evaluasi Pejabat BUMN yang Belum Tuntaskan Hak Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Bantah Kena OTT, Kejagung Ungkap Sony Sonjaya Terafiliasi Tiga Yayasan hingga Intervensi Verifikasi SPPG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Informasi Penghentian Sementara Program MBG adalah Hoaks, Berikut Penjelasan BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPW Ungkap Propam Polri Periksa Eks Kapolda Kalbar Pipit Rismanto Terkait Kasus Korupsi Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Diselidiki, Kejagung Periksa Sejumlah Pejabat BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com