Bandung, Kabariku – Polda Jawa Barat memastikan proses seleksi penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 berjalan transparan dan bebas dari praktik titipan maupun kuota khusus.
Seluruh tahapan seleksi ditegaskan hanya menggunakan jalur reguler dengan sistem penilaian objektif dan pengawasan berlapis.
Kepala Biro SDM Polda Jabar, Fadly Samad, mengatakan rekrutmen calon Perwira Polri tahun ini difokuskan untuk menjaring peserta terbaik yang memiliki integritas, kemampuan, dan kesiapan secara menyeluruh.
“Penerimaan ini tidak ada titipan. Kami melibatkan unsur internal dari Paminal, Itwasda, dan Provos, serta pengawas eksternal termasuk IDI untuk menjamin kebersihan proses rekrutmen,” ujar Fadly Samad, dikutip Selasa (12/4/2026).

Untuk menutup celah kecurangan, panitia seleksi menerapkan sejumlah sistem pengawasan berbasis teknologi. Diantaranya penggunaan teknologi face matching untuk memastikan keaslian identitas peserta, sistem absensi digital, hingga pengkodingan peserta guna menjaga objektivitas selama proses penilaian berlangsung.
Saat ini, tahapan seleksi Akpol di Polda Jabar telah memasuki Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I.
Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, persentase lemak tubuh, tensi, denyut nadi, pemeriksaan gigi, hingga tes kesehatan mata seperti visus dan buta warna.
Seluruh proses rikkes dilakukan oleh tim medis Biddokkes Polda Jabar dengan pengawasan ketat berdasarkan prinsip BETAH, yakni Bersih,
Transparan, Akuntabel, dan Humanis
Hasil pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu penentu utama bagi peserta untuk melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan tertentu.
“Masyarakat jangan mudah percaya pada janji manis. Jika menemukan praktik percaloan atau pihak yang meminta biaya, segera lapor melalui Call Center 110, Dumas Presisi, atau kanal pengaduan Propam,” tegas Hendra.
Polda Jabar juga meminta seluruh calon siswa Akpol untuk percaya pada kemampuan diri sendiri dan mengikuti setiap tahapan seleksi dengan jujur serta disiplin.
“Persiapkan diri dengan baik, karena yang menentukan kelulusan adalah kemampuan peserta sendiri, bukan orang dalam ataupun bantuan pihak luar,” pungkas Hendra Rochmawan.*
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com
















Discussion about this post