Karawang, Kabariku – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Senin (19/01/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari respons cepat pemerintah terhadap bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat, setelah sebelumnya Wapres juga meninjau banjir di Kabupaten Bekasi.
Kehadiran Wapres di tengah warga terdampak menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat, terutama aspek kesehatan dan keselamatan pengungsi.

Langkah tersebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat perlindungan sosial serta meningkatkan respons negara pada situasi darurat secara terpadu dan berkelanjutan.
Didampingi Wakil Bupati Karawang Maslani, Wapres mengunjungi tiga posko pengungsian, yakni Posko DTA Al-Furqon, Posko Masjid Al-Furqon, dan Posko Aula Kelurahan Tanjungpura. Di setiap lokasi, Wapres berdialog langsung dengan pengungsi untuk menyerap aspirasi dan kebutuhan selama masa pengungsian.
Dalam peninjauan tersebut, Wapres menekankan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, dengan prioritas pada layanan kesehatan bagi kelompok rentan.
“Pak Wapres menegaskan agar pelayanan kesehatan benar-benar diprioritaskan, terutama untuk anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas,” ujar Wakil Bupati Karawang Maslani.
Selain layanan kesehatan, Wapres juga menginstruksikan agar kebutuhan pengungsi lainnya segera didata dan dipenuhi guna mempercepat penanganan darurat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
“Insya Allah akan kami rekap, mulai dari rumah yang rubuh, kebutuhan WC portable, hingga kekurangan logistik lain yang dibutuhkan para pengungsi,” kata Maslani.
Ia menambahkan, pemerintah pusat akan turut membantu penyediaan berbagai kebutuhan tersebut.
Sebagai informasi, banjir di Kabupaten Karawang dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Karawang, sebanyak 4.304 kepala keluarga atau sekitar 14.000 jiwa terdampak banjir yang tersebar di 12 kecamatan.***
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com
















Discussion about this post