• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Maret 15, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

Mengawal Seleksi Capim-Dewas, KPK: Indonesia Memanggil Figur Berintegritas

Redaksi oleh Redaksi
13 Juli 2024
di Dwi Warna, Kabar Terkini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan menyampaikan, pentingnya figur berintegritas untuk maju dalam seleksi Calon Pimpinan (Capim) dan Dewan Pengawas (Dewas) KPK Tahun 2024.

Hal ini disampaikannya dalam diskusi publik bertajuk “Daftar Capim KPK, Kuatkan Harapan Indonesia” yang digelar secara daring, Jumat (12/07/2024).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Dulu, teringat proses rekrutmen pegawai KPK namanya Indonesia Memanggil. Sekarang, saatnya ‘Indonesia Memanggil’ calon pimpinan KPK dan Dewas, untuk mendaftar di seleksi kali ini. Kalau yakin memiliki integritas, jangan ragu mendaftar. Kalau punya kompetensi khusus, tentunya akan lebih baik lagi,” ujar Pahala.

RelatedPosts

Sukma Hidayat Kecam Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Singgung Kasus Novel Baswedan

Kepala BNN di CND Vienna, Dorong Strategi Komprehensif Lawan Narkotika dan Penyalahgunaan Vape

KPK OTT di Cilacap: 27 Orang Diamankan

Menurutnya, sebagai lembaga yang didesain khusus dalam upaya pemberantasan korupsi, KPK harus didukung oleh pemimpin yang menjunjung tinggi nilai integritas. Mengingat, Pimpinan dan Dewas KPK nantinya memiliki peranan penting, sebagai “kompas” yang akan mengarahkan lembaga ini dalam pemberantasan korupsi.

Lebih lanjut, Pahala juga menyampaikan terkait latar belakang dan kriteria bagi calon yang akan mendaftar. Ia menekankan bahwa calon yang dapat mengikuti seleksi juga dapat berasal dari sektor swasta, tidak terbatas untuk penyelenggara negara, maupun aparat penegak hukum (APH) saja.

“Kita ingin berpesan, teman-teman di sektor swasta, auditor, forensik yang jago, dan korporasi besar dengan tata kelola government sudah terbukti untuk ikut mendaftar. Ayo! Selama 5 tahun nanti, bantu KPK dan bantu negara ini keluar dari situasi (upaya pemberantasan korupsi) yang stagnan ini,” ajak Pahala.

Pimpinan KPK periode 2003-2007 Erry Riyana Hardjapamekas, yang hadir dalam diskusi publik ini juga turut menyampaikan pesannya dalam mengawal seleksi Capim. Menurutnya, kriteria penting sebagai pemimpin adalah kredibilitas dan integritas. Kedua kriteria tersebut, diharapkan dapat mendukung pelaksanaan peran KPK itu sendiri.

“Berdasarkan aturannya, KPK punya peran koordinasi, supervisi, pemberantasan korupsi, monitoring, dan pencegahan. Artinya, pimpinan harus diisi orang yang berpengalaman dan kredibel di bidangnya. Tapi, jika dia berpengalaman tapi tanpa integritas, tentu tidak ada artinya,” pesan Erry.

Baca Juga  Mardani Maming Akan Kooperatif, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Ada Niat untuk Tidak Datang ke KPK

Sebagai informasi, proses seleksi Capim dan Dewas KPK akan dibuka mulai 26 Juni hingga 15 Juli 2024. Adapun sejumlah kriteria telah ditetapkan untuk para calon, antara lain latar belakang pendidikan dan pengalaman yang relevan; bebas dari afiliasi partai politik; dan patuh terhadap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Pendaftarannya dapat dilakukan melalui laman https://apel.setneg.go.id.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Capim dan Dewas KPK 2024 Arif Satria, turut menyampaikan perkembangan terkait dengan seleksi yang sedang berlangsung. Ia menyampaikan bahwa per hari Jumat (12/7) pukul 12.30, tercatat 682 akun yang registrasi dengan total pendaftar Capim sebanyak 107 orang (105 laki-laki, 2 perempuan) dan Cadewas sebanyak 87 orang (76 laki-laki, 11 perempuan).

“Dari data ada 682 orang yang tertarik dan mempersiapkan diri untuk mendaftar baik sebagai Capim atau Cadewas. Dengan antusias ini, menunjukkan bahwa optimisme terhadap lembaga ini perlu dibangun,” kata Arif.

Menurutnya, pemberantasan korupsi adalah agenda penting yang membutuhkan komitmen bersama. Mewakili pansel, Arif mengajak masyarakat untuk turut serta mengawal seleksi capim ini, sehingga nantinya lembaga KPK dapat dipimpin oleh orang yang kredibel, berintegritas, dan bersih dari segala konflik kepentingan.

Masyarakat Perlu Kawal Seleksi Capim-Dewas KPK

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menyampaikan, proses seleksi pimpinan KPK yang sebenarnya akan bergulir pasca 15 Juli 2024, saat masa pendaftaran selesai. Sejak itu, masyarakat akan mengawasi bagaimana Pansel bekerja untuk menemukan 5 orang komisioner dan dewas KPK.

Kurnia menuturkan bahwa KPK membutuhkan orang yang paham bagaimana problem dalam pemberantasan korupsi, paham akan peran koordinasi antara Pimpinan dan Dewas, serta paham mengenai mekanisme evaluasi yang sebelumnya tidak jelas. Untuk itu, masyarakat dapat mengawal seleksi, agar pimpinan yang terpilih nantinya dapat memenuhi kriteria dan kebutuhan tersebut.

Baca Juga  Ketua KPK Beri Pembekalan dan Penguatan Kepada Bakal Bacaleg PDI Perjuangan

“Masyarakat dapat mengawal dan menelusuri rekam jejak kandidat calon, melalui portal yang kami miliki di https://rekamjejak.net/.  Dengan portal ini, masyarakat bisa mengakses dan turut berpartisipasi. Kita dapat memberitahukan latar belakang para pendaftar kepada Pansel,” jelas Kurnia.

Hasil rekam jejak ini akan diberikan kepada Pansel sebelum proses wawancara Capim dan Cadewas berlangsung.

Dengan demikian, diharapkan Pansel dapat optimal dalam menjawab kegelisahan dan kritik publik terkait keberlanjutan kepemimpinan di KPK.***

Red/K.101

Baca Juga :

Pendaftaran Capim dan Dewas KPK Masa Jabatan 2024-2029 Hingga 15 Juli 2024, Berikut Syarat dan Ketentuannya

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #MerahPutihTegakBerdiriDaftar Capim KPKIndonesia MemanggilKawal Seleksi Capim-Dewas KPKKomisi Pemberantasan KorupsiKPK
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Atalia dan Dhani Wirianata Bertemu, Sinyal Pasangan Cawalkot untuk Bandung

Post Selanjutnya

Sat Polairud Polres Garut Bersama Tim SAR Gabungan Temukan 1 Korban Terseret Ombak

RelatedPosts

Ketua Umum Lintas Aktivis Antar Generasi Indonesia (LAAGI) Sukma Hidayat (Foto:Istimewa)

Sukma Hidayat Kecam Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Singgung Kasus Novel Baswedan

14 Maret 2026

Kepala BNN di CND Vienna, Dorong Strategi Komprehensif Lawan Narkotika dan Penyalahgunaan Vape

13 Maret 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Humas KPK)

KPK OTT di Cilacap: 27 Orang Diamankan

13 Maret 2026
Gedung Merah Putih KPK di Kuningan, Jakarta Selatan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Dikabarkan Kena OTT KPK

13 Maret 2026
Rismon Sianipar menyebut ijazah Jokowi asli usai kajian ulang setelah bertemu Wapres Gibran di Istana Wakil Presiden.(Foto: Istimewa)

Rismon Temui Wapres Gibran, Sebut Ijazah Jokowi Asli dan Sampaikan Permintaan Maaf

13 Maret 2026
Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas resmi mengenakan rompi tahanan KPK usai praperadilan ditolak. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Pakai Rompi Oranye, KPK Resmi Menahan Gus Yaqut di Kasus Kuota Haji

12 Maret 2026
Post Selanjutnya

Sat Polairud Polres Garut Bersama Tim SAR Gabungan Temukan 1 Korban Terseret Ombak

DKKG Apresiasi Respon Pj Bupati Garut Kembalikan Pakaian Dinas "Kemis Nyunda"

Discussion about this post

KabarTerbaru

BGN Pastikan Program MBG Berlanjut Usai Idul Fitri: Fokus Benahi Pengawasan dan Sistem Layanan

15 Maret 2026

Atasi Kemacetan Jalur Mudik, Kapolres Garut Dampingi Gubernur Jabar Beri Kompensasi Rp1,4 Juta untuk Kusir Delman dan Tukang Becak

15 Maret 2026
Ketua Umum Lintas Aktivis Antar Generasi Indonesia (LAAGI) Sukma Hidayat (Foto:Istimewa)

Sukma Hidayat Kecam Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Singgung Kasus Novel Baswedan

14 Maret 2026

Polri Dalami Keterangan Saksi dan Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakarta Pusat

14 Maret 2026

Negara Hadir hingga Pelosok, Pemerintah Percepat Pembangunan dan Perkuat Kesejahteraan Rakyat

14 Maret 2026
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Yusril Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektual di Balik Penyerangan Andrie Yunus

14 Maret 2026

PDI Perjuangan Desak Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026
Masyarakat membeli kebutuhan pokok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Garut di Lapangan Apel Polres Garut, Jumat (13/3/2026).

Polres Garut Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Bantu Warga Selama Ramadhan

14 Maret 2026
**Caption:**
Petugas kepolisian melakukan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas di jalur nasional Kadungora, Kabupaten Garut, pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Jumat (13/3/2026). Arus kendaraan terpantau masih relatif landai dengan situasi lalu lintas yang aman dan lancar.

Operasi Ketupat Lodaya 2026 Dimulai, Lalu Lintas di Jalur Kadungora Masih Lengang

14 Maret 2026

Seskab Teddy Ungkap Momen Presiden Prabowo Bertemu Mantan Ajudan dan Pengawal

10 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dasco dan Prasetyo Hadi Temui Habib Rizieq di Petamburan, Sampaikan Pesan Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JK, Jangan Memancing di Air Keruh!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Garut Tampung Aspirasi Warga Sukarame Terkait Pembebasan Lahan Tol Getaci

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com