Garut, Kabariku – Kabupaten Garut menjadi tuan rumah pelaksanaan Invitasi Kejuaraan Atletik Kabupaten Garut Jawa Barat 2026 yang digelar di Stadion Dalem Bentang SOR RAA Adiwidjaja, Kabupaten Garut, pada 23–24 Mei 2026. Kegiatan yang menjadi babak kualifikasi Jawa Barat menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pelajar ini diikuti 11 kabupaten/kota dengan jumlah peserta lebih dari 400 atlet pelajar serta mempertandingkan sekitar 700 nomor lomba.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengapresiasi pelaksanaan kompetisi atletik tersebut karena dinilai mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial sekaligus mendorong pertumbuhan olahraga di daerah.
Menurut Syakur, semakin banyak kompetisi yang digelar maka peluang menemukan atlet berbakat juga semakin besar. Ia berharap ke depan pembinaan atletik dapat diperluas hingga tingkat kecamatan dengan dukungan dari dunia pendidikan.
“Semakin banyak kompetisi, maka kita akan bisa mendapatkan bibit-bibit unggulan. Saya berharap ke depan lebih banyak lagi kompetisi seperti ini dan bisa menggerakkan olahraga di daerah,” ujarnya.
Ia menilai atletik memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Kabupaten Garut karena merupakan cabang olahraga dasar dengan biaya pembinaan yang relatif murah serta dapat dilakukan di berbagai tempat.
“Karena atletik adalah ibunya olahraga. Kita melihat bahwa ini punya potensi di Garut karena biayanya relatif murah dan bisa di mana saja, serta nomor pertandingannya banyak,” katanya.
Syakur juga menyoroti besarnya peluang perolehan medali dari cabang atletik. Namun ia mengakui saat ini atlet dari luar daerah masih mendominasi. Dengan jumlah penduduk Garut yang mencapai sekitar 2,8 juta jiwa, menurutnya Kabupaten Garut seharusnya mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi.
Ia mengapresiasi langkah H. Subhan Fahmi selaku Ketua PASI Kabupaten Garut yang telah menginisiasi penyelenggaraan ajang tersebut.
“Ini yang pertama, tapi menurut saya dahsyat sekali dampaknya. Hampir sekitar 400 orang, ada 700 nomor, ini satu langkah signifikan yang akan mendorong pertumbuhan olahraga khususnya atletik di Kabupaten Garut,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PASI Kabupaten Garut yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, H. Subhan Fahmi, menjelaskan bahwa awalnya kegiatan tersebut direncanakan hanya untuk tingkat pelajar di Kabupaten Garut. Namun, atas arahan Pengprov PASI Jawa Barat, PB PASI, dan KONI, kegiatan akhirnya ditingkatkan menjadi ajang se-Jawa Barat sekaligus bagian dari seleksi menuju kejuaraan tingkat lanjutan.
“Ada sebelas kabupaten/kota yang hadir, kemudian lebih dari 400 peserta dengan beberapa nomor pertandingan yang cukup banyak dilombakan,” katanya.
Subhan menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan atlet usia muda mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Ia berharap fasilitas atletik yang sudah dimiliki Kabupaten Garut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mencetak atlet-atlet berprestasi.
“Fasilitas sudah ada, sayang kalau tidak dimanfaatkan. Ini juga menggenjot klub maupun sekolah-sekolah agar peluang Kabupaten Garut mendapatkan medali semakin besar,” ujarnya.
Selain didukung fasilitas olahraga, lanjut Subhan, Kabupaten Garut juga telah memiliki sumber daya manusia yang memadai, mulai dari pelatih hingga wasit yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan resmi.
“Wasitnya pun sudah ada dari PB PASI, dari Pengprov, termasuk dari lokal karena kita sudah melaksanakan pelatihan wasit tahun kemarin,” pungkasnya.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com























Discussion about this post