• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Mei 27, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Triliunan Aset Sitaan Korupsi Dilepas Murah, Jampidsus Disorot Dugaan Permainan Lelang

Irfan Ardhiyanto oleh Irfan Ardhiyanto
10 Januari 2026
di News
A A
0
Dugaan manipulasi lelang aset sitaan korupsi bernilai triliunan rupiah menyeret sorotan ke Jampidsus.

Dugaan manipulasi lelang aset sitaan korupsi bernilai triliunan rupiah menyeret sorotan ke Jampidsus.

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Isu pengelolaan dan pelelangan aset sitaan perkara korupsi kembali memantik kontroversi. Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan manipulasi lelang aset bernilai triliunan rupiah yang dinilai merugikan negara dan mencerminkan mandeknya penegakan hukum.

Dugaan itu mengemuka dalam diskusi publik bertajuk “JAMPIDSUS dalam Belitan Kasus Korupsi: Fitnah atau Fakta?” yang digelar Jaringan Aktivis dan Masyarakat Anti Korupsi (JAMKI) pada Jumat, 9 Januari. Forum tersebut mempertemukan aktivis antikorupsi, akademisi, serta mahasiswa untuk membedah indikasi penyimpangan dalam pengelolaan aset negara hasil rampasan perkara korupsi.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Sejumlah pembicara hadir dalam diskusi itu, di antaranya Koordinator Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK) Ronald Lobloly, Direktur Eksekutif Central Budget Analyst (CBA) Uchok Sky Khadafi, serta aktivis mahasiswa Chairul Umar. Diskusi dipandu akademisi Dr. Baiquni.

RelatedPosts

Pemerintah Tetapkan Daerah Penghasil dan Pengolah Panas Bumi 2026, Kamojang hingga Lahendong Masuk Daftar DBH

GMNI DKI Serahkan Amicus Curiae ke MK, Soroti Ancaman Dominasi Militer di Ruang Sipil

BGN Gandeng Bareskrim dan Satgas MBG Polri Usut Praktik Jual Beli Titik SPPG di Sejumlah Daerah

Ronald Lobloly mengungkapkan, sejak 2022 pihaknya menerima informasi awal terkait dugaan pengondisian lelang aset pertambangan yang disita dalam perkara korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Menurut dia, aset dengan potensi nilai ekonomi lebih dari Rp12 triliun justru dilepas dengan harga sekitar Rp1,9 triliun.

“Secara rasional, aset itu seharusnya mampu menutup kerugian negara akibat kasus Jiwasraya yang mencapai Rp16,7 triliun. Yang terjadi justru kebocoran berlapis: negara dirugikan oleh korupsinya, lalu kembali dirugikan saat aset dilepas jauh di bawah nilai wajar,” kata Ronald.

Baca Juga  DPC GGMI Kabupaten Garut Siap Lakukan Konsolidasi Kader: Menangkan Pasangan Helmi-Yudi

Ia memaparkan sejumlah kejanggalan dalam proses lelang, mulai dari perbedaan mencolok nilai appraisal, penurunan nilai signifikan pada lelang tahap kedua, hingga minimnya publikasi lelang. Ronald juga menyoroti keterlibatan perusahaan yang baru berusia sekitar 10 hari dalam proses lelang aset negara. “Sejak awal kami melihat indikasi kuat bahwa prosesnya tidak berjalan alamiah, melainkan diarahkan untuk memenangkan pihak tertentu,” ujarnya.

Ronald menuturkan, KOSMAK telah melakukan verifikasi dokumen, penelusuran lapangan, serta konsultasi dengan para ahli sebelum melaporkan dugaan tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Mei 2024. Namun hingga Maret 2025, laporan itu belum beranjak ke tahap penyidikan. “Dari 2024 sampai sekarang 2026, statusnya tak berubah. Kami menduga ada faktor politis,” kata dia.

Selain ke KPK, laporan juga disampaikan ke Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung. Ronald mengaku telah diperiksa selama sekitar dua setengah jam, namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang jelas. “Prosesnya berhenti di situ,” ujarnya.

Ia menegaskan, dugaan tersebut bukan kasus tunggal. Ronald menyebut adanya pola serupa dalam sejumlah perkara lain, seperti kasus Zarof Fikar, tata kelola pertambangan di Kalimantan Timur, Satgas PPH, hingga dugaan suap yang menyeret nama Zulkifli Hasan dengan nilai Rp1,2–1,7 triliun dan 51 kilogram emas. “Ada konsentrasi kewenangan besar di Jampidsus, terutama dalam pemulihan aset dan operasi khusus. Padahal publik menaruh harapan pada Jaksa Agung sebagai garda terdepan penegakan hukum, bukan sebaliknya,” kata Ronald.

Direktur Eksekutif CBA Uchok Sky Khadafi menilai dugaan ini mencerminkan persoalan struktural dalam tata kelola penegakan hukum dan pengelolaan aset negara. Ia menyoroti lemahnya sistem pengawasan serta kecenderungan aparat penegak hukum yang sulit disentuh pertanggungjawaban. “Dalam prinsip negara hukum, tidak ada pejabat yang kebal, bahkan presiden. Namun praktik hari ini justru menunjukkan arah sebaliknya,” ujar Uchok.

Baca Juga  PIJAR Indonesia: Diskriminasi Usia adalah Kejahatan Terhadap Cita Kemerdekaan

Sementara itu, aktivis mahasiswa Chairul Umar menyebut kondisi tersebut sebagai anomali institusional di tubuh kejaksaan. Ia merujuk Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2024 yang menegaskan peran Kejaksaan Agung dalam pemulihan aset negara. “Di atas kertas kewenangannya jelas, tapi di lapangan pemulihan aset tidak optimal, nilai lelang anjlok drastis, dan laporan publik tidak ditindaklanjuti,” kata Chairul.

Diskusi tersebut menyimpulkan bahwa dugaan penyimpangan dalam pengelolaan aset sitaan korupsi berpotensi bersifat sistemik dan menimbulkan kerugian negara berlapis. Forum menekankan pentingnya tekanan publik dari masyarakat sipil, akademisi, dan mahasiswa untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas, terutama ketika mekanisme penegakan hukum dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: aset sitaan korupsidugaan korupsi kejaksaanJampidsusjiwasrayaKejaksaan AgungKPKlelang aset korupsimanipulasi lelangPemulihan Aset Negara
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

KPK OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara, 8 Orang Diringkus

Post Selanjutnya

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

RelatedPosts

Pemerintah Tetapkan Daerah Penghasil dan Pengolah Panas Bumi 2026, Kamojang hingga Lahendong Masuk Daftar DBH

27 Mei 2026
GMNI DKI ajukan amicus curiae ke MK soal UU TNI dan soroti ancaman terhadap supremasi sipil.(Istimewa)

GMNI DKI Serahkan Amicus Curiae ke MK, Soroti Ancaman Dominasi Militer di Ruang Sipil

26 Mei 2026

BGN Gandeng Bareskrim dan Satgas MBG Polri Usut Praktik Jual Beli Titik SPPG di Sejumlah Daerah

26 Mei 2026

Sufmi Dasco Pimpin Rapat Satgas: Anggaran Pemulihan Pascabencana Sumatra Rp100,1 Triliun Disetujui

25 Mei 2026
Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel mengkritik tuntutan jaksa dalam kasus korupsi sertifikasi K3 Kemnaker.(Istimewa)

Noel soal Tuntutan Korupsi Kemnaker: “Mending Korupsi Banyak, Beda Setahun”

25 Mei 2026

9 WNI Misi Gaza Tiba Selamat di Tanah Air, Relawan Global Sumud Flotilla Kisahkan Perlakuan Agresif Israel

25 Mei 2026
Post Selanjutnya
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana

BGN Tak Wajibkan Susu di MBG, Dadan Hindayana: Prioritaskan Sumber Kalsium Produk Lokal

Discussion about this post

KabarTerbaru

Pemerintah Tetapkan Daerah Penghasil dan Pengolah Panas Bumi 2026, Kamojang hingga Lahendong Masuk Daftar DBH

27 Mei 2026

Kejagung Tetapkan Komisaris PT QSS hingga Analis ESDM Tersangka Korupsi IUP Bauksit di Kalbar

26 Mei 2026

Anggota DPRD Minta Bupati Bersuara Atas Polemik Surat Perintah Tugas Korwil Pendidikan

26 Mei 2026
GMNI DKI ajukan amicus curiae ke MK soal UU TNI dan soroti ancaman terhadap supremasi sipil.(Istimewa)

GMNI DKI Serahkan Amicus Curiae ke MK, Soroti Ancaman Dominasi Militer di Ruang Sipil

26 Mei 2026

PPRK MUI Garut Dorong Calon Pengantin Bangun Keluarga Samawa di Era Modern

26 Mei 2026

BGN Gandeng Bareskrim dan Satgas MBG Polri Usut Praktik Jual Beli Titik SPPG di Sejumlah Daerah

26 Mei 2026

Presiden Prabowo Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad, Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa

26 Mei 2026

Reses Yudha, Pendanaan di Luar APBD Perlu Dioptimalkan, Untuk Percepat Penanganan Persoalan di Lapangan

25 Mei 2026
Mbah Mujiran masih menjalani proses hukum kasus dugaan penggelapan getah karet di Lampung Selatan. (Istimewa)

Kasus Getah Karet Mbah Mujiran Masuk Jalur Damai, Status Hukum Masih Menunggu Putusan Hakim

25 Mei 2026

Presiden Prabowo Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad, Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa

26 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • PBB DPC Garut Dikukuhkan, Usung Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sandri Rumanama Minta Publik Tak Salah Tafsir Candaan Dasco soal “Hidup Jokowi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan “KSP Mendekat”, Kastaf Dudung Pastikan Aduan Publik Ditangani Cepat dan Responsif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BGN Warning Modus Jual Beli Titik SPPG, Kasus Penipuan di Batam dan Jabar Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menlu Sugiono Akui Komunikasi Terkendala, Pemerintah Desak Israel Bebaskan WNI Misi Global Sumud Flotilla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tragedi Rp 1.400 Per Kilogram: Jeritan Petani Sawit di Balik Dinding Ambisi Ekspor Satu Pintu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com